NovelToon NovelToon
SITEM PENGUBAH JALUR HIDUP

SITEM PENGUBAH JALUR HIDUP

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Selama lima tahun, Bayu telah mengorbankan segalanya untuk merawat Vira dan membesarkan anak dari mantannya, namun ia justru diusir dan dicap sebagai sampah begitu Rama,pria kaya yang dulu mencampakkan Vira,kembali dengan jabatan mentereng sebagai manajer perusahaan besar.
Dihina habis-habisan di depan pintu keluar kantor catatan sipil usai meneken surat perceraian, hidup Bayu berputar 180 derajat saat sebuah Sistem Pengubah Jalur Hidup bangkit di kepalanya dan memberinya kartu-kartu kekayaan mutlak.
Dari seorang pria melarat berhati tulus, Bayu kini melangkah ke dunia para elite kota besar, siap membalas setiap tetes air mata dengan kekuasaan yang membuat orang-orang yang dulu merendahkannya berlutut memohon ampun.


Bantu Cherlly dengan LIKE,KOMENTAR & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Kami selalu balas komentar yang kaka pertanyakan🥰🥰💋
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33

Suasana di dalam ruang rapat utama korporasi nasional terasa sangat tegang.

Pendingin ruangan berukuran besar berputar pelan tanpa suara.

Bayu melangkah masuk ke dalam ruangan dengan langkah tenang dan penuh wibawa.

Di belakangnya, Kirana berjalan membawa map dokumen tebal berisi data akuisisi.

Clara menyusul di samping Kirana dengan senyuman penuh percaya diri di wajahnya.

"Selamat siang, para pemegang saham yang terhormat," ucap Kirana membuka rapat dengan suara tegas.

Seluruh anggota dewan direksi yang hadir langsung menoleh serentak ke arah meja utama.

Wajah mereka tampak pucat dan penuh rasa cemas setelah melihat berita kejatuhan Syndicate Blackwood di media massa pagi ini.

"Apakah rapat darurat ini berkaitan dengan krisis yang menimpa perusahaan induk kita?" tanya salah satu direktur tua dengan suara bergetar.

Bayu duduk di kursi utama dengan gerakan yang sangat elegan.

"Bukan sekadar krisis," jawab Bayu dingin.

"Melainkan pengambilalihan penuh kepemilikan aset."

Deg.

Seluruh ruangan mendadak terdiam kaku mendengar pernyataan mutlak tersebut.

"Apa maksud Anda, Tuan Bayu?" tanya direktur lainnya dengan napas memburu.

"Kami masih memiliki hak suara di perusahaan ini!"

Kirana membuka map dokumen di hadapannya lalu melempar beberapa lembar kertas resmi ke atas meja kayu mahoni.

Brak.

Kertas-kertas itu bergeser dan berhenti tepat di hadapan para anggota dewan.

"Perusahaan cangkang milik Syndicate Blackwood telah resmi dinyatakan pailit oleh Otoritas Jasa Keuangan," jelas Kirana tajam.

"Dan seluruh aset serta porsi saham mayoritas mereka kini telah berpindah tangan," sambung Kirana tanpa ampun.

Para direktur menyambar lembaran dokumen itu dengan tangan gemetar.

Begitu melihat stempel resmi dan rincian persentase kepemilikan, wajah mereka langsung kehilangan seluruh warna darahnya.

"Lima puluh delapan persen..." bisik direktur tua itu lemas.

"Bagaimana mungkin dibeli secepat ini..."

Bayu menyandarkan punggungnya di kursi sambil melipat kedua tangannya di atas meja.

"Kalian mengira kelompok mafia itu bisa melindungi bisnis kalian selamanya?" tanya Bayu meremehkan.

"Mereka tidak lebih dari sekadar parasit yang hidup dari uang hasil pemerasan."

Clara maju selangkah ke depan sambil membuka layar tablet digital miliknya.

"Dokumen aliran dana ilegal yang menghubungkan perusahaan ini dengan sindikat gelap sudah saya serahkan ke pihak berwajib," lapor Clara profesional.

Suasana ruang rapat langsung berubah menjadi riuh rendah penuh kepanikan.

Beberapa direktur berdiri dari kursi mereka dengan wajah pucat pasi ketakutan.

"Kita terjebak!" teriak salah satu direktur histeris.

"Polisi pasti akan segera menyerbu gedung ini!"

"Duduklah kembali!" bentak Kirana dengan suara menggelegar yang menghentikan keributan.

"Bagi siapa saja yang ingin menyelamatkan diri dari penjara, tandatangani surat pengunduran diri dan penyerahan aset sekarang juga," perintah Kirana mutlak.

Tidak ada satupun direktur yang berani membantah instruksi tersebut.

Satu per satu dari mereka langsung menyambar pena di atas meja untuk menandatangani surat penyerahan tanpa keraguan.

Mereka tahu persis bahwa melawan Bayu sama artinya dengan menggali kuburan sendiri di dunia hukum nasional.

Pintu utama ruang rapat tiba-tiba didobrak paksa dari luar secara kasar.

Brak!

Semua orang terperanjat kaget menoleh ke arah pintu masuk.

Victor Blackwood, pimpinan tertinggi Syndicate Blackwood, berdiri di ambang pintu dengan napas memburu dan pakaian berantakan.

Wajah pria kejam itu tampak merah padam menahan amarah yang meledak-ledak.

"Bayu!" bentak Victor dengan suara menggelegar ke seluruh ruangan.

