NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Dunia Mafia

Terjerat Cinta Dunia Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: reesha swee

Perhatian : Banyak adegan 21 + dan kekerasan.

Harap bijak dalam memilih cerita

(Masih dalam tahap revisi, tetapi masih bisa dinikmati alur ceritanya. Abaikan tanda baca dan penggunaan huruf besar juga kosa kata yang tidak sesuai dengan KBBI)


Salwa Humaira adalah putri sulung dari empat bersaudara, ia dibesarkan dengan kondisi ekonomi yang sulit. Dengan berat hati ia meninggalkan keluarganya untuk mencoba peruntungan dengan bekerja sebagai TKW di negeri orang. Sampailah ia bertemu dengan dua orang bos mafia yang saling bermusuhan. Hidupnya seketika berubah setelah dua orang tersebut menaruh perhatian kepadanya.

Bagaimana keseruan jika seseorang yang bermusuhan menyukai gadis yang sama. Dan siapakah yang akan dipilih oleh Salwa Humaira sebagai pendamping masa depannya?

Dipenuhi aksi heroik dan romantis, siapkan hati, jantung dan pikiran beserta camilan yang lezat untuk menikmati alur cerita ini.

IG . aleena_anonymous

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon reesha swee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CARI

Hay Readers.. thanks udah mau ngeluangin waktu buat baca lanjutan karya Author ini.

Mohon bantuannya untuk

● Like jika suka

● Tekan Favorite ❤ untuk tahu update kelanjutan cerita

● Kasih vote terbaik kalian 😘

● Kasih komen buat Author 😚😚. Kalau yang cuma mau intip-intip juga boleh, tapi kasih like tetap dong ... Thanks ya.. 🎉🎉😘😘

♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡

Pesta sudah berakhir, semua tamu sudah meninggalkan tempat. Yang Pou Han dengan Asisten Lie Am bergegas keluar untuk menuju tempat dimana Sean Arthur sedang di sekap. Yang Pou Han berencana melamar Michella di depan musuh besarnya untuk menunjukkan bahwa ada wanita yang peduli dengannya tanpa melihat uang yang ia miliki.

"Tunggu saja Sean Arthur, kau akan melihat adegan romantis yang membuatmu kesal seperti yang pernah aku alami sebelumnya" ucap Yang Pou Han lirih .

Yang Pou Han teringat kejadian memiluhkan empat tahun yang lalu dimana dirinya ingin melamar pujaan hatinya. Ia sudah menyiapkan pesta kejutan dengan menyewa sebuah taman dan dilengkapi dengan hidangan romantis di dekat danau. Ia ingin mengakhiri masa lajangnya dengan mengutarakan perasaannya yang sudah ia pendam selama bertahun-tahun.

"Sekarang saatnya" batin Yang Pou Han.

Ia menunggu seorang gadis dengan bersembunyi di balik tirai, namun saat gadis yang di ajaknya sudah sampai di tempat tujuan ia melihat hal yang sangat menyayat hatinya hingga kini. Sean Arthur dengan sombongnya merusak acaranya. Gadis yang ia tunggu dan ingin ia beri kejutan ternyata tengah berciuman mesra dengan Sean Arthur di depannya, padahal Sean tahu bahwa hari itu ia ingin melamar seorang wanita dan Yang Pou Han mengundangnya untuk menyaksikan peristiwa penting dalam kehidupannya. Yang PouHan dan Sean Arthur sebelumnya adalah teman baik, meskipun banyak hal yang selalu mereka perselisihkan namun mereka masih tetap bisa saling mengerti dan memaafkan kesalahan satu sama lain. Namun kejadian itu tidak bisa di tolerir oleh Yang Pou Han, Sean Arthur telah menghianati persahabatannya. Ia dengan tega menghancurkan hati sahabatnya sendiri secara terang-terangan.

