NovelToon NovelToon
Sistem Kultivasi Otomatis

Sistem Kultivasi Otomatis

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Sistem
Popularitas:67.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nur_Afif

#KARYA ORIGINAL!!#
Update setiap hari.

Fang Tian, seorang pemuda berumur sekitar 20 tahun. Saat sedang berjalan santai di tepi pantai, sebuah pesawat kecil menukik tajam kearahnya dan membunuhnya.

Tapi hal yang tidak terduga terjadi, dia menyebrang ke dunia kultivasi, di mana kekuatan adalah segalanya. Hidupnya sangat berat selama tiga bulan, hingga akhirnya dia membangkitkan sistem yang ditunggu-tunggunya. Hidupnya berubah seratus delapan puluh derajat, menggapai puncak dengan bantuan sistem.

Tidak hanya itu, dia mendapatkan istri yang sangat cantik yang sebenarnya adalah seorang yang sudah bereinkarnasi sebanyak enam kali!!

Tanpa dia sadari, ternyata ada sebuah belenggu yang mengekangnya agar tidak bisa berkembang, memaksimalkan potensi aslinya.

Siapakah yang sebenarnya memasang belenggu pada istri Fang Tian? Apa mereka berdua dapat melepaskan belenggu itu?

Penasaran dengan cerita mereka, silahkan baca....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur_Afif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 - Kedatangan Fang Tian

Sekte Sky Dragon.

Ruang kepala sekte Sky Dragon.

Seorang pria tua berambut panjang yang diikat kebelakang terlihat duduk dengan berkas-berkas di atas mejanya. Matanya menunjukkan rasa lelah, dan kantung mata di bawah matanya yang membuktikannya.

Dia adalah Wu Xian, ketua sekte Sky Dragon.

Tiba-tiba, token sekte di atas meja bergetar, suara seseorang keluar dari dalamnya. Wu Xian tidak terlalu mempedulikannya, tapi begitu mendengar beritanya, alisnya langsung mengkerut.

"Ketua sekte! Gawat!"

"Ada apa?" tanya Wu Xian.

"Eee..... Tetua Ling Yun dan Chen Feng membuat keributan, mereka berusaha membunuh orang dengan gegabah."

"Kenapa kamu tidak menghentikannya?"

"Kalau saya mencoba menghentikannya, saya yang akan mati!"

Wu Xian menghela napas, "biarkanlah, pembunuhan sudah biasa di dunia ini!"

"Ta-tapi ketua, mereka melawan seorang gadis muda dengan cara licik, bahkan mengeroyoknya. Jika kita membiarkannya, citra sekte akan hancur."

"Apa! Kenapa baru memberitahuku?!..."

"..."

Wu Xian bangkit dari kursinya, dia langsung bergegas keluar dan hendak pergi. ini keadaan yang sangat genting karena menyangkut harga diri sekte.

"Sial, kenapa mereka sampai berbuat sejauh itu? Apa yang terjadi sebenarnya? Mereka tidak pernah seperti ini sebelumnya!"

Dia mengeluarkan pedang, kemudian melompat naik ke atasnya. Cahaya hijau bersinar samar saat sedang melayang, siap membawanya pergi. Namun, sebelumnya sempat terbang lebih tinggi, suara wanita terdengar dari belakang.

"Salam ketua sekte, apa yang terjadi hingga anda harus turun tangan sendiri?" tanya wanita itu dengan hormat.

Wu Xian menoleh, "Lin Xiu. Ternyata kamu masih di sini. Maaf, tidak ada waktu untuk menjelaskannya. Kalau kau mau, ikutlah denganku."

Wanita itu adalah Lin Xiu, tetua Jade paviliun yang masih menetap di sekte Sky Dragon, hingga muridnya kembali.

Lin Xiu tidak banyak bertanya, dia mengeluarkan pedangnya yang seperti batu giok.

Tanpa membuang waktu lebih banyak lagi, mereka melesat pergi menaiki pedang masing-masing. Menuju ke gerbang dunia saku dengan kecepatan penuh.

Untungnya, jarak antara sekte dan tempat tersebut tidak terlalu jauh, hanya perlu beberapa menit jika dengan kecepatan maksimal mereka.

...***...

Jleb!...

Darah mengucur deras dari telapak tangan Qing Lian. dia menahan serangan Yuan Feng hingga pedang menembus telapak tangannya.

"Eeegggghhh..."

Qing Lian menggigit bibirnya, menahan erangan, tapi ini bukan saatnya untuk lengah. Dengan mata penuh tekad, ia mencengkram erat pedang yang sudah menembus tangannya, menariknya dengan paksa–mencoba untuk mengambilnya.

Tentu saja hal ini tidak dibiarkan begitu saja oleh Yuan Feng. Dengan gerakan cepat, kakinya menendang perut Qing Lian hingga terpental jauh–

Bugh!..

Menabrak tebing dengan keras hingga retak, membentuk pola seperti jaring laba-laba.

"Aaarrggg!... Uhuk!..."

