NovelToon NovelToon
Maafkan Aku Istriku

Maafkan Aku Istriku

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:294.4k
Nilai: 5
Nama Author: frangki s

Tak sengaja Rena melihat suami nya sedang bersama dengan seorang wanita, padahal dia sedang dalam kondisi hamil 3 bulan, dari awal sebelum menikah dia sudah mengatakan bahwa dia paling tidak suka di bohongi, dan suami nya mengiyakan permintaan nya.

Namun setelah melihat apa yang di lakukan suaminya Rena pergi dan berniat untuk menuntut cerai. Rena adalah gadis bercadar yang kecantikan nya hanya di perlihatkan kepada suaminya, dia tidak pernah membenci seseorang, tapi dia paling benci di bohongi apa lagi itu suami yang di cintai nya.

suaminya sudah berusaha untuk membuat Rena kembali dan percaya, namun semua sia - sia. tiba - tiba datang seorang gadis berjilbab yang Rena lihat waktu itu bersama suami nya. gadis itu melemparkan sebuah kunci kepada Rena, sambil menangis dia mengatakan.

"jika kamu ingin mencari kebenaran ambil kunci ini, jika tidak buang lah, namun jangan pernah membenci nya, karena Malaikat pun akan membencimu walaupun kau berbakti kepada orang tua mu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon frangki s, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Kabar Duka

Mereka telah sampai di Rumah Makan. Terlihat Noval menyambut kedatangan mereka bertiga.

"Mas' Kenalin ini Rena sahabat aku sama Santi."

"Salam kenal Rena."

Kata Noval hanya dengan menyebut namanya saja karena dia tahu Wanita yang bercadar tidak akan mengulurkan tangannya hanya untuk berkenalan dengan Laki - laki yang bukan Muhrim nya.

"Salam kenal juga Mas." Kata Rena juga.

Di saat mereka bertiga sedang asik menikmati hidangan makanan. Rena malah hanya melirik ke sana kemari mencari Orang yang dia kenal. Dan Orang itu adalah Afya. Ada kecewa dan gelisah dalam Hatinya.

"Kamu tidak makan Ren?" Tanya Sinta.

Rena hanya tersenyum kemudian meraih makanan di hadapan nya. Dia makan secara perlahan tanpa membuka cadar di pakainya.

Melihat Rena seperti Orang yang tidak punya nafsu makan, Santi kemudian memanggil salah satu karyawan. Seakan-akan dia mengerti apa yang Rena rasakan saat ini. Karena dari yang Santi lihat, Rena seakan - akan mencari seseorang.

"Mas." Panggil Santi kepada salah satu Karyawan.

"Iya Mba' Ada yang bisa saya bantu?"

"Karyawan yang namanya Afya di mana ya..? Dari tadi saya lihat dia tidak ada?"

"Oh... Bu Afya lagi keluar Mba."

Rena dan Sinta sedikit heran karena Karyawan itu memanggil Afya dengan sebutan Ibu. Apa lagi usia Afya yang masih sangat muda.

"Kamu Panggil Afya Ibu?" Tanya Rena.

"Iya Mba' Bu Afya itu Manager kita di sini."

"Oh... " Kata Santi sambil melirik kearah Rena. Dalam Hati nya berkata.

"Kalau Afya adalah seorang Manager. Kenapa dia yang melayani kita waktu itu ya.... Barangkali Afya adalah Adiknya Mas Awan secara dia Panggil Awan dengan sebutan Kakak.

"Kira - kira kapan baliknya Mas." Tanya Rena.

"Saya juga kurang tahu Mba' Soalnya Bu Afya bilang dia mau ke Rumah Sakit. Kayaknya ada keluarga Bu Afya yang sakit Mba' Soalnya dari raut wajah nya, Bu Afya kelihatan khawatir sekali."

"Mba juga turut prihatin sama keluarga nya. Nanti kalau Afya datang bilang saja tadi ada yang cari ya... " Kata Rena.

"Iya Mba' Nanti saya sampaikan. Kalau boleh tahu nama Mba siapa?"

"Bilang saja Rena." Kata Rena Sambil tersenyum.

Di sisi lain tampak Dewi lagi asik bercerita dengan Noval. Mereka memilih sedikit menjauh dari Santi dan Rena, Karena ada hal yang ingin mereka bicarakan, Santi dan Rena pun mengerti akan hal itu.

***

Awan kaget karena melihat Motor yang di kendarai Orang tidak di kenal itu berhenti di depannya. Jarak mereka berdua tidak terlalu jauh. Yang buat Awan kaget adalah ketika pengendara itu mengeluarkan sebuah senjata api dan mengarah kan kepada nya.

