NovelToon NovelToon
THE SECRETARY SCANDAL

THE SECRETARY SCANDAL

Status: tamat
Genre:CEO / Playboy / Obsesi / Kehidupan di Kantor / Romansa / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:93.3k
Nilai: 5
Nama Author: NonaLebah

My bad story

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NonaLebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

"Eh, Mbak Karmel. Kenapa, Mbak?" ujar Fano terbata, kaget melihat Karmel yang biasanya sudah pulang pada jam segini.

"Eh! Kenapa, Mbak?!" protesnya panik, suaranya bergetar.

"Mana bos lo?" tanya Karmel, suaranya datar dan menusuk seperti belati es.

"Udah balik, Mbak. Nih, saya mau anter tas dia yang ketinggalan," jawab Fano gugup, mencoba menjelaskan.

"MANA BOSS LO?!" bentak Karmel, suaranya memecah kesunyian ruangan mewah itu, membuat Fano terdiam membeku.

"Ini tunangan lo, kan?" tatapnya tajam.

Fano membeku, darahnya seolah berhenti mengalir. Matanya membelalak.

"Mau gue aduin kelakuan lo yang udah tidur sama banyak cewek di sini ke dia?" ancam Karmel, suaranya berbisik tapi mematikan. "Itung-itung gue nyelamatin dia dari cowok bejad kayak lo!"

"Jangan, Mbak!" sentak Fano, panik. Segala kesombongannya sebagai 'tangan kanan' Renzi pun luruh. Wajahnya pucat pasi.

Karmel tak menjawab. Dia hanya menatapnya dalam-dalam, memastikan ancamannya meresap sampai ke tulang sumsum Fano. Kemudian, dengan langkah tenang, dia meninggalkan ruangan itu, meninggalkan Fano yang gemetar dengan rahasia dan ketakutan.

---I

"Kamu tahu, Mira," ucap Renzi, suaranya sengaja dibuat rendah dan mendayu, "dari semua wanita yang aku kenal, hanya kamu yang bisa bikin aku merasa... Bahagia." Matanya, yang dingin dan penuh perhitungan, berhasil menyembunyikan kebohongannya di balik senyum memikat. Tangannya yang terpelihara dengan baik meraih tangan Mira, mengusap-usapnya dengan lembut.

"Serius, Mas? Aku aja merasa nggak cukup buat Mas Renzi yang sempurna begini."

"Jangan bilang begitu," bisik Renzi, mendekatkan wajahnya. "kamu sempurna buat aku."

"Mas, ini bagus banget!" seru Mira, napasnya tertahan.

"Mau aku pakaikan?" ujar Renzi, suaranya lembut seperti sutra, namun ada kilat kemenangan di matanya. Ini adalah ritualnya, cara cepat untuk memastikan Mira akan tetap berada di tempat tidurnya malam ini.

"Iya..." jawab Mira, hampir berbisis, matanya berkaca-kaca.

Tepat saat Renzi akan mengambil cincin itu, sebuah suara, dingin dan jernih, memotong suasana intim mereka.

"Selamat malam, Pak Renzi."

"Karmel..." Renzi terbata, namanya keluar seperti desahan.

Karmel tersenyum, sebuah senyum yang sampai ke mata tapi tidak menghangatkan suasana. "Maaf, Pak Renzi, mengganggu makan malamnya. Saya hanya mau menyerahkan surat pengunduran diri saya." Dia mengulurkan sebuah map coklat. "Sebelumnya saya sudah mengajukan resign di HRD sebulan lalu. Jadi, hari ini adalah hari terakhir saya bekerja dengan Anda."

"Ini siapa, Mas?" tanya Mira, suaranya cemburu dan bingung.

"Jangan bercanda, Mel!" serunya, suaranya sedikit lebih keras dari yang dia rencanakan, menarik perhatian tamu di meja sebelah.

"Nggak... Saya serius, Pak," balas Karmel tetap tenang, map itu masih terulur. "Terima kasih atas kesempatan yang Bapak berikan pada saya karena telah bersedia memberikan kesempatan untuk bergabung di perusahaan Bapak." Kalimatnya formal, sopan, namun setiap katanya terasa seperti sabetan cambuk. "Sampai bertemu lagi, Pak Renzi."

"Maksud saya," ucapnya dengan jelas, penuh penekanan, "Jangan sampai kita berjumpa lagi. Jangan!"

Kemudian, dia benar-benar pergi. Langkahnya tegas, meninggalkan Renzi yang terpaku, dikelilingi oleh kemewahan yang tiba-tiba terasa hampa. Mira yang cemburu, cincin yang tak berarti, dan map coklat yang berisi pengunduran diri Karmel adalah bukti kekalahannya yang paling telak. Di balik rasa puas yang membara, Karmel merasakan sebuah luka lama yang masih perih di hatinya, tapi dia tidak menoleh lagi.

1
leahlaurance
nah kan,air yang tenang jangan sangka tiada buaya.
leahlaurance
ya bab berulang
leahlaurance
cerita menarik
leahlaurance
jangan berharap dulu.
wina
lebih seru ..si cewek bunuh diri demi mempertahankan harga dirinya
its anna
pret
its anna
hadeh mel
leahlaurance: hum........,.......
total 1 replies
its anna
oon mak nya Karmel
its anna
penulisan dan gaya bahasanya rapih betul
Lia Amelia
hadeh .. mosok wes end,🤦
putrie_07
ah ngk mau aq kok tamatttttt g mauuuuuuuuu😭😭😭😭😭😭😭
lanjut Thor plissssss🙏🙏🙏
Anonymous
Halah renzot sama Karmel cerdas dari Hongkong, pretlah, mereka berdua ini menurutku couple terPRET. Dah bener tamatin aja Kak, create tokoh baru aja, baru kali ini sebel sama tokoh fiksi 🤣
dian
kok end????
sukensri hardiati
ibu anak sama aja
sukensri hardiati
ibunya karmel gampang disogok...
Rina Zulkifli
gantung?
Anonymous: Nih aku kasih konsep, Mora versi dewasa aja gimana? jodohin sama anaknya bita Rama 🤣
total 8 replies
IndahMulya
lanjut thor..
IndahMulya
wahh kerenn.. emg aku udah curiga si bima itu jahat
Rina Zulkifli
makin seru
astr.id_est 🌻
so sad
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!