Flora, seorang gadis cantik yang mengalami kejadian di luar nalar. Ia kembali ke masa lalu! Flora yakin kalau sebelumnya dia benar-benar sudah mati, bahkan ia sendiri masih merasakan sakit di sekujur tubuhnya akibat terbakar api yang melahap dirinya di malam itu.
Meskipun berat dan sulit untuk di percaya akan situasi tersebut, Flora menganggap kalau tuhan telah memberikan kesempatan kedua padanya, semata-mata untuk membuat Flora memperbaiki semua kesalahan yang telah dia perbuat di kehidupan sebelumnya.
Dan yang paling penting adalah, ia kembali bertemu Daniel, laki-laki yang sangat dia benci di kehidupan sebelumnya, Daniel adalah sosok pria tampan namun lumpuh yang di jodohkan oleh sang papa dengan Flora.
"Terlahir Kembali! Kali ini aku tidak akan salah pilih lagi!" ucap Flora penuh tekad.
Kesalahan apa yang telah di lakukan Flora di kehidupan sebelumnya? Dan apa penyebab kematiannya? Penasaran bukan? Ayo ikuti kisahnya di sini bersama author.
"Terlahir Kembali, Menikahi CEO Lump
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34
"masalah papa mu sudah ku tangani, tapi aku hanya ingin kau tau satu hal, jangan lagi minum-minum di bar dan memesan model pria, bagaimana jika aku tidak datang tadi malam? Mereka akan membungkus mu dan membawa mu," ucap Daniel yang kemudian menyentil jidat Flora.
"Aduh, maafkan aku, aku hanya terlalu senang karena mendapat kebebasan dan juga apa yang aku inginkan tercapai," jelas Flora sambil menggosok-gosok jidatnya.
"Kak Niel aku janji tidak akan melakukan nya lagi," ucap Flora sambil memasang wajah imutnya untuk membujuk Daniel.
"Baiklah," jawab Daniel tidak ingin memberikan rasa khawatir kepada Flora.
Flora yang mendengar itu seketika senang, namun tiba-tiba dia ingat kalau sejak bangun tidur ia belum menemukan ponselnya sama sekali.
"Wah, gawat model pria itu pasti sudah mengirim video padaku,tapi di mana ponselku? Jangan sampai kak Niel tau tentang ini," batin Flora seketika kembali kacau.
Melihat gerak-gerik Flora, Daniel pun mengeluarkan sesuatu dari saku celana nya dan kemudian meletakkan benda itu di hadapan Flora.
Mata Flora membulat sempurna setelah mengetahui kalau ponselnya ternyata ada di tangan Daniel.
"Makan lah, habiskan sarapan mu," ucap Daniel memerintah.
"Melihat dari ekspresi nya sperti nya kak Niel tidak menemukan apapun di ponsel ku," batin Flora.
Bener menit kemudian mereka pun selesai sarapan, Daniel pergi ke perusahaan setelah mengantarkan Flora kembali ke rumah nya.
"Tuan muda, kau mengirim sesuatu padaku?" ucap Hans sambil memperhatikan foto dan video yang ada di ponselnya.
"Sebarkan," ucap Daniel singkat.
"Ini bukan nya Tara? Teman, eh maksud ku ..."
"Jangan banyak bicara, lakukan saja apa yang aku katakan," ucap Daniel lagi.
"Baik tuan muda," ucap Hans patuh dan kemudian meninggalkan ruang kerja Daniel.
"Flora, aku tidak tau apa tujuan mu, namun aku bersedia membantu jika itu hal yang bisa membuat mu bahagia," ucap Daniel sambil tersenyum tipis.
Ya, sebenarnya Daniel sudah memeriksa ponsel Flora, dia menerima foto dan video dari sosok model pria yang di bayar Flora untuk membuat skandal Tara, Daniel mengambil semua foto dan video tersebut lalu menghapus nya dari ponsel Flora. Ia tidak ingin Flora yang ceroboh terlibat dan memilih untuk membantu Flora dengan caranya sendiri.
Sementara itu di kediaman keluarga Dermawan.
"Ah sial, model pria itu sepertinya menipuku, padahal sudah jelas kalau dia itu berhasil membawa Tara, dia juga sudah ku bayar mahal," ucap Flora yang saat ini terus menunggu kiriman dari orang suruhan nya itu.
Sementara itu ibu asuh nya, Mery bergegas menghampirinya dirinya dengan ponsel di tangan nya.
"Nona! Nona muda,"teriak heboh nya sambil mendekati Flora yang saat itu duduk di sofa.
"Ibu asuh, ada apa?" tanya Flora gundah.
"Ayo lihatlah, ini berita yang sedang hangat dibicarakan banyak orang," ucap Mery sambil tersenyum kecil.
