NovelToon NovelToon
Rock Lee Kebangkitan Cheat Di Konoha

Rock Lee Kebangkitan Cheat Di Konoha

Status: sedang berlangsung
Genre:Naruto / Sistem
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Billy Author

Raymond yang dulunya penduduk bumi, mendapati dirinya bereinkarnasi menjadi Rock Lee di anime Naruto. Dalam kepanikannya menerima kenyataan, tiba-tiba dia membalikkan cheat yang dulu dia buat saat main game mobil sewaktu di bumi. Regenerasi tak terbatas dan kebal terhadap ilusi genjutsu. Uchiha Madara: Sialan apakah dia masih manusia. Penulis : hallo semua, saya ingin bersenang-senang membuat novel fanfic ini, selamat membaca..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Billy Author, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33: Titik Temu Para Monster dan Tatapan yang Mengunci

Aula utama menara pusat itu terasa sangat megah sekaligus menekan. Cahaya matahari sore menerobos masuk melalui jendela-jendela kaca besar di bagian atas dinding, memproyeksikan garis-garis cahaya jingga panjang yang membelah kegelapan ruangan. Di lantai bawah, beberapa tim yang telah berhasil lolos terlebih dahulu sudah berdiri dalam formasi rapi.

Di sudut kanan, berdiri Tim 7—Naruto Uzumaki yang tampak penuh memar namun matanya masih memancarkan energi liar, Sasuke Uchiha dengan tatapan dinginnya yang menusuk, dan Sakura Haruno yang tampak cemas sambil memandangi segel gaib di leher Sasuke.

Di sudut lain, yang paling membuat atmosfer ruangan menjadi dingin, adalah kehadiran Tim Sunagakure. Gaara duduk bersila di atas lantai batu, matanya yang hitam legam menatap kosong ke arah lantai dengan gentong pasir yang diletakkan di sampingnya. Temari dan Kankuro berdiri di belakangnya dengan posisi tubuh yang kaku, seolah-olah mereka siap melompat mundur kapan saja jika adiknya mendadak mengamuk lagi.

Ketika langkah kaki Tim Guy bergaung memasuki aula, pandangan semua orang secara refleks tertuju pada mereka. Terutama pada sosok Rock Lee.

"Hei! Si alis tebal!" Naruto berteriak kencang dari posisinya, melambaikan tangannya dengan heboh tanpa mempedulikan tatapan tajam dari para Jounin pengawas di sekelilingnya. "Kamu berhasil lolos juga ya! Wah, jubah hijaumu itu tampak makin kotor saja!"

Lee membalas lambaian tangan Naruto dengan acungan jempol khasnya yang berkilat. "Tentu saja, Naruto-kun! Semangat masa muda tidak akan pernah tersesat di dalam hutan! Aku senang melihatmu masih dipenuhi oleh energi yang membara!"

Sasuke Uchiha tidak berbicara, namun matanya yang hitam pekat langsung mengunci pergelangan kaki Lee. Sebagai seorang Uchiha yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap mekanika gerakan tubuh, dia bisa merasakan ada sesuatu yang berbeda dari cara Lee berjalan saat ini. Langkah kaki Lee terasa jauh lebih ringan, hampir tanpa bobot, seolah-olah dia bisa melesat maju dalam kecepatan suara kapan saja dia mau.

Orang ini... dia menyembunyikan sesuatu saat bertarung melawan kami di koridor akademi kemarin, batin Sasuke, tangannya secara tidak sadar mengepal erat di samping paha. Rasa tidak aman mulai merayap di dalam dadanya saat menyadari bahwa ada monster lain di dalam desanya sendiri yang belum pernah dia perhitungkan sebelumnya.

Di sisi lain aula, saat Lee melangkah masuk, mata Gaara mendadak tersentak terbuka. Kepalanya perlahan terangkat, mengunci pandangan matanya yang haus darah tepat pada sosok Lee. Getaran pasir di dalam gentongnya kembali terdengar samar, mengeluarkan suara berdesis yang membuat Kankuro langsung berkeringat dingin.

