seorang gadis SMA yang masih berumur 18 tahun sudah menikah karena dijodohkan oleh orang tuanya dengan anak sahabatnya.
dengan tujuan supaya hubungan silahturahmi antar dua keluarga semakin erat .
namun gadis ini tak menyangka kalau calon suaminya adalah, orang yang sering membuatnya jengkel ketika disekolahnya.
siapakah dia???
jangan malu malu untuk membaca.
maaf kalau tulisannya agak berantakan atau kurang nyambung.
saya masih tahap belajar😁😁😁🤗🤗🤗🤗
kalau suka jangan lupa jadikan favorite ya.
terima kasih🙏🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani Dewita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34
SELAMAT MEMBACA
viona dan teman temannya keluar dari kantin sambil membawa 1 kotak nasi goreng yang dipegang oleh nana.
"eh tunggu dulu." viona menghentikan langkahnya dan teman temannya.
"ada apa lagi sih vu." ujar dira
"tapi lo yakin kan na, kalau gue bawain kevin nasi goreng ini, dia bakalan maafin gue?ucap viona pada nana.
"ya yakin lah, vi, aku yakin 100 % malahan" ucap nana dengan sangat yakin.
"awas aja kalau nggak berhasil,gue jitak pala lu ntar." ucap viona sambil melototkan matanya ke arah nana.
nana menelan salivanya dengan susah payah.
"begitu amat sih vi." nana sedikit cemberut
" eh, eh.. tapi gue perhatiin ,kayaknya siswa undangan dari sekolah lain udah pada datang deh vi, lihat mereka ganteng ganteng banget ."ucap dira tersenyum sambil melihat kesetiap sudut sekolah.
"ya biarin ajalah, gue nggak peduli tuh." seru viona dengan wajah datar.
."iiih ,mentang mentang udah punya laki, bilang nggak peduli." ucap dira.
."ngomong apaan sih lu,ntar gimana kalau ada yang dengar lo ngomong kayak gitu, sahut viona,ya udah ayok temanin gue ke ruang osis,sambung kemudian.
namun ketika viona hendak menarik tangan kedua teman temannya, seseorang memanggil viona dari arah samping.
"viona? teriak seseorang
viona menoleh kearah suara yang memanggilnya.
"ya gue,lo panggil gue."tanya viona heran.
."yaaa iya ,lo viona kan?sahut david sambil lebih mendekat kearah viona.
."lo siapa?,kenapa lo tau nama gue?kayaknya lo bukan dari sekolah sini dah?ucap viona sambil menunjuk kediri david.
."iya gue bukan siswa sekolah sini,gue siswa Yang ngisi undangan dari sekolah lain ." ujar david dengan senyuman tampannya.
"terus apa hubunganya ama gue."sahut viona sambil melipat kedua tangannya.
david hanya tersenyum menatap viona.
siapa sih vi,kayaknya dia kenal ama lo,ganteng banget vi."bisik dira sambil tersenyum kearah david.
begitu juga dengan nana yang senyum senyum sendiri sambil memegang kedua pipinya
."gilaaak,cowok idaman gue."pikir nana sambil menatap kearah david.
."nggak usah basa basi deh,cepat katakan lo siapa?gue lagi banyak urusan nih ." ucap viona lagi.
."eh vi,nggak boleh galak galak dong ama tamu."sahut dira.
."lo diam aja deh."
dira diam sambil mengrucutkan kedua bibirnya.
."masak lo nggak kenal gue sih,gue david teman SD lo dulu ."sahut david sambil tersenyum.
."david, david mana yaaa?,sahut viona sambil berpikir.
." itu lo yang nggak punya teman ,dan sering nangis."sahut david mengingatkan viona.
tiba tiba viona mengangapkan mulutnya dan sedikit membulatkan matanya.
."oh lo david ferdian,anak yang cengeng itu?yang teman lo hanya gue ."lagi lagi viona menunjuk kearah david,gilaaak lo udah beda yak,sahut viona lagi.
."ya iya lah vi,sekarang gue udah besar kalik.
."wah.. sekarang malah ganteng lagi." viona terlihat tersenyum.
david tersenyum, "trima kasih pujiannya ,lo juga tambah cantik, puji david.
" aaaahh ,lo bisa aja vid."sahut viona malu
dira dan nana bingung melihat tingkah viona.
"oh ya vid,kenalin sekarang ini teman teman gue." viona memperkenalkan nana dan dira.
david pun memperkenalkan dirinya
"hey,, , gue david ." sambil menoleh kearah nana dan dira.
"oo jadi sekarang gue udah nggak diaanggap teman nih vi?,sahut david pura pura cemberut.
"ya nggak gitu juga sih."sahut viona merasa tidak enak.
."oh ya .gue dira,srifira andira,sambil tersenyum kearah david.
."siapa yang nanya nama lengkap lo "sahut viona melirik ke arah dira.
udah lo diam aja."sahut dira tak melepaskan pandangannya dari arah kevin
kalau gue.gu....gue nana." nana sedikit gugup dan malu malu.
"lah yang ini sok malu malu."t viona tidak mengerti dengan kedua sahabatnya apabila sudah bertemu cowok cowok ganteng.
namun nana tak menghiraukan perkataan viona.
."ya udah vi,gue senang ketemu ama lo disini ,lain kali kalau ada waktu kita bertemu lagi boleh?tanya david.
."oooh tentu boleh dong." sahut viona sambil tersenyum kearah david.
."ya udah gue mau keteman teman gue dulu,soal nya mereka udah nunggu gue disana .
."ooooh oke siip." viona menyatukan tunjuk dan jempolnya manjadi bulat.
."daaaaahhhh ." pamit david sambil berlalu meninggalkan viona dan kedua temannya.
sedangkan viona hanya tersenyum melihat david yang berlari meninggalkannya.
."nggak usah dilihatin kayak gitu juga kalik,ingat lo udah punya laki."ucapt dira.
."udah lo diam aja,ayok jalan ."ucap viona tersenyum masih melihat kearah punggung david yang masih belum menghilang.
kedua temannya menghembuskan nafas kasarnya,sambil menuruti perkataan viona.
sementara diruangan lantai atas,ada sepasang mata yang memperhatikan viona sedari tadi , ia mengepalkan tanganya dibalik jendela kaca,dengan wajah sedikit memerah menahan amarah .
."berani sekali dia tersenyum lepas sama cowok lain.
.
.
.
.
.
.
.
.
.