Yashuhiro Ryuzaki, seorang laki-laki berusia 34 tahun yang masih belum menikah, tapi suka bermain wanita.
Hiromi Keiko, gadis muda yang cantik dan sederhana, membuat semua laki-laki menyukai nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linieva, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 34
Orang tua Yashuhiro langsung duduk di sofa, Hiromi masih berdiri, membungkuk kan badan nya.
“Selamat pagi tuan Raiden dan Nyonya Sakura.” sapa Saki saat melihat kedatangan mereka.
“Saki, di mana Yashuhiro?” Tanya Sakura.
“Tuan sedang ada meeting Nyonya.” Jawab Saki.
Sakura kemudian melihat Hiromi.
“Apa kau yang bernama Hiromi?” Tanya Sakura.
“Be…benar Nyonya.” Jawab Hiromi gugup.
“Ohhh… jadi kau yang di sukai anak ku? Kau cantik juga.” Puji Sakura.
“Te….terimakasih Nyonya.” Jawab Hiromi yang masih gugup.
“Apa kau bisa membuat kan kami kopi? Itu pun kalau kau tidak keberatan.” Pinta Sakura.
“Tentu saja, saya akan membuat nya Nyonya.” Jawab Hiromi.
“Suami ku kopi Latte, dan buat kan aku teh Oolong, bisa?” Tanya Sakura.
“Saya bisa membuat nya Nyonya, saya akan segera kembali.” Jawab Hiromi.
“Terima kasih.” Jawab Sakura.
Hiromi segera keluar membuat pesanan untuk orang tua Yashuhiro.
“Saki, bagaimana mereka bisa bertemu? Apakah wanita itu menggoda Yashuhiro? Jawab yang jujur.” Tanya Sakura serius.
“Maaf kan saya Nyonya, nona Hiromi tidak menggoda tuan Yashuhiro. Justru tuan Yashuhiro yang selalu menghampiri nona Hiromi. Saya tidak berbohong.” Jawab Saki serius.
“saya yakin kalau tuan juga serius pada nya, dan sudah berbicara dengan kedua orang tua gadis itu.” Ucap Saki lagi.
“Apa benar kalau dia selalu makan malam di rumah wanita itu?” Tanya Sakura lagi.
“Benar Nyonya, masakan yang di buat kan orang tua gadis itu sangat enak dan bersih. Saya juga ikut menemani tuan Yashuhiro makan malam bersama.”Saki bersemangat menceritakan.
Hiromi muncul dengan membawa dua gelas. Saki membuka pintu sebelum nya.
“Nyonya dan tuan, silahkan di minum.” Dia meletakkan satu persatu gelas ke atas meja.
“Terimakasih.” Raiden langsung mengambil kopi buatan Hiromi dan meminum nya.
“Apa kau terkejut kami datang ke sini?” Tanya Sakura yang juga mengambil gelas berisi teh Oolong nya.
“Terkejut Nyonya.” Jawab Hiromi dengan cepat.
“Eh…maaf Nyonya.” Ucap Hiromi lagi.
“Tidak apa-apa, wajar itu.” Ucap Sakura mennggelengkan kepala nya.
“Baiklah Hiromi, apa kamu menyukai Yashuhiro?” Tanya Sakura berbicara serius.
Tidak ada jawaban.
Sakura menatap nya.
“Saya, saya tidak tahu Nyonya, saya hanya merasa kalau tuan Yashuhiro orang yang sangat baik.” Jawab Hiromi.
Sakura melihat suami yang duduk di samping nya.
“Lalu, apa kau mau menikah dengan nya?” Tanya Sakura secara langsung.
Hiromi terkejut lagi, di angkat nya kepala dan melihat orang tua Yashuhiro yang juga menatap nya serius.
“Apa, apa Nyonya dan tuan tidak keberatan kalau saya menikah dengan tuan Yashuhiro?” Tanya hiromi berusaha untuk jujur.
Sekarang giliran mereka berdua yang diam.
“Bagus nona Hiromi, pertanyaan anda sangat bagus dan berani.” Gumam Saki yang berdiri di samping mereka.
“Jujur saja, saya hanya seorang cleaning service di sini, orang tua saya membuka usaha warung makan sederhana. Saya mempunyai adik laki-laki yang masih kuliah. Saya juga tidak mempunyai bakat apapun.” Ucap Hiromi lebih rinci.
“Hhhmm….” Sakura membuang nafas, lalu tersenyum.
“Papa, bagaimana? Apa kamu setuju putera kita menikah dengan nona Hiromi ini?” Tanya Sakura pada suami nya yang lebih banyak jadi pendengar.
Raiden mengangkat kacamata yang sedikit turun dan berpikir.
“Papa setuju ma, dan sebaik nya mereka segera menikah. Agar Yashuhiro tidak berubah pikiran.” Ucap Raiden.
Sakura menganggukkan kepala nya dan tersenyum.
