NovelToon NovelToon
Malam Panas Di Monaco

Malam Panas Di Monaco

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Kantor / Karir / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Margaret R

"Kau siapa?" Charlotte tak menemukan jejak ingatan siapa laki-laki yang berdiri didepannya dengan hanya handuk dan rambut basah di kamar hotel itu.

"Kau tak tahu aku siapa? Kau tidur di ranjangku..." Bahkan bajunya sudah berganti dengan baju kebesaran dari pria itu.

Sial! Bahkan namanya pun tak bisa diingatnya. Nasib sial apa yang menimpanya sekarang.

Dari kecil dia tak pernah percaya cinta, tak percaya pangeran berkuda putih, Charlotte Blaine adalah pengacara perceraian paling dicari di London, melihat begitu banyak perceraian dalam hidupnya dan tidak mempercayai cinta, tapi sekarang dia jatuh ke pelukan pria asing karena minum di Monaco.

Apapun yang terjadi semalam tetap tinggal di Monaco. Begitu batinnya.

Benarkah kisahnya begitu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Margaret R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33. You Always Have Me

Aku membuka mataku, cahaya matahari  sudah membias dibaliknya. Disampingku tidak ada Josh, apa dia sudah pergi? Jika iya tak apa, itu mungkin lebih mudah bagiku.

Ini hari minggu, beberapa bulan ini hari Minggu adalah hari yang sangat menyenangkan. Kami bisa pergi kemanapun berdua. Menghabiskan hari dengan bersenang-senang.

Sekarang, mungkin tidak akan ada lagi.

Aku bangkit dari tempat tidur dan menuju dapur. Setidaknya aku masih punya kopi dan biskuit coklat favoritku disana. Tidak terlalu buruk, aku bisa menonton tv sendiri, memesan makanan favorit dan berhibernasi seperti yang biasa aku lakukan sebelumnya.

Aku membuka pintu dan wangi butter toast memenuhi  udara. Josh di meja dapur, sedang mengoreng sosis dan ham, dan telur. Sementara kopi sudah dibuat.

"Morning honey, your breakfast ready. Sit..." dia tersenyum padaku seperti tidak ada yang terjadi. Dan aku hanya berdiri menatapnya, dia masih disini, itu seperti sebuah keajaiban.

"Josh, kau masih disini. Kupikir kau sudah pergi." Josh tidak memperdulikan perkataanku. Dia bergerak menggiringku ke kursiku, mendudukkanku dan memberikan piring yang penuh kedepanku.

"Makanlah... " Dia tersenyum sambil menuangkan kopi.

"Kau bekerja hari ini?"

"Tidak, ayo kita jalan-jalan." Tampaknya dia mengambil suatu keputusan semalam, pagi ini dia tampak seperti biasanya.

"Aku mau ke Malaysia hari Rabu, selama seminggu. Ada perceraian dengan kewarganegaraan Malaysia, tapi perebutan harta terbesarnya di Inggris."

"Malaysia..., itu didekat Thailand?"

"Iya, penerbangannya hampir 13 jam... bisa kau bayangkan, itu belahan dunia yang lain. Tapi aku belum pernah kesana, tampaknya akan menyenangkan ..." Mungkin kami tetap bisa seperti ini, sementara waktu..., seperti teman yang saling memperhatikan.

"Pergilah, ... ambillah liburan beberapa hari. Jangan bekerja terus disana."

"Iya... "

"Ayo makan, kita jalan-jalan dan menonton, makan, ... ini weekends, besok kita harus melihat tumpukan dokumen lagi, atau kau harus membuat rincian drama baru lagi." Josh tertawa, aku tersenyum melihatnya. Entah kenapa dia begitu tenang menghadapi ini. Aku tak tahu apa yang dia pikirkan. Apapun itu dia membuatku lebih baik. Walaupun aku jelas-jelas sudah mengatakan bahwa kami tidak bisa bersama.

"Baiklah, ... "

Hari itu kami bersenang-senang seperti kami tidak mempunyai masalah sama sekali. Berkeliling London, makan, menonton, membicarakan hal-hal remeh sampai menertawakan klien kami, berpura-pura kami baik-baik saja untuk sesaat.

Tapi kami tahu tak bisa selamanya begini.

Kami tiba apartmentku setelah makan malam.

"Kau mau aku tinggal?" Josh mematikan mesin mobil.

"Yes, stay with me... " Josh mengandeng tanganku. Aku merindukan pelukannya, dan tidak bisa berpisah dengan canduku sekarang. Aku butuh waktu untuk bisa melepaskannya dan aku tak peduli jika aku menjadi egois untuk saat ini.

"Aku merindukanmu... " Josh menatapku dan dengan cepat dia menciumku. Dan aku membuka kemejanya, dia membuka gaunku, aku menginginkannya dan semua serba terburu-buru. Kami sama-sama menginginkan pelepasan atas semua beban kami. Dan Josh selalu mengetahui bagaimana cara membuatku nyaman.