Yang Pou Han berlari menemui Sean dan wanita yang sedang menciumnya. Ia menarik tubuh Sean Arthur hingga terjatuh di samping danau. Yang Pou Han dengan emosi menyelimuti dirinya menghajar Sean Arthur habis-habisan. Sean yang masih bingung dengan kesalahannya belum sempat bertanya tidak sanggup berkata apa-apa. Akhirnya mereka terlibat perkelahian . Wanita itu hanya bisa berteriak dengan keras, sampai akhirnya Sean Arthur dan Yang Pou Han sama-sama mengarahkan pistolnya ke lawan mereka masing-masing sehingga kedua pria itu terkena luka tembak yang cukup serius di bagian dadanya. Ke dua laki-laki itu tumbang dan dilarikan ke rumah sakit oleh bodyguardnya masing-masing. Sejak itu kebencian Yang Pou Han di mulai. Berbagai macam cara mereka berdua untuk bersaing dan saling menjatuhkan baik dari segi bisnis maupun kekuatan. Ia hanya melihat Sean Arthur sebagai rivalnya yang harus mati ataupun menderita di tangannya.

Sepuluh mobil mewah melaju beriring-iringan menuju ke gedung tua. Butuh waktu 30 menit untuk sampai di tempat itu. Yang Pou Han turun dari mobilnya setelah pengawal membukakan pintu mobilnya dengan hormat.

"Kenapa sepi sekali, tidak ada mobil dan penjaga" batin Yang.

"Cepat masuk" ia memerintahkan pasukannya untuk memeriksa ke dalam gedung.

"Tuan, pasukan kita di serang. Semua mati tergeletak di dalam ruangan" lapor salah seorang pengawal Yang Pou Han.

"Apa.. bagaimana dengan tahanan kita" tanya Yang kemudian.

"Tahanan kabur, nona Michella juga tidak di temukan" ucap pengawal itu lagi.

"APA.... Asisten Lie Am cepat cek CCTV" perintah Yang Pou Han dengan nada keras.

"Baik"

Asisten Lie Am mengeluarkan laptop dari dalam mobil, ia menghubungkan laptop dengan server untuk melihat hasil rekaman CCTV. Setelah berhasil ia menunjukkan rekaman kejadian tiga jam yang lalu kepada Yang Pou Han.

"Ini tuan"

Yang Pou Han tersenyum melihat adegan dimana Michella berani memukuli Sean Arthur sampai wajahnya penuh darah, lalu dikejutkan dengan kepiawaian Michella dalam bela diri yang bisa beberapa kali menjatuhkan Sean Arthur. Namun ekspresi Yang Pou Han berubah saat melihat Sean Arthur memeluk Michella dengan erat dan berhasil mencium wanita itu cukup lama.

"SEAN ARTHUR.... berani sekali KAU" teriaknya ,

Yang Pou Han dengan geram kembali melanjutkan melihat hasil rekaman, ia masih tidak terima bibir mungil Michella telah berhasil dinikmati oleh musuh besarnya, bahkan dirinya belum pernah merasakan berciuman dengan gadis itu untuk sekedar menikmati bibir Michella yang selalu terlihat manis dan menggairahkan di mata Yang Pou Han.

"TIDAAAKKKK" Yang Pou Han kembali berteriak melihat Michella tertembak sampai tubuhnya terpental dan darah bercucuran. Namun tiba-tiba gambar hilang karena Leon sudah menghancurkan semua kamera yang pengawas di ruangan itu.

"SEAN ARTHUR, CEPAT CARI DIA. HABISI DIA" Bentak Yang Pou Han kepada semua orang yang berada di situ. Semua pengawal Yang Pou Han berlarian untuk mencari keberadaan Sean Arthur. Namun mereka bingung mencarinya dimana.

"Tuan, dimana kita harus mencari" tanya salah seorang dari mereka dengan sedikit ketakutan.

"Apa kalian tidak bisa berfikir, aku tidak mau tahu, cari dia sampai dapat"

"Baik tuan" para pengawal menyiapkan pasukan khusus untuk mencari keberadaan Sean Arthur. Asisten Lie Am memberikan sedikit arahan kemungkinan dimana Sean Arthur bwrada.

