novel ini menceritakan siswa malang yang harus hidup sendiri Karena sejak kecil sudah di tinggal oleh kedua orang tuanya,
akankah dia bisa merubah takdir nya dan bisa bangkit membalas apa yang di deritanya,
silahkan baca kisahnya di sini........
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatiih Romana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengunjungi Mertua
Di kediaman keluarga Hermawa.
"Pah, aku masih tidak menyangka jika anak kita akan menemukan jodoh yang sangat baik" ucap Rini pada Doni sang suami
"Iya mah, papa jadi merasa berdosa jika mengingat dimana putri kita harus tertekan akibat keegoisan kita, lebih tepatnya keegoisan papah saat memaksanya untuk menikah dengan Bagas waktu itu, sekarang apa, malah kita yang di angkat derajatnya oleh anak kita"uacp Doni dengan wajah menyesal
"Iya pah, tapi mamah masih bingung dengan menantu kita pah,?"ucap Rini
"Maksud mamah.?"Doni
"Ituloh, apakah papa lupa, murid yang selalu diceritakan anak kita dulu saat pertama kali mengajar di sekolah dulu.?"tanya Rini
"Hmm, coba papa ingat ingat dulu"ucap Doni sambil memegang dagunya , mencoba mengingat sesuatu
"Rein pah, murid itu adalah menatu kita, tapi berdasarkan cerita Rina dulu dia hanya seorang yatim piatu yang dulunya tinggal di panti asuhan, dan juga dia bisa sekolah di sana karena beasiswa, tapi kenapa sekarang dia muncul dengan status yang sangat berbeda ya pah.?"tanya Rini dengan bingung
"Astagaa, kamu benar mah, entah apa yang terjadi kepada Menantu kita itu, kita jangan mengurusi masalah pribadinya, sebagai orang tua kita hanya bisa mendukung anak anak kita , yang penting mereka tidak melakukan sesuatu yang melanggar hukum"ucap Doni yang tidak mau mencampuri masalah pribadi menantunya, karena setiap orang pasti punya rahasia masing-masing
"Iya pah, ngomong ngomong sedang apa ya mereka sekarang pah, mama kangen sama Rina."ucap Rini dengan tatapan sedih menundukkan wajahnya
"Papa juga Tidak tau mah, mungkin mereka lagi mengurus perusahaan nya mah, kamu tunggu saja , cepat atau lambat mereka akan mengunjungi kita"ucap Doni sambil mengelus kepala istrinya yang kini tengah menunduk
Sementara di halaman rumah Keluarga Hermawan
Kini Rein dan Rina sudah sampai disana , dan kini tengah berada di pintu , tapi sebelum masuk Rina mendengar pembicaraan kedua orang tuanya tentang dirinya dan Rein, dan Rina mendengar jika kelurganya merindukan dirinya, jadi dia mengajak Rein untuk membuat kejutan kepada kedua orang tuanya untuk lewat pintu belakang guna memuluskan rencananya, kemudian Rina mengabari Art nya untuk membuka kan pintu belakang Karena dia dan Rein akan memberikan kejutan pada Orangtuanya
Back To Doni & Rini Hermawan
Saat ini mereka berdua tengah berpelukan di Ruang tamu tempat mereka mengobrol tadi,
Saking asiknya mereka tidak menyadari jika empat pasang mata sedang menatap mereka , sementara salah satu orang yang memperhatikan mereka kini tengah cemberut karena melihat ayah dan ibunya bermesraan di depan matanya, apalagi sekarang ada Rein di sampingnya ,dia merasa malu pada Rein akibat ulah kedua orangtuanya
"Eheeemmm"Rina pura pura batuk di belang mereka
Sementara Rein hanya tersenyum melihat kekasihnya kesal
Doni yang mendengar ada suara orang batuk di belakangnya langsung melepaskan pelukannya pada istrinya , dan menolehkan kepalanya , Dan
"Rina.....
