NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta Untuk Dua Hati

Berbagi Cinta Untuk Dua Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Nikahmuda / Poligami / Tamat
Popularitas:7.8M
Nilai: 5
Nama Author: vi_via

Setiap rumah tangga pasti memiliki yang namanya masalah begitu pun dengan rumah tangga Dian dan Andara.

Karena sebuah kejadian Dian harus menerima kenyataan, bahwa kemungkinannya kecil untuk dia bisa memiliki anak atau bisa hamil lagi! Bagai disambar petir di siang bolong, saat Dian mendengar kenyataan itu.

Tetapi wanita itu tidak kehilangan semangat hidupnya, dia percaya usaha dan doa pasti tidak akan mengkhianati hasil.

Tapi sayang, ujian rumah tangganya tidak sampai di situ, karena saat mertuanya meminta dia untuk mengizinkan suaminya menikah lagi, dia pun dengan terpaksa mengiyakan hal itu.



Sakit, kecewa dan hancur! Tentu saja Dian rasakan, tetapi Dian berusaha tegar menghadapi setiap keadaan sampai pada akhirnya ia lelah dan merelakan semuanya.

Kenapa? Karena dunianya menuntut dia untuk berdamai dengan keadaan, sementara keadaan membunuhnya secara perlahan. Dengan menangis di tengah malam dan tersenyum serta tertawa di pagi hari. Walaupun dia tahu semuanya tidak akan seindah dulu lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vi_via, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamar yang sama.

Kepergian Dian dan Gio, meninggalkan penyesalan terdalam untuk Andara. Bukan hanya Andara, papanya pun merasakan hal yang sama! bagaimana tidak menyesal! mereka belum sempat melihat seperti apa wajah cucu atau anak mereka secara langsung, hanya foto Gio yang sengaja Dian titipkan kepada Melly untuk diberikan pada Andara yang menjadi gambar seperti apa wajah putranya. Tentu saja hal itu bisa terjadi tanpa sepengetahuan Dion dan Tuan Xavier.

Foto yang diberikan Dian Andara perbanyak dengan ukuran yang lebih besar dari sebelumnya dan ia pajang di dalam kamar yang pernah di tempati Dian.

" Jangan datang lagi, karena kamu tidak akan pernah menemukan Dian di sini. Berhenti menunggu seperti ini, kamu harus tahu mau kamu menunggu dari pagi sampai malam begitupun sebaliknya atau kamu geledah isi rumah ini pun. Kamu tidak akan menemukan Dian dan anak kamu, sebab papa dan Dion telah membawa mereka pergi jauh! Hanya ini yang di tinggalkan kak Dian untuk kamu." Ucap Melly Sambil memberikan lembar foto Gio.

" Apa kamu tahu, kemana mereka di bawah pergi." Melly menggeleng kepalanya.

" Maaf soal itu aku tidak tahu dan kalau pun aku tahu, aku tidak akan memberi tahu kamu." Sahut Melly. " Sebaiknya kamu pulang dan berhenti merusak pemandangan di depan rumah kami." Usir Melly sembari menutup pintu pagar yang dulu pernah di lewati Dian hanya untuk menemui nya .

" An, keluar dulu Nak! kamu sudah beberapa hari tidak makan, mama khawatir sama kamu! An ingat anak-anak kamu masih membutuhkan kamu." Ucap wanita paruh baya di luar sana, menyadarkan Andara dari lamunannya akan hari dimana Melly memberikan foto Gio dan mengusir nya, dua bulan lalu.

Dan tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, Sudah dua bulan Dian pergi. Selama dua bulan ini, Andara menghabiskan waktu untuk mencari Dian, bahkan ia sering menunggu Dian sampai tertidur di depan butik wanita itu, ia berharap suatu hari bisa melihat wanita yang kini telah mantan istrinya itu keluar dari sana dan menghampiri nya.

Tapi sayang semua itu hanya angan-angan dia saja, sebab Dian tidak pernah terlihat sampai butik itu kembali tertutup.

