NovelToon NovelToon
A

A

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Perperangan / Thriller / Tamat
Popularitas:174.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Danu Banu

"Aku ingin bertanya kepada kalian yang menyebutkan tidak waras. 'Apa yang kalian berikan untuk orang yang kalian cintai?' Aku memberikan segalanya."

Gilang akhirnya menemukan kode terakhir dari Lutfi yang mengarah ke Jepang. Namun kode selanjutnya tersembunyi di antara perseteruan polisi dan mafia. Akankah Gilang berhasil menemukan Lutfi di tengah waktu yang terbatas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danu Banu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2. Surat dari RT

i

Pagi itu pada pertengahan bulan Juli, seperti biasa, aku masuk ruang kelas tepat pukul 08:00 WIB atau sekitarnya. Masih, tidak ada bedanya dengan saat MOS. Bukan karena jam pelajaran mulai waktu itu, hanya saja aku telat beberapa menit dan gerbang sudah ditutup. Padahal aku sampai sekolah pukul 07:03 WIB.

Yah, mau tak mau aku harus mendengar omelan guru piket, setelah itu lari-lari muterin lapangan sepak bola sambil gendong tas. Coba bayangin gimana rasanya.

Aku tidak sengaja, bahkan tak pernah kupikirkan untuk datang terlambat. Selain ketinggalan pelajaran dan dapat banyak poin, hukuman merupakan salah satu hal paling utama yang membuatku sangat ingin tidak mengulanginya. Meski aku terus terlambat saat MOS, dan kembali melakukannya empat hari ke depan.

Walau bagaimanapun, aku selalu berusaha agar berangkat lebih awal. Tapi, angkutan umum tidak pasti ada, selagi ada seringnya penuh. Kadang kalau longgar, tidak sampai tujuanku ke Purwokerto. Terlebih rumahku ke sekolah butuh waktu satu jam berkendara.

Memang menunggu angkutan umum itu persis seperti menunggu cinta sejati. Lama, dan tidak kunjung datang.

🌹🌹🌹

ii

Sampai di kelas, aku duduk di kursiku di bagian kiri paling belakang. Mengacuhkan seruan teman-teman yang meledekku.

Sebetulnya aku heran dengan pria yang duduk di sisiku. Aku tidak tahu siapa namanya, aku tak pernah lihat bagaimana mukanya, yang pasti, dia selalu tidur di kelas dan tidak pernah dapat hukuman, membuatku iri.

Dan, saat itu juga tanpa sadar hatiku berharap pelajaran nanti ada guru yang menyuruhnya untuk maju dan mengerjakan soal di depan. Aku yakin, dia akan gelagapan dan akhirnya mendapat hukuman. Semoga ini tidak terhitung sebagai doa yang buruk.

Namun harapanku tak kunjung terwujud hingga bel istirahat berbunyi. Merasa kesal, sembari bangkit, tanpa sadar aku berseru lirih. “Dasar, Raja Tidur!”

🌹🌹🌹

iii

Waktu istirahat. Tadinya aku mau ke kantin, tapi Kelvin, teman sekelas, Ketua Kelas X-11 memintaku untuk pergi ke perpus sebentar soalnya ada yang mau dibahas. Jadi aku menurutinya dan pergi bersama Gyan, teman sekelas yang duduk di depanku.

Di perpustakaan, selain aku, Gyan, ada juga Kelvin, Arya—teman duduk Kelvin, dan pengunjung lainnya yang mencari buku atau membahas sesuatu seperti kami.

Hal yang dibahas adalah keinginan mereka agar aku mengikuti seleksi LCC kelas yang bakal diadain dua minggu lagi. Kata mereka, seleksi ini buat nentuin kandidat paling tepat untuk ikut LCC sekolah bulan depan, dan juga mereka dapat info itu dari ketua OSIS.

Aku sih ga terlalu tertarik sebenarnya, tapi sebagai wujud pertemanan, aku terus menanggapinya dan meminta kejelasan soal apa saja yang akan dikeluarkan.

 

Waktu kami sedang ngobrol, muncul seorang sembari bilang permisi. Kelvin, Arya, dan Gyan, tahu siapa dia.

Orang itu namanya Ateg, singkatan dari Ayu Teguh, nama panjangnya. Dia kelas X-5, datang memberiku surat, katanya itu surat titipan dari teman SMP-nya, tapi tidak disebut nama temannya itu dan berlalu begitu saja.