Sontak Awan segera berlari menghindar dan membelakangi pengendara itu. Namun tembakan yang di arahkan kepada Awan membuat dia jatuh tersungkur. Untung saja Awan jatuh di samping Pohon sehingga membuat posisi Awan aman dari pandangan pengendara itu.

Orang-orang yang berada di sekitar situ berteriak histeris melihat kejadian yang berlangsung begitu cepat di hadapan mereka.

Melihat Orang-orang semakin banyak, Pengendara itu buru - buru menancapkan gas dan kabur. Setelah memastikan penembak itu sudah pergi, Orang - orang segera berlari ke arah Awan yang sudah tidak sadarkan diri karena mengeluarkan banyak sekali darah.

Beberapa anggota kepolisian akhirnya datang setelah Awan di larikan ke Rumah Sakit. Mereka mulai menanyakan kejadian itu kepada saksi - saksi yang melihatnya.

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian belum bisa mengidentifikasi siapa pelaku penembakan itu. Karena berdasarkan informasi yang di dapat dari para saksi. Hanyalah ciri - ciri pelaku itu saja dan Motor yang si gunakan nya.

***

Raka sedang menikmati Kopi Hitam nya. Tiba-tiba dia mendapat telpon dari Pak David.

"Halo Mas Raka?"

"Ada apa Pak." Jawab Raka karena Pak David berbicara tidak seperti biasanya.

"Mas Raka sekarang datang ke Rumah Sakit. Mas Awan di tembak oleh Orang yang tidak di kenal."

Mendengar perkataan dari Pak David sontak membuat Gelas Kopi di tangannya terlepas dan pecah.

"Awan di tembak Pak? Tanya Raka yang masih tidak percaya.

"Iya Mas' Sekarang Mas Awan sedang di rawat di Rumah Sakit Siti Khadijah. Dia belum sadarkan diri.

"Baik Pak' Terima kasih atas informasinya. Tapi saya mohon kepada Pak David agar segera menemukan pelakunya." Kata Raka penuh dengan emosi.

"Itu sudah jadi tugas saya melayani kalian berdua."

"Terima kasih banyak Pak' Saya berharap banyak sama Pak David." Ucap Raka sambil menutup telpon nya.

Raka berfikir sejenak karena bingung harus berbuat apa. Di sisi lain dia harus mengikuti pertemuan penting dan di sisi lain sahabat nya sedang berada dalam situasi darurat.

Raka kemudian mengingat pesan Awan kepada nya waktu itu.

"Kalian berdua adalah pondasi perusahaan."

Kata Awan kepada Raka dan Winda saat itu. Raka teringat akan sosok Fira, Dia pun mencari kontak Fira namun belum sempat dia menemukan nama Fira di kontaknya. Raka terlebih dahulu menemukan nama Afya. Dan akhirnya memutuskan menelpon Afya.

"Halo Af' Kamu lagi di mana sekarang." Suara Raka seperti Orang yang lagi marah.

"Mas' Bisa tidak Mas Raka bicara nya pelan - pelan." Jawab Afya dengan balik marah. Dia menyesal mengangkat telpon Raka.

"Kamu di mana sekarang." Nada suara Raka makin meninggi lagi.

"Aku di tempat kerja. Memangnya kenapa' Pagi - pagi telpon sudah marah - marah."

Kali ini Afya yang meninggikan suaranya. Dia marah karena mendapat bentakan dari Raka. Afya memang suka bercanda, Namun mendapat bentakan seperti ini emosinya langsung naik. Dia tidak peduli meskipun itu Raka sahabat nya Awan.

"Awan di Rumah Sakit' Dia di tembak.

Kata Raka dengan suara pelan. Raka menyadari sikapnya barusan kepada Afya. Namun dia begitu karena panik.

"Kak Awan di tembak?

Emosi Afya langsung tergantikan dengan air mata yang menetes di pipinya seperti baru saja mendapat tamparan yang keras. Dia sangat menyayangi Awan.

"Iya. Tolong kamu segera ke sana ya... Soalnya Mas Raka lagi ada pertemuan penting." Pinta Raka dengan suara memohon.

"Di Rumah Sakit mana Mas."

Afya menjauh dari tempat itu agar tidak ada yang melihat nya menangis.

"Rumah Sakit Siti Khadijah. Kamu ke sana sekarang ya... Mas Raka nanti menyusul jangan lupa kabarin Mas mengenai kondisi Awan. Mas Raka minta maaf sudah bentak kamu tadi. Mas panik Af."

