"Anak gue? ngimpi banget. Lo denger ya!!"
"Anak gue cuman satu dan itupun Reynaldi Zaidan Ivander!!" ucap Tuan Ivander
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmida Yuliyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
Arcell berada dikantor polisi saat ini membuat keterangan,
sebenarnya Arcell tak ingin sampai seperti ini tetapi karna sudah terlanjur Grandpanya membawa pasukan dan kalau di biarkan pasti para laki-aki ini akan mencari Arcell untuk balas dendam lagi.
"Cell bisa gak sehari aja gk buat kita khawatir tadi siang ja dah berantem sama Raga sekarang apalagi??" tutur Alde
"Arcell juga gak mau bikin masalah terus kalau gak di ganggu duluan!!"
"Kalau abang cape ya ga usah pedulikan Arcell !!" Arcell merebut kunci mobilnya yang ada pada Aldo
"Lo apa-apaan sih De!! " Aldo pun mengejar Arcell yang keluar kantor polisi,
Grandpa hanya bisa diam menyaksikan pertengkaran ketiga cucunya,
"Gimana tuan?" Grandpa pun menyelesaikan laporannya dan mereka hanya di beri hukuman untuk membersihkan halaman kantor polisi di sini bukan karna pa hanya saja di sini Arcell juga ada salah kalau mereka di tuntut balik Arcell bakal di tahan juga. Alde masih diam di kursi bukan tanpa alasan dirinya bingung apakah benar atau salah berkata seperti itu tadi kepada adiknya?
Sedangkan Arcell sudah pergi entah kemana dirinya, Aldo tak sempat mengejar karna kunci mobil masih berada di tempat Alde . kembali ke dalam dengan wajah kesal dengan abangnya ini.
"Arcell nya mana?" tanya grandpa
"gak tau!!" ucap Aldo singkat pasalnya masih kesal dengan Alde
Mereka pulang ke rumah tanpa Arcell keduanya masih diam-diaman seperti Tak saling kenal, setiba d rumah Daddy dan mommy mereka duduk di kursi tamu menunggu kedatangan anak-anak mereka.
"De Do?? Arcell mana??" Wajah sang mommy suah pucat apalagi tadi mendengar kalau Arcell mu di culik. Keduanya diam saja tak menjawab.
"Aldebara Aldobara!!"
"Arcell pergi karna abang berkata gk di takar dulu dad!!"
"No!! Aku hanya keceplosan karna terlalu khawatir!!"
"Persetan dengan keceplosan!!" tutur Aldo
"APA MAKSUD LO!!"
...BUGGGG...
"SUDAH!!!" Teriak sang daddy,
"Mas Arcell hikss aku takut mas!!"
"stttt aku bakal cari Arcell, coba hubungin mamah dulu siapa tau Arcell ada disitu"
Fara pun menghubungi mamahnya untuk menanyakan apakah ada Arcell d tempat mamahnya, setelah mendapat jawaban dan mengetahui kalau Arcell baru saja tiba di rumah mereka Fara pun bersyukur dirinya hanya takut kalau ayah kandung Arcell yang masih berusaha membawa Arcell bersamanya.
"Kata mamah biarin Arcell tinggal beberapa hari di situ dulu" ujar Fara menyampaikan pesan sang mamah,
Alde Aldo sedikit lega mendengar kalau Arcell berada di tempa oma mereka,walau bibir Alde berdarah karna pukulan Aldo tadi dirinya biasa saja toh memang dirinya yang salah membuat Arcell tak ingin pulang.
Malam ini penuh dengan rasa kesal dan penyesalan untuk twins apalagi membuat Aldo memukul wajah abangnya itu karna kesal.
Paginya,
Arcell yang tak ada baju sekolah pun ijin dengan alasan acara keluarga. Arcell egan pulang maupun sekolah karna perasannya masih kesal dengan abangnya bukan .
"Oma Arcell boleh keluar bentar ga?"
"Mau kemana Cell"
"keluar bentar aja oma ya boleh ya??"
"yaudah hati-hati ya" karna cucu kesayangan apapun yang Arcell mau selalu oma atau opa nya usahakan untuk Arcell walau Arcell tak meminta apa-apa karna tau kondisi keluarganya,
Arcell pergi menggunakan mobilnya entah keman tujuannya yang pasti dirinya hanya tak ingin membuat oma nya khawatir, ponsel Arcell pun di mode silent agr tak ada yang mengganggunya. menuju ke pantai yang ada di negara A menurutnya kalau pergi ke pantai bakal membuat mood nya baik.
setiba di pantai,
Arcell berjalan sendirian di dermaga duduk di tepian jembatan seraya menatap air laut yang ada di bawahnya. tak menghiraukan orang-orang yang sedan berada di situ dirinya hanya ingin sendirian tanpa di ganggu, Arcell memesan kamar hotel di dekat pantai secara online karna tak mungkin langsung ke lobby pasti bakal di pinta KTP dan lainnya,
"Orang tua nya mana de?" tanya resepsionis
"lagi di restoran . Acell di minta buat ambil kuncinya" Resepsionis pun percaya dan memberikan kunci kamar ke Arcell,
Arcell memilih duduk diam di kamarnya dirinya sangat malas untuk pulang mungkin nanti dia akan meminta Raga menjemputnya karna terlalu malas membawa mobil, memesan makanan favorit di hotel ini dirinya saat ini benar-benar ingin sendiri menikmati kesendirian.
Sekitar pukul 03.22 sore,
Arcell pun turun ingin duduk santai di caffe yang ada di pantai namun saat di lobby dirinya yang sedang mencari ponselnya tak sengaja menabrak seseorang.
"Ah sial banget" batin Arcell,
"maaf om Acell gak sengaja" mata laki-laki itu terbelalak
"Mas kenapa? tanya sang istri,
"An ah gapapa ini dia gak sengaja nabrak aku" sang istri pun mengangguk.
"Maaf ya om sekali lagi, Arcell permisi"
Laki-laki itu masih tak percaya dengan apa yang di lihatnya, Ingin mengejar anak itu namun istrinya meminta dirinya segera menyusul Reynaldi yang berada di caffe dekat pantai.
"Apa Fara juga ada di sini?" batin Marcell
Mereka pun menuju caffe tersebut untung saja tak kehabisan tempat duduk karna caffe ini selalu ramai pengunjung.
Sebelum ke caffe Arcell menuju Toko pakaian dirinya ingin berganti baju terlebih dahulu tak mungkin kan memakai pakaian yang tadi siang,
selepas membeli Arcell kembali ke kamarnya untuk mandi dan bersiap, tentu saja Arcell sudah memesan meja di caffe tersebut saat dirinya hendak pergi ke hotel tadi.
jangan sebut Arcell kalau belum mencoba semua caffe yang ada di negara A ,dimana pun tempat selagi Arcell ada di situ pasti Arcell kunjungi walau dirinya sudah kenyang, Setelah siap dengan style nya Arcell pun menuju caffe tersebut,
@ArcellaqueenzieG
@ArcellaqueenzieG
...untuk kali ini biarkan aku bebas!...
Disukai 5.745.99 lainnya..
...Komentar dinonaktifkan...
Arcell tak memperdulikan abang-abang nya menghubungi dirinya, Arcell juga sudah menghubungi Oma untuk tidak mengatakan keberadaan Arcell ke siapapun yang bertanya termasuk kedua orang tuanya,
"Pah itu anak cewe yang nabrak kamu tadi kan? cantik ya" ucap Amara atau istri Tuan Marcell, Dahi Tuan Marcell mengurut .
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...