(Mengandung adegan 21+)
Sebuah kisah wanita bernama Asma Aqilatunnisa. Seorang wanita bercadar dengan manik mata biru indah. Membuat siapapun terpesona dengan matanya yang biru seperti lautan. Cantik dan misterius
Hanya sedikit yang tau kenyataan sebenarnya. Asma hanya menyembunyikan noda di balik khimarnya.
Selamat membaca ^_^
Harap apresiasi melalui like, komentar, dan votenya yaa ... Salam cinta dari Zaraa❤
Akun 👉
Ig: @zha_zaraa
Fb: Zaraa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zaraa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER 33
"Reno!"
Lelaki yang sedang fokus itu tersentak dan menatap asal suara. Seorang wanita yang sangat ia kenal tengah menatapnya dengan wajah memelas. Berdiri tepat di pintu ruang kerjanya yang terbuka.
"Maaf Pak, keamanan sebentar lagi datang!" seru Adit sembari menahan tangan Viona. Mantan kekasih Reno Dwija Sanjaya.
"Gak! Reno tolong dengarkan aku dulu," ucap Viona dengan nada memelas. Matanya berkaca-kaca dan tanpa di duga Viona. Reno meminta Aditya untuk membiarkannya
Saat sang asisten sudah menutup pintu ruang kerjanya. Reno menatap Viona sembari berjalan ke arah sofa. "Duduklah!"
Reno duduk di sofa dan Viona ikut duduk di sebelahnya. Lelaki itu berpindah ke sofa lainnya, dan mengangkat kepala. Menatap wanita yang duduk dengan mata berkaca-kaca di hadapannya.
Viona menatap lelaki itu dengan jari-jari yang bertaut. Malu ketika mendekat, Reno justru semakin terang-terangan menjauh darinya.
"Jangan mendekat dan katakan dengan cepat!" seru Reno tajam dan tatapan datar.
"Maafkan Aku ...." lirih Viona dengan mata berkaca-kaca. Lalu kembali berkata, "Apa yang kamu lihat di apartemen Bram dulu hanya drama yang aku buat."
Reno masih terdiam dengan menatap lekat wanita itu. Viona menitikkan air mata dan langsung menepisnya. Menundukkan wajah dan kembali berkata.
"Aku sakit Ren," ucapnya dengan isakan tertahan. Lalu kembali melanjutkan ucapan. "Aku mau kamu ninggalin Aku karena hal ini, Kupikir aku gak bisa hidup lagi. Tapi setelah bertahun-tahun, menjalani perawatan dan kemoterapi aku akhirnya sembuh Ren."
Viona mengangkat kepalanya. Menatap lelaki yang pernah mencintainya teramat dalam. "Aku tau Kamu gak mungkin percaya, tapi aku punya buktinya."
Wanita itu menyodorkan sebuah map berisi info tentang penyakitnya dan segala perawatan yang ia jalani. Kemudian menatap Reno dengan sorot mata memelas.
Tatapan Reno berubah menjadi lembut. Ia menatap Viona lalu berkata, "Jadi, apa mau Kamu sekarang?"
"Aku mau Kita kayak dulu," sahut Viona dengan nada girang. "Aku masih sayang banget sama kamu. Aku gak pernah selingkuh Ren."
Reno terdiam lalu mengangkat kedua sudut bibirnya hingga terangkat sempurna. Lalu berkata dengan menatap lekat Viona.
"Aktingmu bagus juga yaa," pujinya sembari bertepuk tangan.
Viona terkesiap dan kembali menitikkan air mata. Mendekat pada Reno yang sudah berdiri dan memeluk lelaki itu dari belakang.
"Aku gak bohong Ren ...." lirihnya dengan isakan. Reno berbalik dan mendorong wanita itu hingga hampir terjatuh. Viona terkesiap. Ia tak pernah mendapat perlakuan dari Reno seperti itu.
"Masuk!" seru Reno yang membuat Viona menautkan alis. Pintu ruangannya terbuka dan menampilkan Aditya yang berakting dengan gerakan seolah menghapus air mata di pipinya.
"Gue turut berduka cita yaa," ucap Adit dengan nada ejekan. Viona mendelik dan mengepalkan tangannya dengan erat. Jadi, Reno tau bahwa apa yang di ucapkan tadi hanya kebohongan belaka? Bukankah dulu Reno mudah di bohongi? lalu sekarang mengapa jadi seperti ini?
Viona mengira bahwa Reno adalah lelaki yang sama seperti sebelumnya. Polos dan mudah di bohongi. Terlalu penurut dan mencintainya dengan sepenuh hati. Tapi tidak lagi, Reno sekarang adalah sosok yang berbeda.
"Mereka udah dateng?" tanya Reno dan Adit menganggukkan kepala.
"Apaan sih Ren," ucap Viona dengan menatap Reno. Memegang kedua pipi lelaki itu dan memaksa menatap manik mata hazelnya.
