NovelToon NovelToon
Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga
Popularitas:302.8k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

BERTAHUN-TAHUN DIANGGAP MANDUL, TERNYATA ITU ADALAH JEBAKAN SUAMI DAN ORANG KETIGA. SETELAH MENGETAHUI KEBENARANNYA, AKU PUN MULAI MEMBALAS DENDAM!

Demi menikahi Lavanya, Aditya tega memberikan obat anti-ovulasi kepada Kemuning, agar tidak pernah bisa punya anak. Aditya juga memanipulasi hasil tes kesuburan Kemuning.

Namun, takdir berkata lain ketika kecelakaan menimpa Kemuning. Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau ada zat berbahaya di dalam rahimnya.

Dengan bantuan Arkatama, Kemuning menyusun pembalasan kepada Aditya dan Lavanya. Membuat mereka merasakan pembalasan yang tak disangka-sangka.

Niat ingin menguasai harta milik Kemuning, yang Aditya dapatkan malah gigit jari.

Akankah rahim Kemuning bisa subur kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Ruang kantor Arkatama mendadak sunyi, para penghuninya terdiam karena ucapan Aryasatya. Sekarang memang zamannya main viral jika ingin pelaku mendapatkan sangsi sosial.

"Biar aku saja yang urus bagian itu, Mbak," kata Aryasatya tersenyum tengil. "Mbak fokus ke yang lainnya."

"Bahkan kalau perlu, aku akan jadi detektif untuk mencari bukti," lanjut pemuda itu.

Arkatama yang gemas dengan kelakukan adiknya, memukul pelan kepala Aryasatya dengan menggunakan kertas. "Jangan main-main, kamu!"

Aryasatya meringis sambil mengusap-ngusap kepalanya. Mulutnya menggerutu tak karuan.

Kemuning tertawa terkekeh sampai keluar air mata. Ini pertama kalinya dia tertawa lepas setelah hatinya hancur beberapa hari yang lalu.

Sementara itu di tempat lain, Aditya dan Lavanya berjalan di deretan etalase alat kosmetik. Wanita itu sudah kehabisan barang-barang skin care dan make up.

"Mas, sepertinya bukan hanya bedak dan lipstick ku saja yang habis. Handbody, sampo, dan pelembab aku juga habis semua," kata Lavanya dengan suaranya yang dibuat manja.

"Ya, tinggal beli saja."

"Hore! Mas Aditya memang the best, deh, pokoknya!" puji Lavanya melompat-lompat riang.

Kedua orang itu tidak tahu kalau saat ini foto mereka mulai terpampang di beranda-beranda media sosial, akibat olah seorang pemuda.

***

Keesokan harinya, seperti biasa Kemuning akan memasak jika semua pekerjaan membersihkan rumah selesai. Sementara Aditya pergi ke peternakan sejak pagi-pagi.

"Kemuning, Ibu mau pergi menemui teman, jadi enggak makan siang di rumah. Masaknya jangan banyak-banyak." Bu Ratih masuk dapur.

Kemuning menoleh dan berkata, "Baik, Bu."

Hati kecil Kemuning merasa ada sesuatu yang tidak beres. Dia teringat dengan pembicaraan antara Aditya dan Bu Ratih, malam hari tempo hari.

"Sepertinya aku harus mengikuti Ibu," batin Kemuning. 

Agar Bu Ratih tidak curiga, Kemuning melakukan aktivitas seperti biasanya. Sampai sekitar jam sepuluh mertuanya pergi, dia pun bergegas mengikuti. 

Untuk mengelabui Bu Ratih, Kemuning sudah menyiapkan penyamaran. Dia meminjam motor temannya dan memakai jaket serta helm pria. Dengan begitu, dia bisa membuntuti tanpa dicurigai.

"Loh, ini kan jalan menuju ke kampungnya Lavanya!" batin Kemuning yang tahu betul daerah itu.

"Jangan-jangan mereka mau membicarakan pernikahan Mas Aditya dan Lavanya," gumam Kemuning yang masih fokus mengendarai motor.

Tebakan Kemuning benar. Bu Ratih mendatangi rumah Lavanya. Di sana mobil Aditya juga sudah ada sana.

Kemuning memarkirkan motor di balik pohon besar. Lalu, dia mengendap-ngendap masuk ke pekarangan rumah Lavanya. Dia mengintip lewat jendela dengan ponsel siap di tangannya.