Dengan rasa heran, kubaca surat itu:

“Lutfi, ada kost khusus putri di dekat sini, tiga blok ke Utara dari Masjid Agung. Coba cek dulu. —RT.”

Aku makin kebingungan dibuatnya. Pertama, siapa pengirimnya; kedua, kenapa bisa tahu namaku; ketiga, buat apa ngasih tahu kost khusus putri ke aku; dan terakhir, apa maksudnya RT. Emang itu singkatan dari Rukun Tetangga, mirip seperti pak RT barang kali, atau Ruang Tunggu.

Entahlah, aku tidak mengerti. Hanya muncul ber-bagai jawaban konyol di kepalaku, khususnya tentang pengirim dari RT ini.

Kelvin nanya, ingin tahu isi surat itu, tapi kubilang itu hanya surat iseng. Selanjutnya langsung kumasukan kedalam saku baju, dan kembali menyimak Kelvin yang banyak bicara tentang ini itu yang menurutku sangat membosankan.

Sejak itu, aku sudah tidak bisa konsentrasi dengan percakapan mereka. Otakku, entah gimana, sebagian besar, terus melayang-layang kepada RT.

Apa maksudnya?

🌹🌹🌹

iv

Hari Kamis, pelajaran terakhir.

Aku sangat senang akhirnya Pak Edi, guru fisika menunjuk siswa secara acak untuk mengerjakan soal di papan tulis. Kulihat beberapa teman lain ketakutan karena materi hari ini cukup membingungkan, untuku tentunya, karena aku tidak suka perhitungan.

Sebenarnya jika ada pembagian kelas jurusan sejak kelas X pasti aku akan lebih memilih masuk kelas bahasa.

Di sisi kiriku, seorang pria masih saja tertidur menghadap tembok. Membuatku makin merasa jengkel, meski aku hanya berani melirik ke arahnya. Tapi, setidaknya saat itu, aku sedang semangat-semangatnya berharap Pak Edi akan menunjuk dia untuk mengerjakan latihan soal.

Melihat dia tidak bisa mengerjakan dan akhirnya mendapatkan hukuman. Mungkin, itu cukup adil bagiku yang selalu dihukum cuma gara-gara telat 3 sampai lima menitan.

Satu per satu siswa ditunjuk, kini tersisa soal nomor lima yang kata beliau soal paling susah karena harus menggunakan tiga rumus untuk mendapatkan hasil terakhir.

Aku gemetaran, sungguh menggunakan satu rumus saja tidak bisa kukerjakan.

Kulihat samar, wajah Pak Edi mengarah ke sisi belakang, mungkin sedang memilih siswa yang baginya acuh, atau tidak memerhatikan, atau mungkin juga dianggap tidak bisa. Entahlah aku hanya menebak.

 Dan seketika jarinya menunjuk ke arah tempat dudukku. Untuk sesaat kegembiraan melingkupiku, karena kupikir Pak Edi memilih pria yang terus tidur di kelas. Namun segala rasa itu lenyap seketika setelah beliau berkata: “Ya, kamu siswi yang rambutnya panjang, yang duduk di barisan paling belakang.”

Aku tersentak, menengok-nengok kepala. Barang kali aku salah mengira jika Pak Edi menunjukku. Tapi beliau kembali berkata: “Iya kamu, kerjakan soal terakhir.”

Kaget, takut, bingung, dan kesal bercampur aduk dalam perasaaku. Aku sangat tidak menyangka Pak Edi dan guru-guru lain mengacuhkan pria di sisiku yang terus saja tertidur sepanjang waktu.

Aku bangkit dari dudukku, menatap ke arah pria itu kesal. Lalu menghembuskan napas dan melangkah penuh rasa takut, sedang hatiku memberontak marah. “Untung banget sih kamu Raja Tidur?!”

Mendadak langkahku terhenti, dan kembali memandangnya. Aku tersadar sesuatu. “RT, bisa juga singkatan dari Raja Tidur. Apa dia yang ngirim surat itu?”

“Ada apa? Ayo maju.” ujar pak Edi membuatku syok.

Aku mengambil spidol dari meja guru, kemudian menuju papan tulis. Dan terdiam di sana hingga bel pulang sekolah berbunyi.

 

🌹🌹🌹

v

Dua jam setelah pulang sekolah. Aku sudah berganti pakaian, makan siang, dan menyuci gerabah. Tapi aku masih belum bisa move on dari soal sebelumnya. Terlebih karena Pak Edi memintaku untuk kembali mengerjakannya di pertemuan besok. Lebih parahnya, di hari Jumat, pelajaran fisika berada pada jam pertama.

