NovelToon NovelToon
Pewaris Rahasia

Pewaris Rahasia

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Hantu
Popularitas:11k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

Janu Manggala adalah seorang pemuda polos yang tak menyadari bahwa dirinya memiliki kesaktian Tiada Tanding... Segala jenis pusaka tunduk di hadapannya, ucapannya langsung menjadi kenyataan, dan orang orang yang menunjukan kesaktiannya di mata Janu mereka hanyalah orang gila...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jiwa Raja Siluman

Mbah Sukini menganggukan kepalanya, "Patung Madono yang tertulis di dalam sebuah prasasti kuno yang tak sengaja aku temukan, ternyata memang benar ada..." ucap Mbah Sukini.

Tarjo terlihat memandangi Mbah Sukini dengan pandangan serius.

Mbah Sukini terlihat menganggukan kepalanya secara perlahan, "dunia lain ini di penuhi dengan hal hal yang sangat aneh. Baik cuacanya, pondok kayu misterius dan kini Patung Madono.."

"Kalau pondok kayu itu adalah sebuah sesuatu yang dapat terlihat dari kejauhan namun Patung Madono tidak, sebuah patung yang kehadirannya hanya tertulis di dalam prasasti kuno."

"Kamu pasti bingung dan menganggap ini lelucon bukan? Selama ini kita menganggap tidak ada patung Madono, dan patung itu hanya cerita mitos yang di ceritakan secara turun temurun... namun aku menemukan tulisan yang tertutup noda di prasati kuno yang aku temukan... Patung Madono akan bangkit apabila ada seseorang selain para penyembah Sang Bethari yang mengetahui letak jalan keluar. Patung Madono akan muncul dan akan memberikan pelajaran ke setiap orang agar tidak ada yang berani keluar dari tempat ini."

Tarjo pada saat ini mulai membanding bandingkan dalam otaknya, antara Tuan Janu atau legenda Patung Madono.

Tarjo berucap, "menurut mbah, Patung Madono dan pondok Kayu anomali itu lebih mengerikan mana?" Tanya Tarjo.

Mbah Sukini terdiam, dia sendiri tidak mengetahui alasan mengapa Tarjo bertanya seperti ini, namun Mbah Sukini tetap menjawab, "sudah pasti Patung Madono! Konon patung itu dahulu adalah patung biasa, namun jiwa sosok Raja Siluman memasuki patung itu dan membuatnya sangat kuat! Para anomali di pondok kayu itu bukan tandingannya!"

Seketika itu juga Tarjo menanggapi, "hmm... kita masih punya harapan mbah."

"Mbah Sukini ayo kita pergi dari dunia lain ini, anda sudah terjebak di sini selama 40 tahun lebih, bukan? Apakah anda tidak ingin melihat dunia luar?"

Mbah Sukini tersenyum tipis, "dasar bodoh, kita tak akan bisa keluar dari tempat ini!"

Tarjo tersenyum cerah, "tentu saja bisa!"

"Mungkin Tuan Janulah yang membuat Patung Madono bangkit, namun kalau Tuan Janu saja mampu membuat Pondok Kayu Anomali itu jinak kemungkinan saja Patung Madono juga dapat di tundukan!" Batin Tarjo.

"Percaya padaku, Mbah. Ayo ikut aku kita akan pergi dari dunia lain ini!" Ucap Tarjo.

Mbah Sukini memandangi tarjo dengan ekspresi serius, entah mengapa dia menjadi sangat penasaran apa yang membuat Tarjo sepercaya diri ini.

Kresek!

Kresek!

"Eh! Suara apa itu? Apakah pohon pohonnya sedang bergoyang?" Tanya Tarjo ketika mendengar suara derit kayu.

"Loh, kenapa Mbah?" Tarjo mendapati wajah Mbah Sukini berubah pucat.

"I.. itu adalah pertanda bahwa patung Madono akan datang." Jawab Mbah Sukini kemudian menelan ludahnya dengan ngeri.

Tarjo terlihat santai, "hehe, santai mbah santai!" Ucap Tarjo dengan percaya diri, "kita masih punya harapan... mari kita pergi dari tempat ini!" Ucap Tarjo yang langsung menggendong Mbah Sukini ke punggungnya dan berjalan pergi dari celah batu yang cukup besar ini.

"Lihat mbah, ada orang lain yang ada di tempat ini? Siapa dia? Apa Wijoyo?" Ucap Tarjo ketika melihat orang lain berdiri di kejauhan.

"Hmm... mengapa di lihat semakin dekat, semakin mirip dengan orang orangan sawah, tapi dari kayu?" Ucap Tarjo ketika menyadari ada hal yang aneh dari sosok itu.

Pasalnya sosok itu berdiri diam di atas tanah tidak bergerak sama sekali.

Dia berdiri mematung...

Krieeettt!!

Dengan gerakan kaku bagaikan robot kepala sosok itu menoleh ke arah Tarjo di iringi suara deritan kayu yang terdengar.

Siluet mata sosok itu merah menyala layaknya api yang berkobar.

Tarjo menyipitkan matanya, akhirnya ia sadar bahwa itu bukan manusia melainkan Patung yang terbuat dari Kayu. Tampak seperti manekin jawa kuno dengan pakaian sederhana ala kadarnya.