Di ruang depan ada Lavanya bersama kedua orang tuanya. Lalu, Aditya duduk berdampingan dengan Bu Ratih.

"Jadi, kapan perceraian mereka diproses?" tanya Pak Bagus dengan tatapan serius.

Bu Ratih menoleh kepada Aditya. Putranya itu mengangguk.

"Eh, saat ini Aditya belum mengajukan gugatan perceraian ke pengadilan, karena ada beberapa dokumen yang harus diurus," jawab Bu Ratih tersenyum basa-basi.

"Dokumen apa?" tanya Pak Bagus. "Berapa lama lagi Aditya bercerai dengan istrinya?!"

"Kita enggak mau, loh, Lavanya jadi bahan gunjingan tetangga karena dianggap enggak jadi menikah," lanjut Bu Dewi mengingatkan.

Aditya dan Bu Ratih saling melirik. Pria itu tahu mengurus perpindahan nama pada sertifikat tanah itu butuh waktu, tidak bisa sehari jadi. Selain itu, Aditya kesulitan ketika akan membawa sertifikat di dalam brankas, karena selalu ada Kemuning di kamar. 

Seakan paham pikiran putranya, Wanita paruh baya itu pun menghela napas. "Dokumen itu sangat penting," kata Bu Ratih. "Kalian tahu istilah harta gono-gini?"

Pak Bagus dan Bu Dewi kini paham kalau Aditya sedang mengurus aset kekayaannya, agar tidak jatuh ke tangan Kemuning. 

"Kalau begitu aku tidak apa-apa menunggu lebih lama," ujar Lavanya. "Mas Aditya, selesaikan saja dulu segala urusan itu. Aku tidak mau jika setelah menikah nanti, Mbak Kemuning menggugat dan minta harta."

Kemuning yang sedang merekam video, tersenyum mengejek. Karena dia akan mengambil apa yang menjadi miliknya.

Harta milik Aditya hanya rumah yang saat ini mereka tinggali. Kekayaan milik keluarga Aditya habis untuk pengobatan penyakit kronis ayahnya yang meninggal tidak berapa lama setelah Aditya dan Kemuning menikah.

Setelah itu Aditya di PHK dari tempat kerjanya. Sehingga menganggur beberapa bulan. 

Karena seorang suami yang harus bertanggung jawab menafkahi keluarga, Kemuning menyerahkan usaha kecilnya yang dirintis sebelum menikah. 

Aditya berhasil memajukan usaha itu. Bahkan Kemuning sampai menjual rumah peninggalan keluarganya untuk tambahan modal. Omset yang didapatkan lumayan banyak tiap harinya, dia pun merasa usaha peternakan potong ayam adalah miliknya. 

Dahulu, Aditya merupakan pria baik, pekerja keras, sayang keluarga. Dia dan kemuning pacaran selama lima tahun. Kedua keluarga juga merestui hubungan mereka.

"Aku janji secepatnya akan menyelesaikan urusanku dengan Kemuning. Aku sudah cari orang yang bisa membantu aku," kata Aditya tersenyum yakin dan membuat orang-orang di sana pun ikut tersenyum.

Mulut Kemuning mengerucut dan matanya membulat mendengar ucapan Aditya. Dia merasa senang karena dokumen-dokumen penting sudah dipindahkan ke tempat yang aman.

“Sayang sekali, Mas ... kamu enggak akan mendapatkan apa yang kamu inginkan,” batin Kemuning.

Merasa cukup mengambil video untuk barang bukti, Kemuning pun segera beranjak dari sana sebelum ketahuan.

Ketika hendak naik motor, Kemuning berpapasan dengan dua orang wanita seumuran Lavanya. Mereka sedang membicarakannya.

“Dengar-dengar si Lavanya mau menikah,” ucap wanita berambut pendek.

“Kamu tahu siapa pacarnya Lavanya? Kok, aku curiga dia pacaran sama Pak Aditya … bosnya itu,” balas wanita berambut pendek.

“Ih, aku juga berpikir begitu! Walau dia suka menyangkal dan bilang pacarnya orang jauh.”

Kemuning yang mendengar itu merasa tertarik dengan pembicaraan mereka. Saat ini dia sedang dalam mode penyamaran. Jadi, dengan penuh percaya diri dia bertanya, “Hei, kalian teman dekatnya Lavanya?”

