Annisa adalah asli warga Negara Indonesia yang sudah lama merantau di kota Sidney sebagai mahasiswa dan mendapat pekerjaan di RS ternama dikota maju tersebut sebagai Dokter.
Bertemu dengan seorang lelaki tampan jenius yang berbeda keyakinan dengan nya. Apa kah cinta mereka bertemu atau berakhir dengan sendirinya.
ig: @Dedektanjung_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Boru tanjung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33: AUDY
Sudah 2 hari belakangan ini, hati Annisa selalu berharap akan ungkapan dari Richo, tapi akhirnya nihil. Richo masih bertahan dengan Fikirannya yang selalu memantaskan dirinya untuk bisa bersama Annisa.
Hari demi hari Nisa lalui kerjanya hanya dengan kesibukan. Tanpa ada Richo lagi yang selalu membantu atau pun yang sudah menjadi penyemangat hari harinya.
Begitu juga Richo yang disana, yang telah diunjuk menjadi ketua tim medis. Sesampai ditempat, dia disibukkan dengan bebarapa aktifitas. Memeriksa beberapa warga yang memang tinggal jauh dengan kota, sedikit kumuh, yang menyebabkan beberapa penyakit menular lainnya.
Tak Hanya tim medis dari RS mereka, Ternyata pemerintah Aus juga telah mengirim beberapa balai tentara dan juga para mahasiswa untuk menjadi relawan kota yang sedang mereka tempati sekarang.
Memang tak dipungkiri, diantara banyak lelaki yang ikut dalam tim relawan itu ternyata hanya Richo pria yang menjadi pusat perhatian mereka. Terutama bagi mahasiswi kedokteran yang ikut bergabung.
Banyak diantara mereka yang selalu mencuri perhatian Richo, mendekati, dan selalu bertingkah aneh didepannya. Richo juga menyadari itu, Karna dia juga sudah biasa dengan keadaan seperti ini, keadaan yang selalu dipuja dan diharap harapkan kaum hawa lainnya.
Tapi sayangnya, Richo selalu bersikap acuh tak acuh terhadap tingkah wanita yang dia rasa terlalu berlebihan.
Hingga bangkit juga rasa penasaran dari seorang Mahasiswi cantik , dan pintar, lalu mulai mencoba mendekati Richo.
Namanya Audy. 22 Tahun, Mahasiswa kedokteran yang kebetulan satu kampus dengan Annisa waktu dia kuliah dulu.
Dikampus nya, Audy salah satu wanita pujaan tiap orang, tak hanya mahasiswa dan mahasiswi saja, dia juga kebanggaan para dosen, dia selalu pandai mengambil hati orang orang disekitarnya.
"Audy, liat ntu dokter pujaan ku. Ya ampun dia tampan sekali" Ucap lady teman dari Audy. Sambil mentap sendu kearah Richo.
Lalu, Audy menatap kagum kearah Richo yang sibuk memeriksa anak anak yang terlihat kurang gizi.
Setelah itu mulai kembali dengan menyusun bebarapa obat obatan yang akan dibagikan penduduk setempat. Sedang tugas dari mereka hanya membantu para tim medis RS, sekaligus belajar ilmu dari bebarapa dokter.
"Kamu gak tertarik?" Tanya nya lagi membantu menyusun obat obatan itu.
"Sapa bilang?. Selama seminggu ini, Aku juga penasaran sama Dokter dingin itu. Banyak orang menginginkan aku. Mana mungkin dia tidak tertarik dengan ku". Ucap percaya diri Audy.
"Hehh..Coba aja. siapa tau setelah pulang dari sini kalian langsung pacaran."
"Dengar dengar, dia juga muslim sama kayak kamu dy."
" Dan satu hal lagi yang paaaling penting. Ternyata dia masih jomblo".Cerocos Ladi tak berenti
"Ya aku sudah mendengar Statusnya. Beberapa kali aku berjumpa dengannya saat kami shalat di mushallah penginapan. " Sambung Audy.
Melihat mereka berdua saling bergosip, Calvin yang sedari awal jumpa dengan Audy sudah merasakan getaran Cinta. Akhirnya datang mengagetkan mereka berdua.
"Haii!!!" Ucap Calvin, tersontak Kedua terkaget sambil mengelus dada.
" Aduh dokter Calvin. Ngagetin aja" Ucap Ladi.