"Apakah itu adalah Patung Madono yang Mbah Sebutkan tadi?" Tanya Tarjo.

"Bodoh, ayo cepat kabur dari tempat ini! Sebelum Patung Madono itu menghajar kita!" Ucap Mbah Sukini dengan sangat serius.

Siapa sangka Tarjo terkekeh, "hehe, akan aku tunjukan bagaimana cara mengatasi patung bodoh ini! Lihatlah bagaimana aku menghajarnya, jangan takut Mbah." Ucap Tarjo.

"Aduh, piye iki!" Ucap Mbah Sukini yang panik, ia sama sekali tak menyangka Tarjo sangat bodoh berniat melawan patung yang di dalamnya terdapat jiwa Raja Siluman.

Dug!

Dug!

Patung Madono itu berjalan mendekat ke arah Tarjo dengan langkah pelan dan ekspresi kosong.

"Hahahaha...." siapa sangka Patung Madono iti tertawa, tawanya menggema layaknya tawa seorang villain sejati.

"Aku sama sekali tidak menyangka, kalian berdua berniat ingin pergi dari dunia ini? Hanya dengan kekuatan kalian yang tidak ada apa apanya di mataku!" Ucap Patung Madono, walaupun ia berbicara mulutnya sama sekali tak bergerak pertanda yang berbicara adalah sosok lain.

Bukannya takut Tarjo justru membusungkan dadanya dengan ekspresi angkuh, "hahaha... Patung bodoh memangnya kamu punya nyali untuk mengotori baju ini?" Ucap Tarjo dengan sangat sombong, ia yakin sekali Patung Madono ini sama seperti hantu lainnya yang takut dengan pemberian Tuan Janu.

"Patung kayu sepertimu sebaiknya aku gunakan saja sebagai bahan api unggun! Haha!" Imbuhnya dengan ledekan.

Mbah Sukini semakin ketakutan, ia langsung berucap, "Jo, jangan provokasi patung itu Jo! Ayo kita pergi!" Ucapnya.

"Santai saja mbah, akan aku remukan patung tidak berguna itu!" Ucap Tarjo dengan sangat optimis.

Patung Madono memiringkan kepalanya, sama sekali tidak menyangka manusia lemah di depannya memiliki nyali yang sangat besar, "aku tidak tahu dari mana asal kepercayaan dirimu itu... aku rasa kau bukan cuma manusia lemah, namun juga manusia bodoh yang tak tahu tempatmu!" Ucap Patung Madono dingin.

Tarjo menyeringai, "jangan banyak bicara, jika kau memang benar Patung dalam Legenda dan dalam dirimu terdapat Jiwa Raja siluman sekarang tunjukan!" Ucap Tarjo sambil membusungkan dadanya.

Bammm!

Siapa sangka semacam energi tak terlihat menghantam dada Tarjo yang di busungkan, membuat Tarjo dan Mbah Sukini terlempar begitu saja.

"Hahaha... hanya dengan hembusan nafasku saja kau sudah seperti itu, apalagi aku menunjukan kekuatanku... dasar manusia lemah!" Ucap Patung Madono... tiba tiba siliuet kepala banteng raksasa dengan mata merah menyala terlihat di sekeliling Patung Madono.

Uhuk! Uhuk!

Tarjo melebarkan matanya melihat Patung Madono itu yang kini menunjukan Jiwa Raja silumannya.

Tarjo dan Mbah Sukini menelan ludahnya dengan ngeri..

"Apakah itu kepala dari Raja Lembu Suro.. Raja para siluman?" Tanya Mbah Sukini, ia tampak gemetar ketakutan.

Begitu pula dengan Tarjo, "patung Madono ini sama sekali tidak takut dengan baju Tuan Janu... apa jangan-jangan Patung Madono ini berani melawan Tuan Janu?" Batin Tarjo.

1
Siti Arbainah
sifat dan kesaktian Jalu mirip bgt sama Tuan Muda Sugi ya
OneSpace
males baca novel yg mcnya tolol gak bisa nyadarin kekuatan sendiri
bedul: anda belum paham jalan ceritanya🙏 coba baca dulu sampai 10 bab.
total 1 replies
Tini Nurhenti
🙏🙏🙏💪
Tini Nurhenti
minal aidin walfadzin juga thor,mhn mf lahir dn bathin.
Tini Nurhenti
sdh mw lebaran nih thor,puasa sehari lgi lusa lebaran thor.🤭💪💪💪💪🙏
Sutono jijien 1976 Sugeng
👍👍👍
Sutono jijien 1976 Sugeng
🤭🤭😁😁😁👍👍👍
Tini Nurhenti
ayo jan selametin/ keluarin smua org yg ada disitu jan 😄😄💪💪
Tini Nurhenti
up yg byk thor 💪💪💪
Aman Wijaya
Rangga kepedean merasa dirinya seperti pangeran 🤴
Tini Nurhenti
mentri bahlul gan
Tini Nurhenti
puspa gmna kabare thor ?? 💪💪💪
Tini Nurhenti
kek kamyu ea thor 🤭🙏
Tini Nurhenti
baru lgi thor ?? hadir n nyimsk dlu thor 😄🙏🤭
bedul: iya nih, jangan lupa baca sampe selesai ya. udah 37 bab terjadwal nih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!