NovelToon NovelToon
SELEMBAR KERTAS

SELEMBAR KERTAS

Status: tamat
Genre:Cintamanis / CEO / Wanita Karir / Perperangan / Romansa / Tamat
Popularitas:9.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sinho

Bagaimana jika Cinta yang mulai tumbuh telah di hempasan dan kini harus melihatnya kembali?



Diawali dengan pertemuan seorang wanita cantik bernama KIRANA dan seorang laki-laki yang Rupawan namun juga seorang Cassanova yaitu ALFARO RICH EAGLE

Pertemuan keduanya menciptakan kisah cinta yang sangat rumit dan menguras Emosi

Apa yang akan terjadi dengan mereka berdua, mari kita ikuti kisahnya

Cerita ini masih saling terpaut dengan kisah sebelumnya di Karya Author berjudul "DOKTER ALENA"

Disarankan bagi pembaca untuk mampir di karya Author sebelumnya, yang berjudul:
1. POWER OF WOMAN
2. DOKTER ALENA
3. SAHABATKU KEKASIHKU
4. AKULAH WANITAMU

Salam sehat dan Bahagia dari Author

Sinho

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33

Sontak laki-laki itu berhenti dan membalikkan badannya, mengamati kembali wajah Kirana untuk membangunkan kembali memorinya, hingga kemudian terlihat ekspresi terkejut diwajahnya.

"Kirana?, Benarkan kamu Kirana?" Ucap Laki-laki itu.

"Iya paman, Alhamdulillah..paman Ali masih ingat padaku"

Kirana segera mendekat dan menyalami tangan Aliando Runcel Eagle yang tak lain adalah Daddy dari Alfaro, sejenak Aliando terhenyak dan segera memeluk Kirana seolah ingin menumpahkan seluruh beban pikirannya.

Kirana terdiam sesaat, menepuk punggung sang paman dengan pelan untuk memberikan ketenangan, sedangkan Ibu Aisyah dan Hani masih terdiam dengan keterkejutannya, setelah mendengar bahwa laki-laki itu adalah ayah dari Alfaro.

"Aku minta maaf atas apa yang dilakukan Alfaro padamu, semua itu terpaksa dia lakukan untuk_"

"Tenanglah paman, sebaiknya kita masuk, paman sekalian bergabung, kita akan bertemu Alfaro juga disini" ucap Kirana setelah sebelumnya mengenalkan Ibu Aisyah dan juga Hani padanya.

"Maaf Kirana, lain kali saja nak, saat ini hubunganku dengan Alfaro kurang baik, mungkin kita akan punya waktu yang tepat untuk berbincang nanti, baiklah aku pergi dulu, masih ada kesibukan yang harus aku jalani" ucap Aliando.

"Oh, jadi begitu, ya sudah paman.. hati-hati dijalan" ucap Kirana.

"Selamat atas semua kesuksesan mu Kirana, aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu Nak, kau wanita yang sangat istimewa, aku yakin kau akan selalu di berikan limpahan Berkah Oleh-NYA"

Aliando tersenyum penuh dengan bahagia, diusap nya kepala Kirana dengan lembut seperti perlakukan ayah yang sangat merindukan anaknya.

"Aminn.." sahut Kirana di sambung dengan Hani dan Ibu Aisyah.

"Terimakasih Kirana, aku berharap kau bisa membawa cahaya terang untuk anakku suatu saat nanti, seandainya dulu dia sudah bersamamu, mungkin keadaanya tidak akan seperti ini" ucapnya yang tentu saja membuat Kirana bingung dengan semua maksud nya, dan tak lama kemudian Aliando segera pamit pergi.

Kirana menatap kepergian Aliando Runcel Eagle dengan hati yang seakan belum Ikhlas, ada banyak pertanyaan yang serasa ingin di ungkapkan, namun waktu masih belum mengijinkan.

"Jadi dia..orang tua Tuan Alfaro?" Tanya ibu Aisyah tak percaya, dan mendapat jawaban dari Anggukan Kirana.

"Saya juga terkejut Bu, paman tadi kelihatan sangat baik, lalu apa yang terjadi dengan mereka ya..?" Sahut Hani, yang kemudian berpikir sejenak, menggabungkan cerita Ronan dengan keadaan yang ada.

