Beyza Shalsabila atau biasa di sapa Beyza merupakan seorang gadis yang mempunyai paras cantik dan murah senyum. Suatu hari sebuah kejadian menimpali Beyza yang mengharuskan ia menghindari Ketos yang terkenal tegas dan bermuka datar. Akankah Beyza bisa terus-terusan menghindari Ketos?.
Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys!.
Terimakasih^_^
IG : rosaaa1769
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RS²TN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berubah
Pagi hari Beyza Sudah siap dengan pakaian lengkapnya, ia sedang menunggu kedatangan Farzan tetapi belum terlihat batang hidungnya.
Beyza mengambil kunci motornya di ruang tamu ketika melihat jam yang sudah menunjukkan sedikit lagi terlambat sekolah.
Beyza mencek sekali lagi ponselnya, tetapi nihil tidak ada pesan yang masuk setelah pesan "Aku jemput" dari Farzan.
Beyza menjalankan motornya dengan kecepatan penuh, ia merapalkan doa, semoga selamat sampai sekolah dan tidak terlambat, selama mengendarai motornya hingga sampai di parkiran sekolah.
Beyza menghela napas legah ketika dirinya tidak terlambat. Ia mengedarkan pandangannya di area parkiran tetapi tidak melihat motor Farzan yang berbaris rapi di deretan motor-motor lainnya.
Beyza melihat pergelangan tangannya, sedikit lagi gerbang tutup, apa dia sakit?, batin Beyza bertanya-tanya. Beyza meninggalkan area parkiran dengan perasaan gelisah.
Brum brum brum
Beyza langsung membalikkan badannya dengan senyum yang mengembang mendengar motor Farzan memasuki halaman sekolah.
Senyumnya langsung luntur ketika melihat Farzan dan seseorang perempuan di belakangnya.
Hati Beyza bagaikan tertusuk jarum pada saat Farzan melewatinya begitu saja. Beyza tersenyum miris, ia melihat orang-orang yang sedang menatap ke arahnya dengan pandangan yang tidak di sukai Beyza. Beyza kembali melanjutkan perjalanannya menuju kelasnya.
"Beyza lo gak apa-apa?" Tanya Raya dengan ekspresi khawatir.
Beyza tersenyum "Gak apa-apa kok"
"Lo tau itu siapanya Kak Farzan?" Raya berbisik.
"Maybe him cousin"
"GOSIP BARU, MURID BARU YANG KITA OMONGIN KEMARIN SUDAH MASUK, DIA ADA DI KELAS X IPA 2, DAN POIN PENTINGNYA DIA DATANG BARENG KETOS" Teriak Fanya dari arah pintu masuk kelas.
"WHAT!"
"Volume-volume" Ucap Riyan mengingatkan.
"Masih pagi udah gosip, ada doinya tuh" Ucap Dira tiba-tiba memasuki kelasnya, ia sempat mendengar ucapan teman-temannya dari halam kelasnya.
"Maaf ya Za, salahkan Fanya Za dia yang bawa gosip pagi-pagi"
Beyza mengangguk dan tersenyum
menanggapi ucapan teman-temannya. Ia mengambil novel di dalam tasnya, dan melanjutkan bacaannya. Gerak-geriknya tak luput dari pandangan teman-temannya.
***
"Kita ke kantin dulu atau ke perpus? Tanya Adib.
"Kantin dulu lah keburu demo cacing di perut gue"
"Lo sis makanan mulu di otak lo"
"Yaudah cepat nanti gak ada tempat" Ajak Beyza.
----
"Kak Afnan" Panggil Adib.
Beyza ikut mendongakkan kepalanya, ia tidak melihat keberadaan Farzan di antara teman-temannya yang sedang berjalan ke arah meja mereka.
"Kak Farzan dimana?" Tanya Beyza.
Rafli menyeritkan dahinya"Dia belum sampai?" Tanyanya sambil mengedarkan pandangannya hingga penjuru kantin.
"Farzan hari ini beda, dia dingin banget bahkan di ajak ngomong gak bersuara hanya berdehem saja ketika di tanya panjang lebar" Celetuk Farel.
"Terus pagi-pagi bikin heboh, datang-datang bareng cewek" Nimbrung sisi.
Rafli menyeritkan dahinya"Cewek?"
Raya mengangguk" Iya, Farzan yang tadinya anti cewek, gak ada angin,hujan,apalagi banjir nembak Beyza dan sekarang dekat dengan cewek yang bahkan kita baru tau"
Beyza menghentikan pembicaraan teman-temannya"Makan!, kita mau ke perpus setelah ini"
Suasana kantin yang tadinya ribut tiba-tiba hening, Beyza melambatkan kunyahannya ketika melihat Farzan berjalan beringan bersama perempuan yang sama dengan tadi pagi.
