NovelToon NovelToon
Dipinang Dokter Duda

Dipinang Dokter Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Istri ideal / Anak Genius / Ibu Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Duda / Aliansi Pernikahan / Dokter
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kirana Pramudya

"Aku duda beranak satu," katanya dengan menatap sosok gadis yang berdiri di hadapannya.

Adakalanya seseorang mengidamkan pernikahan dengan sesama lajang. Namun, apa yang terjadi ketika Irene Putri Hadinata justru hendak dilamar oleh seorang Dokter Duda. Bukan karena cinta, tapi karena seorang anak yang lebih dekat kepada Irene dan memilih Irene yang sebaiknya menjadi Mama sambungnya.

Bisakah pinangan ini berakhir bahagia? Apakah mungkin masa lalu dan berbagai problem menikahi duda bisa membuat Irene tetap setia kepada suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kirana Pramudya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kisah Masa Lalu 1

Menyelesaikan semua resepsi di Grand Ball Room Hotel Mewah di Jakarta, sekarang Rangga mengajak Irene untuk pulang ke rumah orang tua. Semua itu, karena Rangga memang masih tinggal bersama orang tuanya. Begitu juga dengan Thania yang memang sejak bayi sudah tinggal bersama dengan Oma Kanaya dan Opa Bisma.

Sebenarnya sudah malam, tapi memang Rangga memilih mengajak Irene pulang ke rumah orang tuanya saja. Selain itu, ini menjadi kali pertama bagi Irene memasuki kamar suaminya di rumah orang tuanya.

"Silakan masuk, Irene... ini kamarku yang sekarang resmi menjadi kamar kita," kata Rangga.

Memasuki kamar yang berukuran luas itu dengan didominasi warna monokrom. Ya, kamar itu didominasi dengan warna hitam dan putih. Begitu khas dengan kamar cowok. Walau Rangga sudah menjadi dokter, di sudut kamarnya ada rak buku yang berisikan komik-komik yang Rangga kumpulkan sejak kecil. Ada beberapa lego dan action figure One Piece, terlihat koleksi action figure OP milik Rangga terbilang lengkap dari Luffy Si Topi Jerami, Nami, Sanji, hingga Niko Robbin. Sekilas melihat saja, Irene sangat percaya bahwa suaminya itu adalah penggemar anime legendaris dari Jepang itu.

Irene masih mengedarkan matanya mengamati kamar suaminya. Walau hari sudah malam, tapi kenapa rasanya Irene justru tak merasakan kantuk. Padahal dia juga usai melewati pesta resepsi. Hingga kedua bola mata Irene melihat ada foto pasangan murid yang mengenakan baju SMA.

"Foto siapa itu Mas?" tanya Irene dengan menunjuk foto itu.

Rangga mengikuti arah jari telunjuk Irene. Seketika pria itu menghela napas. Rangga juga tak ingin menutupi foto yang dia miliki itu. Namun, Rangga merasa tidak enak karena lupa menyingkirkan sesuatu dari masa lalunya.

"Irene ... itu," balas Rangga.

"Masa lalu kamu ya, Mas? Mama kandungnya Thania?" tanya Irene dengan spontanitas.

Irene hanya sekadar menduga. Mengingat usia Thania sekarang lima tahun, menghitung mundur ke belakang sehingga Irene menebak bahwa hadirnya Thania mungkin saja karena dua garis merah di putih abu-abu. Hal itu Irene perhitungkan dengan menghitung usia Rangga yang sekarang baru 24 tahun. Jika dikurangi usia Thania dan waktu kehamilan, jadi masa lalu itu terjadi ketika Rangga berusia kurang lebih 18 tahun. Sehingga, Irene menarik kesimpulan bahwa semua peristiwa masa lalu itu terjadi ketika Rangga duduk di kelas tiga SMA.

Rangga kemudian mengambil foto itu dan justru memberikannya kepada Irene. "Aku tidak pernah berniat untuk berbohong kepadamu, Irene. Sebab, aku tidak ingin memulai hubungan kita dengan kebohongan. Salah satu dasar pernikahan adalah kejujuran satu sama lain. Benar Irene, yang berada di foto itu adalah wanita yang berstatus sebagai Mama kandungnya Thania."

Rangga menjelaskan siapa yang berada di foto itu bersamanya. Sekaligus, Rangga sejak awal memang tidak berniat untuk berbohong. Pernikahan harus dimulai dengan kejujuran. Nasihat itu juga yang selalu disampaikan oleh Ayah Bisma kepadanya.

"Jadi, yang datang saat resepsi tadi?" tanya Irene.

Bukan anggukan, tapi Rangga justru menggelengkan kepalanya. "Bukan," jawabnya.

Irene mengernyitkan keningnya. Dia masih mengingat wajah wanita yang datang di pesta resepsinya beberapa saat yang lalu. Menurut Irene, wajah wanita yang dipanggil Rangga dengan nama Dania itu sangat mirip dengan wanita yang mengenakan seragam putih abu-abu yang berdiri di samping Rangga.

"Namun, wajahnya sama kan?"

"Bukan, yang datang tadi adalah Dania. Sementara yang berfoto bersamaku adalah Danisha. Keduanya adalah saudari kembar."

Irene baru paham sekarang. Sekaligus dia mengetahui bahwa nama mama kandung Thania bernama Danisha. Usai itu, Irene bertanya lagi.