"Tidak apa - apa Mas' Afya juga minta maaf sudah marah - marah sama Mas Raka."

"Kalau begitu Afya ke Rumah Sakit dulu Mas! Nanti Afya kabarin terus kondisi Kak Awan. Ucap Afya sambil menutup panggilan dari Raka.

"Kalian saya tinggal dulu. Saya mau ke Rumah Sakit, Nanti kalau ada apa - apa kasih kabar saja."

"Iya Bu."

Kata beberapa Orang Karyawan. Afya pun segera membawa Motornya menuju ke Rumah Sakit. Tidak lupa dia mengirim pesan terlebih dahulu ke Orang tua nya.

"Ayah sama Ibu cepat datang ya... Kak Awan sekarang lagi di Rumah Sakit Siti Khadijah. Kondisi nya sedang kritis."

1
Rosidah Wiswanda
Luar biasa
Ida Siswati
seru ceritanya
Shifa Burhan
muak lihat wanita kayak rena, dia susah sekali memaafkan suaminya, suami dia buat kayak pengemis minta maaf, dia ungkit terus kesalahan suami,, dia tenang sekarang mudah dimaafkan dan biasa pada suami seakan dia tidak buat salah, perempuan egois kayak gini tidak pantas diperjuangkan
Shifa Burhan
malas kalau pemeran utama wanita mudah dimaafkan

tapi kalau pemeran utama pria harus mengemis dan menderita baru dimaafkan

kalau sudah begini dimana keadilan yang harus ditegakkan
Shifa Burhan
kenapa muak aku lihat rena sok mengajarkan dia saja kebaperan dengan lelaki lain
Lina RA
kek@ agak gimana gitu, dikit2 mencium kaki
Lina RA
emg benaran boleh mempelai laki2 nya diwakilkan?
kok g pernah dgr,
boleh kasih penjelasan lbh akurat, atau vid ulama y membahas@?
Sri Wahyuni
sdah bnyk baca crta novel yg s istri y dri pesantren tpi pda sabar dan sopan lah ini s rena amit2 dech
Sri Wahyuni
sgala sesuatu itu hrs d hadapi dngn sabar jngn pke emosi yg menurut mu bner d liat blm tentu bner knyataan nya..anak ddikan pesantren ko bgty mudah blng kata tabu cerai
Amsya
bukan muhrim peluk peluk
re
,Nah kenapa dengan Rena
Nyi Nur
g rela bgttt y ko tamat,walou pun bab ny sedikit tp puasss,sukses selalu 😘😘😘😘😘😘😘
Kamsiayati Yati
bagus alur cerita nys
amelia rahmi
hmm itinya komunikasi
Rara_Octa
masak Wanita sholehah,,Anak kyai pemilik Pesantren kek gtu cara ngomongny????pdhl itu sama suami sndiri..meski dia tersakiti tpi g selayakny dia berkata² kasar kek gtu..seakan dia g berpendidikan serta g punya akhlak & moral sbgai anak kyai.
Rofi'ah Suhendra
seneng sama ceritanya Thor
gk rela kayaknya nya klo ud end😔😢
frangki sahari: maaf kak' soalnya jari - jari saya udah pedis, mau di istrahatkan dulu sebentar. soalnya nulisnya hanya lewat aplikasinya langsung. terima kasih ya kak 😄🙏
total 1 replies
Sudi Abil
thor maaf ..maaf bngt bkn tdk paham sifat dan watak manusia itu berbeda beda gt jg tingkat pengetahuan atau ilmu nya tp...maaf lg nih klo orng sudah bercadar khususnya di indonesia tingkatan ilmu agamanya biasanya udah di atas rata2 paling tdk pengendalian diri dan emosinya baik trus orng yg berpegang pd agama dan syariat islam wanita tdk akan mudah melangkahkan kaki ke luar rmh ninggalin suaminya sebelum bertanya sm suami tdk cuma dngn asumsi sendiri
blm tau ke benaran yg pasti sikapnya begitu ke suami dr segi mn solehanya thor...sorry...
frangki sahari: makasih komentar kak' terima kasih sudah mampir😄
total 1 replies
Rofi'ah Suhendra
kenapa awan
Nur Haini
alhamdulillah akhir y happy endingp💪🏻💪🏻💪🏻💖💖💖💖sekebooon ditunggu up selanjooot y
niktut ugis
bagus ceritanya Thor
banyak kejutan" dari masing"tokoh tentang jati dirinya
pokok nya keren alur ceritanya
frangki sahari: terima kasih kak atas komentarnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!