Setelah mati di kecelakaan pesawat Shen Yu mendapatkan kehidupan kembali dan terlempar ditahun 80 sebagai orang bodoh. Tanpa sengaja dia mendapatkan keterampilan warisan keluarga yang sudah terputus dan mulai merintis usaha dari nol.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dimas upss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
Shen Yu meletakkan gagang teleponnya dan memikirkan apa yang Yu Xiao katakan, penimbun akan mencari masalah itu berarti mereka sejak awal sudah mempersiapkan semuanya.
Rasanya aneh semua hasil pertanian desa sudah mereka borong semuanya tapi sampai detik ini tidak ada yang keluar. Itu berarti mereka sengaja menimbun dan ingin menjualnya dengan harga yang sangat tinggi bahkan berkali-kali lipat.
Dua hari berlalu dengan sangat cepat dan seorang pria menerobos masuk kedalam ruangan Shen Yu, matanya memiliki bekas luka sayatan dan diluar puluhan anak buahnya sudah mengawasi.
"Siapa kau ?" Tanya Shen Yu dengan sorot mata yang tegas.
"Bao San... Aku disini untuk membuat bisnis besar, jual semua panganmu kepadaku jika tidak siapa yang tahu apa yang terjadi saat malam." Bao San menancapkan pisau dimeja.
Shen Yu pernah mendengar nama Bao San ini dari Niu, dia adalah preman jalanan yang cukup berkuasa dan punya banyak anak buah nekat.
"Aku tidak akan basa basi 200 per setengah kg jika kau tidak mau maka tanggung sendiri akibatnya ?" Bao San memberikan harga yang menekan.
"Kau pikir membawa pisau dan punya puluhan anak buah kau sudah hebat. Aku adalah pemburu yang sudah pernah membunuh beruang dan harimau bahkan menundukkan serigala. Biar aku tanya satu hal kau yakin mau menantang ku ?" Shen Yu terlihat berani dan tidak ciut sama sekali.
"Kita lihat saja nanti." Bao San pergi dan menutup pintu dengan keras.
Shen Yu tidak tahu apa yang akan dia lakukan tapi sebagian besar metode premanisme yang dia lakukan sudah bisa dia bayangkan. Tidak lama kemudian Fei Sie masuk kedalam dan terlihat sangat panik.
"Ini gawat... Mereka yang sebelumnya pesan kaleng buah tidak jadi membeli. Semua barang menumpuk digudang dan tidak ada yang mau ambil lagi." Ucap Fei Sie dengan cemas.
"Tidak apa sistem ini sungguh buruk dia memanfaatkan celah. Simpan dulu semuanya dan hubungi Qing Yue untuk menghentikan pengiriman kaleng buah. Simpan dulu semuanya didalam pabrik dan utamakan pengiriman kota provinsi." Shen Yu menyalakan rokoknya.
Keesokan paginya dugaan Shen Yu ternyata benar ada banyak orang yang mencegat jalan desa dan Kota. Mereka semua membawa senjata tajam dan Shen Yu hanya mengawasinya sebentar, kemungkinan besar mereka sengaja disuruh Bao San untuk menghentikan jalur pasokannya.
Tapi Bao San salah tentang satu hal sejak awal pasokan pangan adalah miliknya sendiri bukan dari Desa. Yang dikirim dari Desa tidak lain adalah buah kalengan dan Shen Yu sudah menghentikan pengiriman agar tidak terjadi kerugian.
Shen Yu duduk didalam ruangannya dan menelpon Kang Chen, "Paman Kang aku butuh bantuanmu !"
"Shen Yu aku tahu apa yang kau inginkan tapi Bao San tidak mudah ditangani kecuali jika kalian saling membunuh. Sebentar lagi koperasi akan tutup dan aku akan menjadi kepala pabrik baja negara di Kota Kabupaten ini. Aku tidak berani ambil resiko dengan pertarungan kalian." Ucap Kang Chen dengan serius.
"Paman tidak perlu ikut campur permintaanku sangat sederhana. Cari lokasi dimana dia menyimpan semua pangan itu saja, sisanya aku akan menyelesaikannya sendiri dan tidak akan merepotkan Paman." Shen Yu mengatakan permintaannya.
"Begitu ternyata baik aku akan segera bertanya kepada Niu. Shen Yu ingat ini baik-baik polisi tidak akan bisa mengatasinya karena semua bawahan Bao San tutup mulut, dia mungkin tidak berani berurusan denganmu di jalan utama mengingat hukum tapi jangan biarkan celah sedikitpun. Jika kau benar-benar ingin menghancurkannya maka jangan pakai taktik licik menjebloskannya ke penjara tapi habisi dia." Kang Chen berkata dengan sungguh-sungguh.
"Aku mengerti Paman." Shen Yu mengangguk dan menutupnya.
Peringatan Kang Chen ini jelas sekali tidak sederhana sama sekali. Shen Yu melupakan hal yang paling penting di tahun 80 premanisme jauh lebih parah.
Memasukan mereka kedalam penjaran bukan solusi jangka panjang, ketika mereka bebas maka balas dendam pasti akan mereka lakukan dan sudah pasti mereka akan lebih kejam.
Sore harinya Fei Sie melaporkan pemasukan, "Hari ini penjualan menurun drastis dan stok buah kalengan menumpuk."
"Tak apa.... Kebanyakan mereka yang ingin mampir semuanya diancam. Tapi kau tidak perlu khawatir besok situasi akan kembali normal." Shen Yu memeluk Fei Sie dan memangkunya.
"Kita tidak pulang ?" Tanya Fei Sie kepada Shen Yu.
"Besok... Jangan khawatir soal Qing Yue ada Blackie dan White dirumah. Jika mereka masih punya otak tidak akan ada yang berani menerobos berurusan dengan dua Serigala itu." Shen Yu menggendong Fei Sie dan membawanya ke ruang istirahat.
Malam pukul 7 semua informasi yang dia inginkan sudah diam-diam diantarkan. Pinggiran Kota Gudang kayu adalah tempat mereka menyimpan semua pangannya, jika ini cara normal maka Shen Yu tidak ragu melaporkannya menimbun pangan disaat bencana tapi kali ini dia mau main besar.
Shen Yu memakai bajunya dan berkata, "Waktunya pas sekali senjata yang dulu aku temukan masih belum bisa dicoba. Kali ini aku akan memberikan dia mengetahui apa rasanya diledakan penghancur yang sebenarnya."
Shen Yu menghela nafas dan pergi secara diam-diam lewat jendela, Bao San pasti sudah mengirim orang untuk memata-matainya jadi lebih baik bergerak secara diam-diam agar kedepannya tidak ada jejak yang bisa dia tinggalkan.