📌Season kedua dari THE QUEEN OF MAFIA
📌Disarankan membaca THE QUEEN OF MAFIA terlebih dahulu.
Mengisahkan tentang seorang gadis yang ditinggal oleh kekasih masa kecilnya, semenjak itu ia berubah menjadi datar dan dingin, ia juga mewarisi mafia yang didirikan oleh Momynya, ia biasa disebut sebagai Queen ke-dua.
Gadis tersebut adalah putri semata wayang dari Azkadina Anderson dan Arion Adhitama Robertson.
Ia melewati hari harinya selalu bersama dengan sepupu dan teman yang sudah ia anggap seperti saudara sendiri, hingga mereka memutuskan untuk tinggal dalam satu mansion, tanpa disangka mereka bertemu dengan orang yang selama ini mereka cari dan tunggu tunggu.
Apakah dia akan bertemu dengan pujaan hatinya?
Penasaran? Simak ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MILA KARMILA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34
Alena dkk langsung masuk kedalam ruang siksa, untuk menginvestigasi tangan kananan King Tiger
"Ku mohon lepaskan aku." Pinta tangan kanan King Tiger
"Lepas? SETELAH KAU MENGACAUKAN MARKASKU." Marah Alena langsung menebas tangan dan kaki tangan kanan King Tiger
"Akh s..sssakit." Rintihnya kesakitan
"Jika kau tak ingin menemui ijalmu jangan pernah mengganggu ku." Ucap Alena mencekeram dagu tangan kanan King Tiger
"Maafkan aku, aku hanya melaksanakan tugasku." Ucapnya
"Lena, aku juga ingin." Pinta Valen
"Hmmm." Dehem Alena menyingkir dan berdiri disamping Marvin
Marvin yang melihat tangan Alena terkena cipratan darah langsung membersihkannya dengan handuk kecil yang ada disana
"Sini." Ucap Marvin menarik tangan Alena dan memberihkannya dengan lembut dengan mata keduanya sesekali bertemu
"Ehem." Dehem Valen membuyarkan pandangan Alena dan Marvin "kaga jadi nyiksa nih ntar gw, liat lu mesra mesraan gitu." Cibir Valen
"Sini gw aja, lama lu." Ucap Berlian menggantikan posisi Valen
Berlian langsung mengambil cambuk dan mencambuki tubuh tangan kanan King Tiger
"Gantian." Rebut Valen
"Iye iye, noh ambil." Ucap Berlian mempersilahkan Valen
Valen langsung mengambil pisu kecil dan menyayati tubuh tangan kanan King Tiger dan mengulitinya. Tangan kanan King Tiger sudah tak bisa berkata kata lagi, karna ia.menahan rasa sakitnya.
Kemudian ia beralih mengambil katana dan menebas kepala tangan kanan King Tiger hingga jatuh menggelinding
"Beres." Ucap Valen
Adrian dan Jordan sangat terkejut melihat langsung penyiksaan mafia didepan matanya
"Kalian, bungkus kepalanya, taruh dalam kotak, kirim kemarkas King Tiger." Siruh Alena pada kedua anak buahnya
"Baik Queen." Jawabnya patuh lalu memungut kepala tangan kanan King Tiger dan memasukkannya kedalam kardus yang bertulis BLACK DEVIL
"Gila, ini gw baru pertama kai liat." Takjub Adrian yang juga ngeri
"Gw biasa liat Marvin berantem gw jadi udah biasa, nah ini penyiksaan." Imbuh Jovian
"Lebay lu." Cibir Marvin
"Biar." Kompak Adrian dan Jovian
"Gw juga tadi bunuh 2 orang." ucap Adrian
"Gw 3 dong." Bangga Jovian
"Hahahahah segitu doang bangga." Tawa Valen
"Lah biarin orang pertama kali." Ucap Jovian
"Lu berapa tadi, Vin." Tanya Berlian pada Marvin
"20." Jawabnya
"Bagus." Puji Alena
"Makasih." ucap Marvin tersenyum
"Wow keajaiban, Marvin senyum." Kaget Adrian, sontak Marvin mengubah wajahnya dalam mode datarnya kembali
"Udah buruan kita balik, gw nggak sabar besok liat pertunjukan." Ajak Valen
"Hmmm" dehem Alena
Saat hendak keluar dari markas, mereka bertemu lagi dengan Justin dan Carlet
"Tadi pertanyaan Momy belum kamu jawab Valen."
"Oh mereka?" Tunjuk Valen pada Marvin dkk
"Saya Jovian, Tan." Ucap Jovian
"Saya Adrian." Ucap Adrian
"Marvin." Ucap Marvin singkat
"Kami temen Alena dkk dikampus, Tan." Ucap Adrian ramah
"Temen atau temen." Goda Justin
"Em...itu.. anu Om, saya pacarnya Valen." Ucap Jovian gugup
"Wah wah wah udah gede anak gw." Ucap Justin
"Yaiyalah gede orang dikasih makan." Ucap Valen
"Iyain biar seneng." Jawab Justin
"Pacarmu yang mana Lian?" Tanya Carlet pada Berlian dan dijawab oleh Adrian
"Saya, Tan." Jawabnya
"Berarti ini, pacar Alena." Ucap Carlet menebak
"Nggak." j
Jawab Alena cepat
"Calon." Ucap Marvin menyanggah perkataan Alena
"Wah ini pas nih, es balok ketemu es balok jadi kutub," ejek Justin "kayak emak bapaknya dulu." Imbuh Justin meningat betapa datar dan dinginnya Azka dan Arion dulu
"Bodo amat." Ucap Alena cuek
"Udah gw capek nih, balik aja." Ajak Berlian
"Kuy." Ucap semuanya kecuali Alena dan Marvin
"By Mom, Dad." Pamit Valen
"Jaga markas, tua bangka, awas kalo diserang lagi, gw penggal." Ancam Alena bercanda, berjalan menjuh
"IYA BOCIL" Ucap Justin dan Carlet bebarengan
Alena dkk juga Marvin dkk kembali kemansion dengan menaiki mobil maisng masing
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
~BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPA👆
SEE YOU NEXT EPISODE 😉
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIAN💕💕