Karena sebuah kecelakaan membuat Senja Mahalini mengalami amnesia. Senja yang masih dalam keadaan bingung akan kondisi nya kembali di kejutkan dengan pengakuan dari seorang dokter tampan yang merawatnya selama ini.
Raka Bumi Prawija, dokter tampan yang merawat Senja. Menggantikan dokter yang di anggap tidak bisa menyembuhkan Senja, mengakui jika dia dan Senja adalah pasangan suami istri dan mereka sudah menikah sebelum kecelakaan itu terjadi.
Lalu, bagaimana jadinya. Saat ingatan Senja kembali dan mengetahui jika Bumi bukanlah pria yang sudah menikahinya?
Bagaimana juga kelanjutan dari pernikahan Senja, saat Senja tahu jika orang yang ada di balik kecelakaan itu adalah suaminya dan juga kakak iparnya sendiri?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.33
Kreekkkk
Tap
Tap
Set
"Iya sayang, aku tahu. Sudah, kamu tenang saja, antara aku dan juga Senja tidak akan pernah terjadi apa apa, ok. Sudah, sekarang lebih baik kamu istirahat atau jalan jalan agar pikiran kamu tenang dan tidak lagi berpikir aneh aneh tentang aku dan juga Senja, karena aku hanya mencintaimu, Selia. Aku tutup telepon nya ya? Aku takut kalau Senja akan mendengar pembicaraan kita."
Deg
Seketika, Senja pun menghentikan langkahnya saat mendengar Adam berbicara dengan seseorang lewat sambungan telepon.
Hati Senja kembali dibuat hancur oleh ucapan yang baru saja dia dengar dari Adam. Selia, rupanya Adam benar benar memiliki hubungan khusus dengan kakak iparnya itu.
Rasanya, ingin sekali Senja menghampiri Adam dan meminta penjelasan langsung dari pria itu tentang kenapa mereka berdua melakukan semua itu terhadapnya dan juga terhadap Langit.
Padahal, seingat Senja. Baik langit maupun dirinya, sama sekali tidak pernah memiliki masalah yang bisa membuat seseorang menaruh dendam pada mereka berdua.
Lalu. Untuk apa Selia dan Adam melakukan semua itu? Jika Selia dan Adam saling mencintai, untuk apa Selia menuduh kakaknya, Langit telah menghamili dan mengharuskan menikahi wanita itu?
Sungguh, Senja benar benar tidak mengerti dengan apa yang sudah Adam dan juga Selia lakukan terhadap keluarganya.
Tidak ingin Adam tahu jika dia sudah mendengar semua pembicaraan antara Adam dan juga Selia. Dengan langkah yang cepat dan juga hati hati agar tidak menimbulkan suara.
Senja yang sudah keluar dari kamar mandi itu pun terpaksa masuk kembali ke kamar mandi dan keluar setelah 5 menit berada di dalam sana.
Kreekkk
"Sudah selesai?" tanya Adam saat Senja keluar dari kamar mandi.
"Iya, Mas. Sudah," jawab Senja berusaha bersikap seolah olah tidak tahu apa yang sudah suaminya lakukan.
"Ya sudah, kalau begitu ayo kita sarapan. Setelah itu, kita akan langsung mengantarkan mu pulang karena aku harus kembali ke kantor." lanjut Adam yang kini sudah berubah sikap, dingin dan juga datar.
Tidak ada lagi sapaan mesra dan juga lembut seperti tadi, sebelum Senja masuk kedalam kamar mandi yang bahkan, pria itu berbicara seperti tengah meminta hak nya sebagai seorang suami.
"Loh, bukannya Mas masih cuti? Kenapa, tiba tiba harus masuk kantor?" tanya Senja pura pura kecewa dengan keputusan suaminya yang akan kembali masuk kerja padahal mereka baru kemarin menikah dan Adam juga masih memiliki waktu cuti menikah selama dua hari ke depan.
"Ada klien dari luar negeri yang merubah jadwal kedatangan nya jadi di percepat dan Mas tidak mungkin kan mengabaikan klien begitu saja. Apalagi, ini adalah klien yang sengaja datang jauh jauh untuk bekerja sama dengan perusahaan Mas. Kamu, tidak keberatan kan kalau Mas sudah masuk harus bekerja?" jelas Adam mencoba meyakinkan Senja.