"Josh, ... apa yang kau pikirkan katakan padaku." Aku berada dalam dekapannya setelah kami selesai.  Dan sebuah kesedihan mengalir dalam diriku tanpa bisa kutahan karena aku tahu aku tak bisa selamanya  berpura-pura kami baik-baik saja.

"Aku berpikir, aku begitu mencintaimu  sehingga rela menjadi tawananmu seumur hidupku... " Josh tertawa dan aku mencubitnya.

"Baiklah besok kau jadi tawananku saja untuk sementara ... " Aku menyeringai lebar dan kami bertatapan, kami berdua tahu ini satu saat harus berakhir. "Kau tahu aku tak akan membiarkanmu berada disini, kau harus punya hidupmu sendiri Josh."

"Dan kau juga harus menemukan seseorang... Aku sangat mengerti kau tak  bisa melewati batasanmu. Jadi aku akan tetap menjadi teman baikmu, sampai kau bertemu seseorang yang baik untukmu." Air mataku menetes mendengar kata-katanya. Ini kembali menjadi menyakitkan, bagaimana mungkin aku melupakannya dan memilih pria lain jika dia sebaik ini.

"Itu keputusan yang  bodoh..."

"Iya, aku tahu." Dia tersenyum. "Jangan menangis lagi... Kau wanita hebat dan aku  beruntung bisa mengenalmu. Kau akan bahagia, aku akan berbahagia juga,  kita akan tetap mendukung satu sama lain. Menjadi sahabat yang saling mengenal dan punya hubungan baik walaupun tidak saling memiliki, kau tahu itu mungkin terdengar seperti memiliki keluarga kedua. Tidak begitu buruk, waktu akan membuat semuanya baik lagi. Mungkin sedikit berat saat ini tapi aku berjanji kau akan baik-baik saja dan kau tak akan kehilangan aku."

"Bagaimana jika aku tak bisa melepasmu..."

"Entahlah, mungkin kita akan menjadi pasangan tanpa status entah sampai kapan... Aku tak keberatan."

"Jangan bodoh! Aku yang akan mengusirmu...." Aku menatapnya sesaat tapi kemudian kembali menbenamkan wajahku di lekukan lehernya.

"Aku tidak bodoh, Nona Charlotte. Kesalahanku hanya jatuh cinta padamu dan menjadi bodoh! Tunggu ... bukannya itu sama saja?!" Dia mengacak rambutnya dan aku tertawa kecil.

"Jangan menghabiskan waktumu denganku... Jangan menungguku."

"Kalau kau ingin begitu, kau juga harus pergi menemui seseorang ..."

"Kau tak akan menyerah dengan mudah bukan... "

"Tentu saja....Akan kupastikan itu." Aku menghela napas panjang dan mengeratkan pelukanku.

"Terima kasih Josh. Dua hari kemarin, aku seperti hidup dalam mimpi buruk. Aku merasa benar-benar hancur, marah, sedih hanya itu yang kurasakan, sekarang mungkin aku bisa kembali sedikit bernapas. Kau masih disampingku. Rasanya itu lebih baik...."

"Kau akan selalu memilikimu Honey, selalu ada tempat untukmu..." Josh kembali menciumku, malam itu masih panjang. Aku tak tahu apa aku bisa menjalani ini.Tapi  aku akan berusaha untuk bisa melepaskannya.

Dia harus berbahagia, tapi bukan bersamaku, karena aku tak bisa melepas  beban masa laluku. Aku harus belajar melepas Josh. Dia terlalu baik....

1
💜Ilalang Senja💜
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
💜Ilalang Senja💜
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
💜Ilalang Senja💜
satu kata untuk Author
KEREN
💜Ilalang Senja💜
like....
💜Ilalang Senja💜
Lop yuuu....Mak Othor....
setuju pakai banget...
Lenni Namora
Luar biasa
Lenni Namora
setuju pendapat autor
siti nuriatul
top banget kak😍
Riri
Luar biasa
palupi
terimakasih 🙏💐
Mamma Miauw
Luar biasa
Novi Yantisuherman
itulah budaya eropa,
klo indo ?? Whatever
Dyah Oktina
ceritamu bagus... ma kasih ya thor... maaf ngak punya koin. 🤭🙏🏻😍
Dyah Oktina
kasihan jhos... cintanya harus sama2 d kubur... 😢😢😔
Dyah Oktina
Luar biasa
Theresia
selalu happy baca karya mu Thor 😍😍
Icha Yonas Zackhrie
banyak banget typo,,kadang jadi bingung bacanya.. tp ceritanya oke
Sulayah Kingdom
bagus meski banyak typo ya
Dewi Indah
bagus
Faidullah Ahmad
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!