"Dia... orang itu..." Gaara mendesis pelan, suaranya begitu rendah hingga hanya bisa didengar oleh kedua kakaknya. Urat di sekitar dahinya kembali berdenyut. "Ibu... dia masih hidup. Dia tidak terluka sedikit pun setelah menerima pukulan kita... Aku ingin meremukkannya... di sini... sekarang..."

"Gaara, tenanglah! Ini di depan Hokage!" Temari berbisik dengan nada yang sangat panik, tangannya memegang pundak adiknya dengan gemetar. "Jangan lakukan apa pun yang bisa membuat kita diusir dari ujian ini!"

Gaara belum mengenal siapa itu klan Hyuga, dia juga belum mengenal siapa itu Naruto. Baginya, di dalam ruangan besar ini, hanya ada satu orang yang memiliki signifikansi nyata untuk dihancurkan: Rock Lee, pemuda yang telah meretakkan ilusi pertahanan mutlak miliknya.

Lee merasakan tatapan membunuh dari Gaara, namun dia tidak membalasnya dengan permusuhan. Dia hanya memberikan sebuah lirikan datar yang sarat akan kesiapan mental. Reymond memeriksa status sistemnya untuk terakhir kali sebelum pengumuman dimulai.

[Status Sistem: Stabil.]

Sesuai dengan perkiraan, pikir Reymond. Jumlah orang yang lolos terlalu banyak. Mereka harus memangkas setengahnya di sini juga melalui pertarungan satu lawan satu.

Hokage Ketiga, Hiruzen Sarutobi, melangkah maju ke tepi panggung kehormatan. Dia melepas pipa rokoknya, membiarkan asap putih terakhir menguap ke udara sebelum akhirnya berdehem kecil untuk mengumpulkan perhatian seluruh peserta.

"Pertama-tama, aku ingin mengucapkan selamat kepada kalian semua yang telah berhasil bertahan hidup di dalam Hutan Kematian," suara Hiruzen terdengar tua namun memiliki wibawa yang sangat berat, bergema di setiap sudut aula raksasa itu. "Ujian Chunin bukan sekadar formalitas untuk menaikkan pangkat kalian. Ini adalah miniatur dari perang antar desa. Tempat di mana kalian mempertaruhkan nyawa demi kehormatan negara kalian."

Para Genin mendengarkan dengan saksama, beberapa di antaranya tampak menelan ludah dengan susah payah melihat keseriusan di wajah sang pemimpin tertinggi Konoha.

"Karena jumlah peserta yang lolos babak kedua ini melebihi ekspektasi kami," Hiruzen melanjutkan, matanya menyapu barisan pemuda-pemuda berbakat di depannya, "maka sebelum kalian bisa melangkah ke babak utama yang akan disaksikan oleh para Daimyo sebulan kemudian... kita akan melaksanakan babak penyisihan tambahan... sekarang juga."

Sebuah layar elektronik raksasa di dinding atas aula mendadak menyala dengan bunyi klik mekanis yang keras, menampilkan kotak-kotak kosong yang akan mengacak nama-nama peserta untuk duel hidup mati pertama mereka. Ketegangan di dalam ruangan itu pun mendadak naik ke tingkat tertinggi yang bisa dicapai.

1
aldo
lanjut author 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
The Music
lanjut lagi 🔥🔥🔥
Hadi Hadi
mantap 👍
Andi Akhasay: Mampir kak ke ceritaku.
total 1 replies
Aisyah Suyuti
goof👍
waktunya comeback
menarik
Hadi Hadi
good 👍
The Music
semangat thor👍🔥🔥
Hadi Hadi
mantap 👍👍
Hadi Hadi
up up up 😍😍
Hadi Hadi
is good 👍👍
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
semangat 💪
Hadi Hadi
semangat
Hadi Hadi
good 👍👍
Hadi Hadi
lanjut 💪
Hadi Hadi
up up up 👍👍
Hadi Hadi
sikat 💪
Hadi Hadi
mantap 💪
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
good 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!