"Jika itu untuk pekerjaan, tentu saja aku tidak keberatan. Pergilah, aku bisa pulang sendiri kok,"
"Kenapa harus pulang sendiri? Mas bisa kok antar kamu pulang lebih dulu. Setelah itu, Mas baru ke kantor,"
"Tidak apa apa, Mas pergilah. Lagi pula, aku mau mampir ke rumah Mama dulu untuk mengambil beberapa barang,"
"Ya sudah kalau begitu. Ayo, lebih baik kita makan dulu sebelum kita pergi dari sini,"
Keduanya pun akhirnya menikmati sarapan mereka dalam diam. Sibuk dengan pikiran mereka masing masing.
*
*
Setelah selesai sarapan, Adam dan juga Senja pun berpisah di lobi hotel. Adam pergi ke kantor, sementara Senja pulang ke rumah orang tuanya lebih dulu sebelum benar benar pulang ke rumah yang akan dia tempati bersama dengan Adam.
"Kamu yakin, tidak mau aku antar ke rumah Mama?" tanya Adam lagi demi meyakinkan jika Senja benar benar menolak tawaran nya.
"Yakin, Mas. Pergilah, sampai bertemu di rumah," jawab Senja meyakinkan Adam, kalau dirinya akan baik baik saja dan bisa pergi sendiri.
"Baiklah kalau begitu. Mas pergi dulu ya, kamu hati hati di jalan dan kabari Mas kalau sudah sampai di rumah Mama,"
"Iya, Mas."
Keduanya pun akhirnya benar benar berpisah setelah Adam melajukan mobilnya meninggalkan hotel dan juga meninggalkan Senja yang masih menatap penuh dengan tanya ke arah mobil yang di kendarai oleh Adam yang perlahan menjauh lalu menghilang dari pandangan nya.
Tidak seperti pasangan pengantin baru lainnya. Yang kerap memamerkan kemesraan dan juga kehangatan hubungan keduanya. Adam dan Senja malah terlihat seperti rekan kerja biasa.
Tidak ada peluk apalagi ciuman mesra mengiringi perpisahan keduanya di lobi hotel itu dan hal itu membuat hati Senja semakin terluka.
Pasalnya, kini Senja tahu jika kebaikan yang di lakukan oleh Adam adalah tipu muslihat untuk bisa menjeratnya. Namun, untuk apa Adam melakukan semua ini? Kesalahan apa yang sudah Senja dan juga Langit lakukan hingga Adam dan Selia melakukan semua ini pada mereka.
Semua pertanyaan itu terus berputar putar di dalam benak Senja sejak dia menemukan apa yang Adam dan juga Selia lakukan.
Tidak ingin menduga duga seorang diri. Senja pun akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan seseorang yang ahli di bidang penyelidikan untuk membantu nya menyelidiki Adam dan juga Selia.
*
*
Satu Minggu Kemudian.
"Baru pulang Mas? Kenapa selalu pulang larut?" tanya Senja saat melihat suaminya memasuki rumah mereka.
"Please, Senja. Aku cape, jangan membahas apapun dulu, ok." jawab Adam yang lagi dan lagi membuat Senja semakin kecewa kepadanya.
Pasalnya, Senja ingin sekali mengkonfirmasi tentang kejadian di malam pernikahan mereka. Dimana Senja memergoki Adam tengah berpelukan dan berciuman mesra dengan Selia.
Akan tetapi, bukannya kejelasan yang di dapatkan oleh Senja dari Adam, melainkan Senja mendapatkan sikap yang semakin aneh dari Adam.
Mulai dari, tidak ada nya komunikasi yang intens diantara mereka berdua. Adam yang setiap harinya pergi pagi dan pulang larut malam. Membuat hubungan mereka semakin berjarak.
Bukan hanya itu, selama beberapa hari terakhir. Adam benar benar bersikap aneh dan seperti enggan bertemu dengan Senja. Pria itu akan mengeluarkan berjuta alasan untuk menghindar agar tidak ada interaksi di antara mereka dan itu, semakin membuat Senja mencurigai jika ada sesuatu yang tidak beres dengan pria itu.
so sweet & bikin adem bacanya😍😍😍
Adam partner bisnis di atas ranjang
Bumi laki" yg di cintai Selia
Bnr" Seliaa😱😱😡😡
Smua pria ingin di kuasai
Trnyata Senja & Bumi👍🏻👍🏻
Haduh kebablasan tuh mulut🤣
Selia mencintai Bumi
Bumi mencintai Senja
Selia hamil sama Adam
Adam menikahi dg Senja
Senja mencintai Bumi
Selia menikah dg Langit
Kisah cinta ruwet🤕🥴😅