Bagaimana jika menderita Hypnophobia? Yaitu sebuah ketakutan untuk tidur.
Hingga akhirnya menjadikan seorang wanita bernama Azalea Bloom menjadi seorang workaholic karena begitu takut dengan tidur.
Kedatangan Julian Kingsford di apartemennya, membuat dia cukup merasa aman dan nyaman karena akhirnya dia bisa tertidur nyenyak setelah cukup lama mengalami hal ini.
SETTING LUAR NEGERI (jangan samakan dengan budaya indo ya.. yg ga suka di skip aja)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menjadi candu
Lea dengan nakalnya menjilat bibir Julian dan pria itu tentu saja terpancing.
Apalagi percintaan liar mereka semalam masih terekam jelas di otak mesumnya.
Julian memagut bibir Lea dengan penuh gairah dan sembari membuka baju Lea dengan cepat.
Lea membalas pagutan itu tak kalah panas. Lea membuka jaket serta kaos hitam yang dipakai oleh Julian dan mereka sadar dengan apa yang mereka lakukan saat ini.
Julian mengangkat tubuh Lea ke atas ranjangnya ketika Lea hanya mengenakan pakaiaaan dalamnya saja.
Julian memencet sebuah tombol di dekat meja nakas yang ada di sebelah ranjang. Lalu terdengar sebuah lagu yang membuat ******* mereka tak terdengar dari luar.
Julian membuka bra yang digunakan oleh Lea dan melemparnya ke sembarang arah.
Julian mengangkat tangan Lea ke atas dan menikmati benda seksi nan padat yang ada di depan matanya itu dengan menjilatinya serta menyesapnya perlahan.
Hal itu membuat Lea melenguh indah hingga membuat Julian semakin bergairah untuk menikmati tubuh Lea.
Lalu Julian membuka celananaya dan juga celana Lea. Tak lama kemudian, penyatuan sempurna itu pun kembali terjadi.
Julian bergerak cepat dan Lea mengikuti irama permainan cepat Julian.
Tangan Julian masih menjelajahi tubuh Lea yang kini sudah tak tertutup apa pun lagi.
Lalu Lea mendorong tubuh Julian dan mengubah posisi mereka. Lea tampaknya belajar cukup cepat dengan bergerak lihai di atas tubuh Julian.
Lenguhan Julian terdengar keras karena apa yang dilakukan Lea padanya benar-benar membuatnya gila dan hilang akal.
Untuk saat ini, ia hanya membutuhkan tubuh Lea untuk melampiaskan hasratnya yang sudah lama tak tersalurkan.
Lea menopang tangannya di atas perut sixpack Julian. Lea mendongakkan kepalanya ke atas dan melenguh berkali kali.
Lalu Julian kembali mengambil alih dengan beranjak duduk dan menbalikkan tubuh Kea dengan cepat hingga memunggunginya.
Julian menyesapi punggung mulus Lea dan tubuhnya kembali bergerak maju mundur.
Tangannya menangkup dua benda padat di bawahnya.
“Aaahhh … Julian,” desah Lea sembari memegang satu tangan Julian yang kini ada di atas kepalanya.
Semakin lama gerakan Julian semakin cepat hingga akhirnya puncak kenikmatan itu menghampiri keduanya di pagi yang panas ini.
Lea dan Julian sama-sama mengatur nafas mereka setelah percintaan panas yang menggebu-gebu ini.
Julian kembali membalikkan tubuh Lea lalu memeluknya dari belakang. Julian mengecupi bahu Lea dan tangannya mengusap lembut pinggul Lea.
“Partner sekss?” tanya Lea lirih.
“Kau ingin menyebutnya seperti itu?” tanya Julian.
Lea tak menjawab dan kemudian memegang tangan Julian lalu mengecupnya.
“You’re my bestfried. Aku menyayangimu, Julian,” ucap Lea pelan.
“Aku juga menyayangimu, Lea,” sahut Julian dan tak lama kemudian suara ketukan terdengar di pintu.
“Julian!! Mommy memanggilmu!!” teriak Adrian dari luar.
“Siapa itu?” tanya Lea.
“Adrian,” jawab Julian dan beranjak lalu mengambil semua pakaian Lea yang berserakan di atas karpet.
“Taruh saja di ranjang, aku akan ke kamar mandi dulu,” kata Lea sembari beranjak dari ranjang.
Julian menaruh pakaian Lea di atas ranjang lalu mengikuti Lea dari belakang dan ikut masuk ke dalam kamar mandi.
Lea berdiri di bawah shower yang keluar air hangat dari sana. Air hangat itu mengguyur tubuh Lea dan Julian memeluk Lea dari belakang.
Dan tampaknya kegiatan ini belum berakhir dan berlanjut di kamar mandi.
Ya, se-candu itu tubuh Lea baginya. Hasratnya kini selalu muncul setiap ia berdekatan dengan Lea.
gntung bgt kk