Dan begitu Butik itu tutup, maka Andara akan pergi ke club, menghabiskan beberapa botol minum beralkohol sebelum berakhir di kamar yang pernah di tempati Dian waktu itu seraya mengucapkan kata maaf dan rangkaian kata-kata penyesalan di hadapan foto Dian dan Gio hingga ia berakhir tidak sadarkan diri dan terbangun dengan nyeri di kepalanya serta sedikit mual.

Entah harus di sebut apa situasi Andara saat ini, Karma Atau hukuman. Sebab kamar yang dulunya selalu menjadi tempat Dian menangis dan menahan segala rasa sakit di hatinya. kini menjadi saksi penyesalan seorang Andara. Kamar yang sama dengan rasa sakit yang berbeda, Dulu Dian mampu tersenyum disaat rasa sakit menggerogoti hati dan pikirannya. Sementara Andara tidak dapat menahan dirinya di saat rasa kehilangan itu datang.

" An, jangan seperti ini nak! kalau kamu marah kepada mama, lebih baik kamu bunuh saja mama, tapi jangan menyiksa diri kamu seperti ini, mama nggak sanggup melihat kamu seperti ini " Suara wanita paruh baya itu kembali terdengar sembari mengetuk-ngetuk pintu kamar itu.

Sementara di dalam sana, Andara mencoba untuk berdiri sambil menahan rasa sakit di kepala nya. Ia kembali menatap foto Gio dan Dian secara bergantian seraya berkata. " Kalian Dimana sayang! bagaimana kabar kalian hari ini. maafkan mas yang tidak bisa memberikan keadilan dan menghargai pengorbanan kamu. Rasa ingin memiliki anak membuat mas lupa janji mas untuk membahagiakan kamu. tolong maafkan kebodohan mas dan kembali lah Di." Andara menyentuh foto Dian. Ia bahkan menulikan kedua telinganya dari suara sang Mama yang terus memanggilnya.

...\=\=\=\=\=\=\=\=\=...

Waktu terus berlalu dalam enam bulan ini tidak ada yang berubah dari seorang Andara, ia masih tetap mencari keberadaan mantan istrinya itu dan selalu berakhir dengan mabuk dan tertidur di kamar Dian, bahkan ia tidak mengizinkan seorang pun masuk kedalam kamar itu termasuk ibunya.

Dan dalam enam bulan ini Kevin dan tuan Bagaskara begitu kewalahan dalam mengurus perusahaannya maupun perusahaan keluarga Bagaskara. saham perusahaan mereka semakin hari semakin menurun banyak tender yang tersendat begitu juga dengan proyek yang telah berjalan sebagian harus di hentikan dan beberapa investor yang menarik dana sebab Andara di nilai tidak konsisten dan bertanggung jawab.

Bukan hanya masalah perusahaan, hubungan nyonya Wartika dan suaminya pun ikut merenggang sering terjadi perdebatan di antara mereka.

" Gagal lagi." Tanya Tuan Bagaskara kepada keponakannya. Saat Kevin menghampirinya di ruangan Andara.

" Iya om, kalau seperti ini terus, aku yakin dalam beberapa bulan ke depan kita akan bangkrut." Jawab Kevin sambil menarik kursi yang ada di hadapan pamannya, sebelum mendaratkan bokongnya di sana.

" Itu juga yang sedang Om pikirkan." Jawab lelaki paruh baya itu.

" Kenapa om tidak coba untuk berbicara lagi dengan Andara."

" Om sudah sering mengajak nya untuk berbicara! tapi Andara tidak pernah menghiraukan kata-kata om, yang Ada di pikiran dia hanya Dian dan anak mereka." Kevin mengangguk setuju, kemudian keduanya terdiam memikirkan jalan keluar untuk masalah perusahaan. " Sepertinya om tahu caranya." Ucap lelaki paruh baya itu sembari berdiri dari duduknya dan bergegas keluar dari ruangan Andara.

Tuan Bagaskara memutuskan untuk pulang ke rumah menemui Andara. Dan setibanya ia di rumah, tuan Bagaskara berpapasan dengan Andara, yang hendak keluar.

" An tunggu papa mau bicara sama kamu." Tuan Bagaskara mencekal lengan putranya. " Sebentar saja." Pintanya lagi kepada sang putra.

" Tidak bisa pa, Aku harus mencari Dian." Tolak Andara sambil melepaskan tangan papanya.

