Zuyyina Al Humaira seorang gadis cantik nan imut yang terlahir dari keluaga sederhana.
Sang ayah yang hanya bekerja sebagai seorang petani hanya mengandalkan dari hasil kebunnya untuk kehidupan sehari-hari.
Dia mempunyai tekat yang kuat untuk memperdalam ilmu agamanya di pesantren DARUL QUR'AN.
Dengan kebaikan sang ummi mau menerima Zuyyina di pesantrennya.
Akankah Zuyyina mampu menjalani hari-harinya sang sangat di sibukkan dengan kegiatan-kegiatan pesantren.
Bagaimanakah kisah cinta Zuyyin yang jatuh hati dengan seorang anak dari putra yai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 𝐀❣️𝐅, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34
🍂🍂🍂🍂
Para wali santri pun kini mulai berdatangan, dengan sigap Adzkiya dan teman-temannya mengarahkan ke tempat duduk yang sudah di sediakan. Para wali santri tidak di perkenankan untuk menemui anak-anak nya terlebih dahulu dan di perbolehkan bertemu setelah acr selesai, untuk menghindari kegaduhan saat acara berlangsung.
Santri putra yang bertugas sebagai tukang parkir, mengarahkan kendaraan dari wali santri pun ke tempat yang di sediakan dan tak lupa pula kendaraan para tamu undangan yang lainnya.
Ayah Fatih dan bunda Fatma yang sudah datang terlebih dahulu dan menginap di kediaman besan pun kini juga sudah berada di kursi para tamu undangan.
Gus Atha sengaja memesankan sragam keluarga untuk keluarga besarnya.
Suara Hadrah pun menggema di seluruh penjuru pesantren, bait-bait sholawat kini mulai di lantunkan. Suaranya yang begitu menggetarkan jiwa bagi siapa saja yang mendengarnya.
...🌸🌸🌸...
...من أنا...
...(Siapakah diriku)...
...مَنْ أَنَا مَنْ أَنَا لَوْلَاكُم # كَيْفَ مَا حُبُّكُمْ كَيْفَ مَا أَهْوَاكُم...
Man ana man ana laulaakum , kaifa maa hubbukum kaifa maa ahwaakum
Siapakah diriku, siapakah diriku kalau tiada bimbingan kalian (guru)
Bagaimana aku tidak cinta kepada kalian dan bagaimana aku tidak menginginkan bersama kalian
مَا سِوَيَ وَلَا غَيْرَكُم سِوَاكُم # لَا وَمَنْ فِى المَحَبَّةِ عَلَيَّ وُلَاكُم
Maa siwaaya wa laa ghoirokum siwaakum , Laa wa man fiil mahabbah ‘alayya wulaakum
Tiada selain ku juga tiada selainnya terkecuali engkau, tiada siapapun dalam cinta selain engkau dalam hatiku
...أَنْتُم أَنْتُم مُرَادِي وَ أَنْتُم قَصْدِي # لِيْسَ احدٌ فِى المَحَبَّةِ سِوَاكُم عِنْدِي...
Antum antum muroodii wa antum qoshdii , Laisa ahadun fiil mahabbati siwaakum ‘indii
Kalianlah, kalianlah dambaanku dan yang kuinginkan, tiada seorangpun dalam cintaku selain engkau di sisiku
...كُلَّمَا زَادَنِي فِى هَوَاكُم وَجْدِي # قُلْتُ يَا سَادَتِي مُحْجَتِي تَفْدَاكُم...
Kullamaa zaadanii fii hawaakum wajdii , qultu yaa saadatii muhjatii tafdaakum
Setiap kali bertambah cinta dan rindu padamu, maka berkata hatiku wahai tuanku semangatku telah siap menjadi tumbal keselamatan dirimu
...لَوْ قَطَعْتُمْ وَرِيْدِي بِحَدِّ مَا ضِي # قُلْتُ وَاللهِ أَنَا فِى هَوَاكُم رَاضِي...
Lau qotho’tum wariidii bihaddi maadlii , qultu wallaahi ana fii hawaakum roodlii
Jika engkau menyembelih urat nadiku dengan pisau berkilau tajam, kukatakan demi Alloh aku rela gembira demi cintaku padamu
...أَنْتُمُ فِتْنَتِي فِى الهَوَا وَمُرَادِي # مَا ِرِضَايَ سِوَى كُلُ مَا يَرْضَاكُم...
Antum fitnatii fiil hawaa wa muroodii , maa ridlooya siwaa kullu maa yardlookum
Engkaulah yang menyibukkan segala hasrat dan tujuanku, tiada ridho yang aku inginkan terkecuali segala sesuatu yang membuat mu ridho
...كُلَّمَا رُمْتُ إِلَيْكُم نَهَوْ مَنْ أَسْلَك # عَوَقَتْنِيْ عَوَائِق أَكَاد أَنْ أَهْلِك...
