A twins sebutan mereka di keluarga, kembar nakal salah satu gelar yang mereka dapat dari banyak nya tingkah laku kebersamaan mereka sedari kecil.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmida Yuliyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31.
...Hallo Selamat datang di Queen house, aku mau ngucapin terima kasih karna kalian udah mampir dan menjadi pembaca setia aku. Aku gak tau harus say thank u kaya gimana lagi yang jelas berkat kalian aku ada di sini di novel terbaru aku dan semoga aku selalu mendapat ide-ide baru biar bisa selalu update.......
...Oh ya, sebelum itu apakah kalian udah baca semua cerita aku?...
...1. Kesayangan Tuan Muda Mafia...
...2. Arcella Queenzie...
...3. The Little Devils...
...4. Geral Kane...
...5. Xaviora Kenanya...
...6. Askylla Rain...
...7. Aluna, Gadis Gila Yang Kejam...
...dan kalian di sini ⬇️...
...➡️8. The Evil Twins⬅️...
...Kalau belum kalian bisa baca juga sembari menunggu aku update, terutama cerita yang no.1 itu karna itu cerita pertama aku dan karna itu yang pertama banyak sekalii typo dan ya bisa di bilang baku banget bahasanya....
^^^Buat kalian jangan lupa Favorite kan, Like dan Komen jika ada kritik maupun saran atau ide-ide kalian buat cerita ini kedepannya bisa langsung komen atau mau chat pribadi bisa chat ke instagram nya ( @arcellaqueenzieg ) cari aja pasti ada dan aku bakal jawab hehe.^^^
...Terima kasih dan selamat membaca...
...****************...
...****************...
"Gue males naik motor" ucap Thea
Supir tak bisa menjemput karna memang mami tak tau kalau mereka pulang cepat dan mami meminta supir untuk mengantarkan butik ke konsumen, jadi kurir dadakan.
"Bro gue cabut duluan ya" ucap Nael
"tiati El, kabarin kalo ada apa-apa" ucap Teo
"Balik gak kita?" tanya Gael ke Jefd yang memang Jeff di jemput Gael di bengkel tadi pagi.
Ban motor Jeff bocor, bayangkan ban depan dan belakang tertancap paku syalan itu, untungnya Jeff bisa ngendaliin laju motornya kalau tidak sudah di rumah sakit dia hari ini perkara paku.
"Gue pesenin gocar?"
"naik motor aja deh"
Mereka pun pulang bersamaan namun di persimpangan berpisah.
"Motor tiga di belakang dari tadi ngikutin kita gue rasa" Alka tau makanya sedari tadi dia bawa Thea mutar-mutar.
Alka tak sadar kalau sebelumnya dia malah melewati jalan wilayah geng Garuda yang mana memang rawan menurut murid-murid Pancasila.
"Lo mau ngelawan? empat dua kalo mau, gue urus dua lo sisanya"
"Gue males berantem"
merasa kalau Alka dan Thea merencanakan sesuai, ketiga motor itu mengepung mereka.
"NEPI BNGST"
Alka tak mau berhenti, mereka pun mengayunkan tongkat bisbol untuk memukul punggung Thea dan untungnya tak sempat karna Alka menendang motor orang itu dan orang itu terjatuh.
kedua motor lainnya emosi dan hendak melayangkan pukulan namun tak jadi karna Alka memilih berhenti.
"lo bawa motor pulang, gue yang urus di sini"
"gak mau, gue lama gak berantem"
"gak usah ngeyel"
Belum juga Thea membantah keempat orang itu mulai menyerang mereka, Alka Thea partner berantem yang sangat bagus mereka tanpa senjata saja bisa melumpuhkan keempatnya tak perlu waktu lama karna mereka berdua menyerang titik vital namun tak membuat mereka mati, cuman pakai tangan saja.
"Cabut" ucap Alka
Thea menoleh lalu mengejek memberikan jari tengah dan menjulurkan lidahnya ke mereka berenam sambil berucap mampus tanpa suara.
Alka yang menghajar habis mereka, Thea hanya membantu saja kalau Alka terkepung keempatnya.
Setiba di rumah, Thea menjitak kepala Alka sebelum masuk membuat Alka sedikit kesal dan terjadilah kejar-kejaran antara Thea dan Alka.