Kedua wanita itu menatap Kemuning dengan penuh curiga karena memakai topi, jaket, dan kacamata. 

“Kamu siapa?” tanya wanita berambut panjang. Suaranya tegas dan agak meninggi.

“E, aku teman satu sekolahnya. Kebetulan lewat sini. Tapi, lupa di mana rumahnya,” jawab Kemuning berbohong.

“Itu rumahnya!” Wanita berambut pendek menunjuk rumah Lavanya. “Sekarang rumahnya bagus, pasti kamu pangling ‘kan?”

“E, iya. Dulu rumahnya dari bilik bambu.” Kemuning masih ingat jelas rumah keluarga Lavanya empat tahun lalu ketika datang menjenguknya saat sakit.

“Dia kan gajinya gede. Seminggu dua juta … jadi sebulan gajinya delapan juta. Belum lagi kalau lembur,” ucap wanita berambut panjang dengan nada iri.

Betapa terkejutnya Kemuning mendengar gaji Lavanya. Karena setahu dia gaji Lavanya itu tujuh ratus lima puluh ribu seminggu, kalau ramai bisa satu juta. Sistem gajian di peternakan potong ayam itu satu minggu sekali. Karena mereka butuh uang untuk makan dan kebutuhan lainnya.

“Sepertinya pacar dia royal suka kasih banyak hadiah mahal,” timpal wanita berambut pendek.

“Semoga saja gosip di media sosial tentang Lavanya itu tidak benar, ya!” Kemuning tersenyum lebar.

“Memangnya ada gosip apa?” tanya kedua wanita itu bersamaan.

“Ih, kalian tidak tahu?!” Kemuning berbisik dan keduanya menggelengkan kepala bersamaan. “Coba kalian buka TT dan FB.”

Kedua wanita itu dengan semangat membuka media sosial milik masing-masing. Seketika keduanya melotot saat melihat berita viral dari kemarin sore.

Saat ini keluarga Aditya dan Lavanya sedang tertawa bahagia, tidak tahu kalau di dunia maya berita mereka mulai jadi bahan hujatan netizen. Berita itu sebentar lagi akan sampai ke kampung mereka.

1
Rahma Inayah
suara apa tu ribut2 siapa yg DTG
ken darsihk
Apa itu si Marissa yak , yng memaksa untuk bertemu Arsyayasa
gina altira
Siapa tuhh, pake ribut lagi.
Ma Em
Emang author bikin penasaran selalu digantung gantung , kan mau tau siapa yg ribut diluar Thor 😄🙏.
Aidil Kenzie Zie
jangan-jangan si Tamara mau datang kerumahnya Arka tapi dilarang security 🤔🤔🤔🤔
Ita rahmawati
palingan juga si Tamara yg mau bertamu 🤣
Sugiharti Rusli
eh jangan bilang itu keluarga mantan suami si Tamara lagi yang mau menteror Arkatama, apa mereka tidak terima dengan hasil putusan PA
Sugiharti Rusli
baik Arkatama dan Kemuning juga bisa bernapas lega dengan rencana Tamara yang akan pergi ke luar negeri dan bekerja ke sana,,,
Sugiharti Rusli
dan akhirnya dia berhasil memenangkan gugatan dan bisa lepas dari pernikahan yang menyiksa tubuh dan mentalnya
Sugiharti Rusli
dan seperti dugaan Arka kalo sidang berjalan alot karena Tamara menuntut haknya sebagai mantan istri,,,
Sugiharti Rusli
bagus deh kalo pada akhirnya si Tamara bersikeras dari suaminya dan dia mau didampingi oleh si Dimas rekan Arkatama
Eonnie Nurul
masalah e kok gak mari mari to Yo 😔
Dewi Sri
lagi lagi 😭😭😭😭
Mundri Astuti
apalagi tuh 🤔
Dewi Sri
part ini sangat mengandung bawang 😞😢😢😭😭😭
Les Tary
waduh apa adiknya pulang pasti jadi heboh klu ada dia 🤣
zahrahaifa
pasti ramli tuh yg dateng.... nyalahin arka karna tamara gugat cere dia
Dew666
😍😍😍😍
Dew666
Lanjutttt yg ribut sapa
Aditya hp/ bunda Lia
ribut apaan jangan bilang ribut gak kebagian daging kurban 😂😂
🌸 Sunshine 🌸: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!