NovelToon NovelToon
Reuni Berdarah

Reuni Berdarah

Status: tamat
Genre:Dendam Kesumat / Desas-desus Villa / Thriller / Misteri / Tamat
Popularitas:987.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: DF_14

Acara reuni yang seharusnya berjalan dengan menyenangkan, seketika berubah menjadi mencekam dan menegangkan, saat seorang pembunuh berantai muncul membunuh satu persatu para alumni yang mengikuti acara reunian tersebut.

Membuat mereka yang mengikuti acara reunian saling curiga dan saling tak percaya. Pembunuh berantai berada diantara mereka.

Akankah ada yang selamat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Santi terbangun dari tidurnya ketika dia merasakan ingin buang air kecil, sebenarnya dia sangat tidak berani pergi ke kamar mandi sendirian, karena letak kamar mandi sangat jauh dari kamar yang dia tempati, tapi dia juga tidak tega membangunkan Pingkan, Chika, dan Lina.

Santi baru menyadari kalau Helena tidak ada di dalam kamar. "Loh Helena kemana? Apa dia juga sedang ke kamar mandi?"

Santi pun segera berdiri, dia mengira bahwa Helena pun pasti sedang berada di kamar mandi, sehingga dia terburu-buru pergi dari kamar untuk menyusul Helena.

Kamar mandi di vila itu terletak di bagian paling belakang, banyak sekali ruangan kosong yang Santi lewati, membuat jantungnya berdebar-debar tak menentu. Padahal saat ini dia sedang berada di dalam vila, tapi mengapa suasana sangat mencekam sekali. Bahkan mungkin orang-orang yang bertugas berjaga di depan vila pun sepertinya mereka ketiduran, maklum saja mereka sangat kelelahan sekali selama seharian harus menjelajahi hutan.

Santi sama sekali tidak melihat ada Helena di kamar mandi, tapi karena dia sudah kebelet, dia pun mengesampingkan rasa takutnya, dia segera masuk ke dalam kamar mandi untuk buang air kecil.

Setelah selesai dengan urusannya, dia pun keluar dari kamar mandi tersebut.

"Ternyata Helena tidak ada di kamar mandi? Sedang dimana dia? Apakah mungkin dia sedang bersama David?" gumam Santi, dia berpikiran seperti itu karena dia tahu bahwa David dan Helena sebentar lagi akan menikah.

Tanpa sengaja Santi melihat ke arah jendela yang ada dibagian belakang vila itu, dia melihat ada seorang pria yang sedang berjalan sendirian, pria itu tidak menampakkan wajahnya, karena kepalanya memakai kupluk jaket.

"Siapa dia? Apakah mungkin dia psikopat itu?" gumam Santi.

Rasa penasaran lebih besar dibandingkan dengan rasa takutnya, sehingga dia memutuskan diam-diam mengikuti pria berjaket hitam itu.

Tentu saja Santi sama dengan yang lainnya, dia harus bisa menemukan siapa psikopat itu, agar tidak ada lagi korban jiwa.

Santi segera keluar dari vila lewat pintu belakang, dia berjalan dengan pelan mengikuti pria yang memakai jaket berwarna hitam tersebut.

Santi nampak tegang karena pria itu berjalan memasuki hutan. Santi menjadi bimbang apakah dia harus terus mengikutinya atau memilih kembali ke vila. Tapi jika dia kembali ke vila, dia akan kehilangan kesempatan untuk mengetahui indentitas psikopat tersebut.

Pria itu berjalan dengan santai melewati pepohonan yang menjulang tinggi sambil bersiul, suara siulannya bernada, sama persis dengan suara musik klasik yang sering dia dengarkan.

Sementara Santi berjalan mengendap-endap mengikuti pria itu. Berharap bisa melihat wajahnya atau melihat dia sedang mengeluarkan semua barang yang dia miliki di hutan itu.

Namun, karena suasana begitu gelap gulita, Santi telah kehilangan jejak pria itu, dia nampak kebingungan, pandangannya beredar mencari keberadaanya.

"Lho dia kemana? Kenapa cepat sekali dia menghilang?" Santi tidak tahu harus berjalan ke arah mana sekarang ini, padahal dia ingin sekali tahu siapa pria yang memakai jaket hitam itu. Mungkin saja dia adalah psikopat yang telah membantai keenam alumni yang ikut reunian itu.

Santi merasakan takut, dia pun memutuskan untuk kembali ke vila, mumpung jarak antara dirinya dengan vila tidak begitu jauh. Dia pun membalikkan badannya.

Jantungnya hampir mau copot saat melihat seseorang sedang berdiri dihadapannya, dan orang itu adalah pria berjaket hitam yang dia ikuti tadi, dan tentu saja Santi bisa melihat dengan jelas wajah orang itu.

"Ka-kamu?"

1
Nicaaaaa♥
luarrr biasaaaa semangatt terus buat karya nyaa kakk
Rita Juwita
luar biasa seruuu thor. ..
retno❤️
Waaow bener2 mantap karya Kak Othor ini... pengennya ngelewatin cerita satu ini, tp penasaran jg... akhirnya kubaca... baru pertama baca novel horor sadis... awalnya ngeri bgt ada adegan sadis2nya... tapi gak dilanjut bikin penasaran... akhirnya mencoba beraniin utk trs baca... bener2 sadis... ngeri bgt... untung diakhir cerita beberapa tokohnya bs selamat. The best ceritamu Kak Othor... Semangat trs berkarya... sukses selalu 🙏🏻👍🏻🥰
Rewin
roni
Sarah
Udah kena kanker paru-paru masih mau diam-diam ngerokok aja yah dammm? Dasar suami bandel! 😒
Sarah
🤩🤩🤩
Sarah
Cerita keren bangettt! 💖
Sarah
so sweet 💖
Sarah
Yeyyyy! mantap Adam!
Sarah
Nooo pingkannn adam ayo cepat selamatkan istrimuuuu
Sarah
Tahan nafas bacanya aku 👍🙂
Sarah
Seneng deh bisa ngelihat Nicholas sama Adam jadi deket. Soalnya mereka keliatan klop aja gitu 👍.
Sarah
Curiga sama Dicky 🙂
Sarah
padahal harusnya enam, satu lagi Heru dia yang bunuh 😡.
Sarah
pemandangan yang buruk di pagi hari yang cerah 🙂.
Sarah
Jangan-jangan plot twist di akhir pelakunya Dicky atau Roni.
Sarah
Adam senyum-senyum aja lihat orang pdkt karena dia sudah merasakannya duluan dan sudah kawin malah 🤭
Sarah
Benar-benar berasa dunia cuma milik berdua nihh~🤭
Sarah
Diantara banyak orang yang ceria, pasti ada orang yang pendiam dan kalem seperti Nicholas, dan diantara orang-orang seperti Nicholas, pasti ada sebagian kecil lainnya yaitu orang yang sudah bukan pendiam lagi... tapi dingin seperti Adam 😂
Sarah
Asik, semoga kamu bukan psikopatnya. Karena kamu ini sudah suami idaman banget, sayang banget sama istrimu 😭👍/Awkward/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!