NovelToon NovelToon
Leave Me Please Hubby

Leave Me Please Hubby

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Obsesi / Chicklit / Tamat
Popularitas:506k
Nilai: 4.7
Nama Author: Arandiah

Bagaimana bisa, seorang Alfa Edison Sagala mengancam Diva, seorang wanita untuk ia nikahi, sedangkan banyak wanita lain yang menginginkannya.

Hingga Diva mencoba mengancam untuk membunuh suaminya, Alfa.

"Ceraikan aku atau kau akan mati!"

"Maka lakukanlah karena sebelum aku mati, aku, Alfa Edison Sagala akan menaklukan mu terlebih dahulu."

Akankah pernikahan mereka tetap bertahan atau malah sebaliknya?

Follow Ig Mimin || @aran_diah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arandiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 33

Selamat membaca ...

“Sayang, kau sudah sangat rapih, apa kau sudah bangun dari tadi, hum?” tanya Alfa pada istrinya terlihat gugup.

Pria itu membawa nampan yang berisi makanan untuk sarapan istrinya, lalu ia segera meletakan nampan tersebut di atas nakas yang yang ada di samping tempat tidur tersebut dan berjalan mendekati sang istri.

“Kenapa kau melamun?” tanya Alfa kembali saat tidak menadapat jawaban sebelumnya.

“Bukan urusanmu,” jawab Diva dingin dan segera meraih tas kecil miliknya untuk segera pergi keluar, namun dengan cepat pria tampan tersebut mencegah dan meraih tangan Diva.

“Kau mau pergi kemana?” tanya Alfa menatap Diva dengan tatapan mengintimidasi, namun Diva sama sekali tak menggubris pertanyaan dari suaminya, bahkan wanita cantik itu terlihat menantang.

“Bukan urusanmu, urus saja dirimu sendiri,” jawab Diva dengan tatapan sinisnya.

“Hhaahh, tapi kau belum sarapan,” ucap Alfa dengan menghela napas panjang, sambil melirik makanan yang sudah ia bawa.

“Kau tidak perlu mencemaskan aku, aku bisa menjaga diriku sendiri, bahkan jauh lebih baik daripada siapapun,” ucap Diva dengan tegas sambil menatap suaminya dengan tatapan tajam.

Grepp!

Alfa memeluk tubuh wanita cantik itu dengan sangat erat, hingga membuat Diva merasa sesak.

“Aku mohon jangan meninggalkan aku, aku tidak bisa hidup tanpa dirimu disisi ku, aku mohon,” ucap Alfa dengan lirih sambil menenggelamkan wajahnya di ceruk leher indah istrinya.

‘Ku mohon jangan seperti ini, aku sebagai wanita terhormat tidak ingin menghalangi dua orang yang saling mencintai, meskipun statusku sebagai seorang istri, tapi aku tidak berharga di kehidupan mu, aku tidak akan pernah meminta mu untuk selalu bersama ku, aku juga tidak akan pernah mengemis apapun darimu, meskipun kita bercerai, aku tidak akan pernah mau menerima harta darimu sepeserpun, bukan aku tidak ingin mempertahankan pernikahan ini, tapi dari awal memang hubungan kita tidak pernah baik,’ batin Diva sambil memejamkan matanya untuk menahan cairan bening yang ada di pelupuk matanya, berpisah adalah jalan satu-satunya.

“Ceraikan aku,” ucap Diva dengan tegas, wanita itu sama sekali tetap teguh pada pendiriannya, membuat Alfa semakin frustasi saat mendengarnya.

“Kau belum sarapan, makanya kau menjadi mudah emosi, sebaiknya kau sarapan dulu, sayang. Aku akan menyuapi dirimu,” ucap Alfa mengalihkan topik utama pembicaraan dan menarik tangan Diva agar mengikutinya untuk duduk di atas tempat tidur, namun Diva dengan cepat menepis tangan Alfa dengan sangat kasar.

Plakk!

Diva menampar pipi Alfa dengan sangat keras, membuat Alfa sedikit merasakan panas di pipinya, namun itu tak sebanding dengan rasa sakit hatinya.

“Apa kau cukup tidak tahu malu, hah! Kau adalah pria yang paling bren*gsek yang pernah aku temui, kau seorang baj*ingan, kau pecundang hebat!” bentak Diva yang tidak bisa menahan api amarah dalam dirinya. Alfa yang tahu dengan tempramen istrinya, kini berusaha menenangkan dan berusaha mengendalikan emosinya agar tidak terpancing dan malah akan memperkeruh suasana.

“Aku akan melakukan apapun, asal kau tidak akan meminta cerai dariku, aku mohon,” ucap Alfa berusaha keras untuk membujuk istrinya yang sangat keras kepala itu sambil memeluk tubuh wanita tersebut, ia sampai merasakan napas wanita itu naik turun dengan cepat akibat emosinya yang meluap-luap.

“Aku ingin pindah ke apartemen,” ucap Diva dingin, membuat Alfa akhirnya bisa bernapas lega, karena sang istri mau dibujuk.