Doni & Rini berteriak bersamaan karena kaget dan juga malu karena tadi mereka ketahuan sedang bermesraan di depan anak nya terlebih lagi di sampingnya ada Rein, menantunya
"Aduh mama, papa, kenapa harus teriak sih, anakmu ini tidak tuli Lo, dan juga apakah mau menantu mama sakit kupingnya" ejek Rina pada kedua orangtuanya
"Ah, Nak Rein sini sayang duduk dekat mama" ucap Rini setelah pulih dari keterkejutannya
"Mamah, aku yang anakmu Lo, kenapa malah Rein yang kamu perhatiin"ucap Rina kesal pada mamahnya
Sementara Rein kini sudah duduk di dekat Rini, dan tengah di peluk oleh Rini, karena dia sudah menganggap Rein seperti anaknya sendiri sejak Rein menjadi menantunya
"Hahaha, sini ayang anak mama,"ucap Rini sambil merentangkan tangannya untuk meminta Rina memeluknya
Kini suasana di tempat itu sangat hangat , dimana keluarga bahagia tengah berbincang bincang, setelah sekian lama ngobrol disana akhirnya Rein menjelaskan tujuannya ke tempat ini
"Mah, Pah, sebenarnya kami kesini karena ada yang ingin Rein sampaikan pada papah"ucap Rina
"Apa itu"ucap Doni langsung melihat ke arah Rein
"Sebenarnya Rein sudah membuat perusahan induk Pah, dan perusahan itu sudah di pegang oleh Zack dan Awan, jadi sekarang posisi pimpinan di star group sedang kosong, seperti janjiku sebelumnya , papa bisa menempati itu, dan juga papa bisa mengelola perusahaan itu, anggap saja itu sebagai hadiah dari Rein, karena Rein akan mengurus perusahaan induk yang Rein bangun, jadi papa bisa mengurus star group di bawah tangan papah, tapi papa jangan khawatir, aku masih tetap akan memantau perusahaan itu , jadi papa bisa menghubungi Zack jika papa perlu bantuan"ucap Rein
Deg.......
Meskipun sudah pernah mendengar ini sebelum nya dari Rein , tapi Doni tidak menyangka jika semuanya akan terjadi secepat ini,
"Apakah ini beneran sayang.?"tanya Rini pada Rein
"Iya mah, Rein sudah membahas ini dengan Zack , dan papah tinggal mengisi tempat yang di tinggal kan oleh Zack , kapan pun papa mau"ucap Rein
Greppp....
Tanpa aba aba Doni langsung memeluk Rein dengan erat,
"Terimakasih anakku, papah tidak tau apa yang harus papah lakukan untuk membalas ini"ucap Doni pada Rein
"Sama sama pah, dan juga papah tidak perlu melakukan apa-apa untuk Rein, Karena papah sudah memberikan sesuatu yang sangat berarti buat Rein"ucap Rein dengan senyum
"Oh apa itu"ucap Doni sambil melepaskan pelukan
"Itu"ucap Rein sambil mengarahkan pandangan nya pada Rina yang tengah menunduk dengan malu, karena dari awal rina sudah tau ke arah mana obrolan Rein tadi
"Hahahahaa, jadi gadis kecil itu yang kamu maksud, baiklah papah paham"ucap Doni
"Hmmmp siapa yang papa bilang gadis kecil, aku sudah besar tau , dan juga sudah memiliki tunangan yang sangat tampan "ucap Rina dengan lantang, kemudian menutup mulutnya karena malu dengan apa yang tadi dia ucapkan tentang Rein
"Hahahaha"
Ruangan itu kembali Riuh dengan gelak tawa akibat ucapan Rina barusan
Kemudian mereka melanjutkan obrolan mereka mengenai perusahan Hermawan yang Doni kelola, dia bingung mau di apakan jika dia harus mengurus star group.
"Papa bingung dengan perusahaan papa yang lama , siapa yang akan megurusnya jika papah menjadi ketua Star group"ucap Doni menjelaskan masalahnya
"Bagaimana jika begini pah, perusahaan papah kan bergerak di bidang teknologi, jadi Rein berencana akan mengembangkan perusahaan teknologi juga nantinya, Rein akan membeli perusaan papa, untuk Rein satukan dengan Thunder Group, bagaiman.?"tanya Rein menjelaskan Rencananya pada ayah mertuanya
Rein melakukan itu karena ingin membantu ayah mertuanya agar tidak kepikiran lagi dengan perusahaan lamanya dan juga Rein berencana untuk menggabungkan perusahaan itu dengan Thunder Group yang telah ia buka sebelumnya
.
.
.
.
.
..
Bersambung...