" Hanya sebentar! setelah itu kamu bebas untuk mencari Dian dan papa tidak akan menahan kamu." Andara mengangguk. " Ikut papa, kita bicara di tempat lain jangan di sini." Kali ini Andara tidak menyahuti papanya, ia hanya mengikuti langkah papanya. sampai keduanya berhenti di sebuah taman yang tidak jauh dari rumah Andara.

" Kapan kamu ingin kembali ke berkerja?" Tanya Tuan Bagaskara begitu keduanya duduk salah satu bangku taman. " Jika kamu terus seperti ini, perusahaan kita akan hancur." Lanjut lelaki paruh baya itu. tetapi Andara hanya Diam. seolah ucapan papanya itu tidak berarti apa-apa.

Tuan Bagaskara terus membicarakan masalah perusahaan, membuat Andara semakin muak mendengarnya. " Aku tidak akan kembali berkerja sebelum aku menemukan Dian dan Anakku pa! Dan berhenti bujuk aku." Tegas Andara. membuat papanya yang terdiam kali ini.

" Jika kamu ingin mati dengan minum-minum seperti itu, setidaknya tinggalkan sesuatu untuk putra kamu! apa kamu tidak malu saat dia besar, dia Nama Bagaskara di belakangnya tetapi mengharapkan belas kasih dan uang keluar Xavier! Dan tidak ada sedikit pun hartanya dari keluarga Bagaskara untuk dia nikmati. Itu pun kalau kamu mau anakmu berakhir seperti itu maka teruskan lah kebiasaan baru mu itu dan biarkan dia merasa di sia-siakan Ayah." Ucap tuan Bagaskara panjang kali lebar saat Andara hendak meninggalkannya.

Tanpa lelaki paruh baya itu sadari, kata-katanya mampu mengetuk dan mengembalikan kesadaran Andara.

.......

.......

.......

.......

... Bersambung....

...Happy reading..💔💔...

1
Lita Pujiastuti
Gimana kabar Andara .. jd korban gengsi mamanya...
Lita Pujiastuti
waduh... siapa wanita yg nyusul Kem?
Lita Pujiastuti
Ken emg suami idaman. 1 aja buat aq yg ky Ken, Thor.... 😄
Lita Pujiastuti
Belajar dr kisah ini, bhw setiap pemderitaan yg kita alami asalkan ikhkas dan sabar akan ada kebahagiaan menjelang
Lita Pujiastuti
Coba deh sekaliiiii aja... Ken pura² berubah dan cuek sm Dian.... nanti Dian ngerasa kehilangan Ken....
Lita Pujiastuti
Pepet terus Ken..... 😀
Lita Pujiastuti
Pengawal Dian byk banget.... 😀
Lita Pujiastuti
yeeeee... nglirik Ken nih yeee.... cie cie... mm😄
Lita Pujiastuti
Salah kamu sendiri Andara, kenapa kamu nurut terus dg semua kata mama mu. Kalau tdk mau cerai knp dulu tanda tangan, krn menuruti kemauan mama mu kan...
sekarang nikmati saja penyesalanmu...itu gk sebanding dg penderitaan Diana selama ini
Lita Pujiastuti
Semangat Ken... dptkan Dian....
Agustiany
goblok dian
Lita Pujiastuti
Nyesek mmg di akhir....
Lita Pujiastuti
Berul tuan Xavier.... jauhkan Dian dr Andara...
Lita Pujiastuti
Puassss...
Lita Pujiastuti
Kanu akan menyesal Andara...
Lita Pujiastuti
Hadir di acara adik ipar sj ogah... Andara... Andara.. jg. ngarep lg deh ..
Lita Pujiastuti
Nah... terus gmn itu , jadi cerai?
Lita Pujiastuti
Nah ... gitu dong. Nangislah hari ini sepuasnya, tapi esok... tataplah hari dg wajah baru.. sakit memang . pelan² sj dijalani. Yakinlah semua akan baik² saja
Lita Pujiastuti
nganyelke Dian ki .. sdh diperlakukan sprti itu, masih aja bertahan .
Lita Pujiastuti
mamanya ky gitu kok suruh sabar terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!