"Cari di apartemennya, rumahnya, seluruh perusahaan dan anak cabangnya, dan satu lagi kemungkinan dia ke rumah sakit untuk mengobati luka-lukanya"

"Kami laksanakan tuan" semua orang pergi bergegas melaksanakan perintah Asisten Lie Am. Yang Pou Han dengan kemarahannya membanting laptop yang baru saja ia gunakan dan menginjak-injaknya hingga hancur lebur.

"Kau tidak boleh mati Michella, aku sudah berjanji mengajakmu makan malam hari ini" ucap Yang Pou Han dengan lemas.

○○○○○○●●●●●○○○○○○

Bip-bip-bip..... tuuuuuuuuutttttttttt

Sean Arthur terbangun melihat banyak perawat yang datang dan dokter memeriksa tubuh Salwa dengan seksama.

"Ambil kejut jantung"

Dokter itupun menggosok-gosokkan alat lalu menekankan pada dada Michella namun tidak membawakan hasil, layar monitor masih tidak bergerak hanya garis lurus yang terlihat. Berkali-kali dokter mencoba namun hasilnya tetap nihil.

"Maaf tuan, kami tidak bisa menyelamatkan istri anda" ucap dokter itu kepada Sean Arthur. Sean melemas melihat tubuh Salwa sudah memucat, perawat melepaskan peralatan kedokteran yang menempel pada tubuh Salwa. Sean berteriak kepada perawat itu.

"Jangan.. apa yang kalian lakukan, dia masih membutuhkan ini semua, dia belum mati. Dokter cepat lakukan sesuatu" ucap Sean memohon. Namun dokter itu hanya bisa diam. Sean melihat tubuh Salwa sudah tertutupi kain putih.

"TIDAAAAAKKKK"

1
frida
emang ada mavia segoblok ini???
evi carolin
2 org bodoh ko dipelihara 🤦
Mimik Pribadi
Lagian ngobrol kondisi Salwa aja hrs pergi dri ruangan pemeriksaan,Sean itu tidak berkaca dri pengalaman,,,,dan ini udh ke brpa kalinya dia lalai meninggalkan Salwa,udh tau musuhnya bnyk 🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️
Mimik Pribadi
Orng tua Salwa kan tau nya dia meninggal karna kecelakaan itu,ko gak dikabari klo ternyata msh hidup,Salwa jga sdh punya Hp pintar mehong lgi,apakah orng tua/adik2 nya gak bisa telp,ngabari keadaan dia baik2 saja trus sedang hamil??
Mimik Pribadi
Aku kira stlh Yang menikah gak nakal lgi sm Salwa,tapi ternyata,,,dasar cabul!!!!
Mimik Pribadi
Ini msh jauh dari adegan ataupun kata2 vulgar thor,berasa lewat aja gitu karna kata2 yng menceritakan adegan 21+ nya msh B aja ,,,🤭🙏🏻🙏🏻
Mimik Pribadi
Makin muter2,,,,
Mimik Pribadi
Skrng gantian Salwa yng bth darah,sblmnya Sean yng bth darah dan pendonornya Salwa
Mimik Pribadi
Masyaa Allaah visualnya cantik bngt,wajahnya polos,anggun,teduh,dan tidak membosankan 😍😍
Fajar Alfiyanshah
Luar biasa
Winarno Suzhi
salwa yang bodoh,bego...lagian kalo tau yg buat sean kecelakaan trus salwa bisa apa?dunia luar sana jauh lebih kejam.
Sidieq Kamarga
Ahhh si Alan ini ngaco saja, skin to skin munvkin gak harus melakukan hubungan "itu" !!
Sidieq Kamarga
Adddsuh Seannnnn Sean 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Sidieq Kamarga
Di part ini aku gregetttttttt sama si Abust, 😡😡😡😡😡😡
Siti Kalimah
hadir
ibeth wati
maaf saya berhenti baca Thor
ibeth wati
kok LBH suka baca komen ya drpd ceritanya😆
ibeth wati
saat baca sinopsisnya tak pikir cerita aktion tp kok makin kesini jadi kayak cerita sinetron ya ..belibet otak kecil q rada" blenk bacanya pakek acara amnesia segala
Eka Kurnia Sari
terlalu indosiar ga sih thor
Juan Sastra
kurang happy..
lanjut marathon yg kedua..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!