NovelToon NovelToon
Ikatan Tanpa Cinta

Ikatan Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Berbaikan / Cerai / Keluarga / Romansa / Tamat
Popularitas:13.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nur Alquinsha

Menikah dengan pria tampan, baik, setia dan kaya mungkin terdengar seperti mimpi di siang bolong. Tapi tidak bagi Erina, wanita dengan nama lengkap Erina Azkia Davina itu menjadi salah satu wanita beruntung di muka bumi ini karena berhasil menikah dengan pria tampan, baik, setia dan kaya raya.

Namun, meskipun Erina menikah dengan pria yang nyaris sempurna, pernikahan mereka tidak berjalan mulus. Penghianatan yang dilakukan ayahnya di masa lalu menghantui Erina dan membuat Erina tidak bisa mempercayai suaminya, Bisma, apalagi Erina pernah memergoki Bisma dengan wanita lain di kantor.

Rasa takut yang menghantui Erina membawa petaka dalam rumah tangganya. Bahkan, Erina dan Bisma hampir bercerai. Hampir, beruntung Bisma selalu bisa mengimbangi Erina dan tidak suka memperpanjang masalah. Bisma memang pantas disebut sempurna.

****

Note: Saya harap kalian tidak mengandalkan emosi saat membaca novel ini, karakter ceritanya mungkin kurang baik, tapi kalian jadilah pembaca yang baik.

©2019, lightqueensa || Nur Alquinsha A

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Alquinsha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ITC #32

Erina berusaha memejamkan matanya, dia tidak begitu siap untuk melihat Bisma, suaminya sedang mandi dan pikiran Erina mendadak kotor, Erina terus teringat perkataan Soraya. Dia merasa gelisah, saat mandi tadi dia mengecek darah bulanannya sudah tidak ada dan perkataan Soraya terus mengganggu pikirannya, dia juga ingat setelah Soraya menelpon suasana antara dirinya dan Bisma mendadak berubah menjadi canggung.

Tidak lama Erina mendengar suara pintu kamar mandi dan suara langkah kaki mendekatinya, Erina semakin gelisah, tapi Erina bersikap sebiasa mungkin seolah dia sudah tidur. Dia tidak ingin berada dalam situasi canggung seperti apa yang terjadi di mobil, atau mungkin situasi yang lebih parah dari itu, misalnya Bisma tiba-tiba membahas tentang perkataan Soraya.

"Erin ..." Bisma menahan tangannya yang akan menyentuh Erina, dia berniat membangunkan istrinya untuk makan terlebih dahulu, tapi suara dering ponsel menghentikannya.

Erina merasakan Bisma melangkah menjauhinya dan membuka sedikit matanya, Erina bisa melihat Bisma berdiri di dekat lemari hanya berbalut handuk yang melingkar pada pinggang.

Erina meringis, dia sudah memberi contoh memakai baju di kamar mandi, kenapa Bisma tidak mengikutinya? Jika seperti ini, bagaimana bisa Erina menghadapi rasa gelisahnya?

"Katakan aku dan Erin sedang di Seoul, kami akan tinggal disini selama dua minggu, jika memang ada hal penting dan mendesak sebaiknya menelpon langsung padaku."

Erina kembali menutup matanya saat menyadari Bisma akan berbalik, sepertinya ada hal yang membuat Bisma tidak senang, nada bicara Bisma terdengar begitu kesal dan sepertinya Bisma kembali menghampirinya.

Lalu, Erina merasakan Bisma meraih tangannya dan tiba-tiba menciumnya, Erina sudah tidak gelisah, dia malah merasa heran dengan sikap Bisma padanya dan bertanya-tanya siapa yang barusan menelpon suaminya.

Bisma sendiri baru menerima telpon dari Leo, sahabatnya mengatakan nenek Sekar datang ke kantor dan mengatakan ingin bertemu dengannya, katanya ada hal penting yang harus mereka bicarakan.

Hal itu yang membuat Bisma tidak senang, dia ingat terakhir kali bertemu nenek Soraya, neneknya menyuruhnya menceraikan Erina dan dia yakin hal penting yang neneknya maksud adalah tentang perceraian itu.

"Saya tidak akan membiarkan nenek mengatur hidup saya lagi." Gumam Bisma yang membuat Erina bingung.

Namun, kebingungan Erina teralih saat Bisma tiba-tiba mencium keningnya, Erina membuka mata dan refleks mendorong tubuh Bisma supaya menjauh darinya. Dia takut Bisma hanya sedang mencari kesempatan.

"Apa yang kamu lakukan?" Tanya Erina bak gadis yang kesuciannya terancam, belum menyadari Bisma hampir jatuh karena ulahnya.

Ketika Erina menyadari apa yang baru saja dirinya perbuat, Erina berpikir sikap sembrononya akan membuat Bisma marah, tapi Bisma malah tersenyum dan mengacak rambut Erina dengan sangat lembut.

"Maaf, saya sudah mengganggu tidur kamu ya?" Tanya Bisma. Padahal tadi dia memang berniat membangunkan Erina karena istrinya belum makan.

