NovelToon NovelToon
Teluh ( Pelet Mati )

Teluh ( Pelet Mati )

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Balas Dendam
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Katanya sakit hati seseorang itu adalah ketika dia diam dan pergi tanpa banyak bicara. Itu yang di lakukan Anjas, dia sakit hati pada istrinya yang selingkuh, tapi bukan pergi untuk menata hati yang hancur, dia justru pergi ke dukun untuk membalas sakit hati.
"Saya ingin dia mati Mbah"
"Ada penyiksaan yang lebih mematikan dari kematian"
"Apa itu Mbah?"
"Rasa cinta yang tak berbalas"
"Bagaimana saya melakukannya?"
"Teluh... Pelet mati"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah jarum

"Mas, aku hari ini boleh antar Adisti ya, ada rapat orang tua, Adisti mungkin akan sedih kalau aku tidak ke sana" ucap Aisyah

‎"Tapi kamu sedang hamil, aku khawatir kamu akan kelelahan" jawab Anjas

‎"Insya Allah tidak akan mas, aku akan hati hati, kan ada Zalisha, Zalisha juga akan temani aku katanya" jawab Aisyah

‎ Anjas berpikir lama, kandungan Aisyah banyak di incar makhluk halus itu sebabnya Martini berada di dalam perut Aisyah untuk melindungi janin janin itu, tapi Anjas juga tidak mungkin mengurung Aisyah terus terusan di rumah, Aisyah juga butuh keluar rumah supaya dia tidak stres.

‎"Baiklah, nanti aku akan minta pak Jaka menjaga kalian, Adisti jaga mama ya" ucap Anjas

‎"Iya pa, Adis pasti jaga mama" jawab Adisti senang karena hari itu dia bisa ke sekolah lagi bersama Aisyah.

‎"Ayo ma, Adis tuntun, pa, pindah ke kamal bawah saja pa supaya mama tidak cape" ucap Adisti

‎"Tidak sayang, kamar bawah tidak seluas di sini, lagipula mama tidak akan naik turun tangga, akan papa gendong, kalau papa belum pulang dari kantor, mama hanya boleh di lantai bawah" jawab Anjas yang memang menyediakan tempat bersantai dan istirahat untuk Aisyah di dekat ruang bermain Adisti agar selain beristirahat dia juga tidak akan khawatir Adisti terluka saat bermain di ruangannya.

‎"Adis senang punya adik?" tanya Aisyah

‎"Senang ma" jawab Adisti

‎ Anjas juga belum mengajak Adisti ke makam Triana, dia masih ragu karena Suro mengatakan Hengki akan menggunakan bayinya untuk mendekati Adisti, Anjas bukan tidak mau Adisti mengakui anak Hengki sebagai adiknya, dia hanya tidak mau Adisti di jadikan alat untuk menguras harta Anjas.

‎"Ais, sebenarnya aku punya rencana untuk mengunjungi makam Triana besok, tapi aku ragu membawa Adisti" bisik Anjas

‎"Bawa saja mas, Adisti juga kan harus tahu di mana makam ibunya, selama ini Adisti hanya tahu ibunya sudah lama meninggal, tapi yang terjadi sebenarnya ibunya baru beberapa minggu ini meninggal" jawab Aisyah dan Anjas mengangguk.

‎ Mereka berangkat bersama, tapi Jaka di minta untuk tetap tinggal karena Anjas akan naik taksi, dan pulangnya akan bersama Juno juga Yuna.

‎"Ma, mama jalannya pelan pelan saja" ucap Adisti

‎"Aisyah" panggil Zalisha berlari dan memeluk temannya itu.

‎"Sudah lama tidak bertemu, Adisti bilang kamu hamil kembar tiga?" tanya Zalisha

‎"Iya, aku hamil kembar tiga makanya mas Anjas minta aku berhenti mengajar karena takut kelelahan" jawab Aisyah

‎"Bu Delisha mana?" tanya Aisyah

‎"Ada dengan Bu Alika dan anak anaknya di ruang guru, mereka juga baru datang, ayo ke sana, ayo Adis" ajak Zalisha

‎ Aisyah masuk, dia menyapa teman temannya yang juga merindukan Aisyah, bahkan para murid TK yang melihat Aisyah juga langsung memeluk guru mereka karena rindu. tapi di sudut gerbang, satu tatapan tajam tertuju pada perut Aisyah yang sudah membesar, bahkan orang itu berkomat kamit seperti sedang membacakan sesuatu yang setelahnya dia meludah di depan gerbang sekolah itu.

‎"Aws.." ringis Aisyah karena merasakan panas di perutnya.

‎"Kenapa?" tanya Delisha khawatir

‎"Tidak apa apa, hanya sedikit kram" jawab Aisyah berusaha tenang.

‎ Hinata, anak angkat dari Delisha tiba tiba menyentuh perut Aisyah sambil memejamkan matanya. Asap putih tiba tiba muncul dari dalam perut Aisyah dan menutupinya hingga kebagian dada Aisyah. Tak hanya memegang, Hinata juga menarik sesuatu dari dalam perut Aisyah dengan tangan kecilnya, sebuah jarum dan juga beberapa helai rambut yang ternyata di masukkan orang di depan gerbang ke dalam perut Aisyah.

‎"Innailaihi, Aisyah, kamu di teluh" kaget Delisha segera membacakan ayat ayat rukiyah pada Aisyah agar dia merasa lebih baik.