"Sudah, mari kita masuk, takutnya kita sudah di tunggu di dalam" ucap Kirana.

Sampai di dalam Restoran ketiganya segera di sambut oleh pelayan khusus yang di tugaskan untuk mengantar mereka ke meja makan yang telah di Persiapkan oleh Alfaro.

Setelah mengucapkan salam dan mendapatkan jawaban dari dua laki-laki yang rupanya sudah ada disana duluan. Ketiga wanita itu segera duduk di kursi yang sudah disediakan.

"Silahkan pesan apa yang anda semua inginkan untuk makan siang, semoga menu disini ada yang cocok" ucap Ronan sambil tersenyum kearah Hani yang masih memilih menu makanan.

"Jaga pandangan ke salain mahram, hukumnya masih dosa" ucap Kirana begitu saja dan membuat Ronan terkejut lalu mengalihkan pandangan nya, sementara Alfaro hanya tersenyum miring melihat tingkah Ronan yang aneh.

Hingga kemudian makan siang sudah selesai dilakukan, dan saatnya pembahasan tentang kerja sama yang akan dilakukan.

Kirana segera menjelaskan bahwa dalam kerjasama yang telah disetujuinya nanti, dia akan melibatkan Agensi Aisyah High Model (AHM), mengingat pengalaman dan jam terbang yang tinggi dari Agensi ini diperlukan untuk mendukung tercapainya target kerja yang telah dibicarakan bersama.

"Baik aku setuju, aku yakin kamu bisa memutuskan yang terbaik untuk kontrak kerjasama kita" jawab Alfaro.

"Aku juga setuju Agensi AHM juga sangat kompeten di bidangnya" sahut Ronan.

"Terimakasih karena anda semua mempercayai Agensi saya untuk ikut bergabung" ucap santun ibu Aisyah kesemuanya.

"Saya berharap kerjasama ini akan sangat sukses dengan keuntungan yang luar biasa" ucap Alfaro.

"Tentu saja, tapi saya lebih berharap kerjasama ini bukan hanya sukses di mata Manusia tapi juga di mata Allah, jadi sekali kerja, dapat dobel bonus di dunia dan juga akhirat" sahut Kirana dengan senyuman bahagia dan melirik ke arah Hani dan ibu Aisyah.

"Aminn..!" Ucap semuanya, kecuali Alfaro yang masih terdiam tanpa ekspresi apapun.

"Terserah kalian mau berpikir bagaimana, keuntungan yang besar bagiku poin yang sangat penting disini, Selain itu aku tidak perduli" sahut Alfaro sambil menatap lekat mata Kirana.

Kirana memutuskan pandangan dan tersenyum.

"Sayang sekali.." ucap Kirana lirih tapi masih bisa di dengar oleh semuanya, dan yang pasti itu membuat Alfaro semakin menajamkan tatapannya.

"Apa maksudmu?, Apa kata-kata mu barusan, kau tujukan padaku?" Tanya Alfaro sengit.

"Iya, kenapa..?, Sayang sekali kau tidak bisa melihat bagaimana Allah sangat menyayangi mu Faro, mata hatimu benar-benar buta" ucap Kirana.

Alfaro semakin terlihat Emosi, dirinya segera berdiri dan tiba-tiba menarik tangan Kirana.

"Lepaskan tanganmu Faro!!" Ucap Kirana sambil menepis tangan Alfaro segera.

"Semua pergi dari ruangan ini!!, Aku ingin bicara pribadi dengan perempuan ini" ucap Alfaro penuh Emosi.

"Faro, kendalikan diri mu, sebaiknya kita pulang" ucap Ronan yang tampak mulai khawatir, begitu juga dengan Hani dan Ibu Aisyah yang yang sangat terkejut dengan apa yang terjadi di depannya.

"Tidak apa-apa, saya mohon semuanya pergi dari ruangan ini" sahut Kirana dengan sopan.

"Tapi_"

"Pergilah Hani, aku tidak apa-apa" Ucap Kirana, dan akhirnya semuanya pergi dari ruangan itu.