 

Aduh! Aku pusing memikirkan berbagai cara untuk mengatasinya. Mengingatnya saja membuatku merasa penuh beban.

 

Bagaimanapun dulu, aku hampir semingu sekolah SMA namun selalu masuk kelas sekitar jam delapan. Jadi, selain telat, soal-soal tentang rumus dan perhitungan memberikan masalah lebih untukku.

Dengan berat hati, saat itu aku kembali meraih buku fisika dan bolpoin. Ketika mau membukanya, mendadak ponselku berdering.

Kuambil, dan tampak pada layar Kelvin menelponku. “Hallo,”

“Hai. Kamu lagi ngapain?”

Sungguh aku kesal mendengar pertanyaannya. Memang apa urusan dia bertanya hal tidak penting di kondisi seperti ini? Ah, bikin BT aja.

“Duduk,”

“Oooh.... kamu udah ngerjain soal tadi?” tanyanya.

“Belum,”

“Aduh, terus gimana?”

Terus gimana katamu? Aku tidak habis pikir kenapa Kelvin menelponku hanya untuk itu. Setidaknya, sebagai pria seharusnya menawarkan bantuan meski sendirinya tidak bisa. Tapi, boro-boro dia lakuin.

“Ga tau, tapi mau aku kerjain.” Aku jawab.

“Oooh.... bisa?” Dia nanya.

“Engga,”

“Mau aku bantuin?”

“Caranya?”

“Ya, ga tau sih. He he he.”

Ketawa lagi. Udah deh, bikin aku makin sebel saja.

“Kamu belum ngerjain?” Aku coba memancing. Barangkali aku bisa dapat bantuan.

“Aku sih, udah nyoba, tapi hasilnya kebanyakan. Mungkin salah,”

Aku menghembus napas panjang penuh kekesalan. Makin tidak nyaman dengan percakapan ini. “Ya udah, aku mau ngerjain dulu.”

“Oooh.... iya, semangat ya?”

“Makasih, dah.”

Tuuut.... tuuut.... tuuut. Akhirnya telfon terputus. Aku merasa cukup lega, meski masih tersisa kekesalan yang lain. Jadi, aku beranjak dari meja belajarku dan menuju ruang tengah. Menonton TV.

🌹🌹🌹

vi

Selepas shalat Isya, aku menemui Ayahku yang baru saja duduk dan meletakan kopi di atas meja. Kemudian menyapanya dan meminta beliau membantuku mengerjakan soal fisika. Namun beliau menjawab: “Ayah ya ga bisa fisika. Coba Kakak cari di buku paket, pasti ada contohnya.”

 

Aku merengek namun beliau mengacuhkanku dengan terus mementik jari kepada burung perkututnya.

Sungguh rasanya sangat malas untuk menggarap soal\-soal perhitungan, terlebih fisika yang begitu banyak rumus. Tapi, jika tidak kukerjakan sekarang, entah apa yang akan terjadi padaku besok. Jadi, kuraih buku paket fisika sesuai kata ayah, mungkin ada contoh di sana.

Ketika kubuka beberapa lembar mendadak secarik kertas terjatuh. Meraihnya dan aku terkejut. Kertas itu berisi semua jawaban soal kemarin secara lengkap, mulai dari keterangan, alasan penggunaan rumus, pengolahan rumus, dan keterangan hasil akhirnya. Melihatnya saja, membuatku paham seketika.

Tapi, aku juga heran, setidaknya siapa yang mengerjakan dan menaruhnya di dalam buku paketku. Padahal, Kelvin saja yang terbilang cukup pintar di kelas kebingungan di soal terakhir.

Kubaca kembali tiap tulisannya dengan teliti, dan selain jawaban ada kalimat disana:

“Lutfi, semoga ini bisa membantumu. Tapi besok jangan telat, kalau telat lagi aku bakal menghampirimu. —RT.”

RT lagi? Ini pengirim yang sama?

 

Aku bangkit dan meraih ransel. Mencari surat sebelumnya. Kemudian mencocokkan dengan tulisan di lembar kertas berisi jawaban soal kemarin.

Dan, lagi-lagi aku terkejut setelah tahu tulisan-nya benar-benar sama persis. Jadi, kecurigaanku benar, kalau dia adalah pengirim yang sama. RT.

Sesaat otakku menayangkan pria yang duduk di sisiku dan selalu tidur sepanjang waktu.