‎"Tidak apa apa mommy, nenek dalam pelut Bu gulu menjaga bayi bayi itu, meleka aman" ucap Hinata

‎"Alhamdulillah, terima kasih sayang, kamu punya kemampuan yang sangat langka, jaga dia kak Delisha" ungkap Aisyah mencium kening Hinata.

‎"Ayah dan ibunya juga sama, suamiku dan anakku yang sulung juga sama" jawab Delisha

‎"Jaga diri kamu Aisyah, aku merasa orang itu mungkin adalah orang yang sudah kenal kamu sejak lama, tapi bukan Sofyan, ada orang lain" ucap Delisha mengusap perut Aisyah.

‎"Iya, aku akan berhati-hati" jawab Aisyah yang mencurigai Dania sahabatnya sendiri.

‎×××××××

‎ Di kantor Anjas.

‎"Kenapa tiba tiba saja ada masalah di proyek pembangunan jembatan itu? Kan pengiriman kendaraan jadi tersendat" tanya Anjas

‎"Juno juga tidak tahu kak, tapi kata pak Toni, semua alat berat di sana tiba tiba saja tidak berfungsi, bahkan kontraktor yang bekerja sama dengan perusahaan konstruksi itu juga mengeluh, katanya mungkin di jembatan itu masih ada penunggunya, tiba tiba saja semuanya mati padahal pas pagi masih berfungsi dengan baik" jawab Juno yang mendapatkan laporan dari tim lapangan.

‎"Apa sebelum di lakukan pembangunan, pak Karman sudah ijin dulu pada tetua setempat atau pada penghuni lain di tempat itu?" tanya Anjas

‎"Pak Karman mana percaya dengan hal seperti itu kak, dia bilang para tetua adat itu hanya membuat proyek berjalan lambat" jawab Juno

‎"Astagfirullah, apa dia tidak tahu kalau selain bekerja untuk mencari keuntungan, kita itu juga harus menghargai adat di tempat kita membangun sesuatu, setiap tempat itu berbeda adatnya, apalagi di tempat jembatan itu akan di bangun masih berupa hutan dan hanya ada beberapa kampung yang berseberangan dengan sungai, pasti tempat itu masih angker" ungkap Anjas

‎"Kakak yang urus deh" ucap Juno tersenyum manis

‎"Aku CEO perusahaan otomotif, urusanku hanya dengan klien yang akan bekerja sama dengan perusahaan otomotif juga, bukan mengurus lapangan ataupun pengadaan alat berat, mereka kerjanya apa kalau aku mengerjakan semuanya" gerutu Anjas

‎"Mereka memang tidak becus kak, Kak Anjas kan bisa bicara dengan para tetua di sana, mereka mungkin sakit hati karena tidak di libatkan dalam proyek dan tidak ijin dulu" ucap Juno

‎"Ada saja, padahal tadinya aku mau pulang lebih cepat karena hari ini aku ingin menemani istri dan anakku bermain" keluh Anjas

‎"Sabar kak"

‎"Kamu juga ikut, tidak akan aku biarkan kamu bisa bersenang-senang selama kak Anjas kesulitan" sinis Anjas

‎"Loh, ko gitu sih" protes Juno

‎"Cepat bersiap atau aku akan pindahkan Yuna ke kantor cabang" ancam Anjas

‎"Iya-iya" kesal Juno pergi bersiap

"Harusnya pabrik mobil itu sudah bisa dibangun satu bulan lagi malah jadi terkendala, apa aku hubungi perusahaan lain saja ya supaya jembatan itu bisa cepat selesai dan mobil mobil dan motor pesanan klien juga bisa segera di antarkan" gumam Anjas

1
yuyun Rahayu
ikut menyimak thooor😁
Nurr Tika
serumit itu ya
Boru Nasution
wah bagus banget kak ini
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
seneng kalo ada sahara
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
😄😄 aduuh Sahara kocak kali kamu seruuu lnjuut
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
😂😂😂 seruu deh kalau ada kamu Sahara... 😂😂😂
neni nuraeni: sma" kak😁
total 2 replies
Siti Afsoh
mksh autor sahara dh kembali😍😍
Ridwan01: sama sama kak terima kasih kembali 🙏☺️
total 1 replies
Nurr Tika
sahara gemes 😄
Ridwan01: cubit kak 🙏🤭
total 1 replies
Nurr Tika
semakin seru
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
iih senangnya deh Sahara kmbli hehehe....
neni nuraeni: iya dong karena shara senang jadi kita yg bacanya juga ikut senang thor 😁😁😁
total 2 replies
Nurr Tika
siapa yang kirim santet ke juno
Ridwan01: Kunto kak 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
met hari raya idul fitri mohin maaf lahir batin thor, 💪 trus
Ridwan01: Sama sama kak, mohon maaf lahir dan batin juga🙏☺️
total 1 replies
Nurr Tika
lanjut thor
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
semoga anjas setia
Ridwan01: aamiin, terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
lanjut thor
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
lnjut
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Laila Zayn
delisha ini bukan nya anak nya abah adrian??? eh... ??? 🤔
Ridwan01: ada dua Delisha, anaknya Abah Adrian dan anaknya Bintang, ini Delisha anaknya Bintang kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
weeh mantaaap lnjut atuh thorr 🤭🤭
neni nuraeni: sama" thot🤭🤭
total 2 replies
neni nuraeni
mampus kau
neni nuraeni: iya rasain loh🤭🤭
total 2 replies
Nurr Tika
lanjut
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!