Qing Lian memuntahkan seteguk darah dari mulutnya, matanya kunang-kunang, kepalanya terasa berat hingga membuatnya hampir pingsan. Dia menyeka darah di mulutnya, memegang erat kedua pedang ditangannya, dia tahu ini belum berakhir!

Chen Feng membentuk kuda-kuda, tangannya kebelakang dengan tombak panjang digenggamnya–bersiap menyerang. Energi spiritual dalam skala besar dikumpulkan menjadi satu menuju tombak, membentuk aura kebiruan yang terlihat lembut namun mematikan.

Mata Chen Feng memancarkan kilatan biru, tatapannya tajam, menuju Qing Lian. Mulutnya menyeringai dan menggumamkan sesuatu sebelum melancarkan serangan.

"Sky Conqueror Spear Technique, gerakan pertama, Sky Conqueror Break!"

"Matilah!"

Wush!....

Chen Feng menusukkan tombaknya kedepan dengan kekuatan dan kecepatan yang luar biasa. Angin berhembus kencang mengiringi gerakannya.

Energi spiritual berkumpul di ujung tombak, membentuk pusaran yang dahsyat, seperti angin puting beliung. Saat tombak di tusukkan ke depan, Energi spiritual itu berubah menjadi sosok naga langit yang penuh dominasi. Tekanan yang diakibatkannya sangat luar biasa.

Bukannya takut, Qing Lian malahan menyeringai. Matanya berkilat, penuh ketertarikan. Tidak mau kalah, dia menyilangkan pedangnya kedepan, digunakan untuk menahan serangan.

Boom!...

Ledakan besar terjadi, Qing Lian menahannya sekuat tenaga. Tubuhnya terasa tercabik-cabik. Debu berterbangan hingga menyamarkan keberadaannya.

Chen Feng pasti mengira Qing Lian tidak akan bisa bertahan, namun dia–

Salah besar!

Setelah beberapa detik berlalu, angin berhembus kencang, menyingkirkan debu yang menyelimuti area sekitar. Dari balik pekatnya debu, Qing Lian masih berdiri tegak!

Tubuhnya penuh dengan luka, darah menetes deras tanpa henti. Walau terluka parah, matanya masih menunjukkan tekad yang kuat untuk tidak menyerah.

Kali ini, Ling Yun yang maju, dia membentuk sebuah kuda-kuda. Tangannya ke atas kepala, menggenggam erat pedangnya. Energi spiritual bergerak liar di sekitarnya.

Energi spiritual yang luar biasa kuat mengalir cepat ke pedang hingga memberi bayang-bayang seekor naga yang siap menerkam.

Qing Lian mencoba untuk menyerang terlebih dahulu, namun tubuhnya sudah mencapai batas. Kakinya lemas dan bahkan berdiri saja sudah kesulitan. Keringat bercucuran dan napasnya terdengar berat.

"Sial!" Qing Lian menggertakkan giginya. "Sepertinya aku terpaksa harus menggunakan itu!"

Ling Yun mengangkat pedangnya ke atas, bersiap untuk menebaskannya. Namun, suara menggelegar yang tidak asing menghentikannya seketika.

"LING YUN! CHEN FENG! APA YANG KALIAN LAKUKAN?!...."

Teriakan itu menggelegar layaknya guntur yang menyambar, bergema keras ke seluruh area.

Ling Yun menoleh, dia melihat wajah seseorang yang sangat dia kenal. "Ketua sekte?!" dan seorang wanita cantik di sampingnya.

"Maafkan aku ketua," Ling Yun menatap Wu Xian dengan datar, tanpa ekspresi. "Aku akan menerima semua hukumannya. Jadi... tolong jangan ikut campur!"

"Sky Dragon Secret Art, gerakan kelima, Celestial Dragon Descent!..."

Tiba-tiba, udara menjadi berat. Ling Yun membeku–tidak bisa bergerak, seolah ada yang menguncinya. Udara bergetar, langit menjadi berlekuk-lekuk, seperti ada sesuatu yang mencoba menembusnya.

Sreeett....

Langit terbelah!

Sebuah celah besar terbuka di langit, memperlihatkan kegelapan tak berujung. Hal ini menarik perhatian semua orang di sana.

Dari dalam, seorang pemuda tampan melangkah keluar. Rambut hitamnya berkibar akibat diterpa angin, pupil mata keemasannya berkilat, memancarkan aura keagungan.

Di belakangnya, seorang pria paruh baya berbadan besar dan kekar mengikutinya. Pedang besar dibawah kakinya menjadi pijakannya.

Mereka adalah Fang Tian dan Xia Yuze.

"Apa?! Dia bisa terbang tanpa pedang?!" Xia Yuze menatap Fang Tian dengan ngeri. "Aku dengar hanya ahli tak tertandingi yang bisa melakukannya! Aku sangat bodoh mencoba untuk membunuhnya."

Fang Tian bahkan tidak melakukan apapun, hanya dengan keberadaannya saja, itu sudah memberi tekanan yang begitu besar.