"huahahhahaha" tawa Thea karna berhasil mengunci kamarnya sebelum Alka tiba.
"SORRY GUE GEMAS SOALNYA" teriak Thea dari kamarnya.
"Kurang ajar" ucap Alka.
Alka masuk ke kamar, mengirimkan pesan grub menanyakan apakah teman-temannya aman sampai rumah.
Cuman Nael yang tak membalas pesannya, Alka sedikit khawatir namun dia memilih untuk memantau keadaan dulu.
...****************...
"Alka kamu gak ikut perkelahian itu kan?" tanya mami
"gak mi, Alka tidur di kelas soalnya" bohong Thea, kebohongan itu berhasil membuat Alka mendapat tatapan tajam dari mami nya.
"mana ada, aslinya si Thea yang tidur di kelas"
"kalian ini ya, mami heran sekolah itu tempat belajar bukan buat kalian tidur"
"oh ya, besok Thea sama Zee Mici mau belanja keperluan camping"
"mami lagi marahin kalian loh dek, kamu malah nge alihin pembicaraan ya kebiasaan" Thea hanya terkekeh.
"nanti daddy transfer uang belanja buay keperluan kalian berdua"
"gue nitip ya samain aja yang di beli"
"gak mau, gue gak mau bawa barang-barang lo"
"idih"
"temenin adeknya, kamu ini ya bang masa adek kamu di suruh bawa semuanya sendiri"
"tau, abang apaan lo kaya gitu"
"daddy transfer dua kali lipat uang jajan kalian"
"oke deal" ucap Alka.
"akal bulus lo"
Alka tak peduli yang penting dia dapet duit, usaha senjata Alka sudah gulung tikar soalnya makanya Alka kembali jadi anak yang pengangguran.
Selesai makan malam, Alka kembali ke kamar karma besok libur selama dua hari jadi mereka punya waktu untuk menyiapkan keperluan camp.
...Slebew (grub)...
Teo
"woi gua baru tau anak garuda katanya di gebukin anak sekolah kita"
Gael
"tau dari mana lo?"
Teo
"gue follow ig sekolah garuda pake akun fake sih, mereka bikin sg, bntr gue ss"
Teo
"makin melebar masalahnya"
Jeff
"mereka gak takut di tangkep polisi?"
Gael
"ada gila-gilanya, di kira jaman dulu apa ini"
"gue sih gak takut cuman kasian aja sama anak-anak apalagi yang cewek balik entah naik ojek atau motor sendiri takutnya di gebukin cok"
Teo
"sg setelah itu bilang mau cewek atau cowok hajar aja semua biar mereka tau kalau garuda gak bisa sembarangan di usik, trus mereka tetep nyari Ryan anj. Si Ryan kenapa si sebenarnya"
^^^Alka^^^
^^^"alay banget sampe patah, padahal cuman jatuh dari motor"^^^
Jeff
"bro?"
Gael
"lo gapapa cok?"
Teo
"jangan bilang lo yang ngehajar mereka?"
^^^Alka^^^
^^^"ngehajar apaan? Gue yang di keroyok"^^^
Jeff
"Trus gimana? Anj kenapa gak bilang cok?"
^^^Alka^^^
^^^"aman lah yakali mereka bisa nyentuh gua"
^^^
^^^"masih sangat ganteng"^^^
Teo
"orang gila"
Jeff
"gue normal sorry"
Gael
"hapus Al, ngeri gue liatnya"
^^^Alka^^^
^^^"anj lo semua"^^^
^^^"Nael kemana dah?"^^^
Gael
"lah iya, kemana tu anak"
Jeff
"@Nael woi El"
^^^Alka^^^
^^^"gak aktif gua chat pribadi ceklis"^^^
Teo
"gak mungkin di culik anak garuda kan?"
"@Nael temen gue kemana nih"
"ovt gua cok"
Gael
"gue ikut kepikiran anjir"
^^^Alka^^^
^^^"gue mau cek kerumah tu anak"^^^
Teo
"gue ikut"
Jeff
"gue juga"
Gael
Ya jelas gue harus ikutlah, gue siap2 nih"
Mereka pun bersiap dan berangkat menuju rumah Nael, sebenarnya bisa saja salah satu dari mereka yang pergi mengecek cuman mereka khawatir apalagi anak-anak Garuda sedang gila-gilanya ingin balas dendam.