"Aku gak mau di usir sama keamanan kamu lagi," ucap Viona dengan menitikkan air mata. Ia sudah pernah di usir dua kali setelah ketahuan selingkuh bersama Bramasta. Reno ingin sekali muntah di buatnya tapi kemudian ia mengangkat kedua sudut bibirnya hingga terangkat sempurna.
"Gak sama keamanan kok," sahut Reno sembari tersenyum dan menjauh dari Viona. Wanita itu nampak bahagia hingga ucapan Reno selanjutnya membuat Viona membungkam seketika.
"Tapi sama polisi Negara ini," imbuh Reno dengan seringai ejekan. Saat itu pula, dua polisi datang dan memberikan surat penangkapan pada Viona.
"Tuduhan apa-apaan ini?!" Napas Viona memburu karena emosi dan wajah cantik itu tak ramah lagi.
Wanita itu meronta saat polisi memaksanya untuk ikut. Ia masih tak menerima dan mengumpat pada Reno dengan mata ingin keluar dari tempatnya.
"Sialan! Reno! dia pelacurr! jadi kamu membela pelacurr yaa sekarang?!" tawa sumbang terdengar dari mulut Viona. Reno meminta Aditya agar melakukan sesuatu. Supaya wanita itu diam karena mereka masih ada di perusahaan.
Viona terkena UU ITE Nomor 11 Tahun 2008 Pasal 27 ayat (1) disebutkan bahwa salah satu perbuatan yang dilarang dalam penyebaran sebuah konten adalah penyebaran atas konten yang bermuatan asusila.
Ya, Viona yang memaksa Syifa untuk menyebarkan video Asma. Sebelumnya, Reno dan pihak kepolisian masih dalam tahap penyelidikan tapi kebetulan. Wanita itu datang ke kantornya saat kepolisian baru saja menemukan akhir dari penyelidikan, yaitu tersangka utama yang memang Viona. Cukup sulit karena orang yang di suruhnya memang sangat setia pada wanita itu. Tapi akhirnya memberitahu juga.
Saat polisi dengan membawa Viona sudah pergi, Reno menghela napas lega. Senyumannya terukir dengan sempurna. Matanya menatap ke langit-langit. Bayangan wajah Asma yang sangat cantik memenuhi kepalanya. Reno berdecak kesal saat ingat apa yang Abinya katakan tadi malam. Mengenai Asma dan keputusannya untuk menikahi wanita itu.
"Ya Allah ...." adu Reno sembari mengusap kasar wajahnya.
Bersambung
Mohon maaf pasti banyak yang kesel karena lama up-nya. Wajar sih tapi mau gimana lagi? Maaf juga kalau bikin kecewa. Tapi Zaraa udah berusaha semampunya 😐
Zaraa lagi pusing karena banyak hal. Salah satunya adegan dewasa yang teramat rinci di beberapa part awal. Yang Reno sama Asma. Mungkin banyak yang ngira seharusnya yang kayak gitu gak boleh apalagi novel ini bernuansa religi. Tapi yang harus kalian tau juga, dalam benerapa kisah, part kayak gitu diperlukan.
Zaraa berusaha memberitahu apa yang membuat Asma menarik di mata Reno hanya karena satu malam bersama. Dan apa yang membuat Reno gak terlupakan juga karena kesannya di mata Asma. Kami pernah membahas ini dalam suatu komunitas literasi. Dan banyak juga yang kayak Zaraa. Bingung gimana rombak awal alurnya karena adegan dewasa ini😭 jadi mohon pengertiannya.
Zaraa cuma penulis amatiran yang siap menerima secara terbuka kritik dan saran. Makanya hal ini masuk banget di pikiran. Dan kalau ada jalan keluarnya nanti. Zaraa akan revisi.
Sambil nunggu NDBK, mampir ke novel Zaraa satunya. Terpaksa menikahi si buruk rupa. Kalau sudah tamat itu musim pertamanya, Zaraa bakalan fokus nulis ini yaa ;)
Jangan lupa likenya. Banyakin komentarnya dan tambahin votenya kalau ada. Siapa tau jadi penyemangat Zaraa 😌
Terima kasih atas apresiasi
kalian semua selama ini ❤
INTINYA, BGITU MNYADARI DOSA2 YG PRNH DILAKUKAN, DN SEGERA TAUBAT NASUHA, DN MMOHON AMPUN, DGN ISTIGHFAR, SHOLAWAT, DZIKIR, BCA AL QUR'AN, DN SNANTIASA ISTIQOMAH, SERTA BRJANJI TDK MLAKUKANNYA LGI, INSHA ALLAH, ALLAH MNGAMPUNI, DN PRBANYAKLH AMAL JARIYAH. DN SERING2 BRBUAT BAIK.. SERTA IHKLAS DGN TAKDIR ALLAH, YG TRCATAT DI LAUHUL MAHFUDZ..
KLAKUAN WARGA NEGARA +62..