Saat orang-orang dibawah mencoba mendongak ke atas–menatap langit, mereka langsung tertunduk, tidak kuat melihatnya. Mereka menahan napas, keringat dingin bercucuran.

Dari sudut pandang mereka, Fang Tian seperti dewa yang agung, datang dari langit ke bumi.

"Siapa dia? Kenapa seorang ahli sampai datang ketempat terpencil ini?" pikir semua orang.

Suasana menjadi hening dan sunyi, tidak ada yang berani berbicara sedikitpun hingga akhirnya seorang wanita cantik memberanikan bertanya.

"Salam senior, saya Lin Xiu dari Jade paviliun. Kalau boleh tahu, apa alasan anda datang kesini?" ucap Lin Xiu sedikit getar, dia tidak berani menatap langsung. Tangannya menangkup kedepan, memberi hormat

Mendengar itu, Fang Tian menoleh kearah sumber suara. Dia hanya menatap sebentar sebelum matanya tertuju pada kondisi Qing Lian. Dia tidak berbicara, hanya menggerakkan tangannya dan keajaiban terjadi.

Di sisi lain, Qing Lian yang hendak menggunakan kartu As nya terhenti setelah merasakan aura yang akrab. Dia menoleh ke atas langit, melihat Fang Tian yang terbang.

Pandangan mereka berdua bertemu, Qing Lian tersenyum pahit. Tubuhnya tiba-tiba terangkat, seperti ada sesuatu yang mengangkatnya.

Tubuhnya perlahan terangkat, seperti ada kekuatan yang tidak terlihat membawanya. Qing Lian berhenti diperlukan suaminya, pipinya memerah merona saat menyadari banyaknya orang yang melihat.

Tanpa berkata sedikit, Fang Tian mengangkat tangannya. Aura kehijauan mengalir dari telapak tangannya, menyelimuti tubuh istrinya.

Rasa segar dan hangat menyelimuti tubuh Qing Lian, semua lukanya sembuh dan staminanya kembali seperti sedia kala.

"Elemen kayu?! Jadi dia sudah menerobos..." pikir Qing Lian.

"Siapa yang melakukannya?" tanya Fang Tian dingin. Hatinya terasa sakit saat melihat istrinya bersimbah darah penuh luka.

"..."

Qing Lian mengalihkan pandangannya sesaat, tapi saat melihat tatapan Fang Tian yang penuh kekhawatiran, entah kenapa dia menjadi lega.

Kepala Fang Tian mendekat, berbisik pelan disamping telinga Qing Lian. "Kalau kamu tidak bilang, sampai rumah aku unboxing loh!"

Pipi Qing Lian semakin memerah seperti tomat, "itu mereka," ucapnya sambil menunjuk Ling Yun, Chen Feng, dan Han Feng.

"Apa itu sudah cukup? Tidak ada yang lain?" tanya Fang Tian.

"Tidak, aku juga menikmati pertarungannya."

Mendengar itu, Fang Tian tersenyum, seperti ada sesuatu yang dia rencanakan.

"Ternyata kamu suka yang kasar-kasar." Fang Tian menatapnya dengan mata penuh makna. "Sepertinya kamu akan suka jika aku memaksamu melakukannya, hehehehe....."

Mendengar itu, Qing Lian semakin malu, dia mencubit pinggang Fang Tian. "Jangan aneh-aneh!"

"Iya, iya," jawab Fang Tian. Dia menoleh ke arah ketiga orang yang ditunjuk Qing Lian. "Baiklah, ayo selesaikan dengan cepat, kemudian main."

Qing Lian mencubit pinggang Fang Tian lagi, "main apa?"

"Ada deh."

1
Arman Langit
Luar biasa
Pororo_Pargoy
an jing sesuai ama namanya
DEWA KUTUKAN ☠️
atu doang kurang ni mah
Putri Rayhannisa
update
London Ponsel
maaf Thor. ttpi jika bisa jgn gunakan bahasa Inggris. cerita ini dah bagus tanpa bahasa Inggris.
Nur_Afif: Maksudku sih biar terlihat keren, hehe/Hey/
total 1 replies
Hr⁰ⁿ
Thor udh gw kasih kopi,smngt updatenya,
selalu nunggu update
Nur_Afif: makasih/Coffee/
total 1 replies
erick hardiansyah
Luar biasa
Putri Rayhannisa
cukup singkat
Halik M
utang dulu dan.....kaburrrrr🤣🤣🤣🤣,u
Putri Rayhannisa
up
Aldo Delpierro
Luar biasa
Djhdhdhhd Bdhdbdb
lanjut sampe punya anak
Djhdhdhhd Bdhdbdb
lanjut
Jasimmarseda
Luar biasa
Raysonic Lans™
unboxing dong...
Tres Bagus
lanjut Thor 👍👍👍👍👍
Kall
hahaha mampuss
Kall
An Jing oh An Jing cuabull🥸🥸
Abdur Rahman
lanjutkan Thor...
Abdur Rahman
lanjutkan Thor... ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!