“Apa kau merasa tidak nyaman di rumah ini?” tanya Alfa dengan lembut sambil menatap wajah istrinya yang sudah tak berekspresi.

“Apa aku mengizinkan mu untuk bertanya?” tanya Diva dengan datar, dengan pandangan lurus ke depan tanpa ekspresi.

“Baiklah, aku akan menyiapkan apartemen milikku dengan segera, kapan kita akan pindah?” tanya Alfa dengan sangat antusias.

“Aku tidak butuh apartemen milikmu, karena aku akan memilih apartemen yang aku sukai, kecuali milik perusahaan Edison. Dan kau harus ingat, aku akan pindah seorang diri, aku ingin berpisah atap denganmu,” jawab Diva dengan dingin, bahkan ia tidak merasa bersalah sedikitpun saat melihat raut wajah pria yang ada di hadapannya sudah berubah menjadi dingin.

“Apa maksudmu, sampai kapanpun aku tidak akan pernah melepaskan mu, meskipun itu hanya untuk pisah atap saja,” ucap Alfa dengan tegas sambil menatap istrinya dengan sangat tajam.

“Apa kau akan melepaskan aku jika aku mati?” tanya Diva menatap dingin ke arah pria tersebut.

“Aku tidak akan pernah membiarkan mu mati sebelum kau menerima diriku,” jawab Alfa dengan tegas.

“Aku sudah menerima dirimu, jadi biarkan aku mati,” ucap Diva dengan dingin, sungguh ia merasa lelah dengan kehidupannya.

“Aku akan memutuskannya setelah kau memakan sarapan mu,” jawab Alfa yang kini sudah membawa Diva duduk di atas tempat tidur.

“Aku ingin pulang,” ucap Diva di sela-sela makannya, sedangkan Alfa yang sedang menyuapi istrinya tersebut tersenyum manis saat keadaan istrinya sudah menjadi lebih baik, ia bisa membedakannya karena nada suaranya yang mulai lembut kembali.

“Baiklah, aku akan mengantarmu kesana, sambil berangkat ke kantor,” ucap Alfa sambil menyendokan makanan ke dalam mulut istrinya.

“Tidak perlu, aku bisa kesana sendiri, kenapa hari ini berangkat siang?” tanya Diva yang membuat Alfa senang, karena setidaknya wanita itu masih peduli padanya.

“Bagaimana bisa aku berangkat ke kantor, sedangkan istriku masih tertidur dan marah padaku, aku tahu pasti istriku tidak akan sarapan jika aku tidak memaksanya, kalau begitu aku akan menyuruh pak Jay mengantarmu,” jawab Alfa sambil tersenyum manis.

“Tidak perlu, aku akan menaiki taksi online saja, lagipula aku akan mengambil semua fasilitas yang aku milik sebelum menikah, aku akan memakainya kembali,” sergah Diva dengan cepat, sampai kapanpun ia tidak akan memakai fasilitas dari suaminya tersebut, karena bagi Diva, semua itu seperti alat tukar dirinya dengan barang-barang tersebut.

“Apa aku tidak salah dengar, kau akan memakai kembali semua fasilitas milikmu, apa kau tidak akan memakai fasilitas yang aku berikan padamu?” tanya Alfa dengan tatapan penuh selidik.

“Tidak,” jawab Diva singkat.

“Apa kau mempunyai maksud lain?” tanya Alfa yang tak puas dengan jawab yang di berikan istrinya tersebut, bahkan ia menatap wanita yang ada di hadapannya dengan tatapan mengintimidasi.

“Kau sudah terlalu banyak bertanya, sebaiknya ceraikan saja aku, jika memang kau merasa terganggu dengan semua sikapku,” ucap Diva yang kembali mengucapka kata-kata yang paling Alfa hindari.

“Hahh, baiklah, kau boleh melakukan apapun sesuka hatimu,” ucap Alfa yang akirnya mengalah untuk saat ini, ia hanya perlu menunggu istrinya membaik saja untuk mengambil keputusan yang tepat.

“Jadi apa jawaban tadi?” tanya Diva yang menagih janji pada suaminya.

“Aku izinkan, asal aku boleh ke apartemenmu setiap akhir pekan, aku juga akan pindah dari rumah ini agar mamah tidak curiga, apa kau mengerti?” tanya Alfa pada istrinya, sungguh itu adalah keputusan terberat baginya untuk berpisah dengan wanita yang telah mengisi hari-harinya selama ini.

“Hmm, baiklah, apa kau akan tinggal di apartemen milikmu, apartemen yang mana?” tanya Diva pada pria yang ada di hadapannya, ia harus bisa menghindari lokasi yang dekat dengan suaminya.

“Tentu saja yang apartemen yang dekat lokasi perusahaan ku,” jawab Alfa dengan yakin, membuat Diva akhirnya bisa bernapas lega.

‘Sebegitu bencikah kau hingga tidak ingin aku dekat dengan dirimu, tapi aku Alfa Edison Sagala, tidak akan mudah melepaskan apa yang sudah menjadi milikku, termasuk dirimu,’ batin Alfa dengan tersenyum licik di dalam hatinya.