Sejenak Hani dan Ronan saling pandang, mereka berdua sangat mengerti apa yang Alfaro kini rasakan, kekecewaan akan cobaan hidupnya yang sangat memilukan membuat dirinya masih tidak bisa menerima semuanya.

"Aku peringatkan padamu Kirana, jangan sekali-kali menyebut nama-NYA di depanku lagi!!" bentak Alfaro dengan penuh emosi, namun itu tidak membuat Kirana takut sama sekali.

"Kenapa?, Kau takut kalau dia akan memelukmu kembali?" Tanya Kirana dengan tenang.

"Memelukku katamu..?, Hahaha.. dia bahkan ingin membuatku hancur dan gila, bagaimana mungkin kau bisa bilang DIA memelukku ha?!"

"Itu karena kau bodoh, tidak bisa melihat maksud dari apa yang dilakukan-NYA untukmu"

"Brengsek, jangan sok tau soal diriku, aku sudah pernah bilang dia merenggut semuanya dariku!!"

"Jangan salah, kau terlalu sombong jadi manusia, dengar baik-baik Alfaro, kau pikir siapa yang mengijinkan mu memiliki segalanya..dan kau bilang dia merenggut segalanya darimu?..ingat!!, Semua yang ada pada diri kita hanya titipan-Nya, hanya Milik-Nya, bukan milik kita, bahkan nyawamu itu juga bukan milikmu!!, Apa kau paham!!"

"Lalu disaat DIA mengambil apa yang menjadi milik-NYA, itu kau bilang dia merenggut nya, dangkal sekali pikiranmu!, Harusnya kau bisa meraba dalam hatimu, disaat Allah memberikan cobaan..sesakit apapun itu, sepahit apapun rasanya..itulah cara terbaik untuk membuat kita kembali ke jalan-Nya, untuk membuat kita selalu ingat pada-NYA, dan untuk meningkatkan derajat kita di mata-NYA..Bahkan, DIA tidak perduli se bobrok apa perilaku kita, sebesar apa dosa yang sudah kita lakukan, sedalam apa kita mengkhianati-NYA dan sejauh mana kita meninggalkan-NYA!!" Teriak Kirana dengan tetesan air mata yang kini sudah tumpah.

Alfaro terdiam membeku, semua kata-kata Kirana membuat seolah dunianya terhenti, hantaman di dalam batinnya membuatnya sesak dan seakan tidak bisa bernafas, hingga dirinya tidak menyadari Kirana sudah tidak ada lagi disana.

Bersambung.

Rasanya ikut sesak..oke Readers.. Waktunya memberi VOTE VOTE VOTE ya, jangan lupa..

HADIAH, LIKE, dan KOMEN juga di tunggu.

1
kalea rizuky
halahh klo lu pinter gk bakal mau tidur ma jalang
kalea rizuky
najis dpet laki bekas ihh muntah q
kalea rizuky
siapa yg mau ma faro yg bekas jalang najis
kalea rizuky
najisss klo balik mahh novel gila
Lutfi Kgent Ayh
karya sinho the best... dakwah dalam karyanya
Yusria Mumba
kasiang Kirana cobaan bertubi2
Yusria Mumba
amit2 laki2 terpedaya oleh. perepuaan
Lala Al Fadholi
ih jijay udah colok sana sini pengen balik ma yg ORI...please thor jangan
cheng phong
terlalu banyak adengan +21
Isdiyati Ati
Maaf...yg islami pasti baik po...manusia tidak ada yg sempurna...🙏🙏
Renny Mamrat
Luar biasa
yuyu n yuliana
ok bangetl
Jie
kirana rasanya sok2an merssa mmpu..
pdhal sering klh dr musuh..
🙄🙄
nobita
tahan nafas.. keluar kan secara berlahan...
nobita
ya ampun lucu sekali... pasti mereka Hani, Ronan dan Aisyah...
nobita
alur ceritanya apik... makin seru aja
nobita
lucu juga ya dengan sikap Ronan yg seneng Menjahili Hana
nobita
pilihan hidup yg bagus Kirana... kami mendukung mu... semangat
nobita
jangan mau di tindas Kirana... tunjukkan bahwa kamu bisa... dan mampu...
nobita
dasar Kirana wanita gila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!