“Apa dia yang ngirim ini? Tapi, aku ga liat dia ngerjain soal kemarin. Ah, udah pasti bukan dia orangnya. Dan,”

Mengulang pesan di kertas kedua. ....besok jangan telat, kalau telat lagi aku bakal menghampirimu.... “Sembarangan! Akan kubuktiin kalau besok aku ga telat!” kataku kesal. Lalu menyalin jawaban.

1
Yanih Wahyuni
aku suka ceritanya😊
siska
kak author terakhir updet tanggal 08-06-2020 dah lama banget apa author hiatus atau pindah platfrom jika iya bisa saya tau kalo hiatus kapan akan kembali lagi membawa cerita novel ini jika pindah platfrom pindah kmana saya sangat penasaran dengan kelanjutan novel ini bukankah belum tamat masih ada 2 bagian lagi dan bagian 3 blum selesai
saya berharap author membalas nya
Penulis Noname: halo kak siska, untuk novel Lutfi Gilang sudah kembali lanjut dengan judul yang sama. Namun menggunakan akun yang berbeda.

bisa langsung dicek ya kak.
total 2 replies
siska
kak author lanjuuttt ceritanya
aku tunggu sampai tamatt
sampai gilang ketemu lagi sama lutfi
sampai mereka nikah dan punya anak


aku tunggu dan bakal menanti sampai author lanjut lagi cerita nyaaa
Dan Banu: Sudah ada ya, bisa dibeli karena hanya ada di buku cetak saja
total 1 replies
v,v
aku mampir dan membawa like ya kak.

buat kaka kaka jika berkenan, mampir yuk ke lapaknya #AING MACAN🐯
Gribelion
bisa luang kan waktu anda untuk membaca novel ku Hidden Feeling 😁✌️
Neng Yuni (Ig @nona_ale04): Haii kakak, mampir yu kenovel aku yang judulnya May I Love For Twice. Aku harap kedatangannya ya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
Khusnul Maratus Soliah
menganti oowh menganti....
Neng Yuni (Ig @nona_ale04): Haii kakak, mampir yu kenovel aku yang judulnya May I Love For Twice. Aku harap kedatangannya ya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
Muhammad Ari
keren thor, ijin promo ya, jgn lupa mampir di novel dg judul "sudden kiss" 😇😇😇
Aku
💕👍
Neng Yuni (Ig @nona_ale04): Haii kakak, mampir yu kenovel aku yang judulnya May I Love For Twice. Aku harap kedatangannya ya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
😊
so sweat
😊: Pasti,,, semangat thor
total 2 replies
😊
bikin baper nihhhhh
😊: Ok Kaka
total 2 replies
Bu$u®🌼
novel yg indah, ga bikin halu
Dan Banu: terima kasih atas pujiannya.
Semoga selalu menikmati novel Lutfi Gilang
total 1 replies
Epron Putra
jngn lpa main ke crita aq ya kak ni udah aq tinggalin like dan komen jga smngt kak
Neng Yuni (Ig @nona_ale04): Haii kakak, mampir yu kenovel aku yang judulnya May I Love For Twice. Aku harap kedatangannya ya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
Aku
👍👍💕💕
Dan Banu
uhuy, siap
Tika
muncul lagi kata-kata baru. ga ngulang kata-kata yg sama jadi ga bikin bosen.

lanjuuuut!
Neng Yuni (Ig @nona_ale04): Haii kakak, mampir yu kenovel aku yang judulnya May I Love For Twice. Aku harap kedatangannya ya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
Lutfi
gilang kan jago silat! hihihi
Neng Yuni (Ig @nona_ale04): Haii kakak, mampir yu kenovel aku yang judulnya May I Love For Twice. Aku harap kedatangannya ya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
Dinda
serem
Neng Yuni (Ig @nona_ale04): Haii kakak, mampir yu kenovel aku yang judulnya May I Love For Twice. Aku harap kedatangannya ya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
Nurrizky
bingung jomen apa. udah bagus
🆙🆙🆙🆙
Neng Yuni (Ig @nona_ale04): Haii kakak, mampir yu kenovel aku yang judulnya May I Love For Twice. Aku harap kedatangannya ya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
Mr. R
wohohooo menang!!!!
Neng Yuni (Ig @nona_ale04): Haii kakak, mampir yu kenovel aku yang judulnya May I Love For Twice. Aku harap kedatangannya ya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
Black Sword
mantap berantemnya

up terus
Neng Yuni (Ig @nona_ale04): Haii kakak, mampir yu kenovel aku yang judulnya May I Love For Twice. Aku harap kedatangannya ya kakak 🙏😊😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!