"Masih ada foto di sini, berarti masa lalumu belum usai ya, Mas?"

Seketika itulah yang Irene pikirkan. Ketika pria masih menyimpan foto atau barang pemberian mantan, bukankah itu tanda bahwa masih ada yang tersisa di hati? Irene masih bisa berpikir dengan jernih, selain itu dia juga berusaha untuk menenangkan hati dan pikirannya sendiri.

"Bukan begitu, Irene. Ini semua tak seperti yang kamu pikirkan. Aku baru pulang dari Melbourne, setelah itu aku pulang ke kamar ini hanya untuk tidur. Aku belum sempat membereskan barang-barangku dulu. Percayalah, Irene."

Irene terdiam. Dia berusaha keras untuk menerima penjelasan suaminya itu. Bahkan Rangga juga meyakinkan Irene untuk percaya kepadanya.

"Tidak ada yang ingin Mas Rangga ceritakan?" tanya Irene sekarang.

"Sekarang?"

"Ya, sekarang. Semua akan berdampak ke pernikahan kita bukan, Mas?"

Rangga mengerti desakan Irene sekarang. Oleh karena itu, sekarang Rangga mengajak Irene untuk duduk terlebih dahulu. Sekarang waktunya bagi Rangga untuk menceritakan semuanya kepada Irene.

"Semua berawal di SMA dulu. Saat aku duduk di bangku kelas 2. Ada seorang gadis yang baru saja pindah dari SMA di Bandung ke Jakarta. Dia bernama Danisha. Ya, seperti yang kamu lihat, seperti itulah wajahnya. Kami dekat satu sama lain, hingga akhirnya kedekatan itu justru mengarah ke hal negatif. Danisha sering memintaku menemaninya di kostnya, karena orang tuanya masih di Bandung mengurus usaha keluarga di Bandung. Sampai suatu saat kecelakaan itu terjadi, Irene. Di dalam kost dan pria serta wanita hanya berduaan di sana, maka yang terjadi ... tidak perlu aku jelaskan, karena kamu pastilah sudah tahu."

Sekarang Rangga menghela napasnya terlebih dahulu. Mengingat masa lalu, dan membuka dosanya seolah-olah Rangga telah menelan-jangi dirinya sendiri. Membuka aibnya. Namun, untuk mempertahankan pernikahan yang baru seumur jagung, Rangga memang harus memulainya dengan kejujuran. Walau memang kejujuran itu pahit rasanya.

"Itu kecelakaan dan penyesalan terbesar dalam hidupku, Irene. Menjadi pemuda yang tidak bisa mengendalikan dirinya. Lebih mengedepankan napsu semata. Anak SMA tahu apa, Irene. Pada akhirnya, ya Danisha mengandung Thania. Dia adalah anak yang lahir dari kesalahanku. Melihat Thania, seolah Allah terus memberikanku pengingat untuk mawas diri, mengendalikan diri, menjaga napsu. Sekarang, kamu sudah tahu. Di sini, aku berkata jujur, Irene. Tidak ada yang aku tutupi karena memang kamu berhak tahu mengenai masa laluku."

"Lalu, foto ini?"

"Aku hanya belum membuangnya saja, Irene. Kamu ingin aku membuangnya? Kita bisa memusnahkan semuanya bersama-sama. Maaf, pasti kisah lamaku ini membuatmu terluka. Juga, tadi adalah Dania, kembarannya. Tidak ada hubungan apa-apa antara aku dan Dania, Irene. Percayalah itu."

Irene yang sekarang menghela napas panjang. Namun, ketika kembaran Danisha hadir bukankah itu seketika mengingatkan Rangga kepada mama kandungnya Thania? Masih ada beberapa pertanyaan terkait dengan masa lalu Rangga yang perlu Irene ketahui. Dia sekaligus ingin memastikan bahwa suaminya itu tidak lagi terjerat dengan masa lalu. Cinta memang bisa memaklumi masa lalu, tapi cinta juga harus bisa mendorong seseorang untuk sepenuhnya meninggalkan masa lalunya dan menjalani masa depan yang sudah ada di depan mata.

1
fanny tedjo pramono
kenapa ceritanya tdk dilanjutin? sy tunggu jawaban guys
ione
/Smile/
Reni Novitasary
mewek/Sob/
LANY SUSANA
kok ceritanya gantung gini ya, udah lama sekali pdhal bgs ya
suharlina
udah hbs ya
Desmeri epy Epy
lanjut thor
LANY SUSANA
kok ceritanya gantung gini ya... kapan di lanjut thor
Asisah Fitriani
up
Yuni Martopo
Luar biasa
Nina Nurnaningsih
lanjut mbak
Nina Nurnaningsih
kapan selesainya kak lanjut
Lili Susanti
ga ada kelanjutan nya kah ini....tanggung banget ya...
Tria Hartanto
thor ditunggu upnya kapan nih leburu lupa alur ceritNya
Lili Susanti
tanggung banget ini thor cerita nya ....di selesain dlu ...biar org ga penasaran...dan org2 besok2 ssneng baca novelmu krn sampe ending..ga di pending gini..
LANY SUSANA: ni cerita kok di gantung ky jemuran ya
total 1 replies
santi Leh
Kaka nya sbuk di dunia nyata..keburu PD lupa alur crita nya
freya septa
Luar biasa
yati sumiati
Kecewa
yati sumiati
Biasa
Nur Hidayati
Luar biasa
Reni Novitasary
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!