Erina menatap Bisma dengan perasaan yang campur aduk, antara malu, bingung dan merasa bersalah, tidak seharusnya dia mendorong Bisma dan membuat dirinya malu karena mungkin Bisma tahu bahwa dirinya hanya berpura-pura tidur, tapi meskipun begitu Erina tetap tidak berekspresi apapun, datar.

"Siapa yang menelpon?" Tanya Erina mengabaikan pertanyaan Bisma. Dia mengambil posisi untuk duduk.

Erina tidak tahu mengapa dirinya malah lebih peduli mengenai orang yang sudah membuat suaminya tidak senang disaat dia baru saja membuat dirinya malu. Entahlah! Erina juga bingung dengan dirinya sendiri.

"Oh?" Bisma terkejut Erina tahu ada yang menelponnya, tapi pada detik berikutnya dia kembali tersenyum. "Leo, dia yang menelpon saya."

"Kamu jangan berpikir macam-macam, saya tidak mungkin telponan dengan wanita lain." Bisma menatap jahil Erina sambil mengingat reaksi Erina setelah menerima telpon Gisella.

Bisma sedikit terlibur, setidaknya Erina pernah merasa cemburu meskipun saat itu masih berpura-pura tidak peduli, Bisma semakin yakin bisa membuat pernikahan mereka bertahan sampai maut yang memisahkan.

Lagipula, nenek Sekar tidak berhak untuk mengaturnya, Bisma sudah dewasa dan bisa mengambil keputusan sendiri untuk hidupnya, tidak perlu lagi campur tangan nenek Sekar meskipun Bisma ingat ibunya selalu meminta dia untuk menurut pada neneknya.

Tapi Bisma sangat yakin ibunya akan mendukung keputusannya melawan sang nenek, karena dulu Bisma juga pernah berjanji untuk tidak menyakiti wanita, dan menurut Bisma perceraian akan membuat wanita tersakiti.

Meskipun Bisma tahu Erina tidak atau mungkin belum mencintainya, Bisma yakin perceraian akan tetap membuat wanita tersakiti, banyak orang yang akan memandang rendah Erina dan Bisma tidak akan membiarkannya.

"Hm, aku lihat sepertinya ada yang membuat kamu tidak senang, apa ada masalah?" Tanya Erina yang tidak terlalu mendengarkan perkataan suaminya barusan. Dia bersyukur ternyata dirinya masih mampu sedikit bersikap tenang di depan Bisma.

"Kita bicarakan nanti, sekarang saya harus memakai baju supaya kita bisa segera makan." Ucap Bisma mengakhiri pembicaraan mereka lalu mengambil pakaian dan membawanya masuk ke dalam kamar mandi.

Bisma menyadari satu hal, Erina tadi hanya berpura-pura tidur, istrinya mungkin merasa kurang nyaman padanya, Bisma ingat Erina terus diam semenjak Soraya membahas tentang membuat anak, dan Bisma tidak ingin semakin membuat Erina tidak nyaman terhadapnya, sehingga memilih untuk memakai baju di kamar mandi.

 

"Erin, kamu tidak suka makanan disini?" Bisma akhirnya bicara setelah sekitar lima belas menit mereka saling diam sambil menikmati hidangan yang di siapkan pihak hotel untuk mereka, sebenarnya hanya Bisma yang menikmatinya, sementara Erina sepertinya sedang memikirkan sesuatu.

"Oh?" Lamunan Erina membuyar, dia sempat memikirkan tentang schedule Bryan, menurut info yang Erina dapatkan, idolanya itu mengadakan fansign di COEX artium dan Erina ingin sekali menghadirinya.

"Aku tidak pernah memilih makanan." Jawab Erina disertai senyuman lalu mulai menikmati hidangannya. Bisma terdiam dan memandangi istrinya.

"Erin, sepertinya ada yang sedang kamu pikirkan." Ucap Bisma dan mendadak ingat ketika Erina bertanya mengenai siapa yang menelponnya.

"Kamu masih memikirkan siapa yang menelpon saya?" Tebak Bisma asal. Sampai sekarang dia masih selalu dihantui kesalahpahaman istrinya. "Saya tidak berbohong, tadi memang Leo yang menelpon."

Erina hampir tersedak, dia tidak tahu darimana Bisma bisa berpikir begitu, dia bertanya siapa yang menelpon hanya karena suaminya terlihat tidak senang, Erina takut terjadi masalah dan sebagai seorang istri dia hanya sedang mengkhawatirkan suaminya.

Erina tidak menyangka Bisma malah berpikir dirinya ... ah sudahlah.

"Iya tahu." Sahut Erina menanggapi Bisma.

"Tahu apa?" Tanya Bisma merasa tidak mengerti dengan apa yang sebenarnya Erina ketahui. Dia mendadak bodoh jika berhadapan dengan istrinya itu.

"Aku tahu kamu tidak bohong." Jawab Erina cepat lalu menghela nafasnya.

