Apa salahnya jika aku hanyalah seorang gadis dari keluarga yang tidak mampu, aku menjadi bahan hinaan hanya karena aku miskin.
Apakah salah jika aku ingin dicintai
Apakah salah jika aku ingin di kasihi
Aku menginginkan cinta tulus dari Seorang pria.
Aisyah Nirmala adalah namanya, hidup sebatang kara semenjak masih kecil.
dipaksa menjadi istri kontrak untuk 180 hari hari kedepan. di siksa di caci lalu di ceraikan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebusukan Iqbal
Terasa malam itu menjadi Malam yang begitu menyenangkan bagi orang-orang yang ada di sana. namun berbeda dengan Mahfud dan Firdaus, kedua pria itu terlihat tidak tenang saat berada di jalan.
Tittt...
Tittt...
Firdaus terus membunyikan klakson mobilnya, pria itu terus memikirkan istri dan adik angkatnya itu. Entah mengapa dia merasakan ada sesuatu yang akan menimpa kedua wanita itu.
"Tenanglah Firdaus, kau tidak usah seperti itu." ucap Mahfud kepada Firdaus.
"Jangan bilang seperti itu, Apakah kau tidak merasakan apa yang aku rasakan!" seru Firdaus kepada Mahfud. Mahfud hanya terdiam, dan pria itu tidak bisa mengungkapkan bagaimana perasaannya ada di hatinya. sebuah ketakutan, ketakutan yang begitu besar namun dia tidak tahu apa arti ketakutan itu.
Kita kembali kepada pesta yang diadakan oleh para kru modeling itu.
Aisyah, Mbak Kikan. Ayo kita bergabung. kita makan di sini!" seru para fotografer. terlihat mereka sudah mulai membakar ayam dan makanan yang lain.
"Iya sebentar." jawab Aisyah. terlihat wanita itu memakai dress yang cantik dengan jaket yang menutupi tubuhnya.
"Aisyah benar-benar cantik deh, hingga membuatku ingin menjadikan wanita ini istri kedua aku!" seru sang fotografer kepada Aisyah .
Hal itu membuat Kikan langsung memukul pundak pria itu.
"Dasar pria sinting, berani berbicara seperti itu lagi bakal ku bakar mulutmu itu!" seru Kikan kepada sang fotografer.
Pria itu langsung terdiam untuk kedua kalinya, Kikan mengatakan kata-kata yang membuatnya tidak bisa berkata sama sekali.
"Siapa yang tahu nomor telepon istri pria ini, akan ku telepon dia dan ku katakan kalau suaminya itu suka menggoda para wanita muda!" seru Kikan yang membuat sang fotografer tidak bisa menggerakkan tubuhnya sama sekali. terlihat pria itu menelan ludahnya sembari menatap Kikan yang melotot padanya.
"Ya ilah Mbak Kikan, kan cuma bercanda nggak usah dibawa ke hati tahu." ucap sang fotografer .
"Dasar Tua Tua keladi, sudah tua kelakuannya Semakin menjadi." jawab Kikan yang kemudian membawa Aisyah untuk pergi dari sang fotografer yang begitu genit itu.
Tatapan mata Jonathan terus menatap Aisyah yang memakai pakaian sederhana namun begitu cantik. pria itu tidak melepaskan pandangan dari Aisyah walaupun sedetik saja.
"Kalian mau masak apa sih!" seru Kikan.
"Bakar ayam, bebek sama bakar ikan, Mbak." Jawab para model. akhirnya Kikan dan Aisyah berganti pakaian karena mereka salah kostum.
10 menit kemudian kedua Wanita itu sudah memakai pakaian santai mereka, celana selutut dan kaos yang berwarna hitam. kalau memakai kaos putih saat masak tentu mereka akan kewalahan saat mencuci.
"Aisyah Kita bakar ayam sama ikan aja!" seru Kikan yang mengajak Aisyah untuk membakar Kikan dan ayam langkah kaki Jonathan mendekati Aisyah.
"Sini aku bantu." ucap Jonatan kepada Aisyah.