“Kau sudah mendengar nya kan Hiromi? Kami menyetujui hubungan kalian, dan seperti yang di katakan suami ku, kaliab harus segera
menikah.” Ucap Sakura serius.
“Tapi Nyonya….
“Tidak usah khawatir, kami akan membicarakan acara nya dengan keluarga mu juga. Apa boleh kami bertemu dengan nya, malam ini?” Tanya Sakura.
“Apa? Malam ini? Tapi ini terlalu terburu-buru Nyonya.” Ucap Hiromi.
“Tidak apa-apa. Aku selalu mendengar kata Yashuhiro makanan yang di buat kan keluarga mu sangat enak. Kami ingin merasakan nya juga.” Ucap Sakura.
“Apa kamu keberatan ?” Tanya Sakura.
Hiromi diam. Dia tidak menyangka secepat itu hubungan nya.
Yashuhiro masuk beserta dengan Shoera.
“Mama, papa?” Tanya Yashuhiro terkejut.
“Tuan dan Nyonya besar? Apa yang mereka lakukan di sini? Bagus lah. Biar mereka tahu sifat wanita penggoda ini.” Gumam Shoera.
“Seperti nya si cleaning service itu habis di marahi, hahahaha.” Gumam nya lagi.
“Selamat pagi tuan dan nyonya besar.” Sapa Shoera.
Mereka hanya melihat Shoera sekilas, lalu mengalihkan pandangan nya lagi.
“Ada apa kalian ke sini?” Tanya Yashuhiro.
“Sayang, bukan nya mama sudah bilang mau bertemu dengan calon menantu mama.” Ucap Sakura.
“Apa?” Shoera terkejut.
Semua melihat sekretaris Yashuhiro itu.
“Shoera, sebaik nya kau keluar dulu. Atur jadwal berikut nya. Suruh Yashuhiro.
“Baik tuan.” Shoera segera keluar dari ruangan itu dengan tatapan heran dan penasaran.
“Tapi kan aku sudah bilang kalau aku sangat sibuk. Kenapa kalian datang secara tiba-tiba begini.” Tanya Yashuhiro duduk bersama mereka.
Hanya Saki dan Hiromi yang berdiri.
“Kau duduk lah Hiromi.” Suruh Yashuhiro.
Hiromi melihat kedua orang tua Yashuhiro.
“Kenapa kau melihat mereka? Di sini aku adalah bos mu.” Ucap Yashuhiro lagi.
“Duduk lah Hiromi.” Suruh Sakura.
Hiromi pun duduk.
“Apa, tuan Yashuhiro mau aku buat kan kopi?” Tanya Hiromi.
“Tidak usah. Kau duduk saja di sini.” Jawab Yashuhiro.
Suasana canggung.
“Saki, kau kembali keruangan mu.” Suruh nya pada Saki yang sedari tadi berdiri.
“Baik tuan.” Jawab Saki.
“Apa kalian membicarakan sesuatu dengan Hiromi?” Tanya Yashuhiro.
“Iya.” Jawab Sakura singkat.
“Aku harap kalian tidak menekan Hiromi.” Ucap Yashuhiro.
Sakura meminum kembali teh nya.
“Kenapa kau berpikir seperti itu? Apa menurut mu kami berniat jahat pada wanita yang akan kau nikahi ini?” Tanya Sakura.
“Siapa tahu kalian tidak menyukai nya, lalu…
“Nak, kedatangan kami ke sini bukan untuk menghalangi keinginan mu untuk menikah dengan nya. Hanya saja kami ingin kau tidak hanya bercanda dan bermain-main dengan nya. Kalau kau serius, sebaiknya kalian segera menikah.” Ucap Raiden.
“Pasti, aku akan menikahi nya.” Ucap Yashuhiro.
“Hiromi, apa kamu hamil? Dan Yashuhiro yang melakukan nya?” Tanya Sakura.
“Ma?” yashuhiro terkejut dengan pertanyaan mama nya.
“Tidak Nyonya.” Jawab Hiromi cepat dan tegas.
“Pertanyaan macam apa itu?” Yashuhiro merasa kesal dengan pertanyaan mama nya.
“Wajar kami bertanya seperti itu kan nak? Kalau hamil pun kami tidak keberatan.” Ucap Sakura.
“Baiklah nak, jadwal mu sangat padat sekarang, jadi kami akan pergi dulu. Oh ya, kami sudah buat janji pada Hiromi untuk makan malam bersama dengan nya malam ini.” Ucap sakura.
“Apa?” Yashuhiro terkejut.
“Sampai jumpa nanti malam ya nak.” Sakura dan suami nya pergi meninggalkan mereka.
Sekarang hanya ada Hiromi dan Yashuhiro yang diam dan masih duduk. Sperti nya mereka sedang berpikir dan shock.
ngacaaa ngaca dong..
naik mobil kaann... tuh ada spion, dipake ngaca ya natsuki
ni cerita sapah yah...kok tb2 sejenis gt...
judulny sama ap beda ya🤔
lgsg tancap gas...🤣🤣🤣🤣