" ihh dokter. " Ucap lembut Audy tersenyum manis padanya.
"Kalian gitu aja udah kaget. Belum juga dikagetin dengan Cinta ku." Ucap Calvin garing.
Mendengar itu mereka hanya tersenyum, menghargai gombalan Calvin yang selalu dia ucapkan bila bertemu Audy. Mereka berdua juga menyukai Calvin, hanya saja mereka lebih tertarik dengan Richo yang usianya beda jauh dengan Calvin.
"Setelah ini mau kemana Audy?" Tanya Calvin.
Ladi mendengar itu hanya cemberut, sering kali disaat bersama dengan Audy dia terlalaikan. Aura nya kalah dengan Audy.
"Balik ke bascamp dok." Jawab audy.
"Perlu teman gk.?" Tawar Calvin.
"Gk dok, sendiri aja." Jawab Nya
"Oh ya led, aku luan ya. Ada urusan"Bergegas buru buru memasukkan cepat barang barang mereka, sengaja menghindar dari Calvin.
" Hati hati nya" Pesan Calvin . Audy pergi meninggalkan mereka berdua.
" Dokter Calvin, yuk pulang bareng?"Ajak ladi senyum genit.
"Ehemm..Hmm saya mau liat pasien bentar, kamu kalau mau pulang, luan aja. Hati hati ya?" Ucap Calvin menghindar lalu berlalu kelain arah.
Ladi yang melihat kepergian Calvin hanya memajukan bibirnya seakan cemberut. dan memasukkan kotak obat obatan itu dengan kasar.
Disisi lain. Saat Richo berjalan mencari beberapa obat obatan di ruang UKS bascamp, dia bertemu dengan Audy yang masih menyusun rapi obat obatan itu sesuai rak nya.
"Malam dok?." Sapa Audy.
" Malam."Balas Richo dingin sambil mencari obat yang dia butuh kan.
"Mau cari obat apa dok,? Di sini masih ada obat yang lain.?" sambil membukakan tempat yang lain.
Richo mulai mencari. Ternyata memang benar ada obat yang dia butuhkan. lalu mengambil beberapa dari obat itu.
"Yah..Makasih." Balas Richo tersenyum, hingga ingin berlalu meninggalkan ruangan itu.
" Dokter Richo, tunggu dok." Panggil Audy menghampiri Richo yang keluar ruangan.
" Dokter mau kemana?" Tanya Audy ingin tau.
" Saya ingin kependuduk sebelah, Dia menderita infeksi luka. Kenapa?" Tanya Richo balik.
" Aku boleh ikut?. Saya ingin belajar, karna kami disini selain membantu tim medis kami juga berkesempatan belajar dari para dokter. Boleh dok?" Tanya harap Audy.
Richo sedikit berfikir, karna tidak ada salah nya apa bila memang ingin belajar. Karna Richo juga merasa bahwa Audy gadis yang berbeda dengan yang lainnya. Gadis yang selalu mengejar ngejar dirinya.
" Baik lah." Jawab Richo singkat.
setelah itu, Richo mengambil hp nya lalu menelpon seseorang, yang tak lain Kylin. Tak berapa lama dari panggilan itu, Kylin tiba dengan tas ambu nya lalu oergi bersama sesuai perintah Richo.
Mereka bertiga pergi kerumah pasien itu. Dengan lihai tapi penuh hati hati Richo mengobati pasiennya. Begitu juga dengan Kylin yang selalu sigap dengan alat alat yang dibutuhkan Richo. Sedang Audy hanya terus fokus memperhatikan benar bahkan cara kerja Richo. Selain ingin mendekati Richo, Audy juga mengedepankan belajarnya, mungkin inilah cara terbaik dia. Seakan menyelam sambil minum air, selain ingin mengenal lebih dekat dengan Richo dia juga ingin belajar menjadi Dokter yang baik.
Sedang disisi lain, Kylin yang melihat cara pendekatan dari audy pada Richo merasa kurang nyaman. Seakan tak terima bahwa Richo juga mulai dekat dengan Audy. Dia hanya ingin Richo tetap dekat pada sahabatnya itu , yaitu Annisa.
BERSAMBUNG
**TERIMA KASIH TEMAN TEMAN ATAS DUKUNGANNYA
Jangan lupa like nya,,,
Coment, dan Vote nya yaaa??
Sehat selalu**..