"Wanita itu menatap wajah Jonathan, sesaat kemudian terlihat Kikan langsung berdiri sambil berkacak pinggang.
"Tidak usah, Kami tidak perlu bantuanmu!" seru Kikan yang kemudian menggeser tubuh Jonathan akan agar tidak mendekati Aisyah.
"Kau itu kurang ajar sekali, aku adalah atasanmu!" seru Jonathan.
"Aku nggak ada urusan." jawab Kikan yang kemudian mengajak Aisyah untuk menjauh dari Jonathan. Aisyah hanya terlihat sudah sangat marah, Bahkan dia selalu marah si jika melihat Jonathan mendekati dirinya.
Hati Jonathan begitu marah saat melihat semua perlakuan dari sahabatnya itu. sekarang benar-benar berubah karena kebodohan yang telah menyakiti Aisyah.
"Pak Jonathan terus-menerus dekati Aisyah, Apa benar rumor kalau Aisyah itu adalah wanita simpanan pak Jonathan." ucap salah satu model itu tidak benar kalau dia simpanan bos Jonathan.
"Nggak mungkin, kan dia meninggalkan pria kaya itu." jawab Ririn.
Terlihat Ririn juga ikut membela Aisyah, karena kalau dilihat secara mata terbuka.. Aisyah benar-benar menolak kehadiran Jonathan, entah apa yang terjadi. namun Gadis itu tidak mau menjadi sesuatu yang membuat dirinya menjadi wanita murahan.
"Aisyah!" sini seru Ririn yang yang melambaikan tangannya kepada Aisyah. kedua wanita itu langsung mendekat. karena mereka berdua tidak ingin terus-menerus melihat Jonathan mendekat.
"Dasar ubur-ubur banci, tetep aja kelakuannya seperti itu!" seru Kikan.
Terlihat di tempat yang tidak berbeda, Lia mendekati Jonathan. wanita itu memberikan Jonathan minuman.
"Minum lah Pak, kelihatannya bapak sedang kepanasan." ucap Lia kepada Jonathan.
"Tidak usah, aku tidak ingin minum." jawab Jonathan.
Terlihat Lia begitu marah, karena dia sudah membuat rencana dengan Iqbal agar Jonathan terjebak dan tidur bersama dengan Lia. sedangkan Aisyah Akan terjebak dan tertidur bersama Iqbal. kedua manusia itu benar-benar mempunyai pikiran yang begitu licik, bahkan bisa dibilang raja dan ratu licik alam semesta.
"Pergilah, karena aku tidak ingin melihatmu." ucap Jonathan yang kemudian terus mengikuti Aisyah.
Lia begitu geram, wanita itu ingin sekali menyiram Aisyah dengan air panas sehingga membuat wajahnya itu rusak seketika.
"Lihat saja, aku bakal merusakmu dan Jonathan tidak akan mau saat dia melihatmu telah tidur bersama dengan keponakannya." guman lia dalam hati. yang kemudian meletakkan sebuah air mineral di tempat Jonathan yang sudah diisi dengan sebuah obat perangsang.
"Jonathan tidak boleh menjadi milik wanita lain selain diriku." ucap Liia yang kemudian meletakkan minuman itu dan mendekati para model yang sedang membakar ikan bersama.
"Ada yang bisa kubantu nggak?" tanya Lia kepada para model.
"Nggak ada." jawab Kikan dengan sewotnya. wanita itu benar-benar tidak menyukai sekretaris Jonathan yang sok cantik itu, padahal make up nya begitu tebal.. kalau bisa diukur mungkin ketebalannya sampai ketebalan 5 sampai 10 lembar buku. Oh tebal banget dong.
"Ayolah Mbak Kikan, aku kan cuma mau bantu saja." Jawab Lia yang terus mendekati Aisyah dan Kikan.
"Nggak usah." jawab Kikan. terlihat wanita itu bergaya sok cantik, hingga membuat sebuah cibiran langsung terlontar dari mulut Kikan.
** bersambung **