Kullamaa rumtu ilaikum nahau man aslak , ‘awaqotnii ‘awaa-iq akaad an ahlik
Setiap kali ku bergejolak cinta padamu selalu terhalang untuk aku melangkah, mereka mengganjalku dengan perangkap yang banyak hampir saja aku hancur
...فَادْرِكُوا عَبْدَكُم مِثْلُكُمْ مَنْ أَدْرَكْ # وَارْحَمُوا بِا المَحَبَّةِ قَتِيْل بَلْوَاكُم...
Fadrikuu ‘abdakum mitslukum man adrok , warhamuu bil mahabbah qotiil balwaakum
Maka tolonglah budak kalian ini, dan yang seperti kalianlah golongan yang suka menolong, dan kasihanilah kami dengan cinta kalian, maka cinta kalian membunuh dan memusnahkan
🌸🌸🌸
Waktu pun terus berjalan begitu cepat, acara pun kini dimulai. Setelah selesai pembukaan dari MC kini melanjutkan acara yang kedua yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang di lantunkan oleh Zuyyin. Suaranya yang merdu begitu menghipnotis para wali santri dan para tamu undangan. Tak terasa bunda Fatma begitu saja meneteskan air matanya. Air mata bahagia melihat sang anak yang ia banggakan kini telah berhasil mencapai apa yang ia idam-idamkan selama ini.
Ayah Fatih yang di sisinya pun memeluk dari samping dan mengelus lengan bunda.
Setelah selesai pembacaan ayat suci Al-Qur'an kini di lanjutkan acara sambutan-sambutan para panitia dan Abah Adnan sebagai pengurus yayasan.
Waktunya prosesi wisuda Zuyyin dan para santri lainnya kini tengah berbaris rapih dari dalam pondok dan berjalan menuju panggung dengan di iringi sholawat man ana lagi.
Sang master of ceremony pun dengan jelas membacakan nama para santri wati satu persatu ke atas panggung. Setelah prosesi wisuda selesai, sang MC pun mengumumkan juara kelas dan juara umum tahun ini.
Zuyyin pun kembali membuat orang tuanya bangga. Iya mendapatkan juara 1 di kelasnya sekaligus juara umum dari sekian banyak santri.
Acara pun berjalan dengan lancar dan di tutup doa dan di lanjutkan sholawat yang di isi oleh santri putra untuk mengiringi sesi foto. Para wisudawati pun mulai mengantri untuk berfoto dengan keluarganya.
Gus Atha pun meminta terlebih dahulu berfoto dengan keluarga besarnya karena merasa kasihan dengan Zuyyin sudah dari tadi dia beraktivitas agar bisa secepatnya istirahat.
Gus Atha pun juga meminta untuk berfoto berdua saja dengan Zuyyin sebagai kenang-kenangan.
"Sayang kita foto berdua'' ajak Gus Atha yang menghentikan langkah Zuyyin yang akan meninggalkan tempat tersebut.
Teriakan demi teriakan dari para santri pun tak bisa di hindarkan, berbagai celoteh semua santri pun bersahut-sahutan.
Dengan memegang buket yang berisikan uang Zuyyin pun berpose dengan senyum terbaiknyadengan berpegangan di lengan Gus atha yang terlihat semakin gagah.
Berbagai pose Gus Atha dan Zuyyin mainkan. Sampai Gus Atha pun berjongkok sambil memberikan buket uang tersebut dan Zuyyin yang menerimanya.
Kehebohan pun tak terelakkan membuat para jiwa jomblo semakin meronta melihat ke uwuan Gus Atha dan Zuyyin.
Zuyyin merasa amat sangat bahagia. Di hari kelulusannya dia begitu banyak kebahagiaan mulai dari kehamilannya hingga menjadi juara umum.
Dalam hati Zuyyin tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur atas kebahagiaan dan nikmat yang selalu Allah berikan kepada dirinya.
Setelah kembali ke rumah, bunda pun memeluk Zuyyin seraya berkata, " selamat sayang, bunda bangga sama kamu" ucap bunda Fatma sambil memeluk Zuyyin.
"Makasih Bun" jawab Zuyyin.
Gus Atha pun memberi kejutan kepada mertuanya dengan kabar kehamilan Zuyyin. Kini kebahagiaan berkali-kali lipat yang di dapatkan sang bunda.
Bagaimana tidak, mulai dari kelulusan Zuyyin yang menyandang predikat tertinggi dan kini mendapatkan kabar akan segera menimang cucu.
''Ya Allah, aku berterima kasih dan bersyukur kepada-Mu, sebab telah diberi kebahagiaan yang terindah di kelilingi orang-orang yang menyayangi dan mendukung diriku" ucap Zuyyin dalam hati.
🌸 Bersambung 🌸
Jangan lupa tinggalkan like, komennya.
Love you full 🥰🥰🥰