Rafli melambaikan tangannya" Farzan"
Farzan melihat sekilas kearah Rafli dan menatap cewek di dekatnya. Ada yang mereka bicarakan sebelum mereka menuju meja Beyza dan trman-temannya.
Perempuan yang datang bersama Farzan duduk di dekat Beyza, ia mengulurkan tangannya di depan Beyza yang langsung di sambut oleh Beyza.
"Sasa, salam kenal" Ucapnya sambil tersenyum,Farzan mengangguk ketika memdapat tatapan kaget dari teman-temannya.
"Raya"
"Adib"
"Sisi"
"Nama kita hampir mirip ya" Ucapnya sambil tertawa, Sisi tersenyum paksa.
Farzan menunjuk teman-temannya" ini teman-teman gue yang gue ceritain tadi" Sasa mengangguk.
"Kita duluan ya kak ada urusan" Pamit Sisi, ia menarik teman-temannya keluar kantin.
Raya menghempaskan tangannya "Lo tarik manusia bukan kambing!"
"Yang bilang lo kambing siapa?"
"Au ah"
"Lo ada masalah sama Kak Farzan?" Tanya Adib kepada Beyza.
"Gak ada"
"Terus cewek tadi siapa?"
"Nanti gue tanya"
"Lo gak kesal Za liat cewek dekat-dekat cowok lo?!" Tanya Sisi.
"Kita gak tau dia siapa, kalau udah kesal ternyata sepupu Kak Farzan gimana?"
Sisi menggaruk kepalanya yang tak gatal"Ini Beyza yang terlalu positive thinking atau gue yang terlalu negative thinking".
"Kalian yang di luar, mau tetap di situ atau masuk ke dalam perpus?, perpustakaan udah mau tutup ada rapat"
"Tunggu Bu, salahin Sisi Bu bukannya ngajak masuk perpus malah di ajak gosip" Ucap Raya sedangkan Sisi membelalakkan matanya.
"Tanda tangan cepat, capek gendang telinga Ibu dengar suara kamu" Sisi bersusah payah menahan tawanya.
Beyza dan teman-temannya kembali ke kelas mereka masjng-masing setelah dari perpustakaan.
Beyza mengambil ponsel di dalm sakunya, ia memasuki room chatnya bersama Farzan.
**Manusia Tembok❤**
Cewek bareng kamu siapanya kamu?
*Read*
Beyza membelalakkan matanya ketika salah satu kalimat yang ia tulis telah terkirim, ia menenggelamkan wajahnya dilipatan tangannya ketika melihat pesannya yang sudah di baca.
Ting
Tmn lama
Beyza menghela napas. Ia mengambil novel di dalam tasnya dan membacanya. Beyza berusaha fokus dengan novel yang ia baca, tetapi itu hanya sekedar keinginannya dan tidak terlaksana, Beyza menutup kembali bukunya, ia menghela napas lelah.
"Hari ini guru rapat, jadi kalian tau ucapan gue selanjutnya" Ucap Riyan di depan kelas.
"Yesss akhirnya"
"Emang apaan?"
"PULANG"
"Kalau tentang pulang sekolah atau jam kos pikirannya langsung 4G"
Teman-teman Beyza cengengesan mendengar perkataan ketua kelas mereka. Beyza keluar dari kelasnya diikuti Raya di sampingnya. Beyza tersenyum ketika melihat lambaian tangan sisi dan Adib, ia menarik tangan Raya berjalan menuju depan kelas X Ipa 1.
"Beyza"
Beyza membalikkan badannya"Iya Kak?"
"Pulang bareng siapa?"
"Sendiri"
"Bawa motor?"
"Iya kak"
"Hati-hati" Ucap Farzan sebelum melanjutkan perjalanannya.
Sisi menepuk pundak Beyza" apa yang Kak Farzan omongin, kenapa lo jadi kicep gini?"
Raya memutar bola mata malas"Kepo!"
"Mulai lagi, ayo Za tinggalin aja mereka sebentar lagi berantam tuh pasti" Ajak Adib.
Beyza mengikuti langkah Adib, Raya dan Sisi saling merangkul satu sama lain, mereka berjalan melewati Beyza dan Adib, Beyza dan Adib menatap cengo keduanya.
thanks kak
tetep semangat🥰🥰🥰