...****************...

Tekan favorite agar dapat notifikasi jika sudah up.

Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya ...

Follow IG Author @aran_diah

Hatur nuhun.

Don't judge me please!

1
Shifa Burhan
Wanita kalau berkarya pasti egois dan tidak adil, ini buktinya
Kita bongkar dulu
Novel suami salah
*jika novel konfliknya suami yang salah maka suami akan dibuat dapat balasan, menderita, menyesal, mengemis maaf, berjuang keras dapat kesempatan
*Karakter istri dibuat tegas tidak mudah memaafkan bahkan pergi
*Akan dihadirkan lelaki lain yang baik untuk istri dan lelaki itu begitu dispesialkan dan berkemungkinan mengganti posisi pemeran utama pria
*pelakor akan dilaknat dan dibinasakan

Novel istri yang salah
*paling jauh minta maaf semua beres, tidak perlu menyesal, tidak perlu mengemis maaf, tidak perlu berjuang, kalian akan membela bahkan akan membenarkan semua kesalahanya
*karakter suami dibuat bodoh dan buciln pada istri akan mengejar terus dan mengemis cinta istri, rela diperlakukab apapun, mudah memaafkan, dan malah balik dia yang harus berjuang
*kalian tidak berani hadirkan wanita lain yang baik pada suami kalau pun ada maka tetap dicap pelakor
*mau suami salah mau istri salah kalian pasti hadirkan lelaki lain yang baik pada istri lelaku itu begitu spesial dan diperlakukan sangat lembut

Kalau sudah begini adilkah kalian wanita dalam berkarya, karya kalian hanya menunjukkan kemunafikan dan keegoisan kalian
Noraaa: ada lagi kak, kadang ada cerita yang laki laki nya pernah hb sama perempuan lain sebelum nikah kek whatt?? laki laki kotor kaya gitu dapet cewek polos yang masih tersegel??! mana cewek nya tetep setia lagi/Smug/
total 1 replies
bukan siapa siapa
bagus 👍 dan oke cuman agak kesel dikit sama divany
Asyatun 1
keren
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Isya Mochamad
REPOT JUGA JADI WANITA CANTIK YA
Hayatun Keysha
ceritanya bagus semangat buat penulis
Kerimpak Kaca Luya
Kalau bagi aku diva seharusnya berterus terang akan statusnya supaya rey kedudukannya.....katanya tidak mahu memberi harapan lalu apa ini....malah lagi mau nerima kedatangan rey dilain waktu....kalau kamu masih sedar akan status mu masih isteri org...harus jaga jarak lah diva...supaya tidak dianggap org perempuan murahan gitu
Yani Cuhayanih
Horeeee aku baca sampe gerbang the end .terima kasih thor udah buat aku deg2 seeer bacanya .sampai ketemu lagi di cerita barunya .salam sukses thor dadadah
Arandiah: wah makasih kakak 🥰🙏. jangan lupa mampir dikarya tamat Mimin yang lain. Jerat Dendam Sang Mafia, atau on going. salam hangat, lope sekebon cabe 😘
total 1 replies
Yani Cuhayanih
Dasar pengusaha gerecep banget kalo ada kesempatan langsung salip bro
Yani Cuhayanih
Minimal diva berpapasan dgn Alfa .thor jgn2 lama ketemuanya keburu brojol si debay .ahhhhh
Yani Cuhayanih
Thor jgn bikin Alfa jd salah paham sama diva karena cemburu sama rey.please ya ya ya
Yani Cuhayanih
kenapa Rey juga punya sifat pemaksa ah thor jgn sakitin diva lagi kasihan kan sama anak dlm kandunganya .berikanlah situasi yg nyaman utk diva ....thor baik dech
Yani Cuhayanih
Apakah situasi melow ini masih panjang atau akan ada pertemuan yg gk di sengaja .thor berilah kabar baik agar mataku cerah kembali bacanya ......hehehe
Arandiah: nnti cepet ketemu kok 🥰 gak ada belit²
total 1 replies
Yani Cuhayanih
Thor kasihan diva lagi ngidam ko sendirian gk tega aku .semangaaat bumil
Yani Cuhayanih
kenapa jd drama orang kecil dan dibenci thor kalo si dara nasibnya lebih baik aku protes thooor biarin demo sendirian .diva semangaaaaat....
Yani Cuhayanih
Apakah diva dan Alfa akan bertemu lagi setelah diva melahirkan anak Alfa yg tdk ketahui sebelumnya .seperti cerita di tetanga sebelah....
Arandiah: ketemu sebelum lahir kok kak.
total 1 replies
Yani Cuhayanih
mama ko bisa ya gampang terprovoksi aku kecewa dech
Yani Cuhayanih
Eh ulat bulu malah menyebarkan gatal2 masalah jd runyam.thor jgn buat Alfa amnesia nanti aku males baca lagi please.....
Yani Cuhayanih
penyesalan itu datangnya belakangan diva sadaaar sebelum kamu jd janda kembang
Yani Cuhayanih
Dara aku tunggu di loby mohon ya thor utk jambakin dia mewakili diva wkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!