calla terlahir dr keluarga yang sederhana dan memiliki impian menikahi orang kaya tetapi seiring waktu ia tidak ingin menikahi orang kaya karena takut tidak setara dan takut dikucilkan oleh orang sekitar,calla berusaha untuk mencari uang untuk kehidupannya dan kedua orang tua tiba-tiba saya dipaksa menikah untuk membayar utang ayah saya dengan seorang mafia yang kaya raya dan terkenal dgn kekejamannya.
apakah calla bahagia atau sebaliknya?
mampukah calla lari dr kehidupan mafia yg keji itu?
yuk dibaca novel pertama saya,maaf jika ada yang kurang karena ini pengalaman pertama saya membuat novel.
Semoga suka dengan novel ini 🥰
start: 2 Januari 2021
finish: 24 juli 2021
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cindy Elvina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 31
"ada apa non?"tanya bi nem
"tidak apa apa bi axel meminta ku membuatkan sup dia bilang bubur tadi tidak enak"ucap calla
"tidak enak?masa si non,oh ya non juga ya semenjak non pergi tuan axel selalu bilang makanan rumah tidak enak bahkan sampai chef yang kemarin memasak sarapan untuk tuan axel disuruh belajar lagi bahkan dikirim lagi ke amerika"ucap bi nem
calla cukup terkejut mendengar perkataan bi nem dan tak habis pikir dengan kelakuan axel
calla pun memasak sup di bantu oleh bi nem dan bi jum
sekitar 30 menitan akhir nya siap sup nya ku bawa lagi ke kamar axel
"ini makan,cepat nanti keburu dingin"ucap calla
"tangan ku masih bergetar ga bisa memegang sendok"ujar axel
"hanya bergetar kan bukan putus"ucap calla kesal
huftt calla mengembus nafas dalam dalam mencoba untuk sabar dengan axel yang sedang sakit rasanya ingin sekali menampol wajah axel
"ini buka mulut mu"ucap calla
"enak?"tanya calla
axel pun hanya mengangguk angguk kan kepala sebagai jawaban
dia pun memakan sup itu hingga habis tak tersisa
"aku mau sup itu lagi"ucap axel
calla pun kembali menuju dapur lagi untuk mengambil sup itu lagi
"habis non"tanya bi nem
"habis bi ini axel mau nambah"ucap calla
"nambah?wahhh tumben ni tuan axel nambah makanan"ucap bi jum
bi jum dan bi nem saling menatap sambil senyum senyum
"kenapa bi?kok senyum senyum gitu"tanya calla heran
"uda non sama tuan axel aja cocok kok"ucap bi nem
"ia non bibi dukung tuan axel sama non dari pada tuan axel sama cewe lain"ucap bi jum
"apa si bi engak lah mana mungkin cocok sama aku"ucap calla mengahilkan pandangan karena merasa malu
"non muka nya merah tuh"ledek ini nem
"engak kok disini agak panas bi aku ke atas luan ya nanti axel marah" ucap calla sambil deg degan
"semangat non bibi dukung"teriak bi nem sam bi jum
itu membuat calla tambah malu
"kenapa muka mu kok merah"tanya axel
"ahh tidak apa apa di dapur panas sekali"jawab calla
"ohh cepat aku mau makan lagi"ucap axel
calla pun menyuapi axel lagi selesai makan ku beri obat yang tadi bi jum suruh dan calla mengambil tas dan beranjak keluar
"tunggu mau kemana?"tanya axel
"yah pulang lah mau ke mana lagi"jawab calla
"apa aku menyuruh mu pulang?"tanya axel lagi
"tidak,perjanjian kita 1 bulan tetapi ini kan belum 1 bulan jadi kau tak berhak melarang ku"ujar calla
"yah uda sana ga punya hati rela meninggalkan orang sakit"celetuk axel
"heyy!! apa anda bilang aku ga punya hati padah--"ucap calla terhenti
"kalau mau pulang ya pulang saja sana jangan ngedumel"ucap axel
"ya udah dasar bayi besar yang tidak tau cara berterima kasih"ucap calla keluar dari kamar axel
BRUK!!
calla yang masih di depan pintu axel terkejut calla pun masuk ke kamar axel lagi untuk melihat keadannya
"axelll"teriak calla aku berlari ke arah axel
"axel axel bangun jangan mati hutang ku belum ku bayar aku takut kau menghantui ku"ucap calla,calla menepuk nepuk wajah axel lumyan kuat
"axelll"panggil ku lagi
biasanya cerita nya cenderung lebih greget2 gmn GT🤣😂🤣