Para pengawal pribadi Victor bergegas masuk dengan senjata api terhunus di tangan mereka.

Para direktur yang berada di dalam ruangan langsung berteriak histeris ketakutan.

"Tolong jangan tembak kami!" rintih para direktur merosot ke bawah meja.

Bayu tetap duduk di kursi utamanya dengan sangat tenang tanpa menunjukkan rasa takut sedikit pun.

Ia bahkan menatap Victor dengan pandangan mengejek yang sangat menyebalkan.

"Rupanya tikus got berhasil keluar dari sarangnya," ucap Bayu santai.

Victor mengertakkan giginya rapat-rapat hingga rahangnya menonjol keluar.

"Kau... bajingan sialan!" maki Victor menunjuk wajah Bayu dengan jari gemetar.

"Kau menghancurkan seluruh kerajaan bisnisku dalam waktu satu malam!"

"Kerajaan bisnismu dibangun di atas darah dan air mata orang lain, Victor," balas Bayu dingin.

"Sudah sepantasnya bangunan busuk itu roboh."

Victor mendengus murka lalu memberi isyarat kepada pengawalnya.

"Habisi pemuda sombong itu sekarang juga!" perintah Victor mutlak.

Pengawal berbadan kekar itu mengangkat senjatanya mengarah tepat ke kepala Bayu.

Clara membelalakkan matanya ngeri melihat laras senjata api tersebut.

"Hati-hati!" seru Clara cemas.

Sebelum pelatuk sempat ditarik, pintu samping ruang rapat terbuka lebar secara serentak.

Belasan petugas pasukan khusus kepolisian bersenjata lengkap langsung menyerbu masuk mengepung Victor dan anak buahnya.

"Letakkan senjata kalian sekarang juga!" bentak komandan pasukan khusus dengan suara menggelegar.

Victor terperanjat kaget menoleh ke belakang.

"Sialan..." gerutu Victor panik.

Bugh!

Salah satu pengawal Victor dibanting ke lantai oleh petugas kepolisian sebelum sempat melawan.

Senjata api mereka disita dalam hitungan detik.

Victor sendiri dicengkeram kedua bahunya dengan sangat kuat oleh aparat penegak hukum.

"Lepaskan aku! Kalian tidak tahu siapa aku!" rontok Victor meronta-ronta kesakitan.

"Anda ditangkap atas tuduhan pencucian uang, korupsi, dan percobaan pembunuhan berencana," tegas komandan polisi memborgol kedua tangan Victor.

Victor diseret paksa keluar dari ruang rapat dengan ratapan kemarahan yang memecah keheningan gedung.

Bayu berdiri perlahan dari kursinya lalu merapikan jas hitam yang melekat di tubuhnya.

Ia berjalan mendekati pintu keluar, menatap sekilas ke arah Victor yang lewat dalam keadaan terborgol.

"Selamat tinggal, Victor," ucap Bayu datar.

Victor menatap tajam penuh kebencian sebelum akhirnya digiring masuk ke dalam lift tahanan.

[Sistem Pengubah Jalur Hidup: Berhasil melumpuhkan dan menyerahkan pimpinan kartel nasional ke penegak hukum.]

[Mendapatkan bonus poin dominasi penuh korporasi dan finansial +60.]

Suara dengungan sistem berputar lembut di dalam kepala Bayu.

Bayu menarik napas panjang, merasakan seluruh rintangan besar di ibu kota berhasil dibersihkan tanpa sisa.

Kirana mendekati atasannya dengan senyuman tulus penuh kekaguman.

"Operasi pembersihan kartel selesai seratus persen, Tuan," lapor Kirana profesional.

"Kerja yang sangat luar biasa dari seluruh tim," puji Bayu tenang.

Clara berjalan mendekati Bayu dengan mata berkaca-kaca penuh rasa syukur dan kagum.

"Aku... aku tidak tahu harus berkata apa lagi, Tuan Bayu," ucap Clara terharu.

"Semua teror yang menghantuiku bertahun-tahun akhirnya berakhir hari ini."

Bayu menoleh tersenyum hangat kepada wanita berambut ikal tersebut.

"Mulai sekarang, kamu bisa fokus sepenuhnya mengembangkan teknologi tanpa ada rasa takut," kata Bayu meyakinkan.

Clara menganggukkan kepalanya pelan dengan air mata bahagia menetes di pipinya.

"Ya, aku akan mendedikasikan seluruh kemampuanku untuk kekaisaran bisnis ini," jawab Clara mantap.

Kirana merapikan berkas dokumen di tangannya lalu melirik kedua orang di depannya.

"Kalau begitu, mari kita kembali ke penthouse untuk merayakan kemenangan ini, Tuan," ajak Kirana tersenyum profesional.

"Mari," balas Bayu melangkah keluar ruangan diikuti oleh Kirana dan Clara di belakangnya.

Di luar gedung, sorot lampu kamera wartawan kembali menyambar tanpa henti memberitakan kejatuhan total Syndicate Blackwood.

Nama Bayu kini resmi tercatat sebagai penguasa mutlak yang membersihkan dunia korporasi nasional dari cengkeraman mafia hitam.

1
Cherlly
trimakasih banyak kaka sudah suport saya😘😍
Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
Bagonk
semangat up Thor
Cherlly: trimakasih banyak kak kasih saya semangat untuk up novel😍😘😘😘

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
Bagonk
Ceritanya cukup menarik, baik dari alurnya serta karakter orang-orang dalam cerita ini
Cherlly: trimakasih kaka atas bintang 5 nya😘😍

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!