"Bisma, kamu tahu dimana COEX artium?" Tanya Erina berusaha untuk mengalihkan suaminya dan tanpa menyadari bahwa dirinya menyingung tempat itu pada suaminya. "Bisa mengantar aku kesana?"

Erina sudah menahan diri untuk tidak memperlihatkan jiwa penggemarnya di depan Bisma, karena dia tahu tidak banyak orang akan menerimanya, termasuk Bisma, kenyataan tentang dirinya penggemar k-pop.

Erina tahu penggemar k-pop selalu dan akan terus di pandang rendah oleh orang lain, tanpa mereka coba untuk mengerti bahwa sebagian dari penggemar k-pop menggantungkan hidupnya pada idolanya.

Ya, Erina termasuk penggemar yang mengantungkan hidupnya pada idolanya, Bryan, jika Erina tidak pernah melihat dan mengenal pria itu, Erina pasti sudah bunuh diri.

Erina tahu seharusnya tuhan lah yang menjadi alasan Erina bertahan, dan Erina akan dianggap tidak beriman, tapi sekali lagi, tidak akan ada yang mengerti Erina dan dunianya.

Ketika ayah yang seharusnya menjadi pelindung keluarga, malah menyakiti semua anggota keluarganya. Ketika angan dan cita-citanya hanya menjadi impian tanpa mampu meraihnya.

Lalu Erina melihat Bryan, pria yang bahkan menyampaikan permintaan maaf ketika orang lain lebih dulu membuatnya terusik, sang idola cahaya dalam kegelapan hidup Erina.

Bisma terdiam untuk beberapa saat sambil memperhatikan wajah istrinya. "Saya tahu, kita bisa pergi setelah makan."

 

Jangan lupa mendukung karya ini dengan menekan tombol suka dan masukan ke daftar favorit kalian. Teruntuk kalian yang tertarik dengan karya-karya aku, silahkan ikuti aku di mangatoon atau intagram (@light.queensha) Terimakasih ...

Regards:

©2019, lightqueensa.

1
Tamirah Spd
Sebagai sahabat harus tahu mendudukkan layak nya sahabatku.jangan terlalu masuk kedalam urusan rumah tangga mereka.Pikirin juga perasaan suami nya.Yah memang di dunia ini kadang kadang aneh dgn manusia manusia nya.Ada sahabat yg betul betul sahabat sejati tapi ada juga sahabat yg menikung sahabatnya sendiri dgn berselingkuh,main belakang dgn Suami sahabat nya sendiri wesss angelllll.
Tamirah Spd
Rasa senang yg berlebihan, dikala tidur disamping suami kok bisa dgn antusias membicarakan sang idola,gak etis aja, justru sahabat nya yg bercerita ttg makna berbulan madu,yg kedepan nya membahas keturunan . ... wesss angelllll ....!!!
Tamirah Spd
Mengalah lah sedikit saja,beri Bisma kesempatan untuk menjelaskan apa yg sebenarnya terjadi .Kalau seorang suami walau nikah karena perjodohan sangat perhatian dan tidak mau bercerai harusnya nya kamu peka. Apa lagi kamu sdh menjadi istri yg seutuhnya Kalau bercerai bukan janda rasa perawan., kalau subur kemungkinan kamu hamil.Di dunia fana ini Kalau hamil tanpa suami alias janda sulit berjuang sendiri untuk membesarkan anak.Sulit untuk kebutuhan finansial.
Tamirah Spd
Istri mana yg gak sakit hati dikala masuk keruangan kerja ada wanita duduk dipangkuan suaminya. dan dibuat author sang istri cuek saja gak marah, biar suaminya yg salah tingkah.Lanjut Thor.
Tamirah Spd
Awal cerita yg menarik, walau pernikahan yg dijodohkan kan tidak ada drama atau memang blm ada drama yg berarti. Yg model dingin dan datar untuk cerita ini wanitanya.Berbanding terbalik dgn Novel yg sudah sudah kubaca.
Berharap cerita nya menarik dan seru.
Royani Arofat
erina tdk mudah luluh
Royani Arofat
d dunia nyata memang aq jumpai.menikah tanpa cinta.mereka menjalaninya dan awet sampe berpuuh tahun.yg penting saling menerima pasangan apa adanya danbersyukur.
Nhimasera Sera Sera
Luar biasa
Nhimasera Sera Sera
Lumayan
Wati_esha
Terima kasih ceritanya. Barokallah.
Wati_esha
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Asalkan Erina tidak mengalami morning sick yang parah, maka Arumi aman saja dirawat olehnya. Toh usia Arumi juga sudah satu tahun.
Wati_esha
Terima kasih ceritanya. Barokallah....
Wati_esha
Apa yang dilakukan Bisma pada Rose dan penghujat Erina yang lain?
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Kenapa Erina mengulangi pertanyaan itu?!
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Farhan - Bisma, main belakang ya. 🤣🤭. Bagus ide mereka segera untuk mempertemukan Erina - Soraya.
Wati_esha
Tq update nya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!