NovelToon NovelToon
Menikahi Duda Kaya Raya

Menikahi Duda Kaya Raya

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Cintapertama / Romansa Fantasi
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dinzy Aurora, gadis berusia 21tahun yang hidup sebatang kara di Ibukota, mengadukan nasibnya berharap memiliki kehidupan yang layak. Saat ini Dinzy baru saja lulus dari kampus terbaik di kota tersebut, mendapatkan gelar cumlaude bukan berarti Dinzy bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Setalah 2 bulan menerima Ijazahnya, Dinzy belum juga mendapat panggilan wawancara kerja. Dan selama 2 bulan tersebut sambil tetap mencari pekerjaan baru, Dinzy masih bekerja di sebuah coffee shop. Selama Dinzy tinggal di Ibukota, Dinzy memang melakukan pekerjaan paruh waktu untuk menyambung hidupnya, meskipun Dinzy mendapatan beasiswa dan juga biaya hidup, namun itu tidak menghalangi Dinzy untuk tetap bekerja. Dinzy tumbuh di sebuah panti asuhan di pesisir Ibukota. Ia tidak mengenal siapa Ayah dan Ibunya. Meskipun ia sangat penasaran, tapi pihak panti juga tidak bisa membantu Dinzy karena saat itu, Ibunya Dinzy hanya menyerahkan Dinzy begitu saja dan meninggalkan Dinzy di panti asuhan tersebut. Hanya nama yang Dinzy terima dari Ibunya, nama pemberian dari sang Ibu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4

Hari kesekian Dinzy bekerja, ia mulai bisa beradaptasi. Dinzy pun perlahan melupakan Arka, bukan lupa sepenuhnya namun kesibukan Dinzy mampu membuat Dinzy tidak memikirkan Arka lagi.

 

Dinzy juga mulai dekat dengan beberapa senior di divisinya, mereka terlihat makan siang bersama bahkan nongkrong bersama di coffee shop.

 

"Dinzy, kamu tahu Pak Kevin. Kemarin beliau menanyakan kamu" ucap Siska

 

"Pak Kevin HR Mbak?" tanya Dinzy

 

"Bukan, Pak Kevin dari Finance"

"Oh, ada masalah ya Mbak?"

"Gak ada, kayaknya Pak Kevin tertarik sama kamu"

"Mbak Siska ini bisa aja"

"Serius, dia baik kok Dinzy. Hanya saja dia duda, istrinya meninggal kecelakaan"

"Astaga"

 

Cerita tentang Kevin yang tidak pernah Dinzy ketahui, hari ini diceritakan oleh Siska seniornya di kantor. Dinzy mendengarkan cerita Siska dengan seksama, bahkan beberapa teman yang lain yang sebelumnya tidak tahu juga menjadi tahu.

 

"Kamu tahu dari mana Siska?" tanya Hendra

 

"Istrinya Pak Kevin itu sepupuku" jawab Siska

 

DEG!

 

Dinzy sontak terkejut mendengar jawaban Siska. Ia menatap Siska dengan tatapan tidak percaya karena sebagai sepupu istri dari Kevin, Siska justru mendukung Kevin untuk menyukai wanita lain.

 

"Santai Dinzy, memang kenyataan sepupuku sudah meninggal 3 tahun lalu. Dan Pak Kevin harus melanjutkan hidup kan? Tentu saja kami akan mendukung" jelas Siska

 

"I-iya Mbak" jawab Dinzy canggung

 

Beberapa orang memahami kecanggungan Dinzy karena merasa tidak nyaman, wajar karena Dinzy sungkan terhadap Siska.

 

"Dinzy asli mana?" tanya Hendra

 

"Saya dari luar kota Mas, saya tinggal disini sejak usia 17 tahun karena beasiswa dan sampai sekarang" jawab Dinzy

 

"Orangtua di kampung berarti ya? Mereka sehat?"

 

Dinzy terlihat diam, dia ragu untuk menjawab. Apakah Dinzy harus mengatakan yang sejujurnya atau Dinzy harus berbohong dengan keadaannya.

 

"Saya dari panti asuhan Mas" jawab Dinzy

 

Semua orang seketika terdiam dan menatap Dinzy, tidak ada yang bersuara, tatapan mereka bahkan tatapan yang tidak bisa diartikan.

 

"S-sorry Dinzy, aku gak bermaksud singgung kamu" ucap Hendra

 

"Gak apa-apa Mas, wajar kok. Saya juga baik-baik saja, tidak perlu sungkan"

 

Siska meraih tangan Dinzy dan menggenggam erat tangan tersebut. Mata Siska berkaca-kaca, ia seperti berusaha menenangkan dirinya seblum ia bicara.

 

"Dinzy, jangan merasa sendiri ya di kota ini. Anggap aku sebagai kakak kamu, cari aku kapanpun kamu butuh bantuan. Kamu gak sendiri disini" ucap Siska yang disambut hangat oleh Dinzy

 

"Mbak Siska, terimakasih banyak"

 

"Dinzy, bukan hanya Siska, tapi kami semua keluarga kamu oke?" sahut staff lain

 

Suasana berubah haru seketika, Hendra menatap Dinzy dengan perasaan bersalah meskipun Dinzy mengatakan jika ia tidak keberatan. Namun, Hendra juga merasa senang setidaknya semua orang tahu siapa Dinzy, dan Dinzy tidak akan merasa sendiri lagi hidup di kota ini.

 

"Oke... untuk Dinzy, dia adalah bungsu di divisi kita. Bungsu! apapun masalah kamu akan menjadi masalah kita, jangan ragu untuk cerita. Kami semua ada untuk kamu personal ataupun profesional" jelas Hendra yang kemudian mendapat apresiasi dari Siska.

 

Dinzy sangat beruntung di kelilingi orang-orang seperti seniornya, karena tidak semua tempat kerja memiliki lingkungan yang sehat.

 

"Terimakasih Mbak dan Mas semuanya. Terimakasih sudah menerima aku" ucap Dinzy

 

Tidak ingin membuat Dinzysedih, beberapa orang mengalihkan topik pembicaraan untuk mencairkan suasana. Hingga gelak tawa pun bersahut-sahutan, tidak terkecuali Dinzy.

1
falea sezi
jangan percaya🤣 uda sering cek. in dia sis
falea sezi
lanjjtt
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
wah bisa nih foto nya dikirim ke istrinya alvin biar mampus si moza ditangan istrinya alvin 🤭
Wahyuni Abuzar
iihh bisa yaa gitu tanpa babibu main sp aja...🤪
Scd: Iya ihhh kesel kan🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!