"Kalian tidak membiarkanku mati tapi juga tidak memberikanku ruang untuk hidup. Maka dari itu aku akan menunjukan kepada kalian apa artinya menjadi sombong _!" Li Xuan menarik pedang dari sarungnya dan membuat langit berubah warna bak lautan darah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kubah Energi
Keesokan harinya
Di bawah tatapan penasaran para penduduk kota yang masih mengantuk
Sekelompok anak muda melaju kencang meninggalkan kota Xianyang dengan menunggangi kuda
Kelompok anak muda tersebut terdiri dari enam orang yang berisi 3 orang pria dan juga 3 orang wanita
Keseluruhan kelompok terlihat sangat mewah kecuali satu orang
Dan orang tersebut tidak lain adalah Li Xuan
Berbeda dengan orang lain yang mengenakan pakaian bagus dan senjata yang terlihat indah
Li Xuan bisa dikatakan sangat lusuh, bahkan senjata pemberian Wang Sheng yang menurutnya bagus terlihat sangat sampah dibandingkan senjata yang terlihat seperti karya seni di tangan kelima anak muda lainnya
Namun meskipun demikian, Li Xuan tidak terganggu dan terlihat sangat tenang
Sementara itu, anak-anak muda lainnya juga tidak banyak bereaksi kecuali menaikkan alis mereka dengan tenang saat pertama kali melihat Li Xuan di depan pintu Aula Obat Yu
Hal itu membuat Li Xuan sedikit terkejut
Dalam ingatannya, anak-anak keluarga bangsawan memiliki karakter yang sombong dan pemarah sehingga membuat mereka secara sadar meremehkan orang lain
Namun dalam pandangan anak-anak muda tersebut
Li Xuan tidak merasakan sedikitpun penghinaan, melainkan mata yang sama dengan yang di miliki Zhou Xiaofan saat keduanya bertemu untuk pertama kali yakni rasa ingin tahu yang murni
Hal itu membuat Li Xuan tidak bisa tidak bertanya-tanya bagaimana cara keluarga Zhou mendidik keturunan mereka sehingga membuat mereka sangat tidak konsisten dengan kesan keluarga bangsawan di benak orang biasa
Kelima anak muda yang datang dari keluarga Zhou tentunya tidak menyadari bahwa mereka telah mendapatkan penilaian tidak konsisten sebagai anak keluarga bangsawan dari Li Xuan
Karena jika mereka mengetahuinya, kemungkinan besar mereka akan marah sebab pendidikan yang mereka terima sejak kecil mengajarkan bahwa sikap anggota keluarga bangsawan memang harus lah demikian
***
Li Xuan memacu kudanya dan mengikuti kelima orang di depannya dengan tenang
Meskipun sebelum berangkat mereka sempat berkenalan secara singkat
Namun Li Xuan dan kelimanya seolah memiliki pemahaman diam-diam untuk tidak bersuara sepanjang perjalanan
Karena alasan itu, seluruh perjalanan terlihat tenang dan juga hening kecuali bunyi tapal kuda yang saling bersahutan
"Bersiaplah, kita akan segera sampai"
Zhou Xiaofan tiba-tiba berkata dan memecah kebisuan di antara mereka
Mendengar hal itu, semua orang termasuk Li Xuan seketika memasang ekspresi serius
Bersamaan dengan derap langkah kuda-kuda di bawah kaki mereka
Sebuah bukit yang diselimuti oleh kubah energi berwarna biru transparan yang sangat megah terungkap di hadapan keenamnya
Melihat pemandangan tersebut, seluruh rombongan terdiam
Bahkan Zhou Xiaofan dan anak-anak dari keluarga Zhou lainnya terlihat terpesona
Meskipun pengetahuan mereka tentang dunia persilatan jauh lebih luas dibandingkan dengan Li Xuan
Namun kelimanya juga baru pertama kali melihat pemandangan menakjubkan tersebut sehingga membuat mereka tidak bisa berkata-kata
Sementara itu, Li Xuan yang bahkan tidak bisa di anggap telah menginjakkan kakinya di dunia persilatan bereaksi lebih serius
Meskipun wajahnya terlihat tenang seperti biasa
Namun pemuda tersebut mulai bertanya-tanya apakah kubah energi itu buatan manusia atau sesuatu yang lain
Sementara itu tepat ketika keenamnya merasa takjub dengan pemandangan di depan mereka
Sebuah suara sumbang tiba-tiba muncul dan mengganggu Li Xuan dan yang lainnya
"Sekelompok orang desa, bahkan tidak bisa menahan perasaan kagum oleh sebuah formasi tingkat rendah, sungguh menyedihkan"
...