"Aku tidak tertarik," jawab Flora yang masih galau.
"Yakin? Ayo coba lihat dulu saja," Mery menyerahkan ponselnya kepada Flora.
Mata Flora membulat sempurna ketika melihat foto-foto dan juga video yang ada di layar ponsel Mery saat ini, itu jadi perbincangan hangat banyak orang.
"Tara," ucap nya.
"Iya nona, ini foto dan videonya Tara," jawab Mery.
Flora segera mengecek aplikasi sosial media di ponselnya, benar saja, Tara kini jadi berita hot dan viral, akun nya di serbu banyak orang.
Flora seketika berdiri dari duduknya dan menjerit lega karena akhirnya foto dan video itu di upload seseorang di sosial media tanpa ia sendiri yang melakukan nya.
"Akhirnya, tapi tunggu, kenapa model pria itu tidak mengirim nya langsung padaku?" Pikir Flora bingung.
Namun semenit kemudian dia langsung ingat kalau tadi pagi ponselnya dia dapatkan dari Daniel.
"Astaga, ini pasti kak Niel, dia yang membantu ku melakukan semua ini, tapi apa yang akan dia pikirkan tentang ku setelah ini, gawat aku harus menemui nya," batin Flora bahagia yang dia rasakan seketika jadi kegelisahan.
Yang dia pikirkan saat ini bukan lagi Tara namun Daniel.
Sementara itu ...
"Lihat! Lihat lihatlah wanita yang kau puja-puji dan kau cintai dengan sepenuh hati, kini ia jadi topik pembicaraan di seluruh aplikasi sosial media! Semuanya hancur sekarang," ucap Anton kepada Liam.
Liam sendiri hanya bisa diam , dia terlihat sangat terpukul dengan keadaan tersebut, namun ia masih belum percaya sepenuhnya dengan berita itu.
"Liam, ayah tau dia adalah penyelamat mu, namun sekarang apakah kau masih menginginkannya? Sekarang jika di bandingkan dengan nona Flora dia lebih buruk," ucap Anton lagi kepada sang putra.
"Aku akan menemani Tara dan menanyakan hal ini," ucap Liam.
Ia tidak mempedulikan ocehan sang ayah, ia mengambil jaket dan kemudian berlalu pergi meninggalkan ayahnya.
Tiga puluh menit kemudian
Di rumah Tara ...
"Tara, katakan pada ibu, kenapa kau jadi sperti ini? Kenapa kau jadi bahan omongan orang-orang sekarang? Ibu sangat malu, orang-orang bahkan tidak mau membeli dagangan ibu sekarang," ucap ibu Tara yang saat ini sudah jadi bahan tertawan satu komplek.
Tara tidak menyangka kalau dirinya akan firal seperti ini di media sosial, dia juga sudah tau kalau saat ini Liam pasti sudah melihat semuanya.
"Sial, ini pasti kerjaan Flora, hanya dia yang punya masalah dengan ku, dia juga yang bisa melakukan hal ini, bagaimana ini," batin Tara gelisah.
"Tara jawab ibu!" ucap sang ibu sambil melemparkan gelas di hadapan Tara, wanita tua itu ntak sanggup menahan amarahnya.
"Berisik! Aku juga tidak tau kenapa foto dan video itu bisa tersebar, sudahlah! Ibu tidak usah ikut campur, aku akan menyelesaikan semuanya sendiri! Masalah jualan ibu kan bisa menjualnya di tempat lain!" ucap Tara dengan suara lantang.
"Tara! Berhenti! Jangan pergi, ibu belum selesai bicara," ucap sang ibu yang kini membuat langkah Tara terhenti.
"Apa lagi Bu!" ucap nya berbalik menatap tajam ibunya.
"Ibu sudah berkali-kali meringankan mu jangan melakukan hal-hal yang tidak baik di luar sana Tara, ibu benar-benar kesulitan, kenapa kau tidak pernah mau membantu ibu sedikit saja, kau hanya tau menghabiskan uang dan sekarang ibu tidak bisa berjualan lagi, ibu sudah malu di pandang orang karena kasus mu ini," ucap sang ibu dengan air mata mengalir deras.
"Itu bukan urusan ku! Lagi pula kenapa ibu terlahir miskin!? Aku benar-benar muak! Aku iri bu dengan Flora! Dia hidup bergelimang harta!" ucap Tara lagi.
Tak ada yang menyadari kalau saat ini Liam berdiri di depan pintu rumah Tara sudah sejak beberapa menit yang lalu.
Kaki Liam lemas mendengar pertengkaran antara ibu dan anak yang ada di dalam rumah.
****
yu ah cus pindah lapak💜