Isabella adalah mantan pembunuh bayaran paling berbahaya dan paling di takuti di dunia gelap. Selama bertahun-tahun tangannya telah berlumuran darah.
Namun semuanya berubah saat Isabella menemukan seorang bayi perempuan di depan apartemennya. Sejak saat itu dia memutuskan pensiun demi keselamatan anaknya. Tapi sayangnya sang bos tidak menyukai itu, hingga dia membunuh anak Isabella karena menganggap jika anak itu adalah penghalang Isabella.
Melihat sang putri tewas, Isabella marah dan mulai memburu satu persatu orang yang telah membunuh putrinya. Setelah dendamnya terbayar, Isabella memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri.
Namun kematian ternyata bukan akhir baginya, karena setelah membuka mata kembali. Isabella mendapati dirinya berada di tubuh seorang wanita bernama Isabella Iris, seorang ratu yang di buang dari istananya sendiri.
Bagimana kisah Isabella selanjutnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nitaastri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Prolog
Isabella adalah seorang pembunuh bayaran yang namanya begitu ditakuti di dunia gelap. Selama bertahun-tahun, tangannya telah berlumuran darah dan hidupnya hanya dipenuhi misi, kematian, serta pengkhianatan.
Namun semuanya berubah ketika suatu malam, setelah menyelesaikan sebuah misi, Isabella menemukan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan sendirian.
Saat melihat bayi perempuan itu, hati Isabella yang selama ini dingin mulai mengenal arti kasih sayang.
Dia memutuskan meninggalkan dunia pembunuh bayaran dan membesarkan bayi itu sebagai putrinya sendiri. Isabella mengubur masa lalunya dan menjalani kehidupan sederhana bersama putrinya, berharap tidak akan pernah lagi kembali ke dunia penuh darah yang telah dia tinggalkan.
Sayangnya, masa lalu tidak pernah benar-benar melepaskannya.
Bertahun-tahun kemudian, organisasi tempat Isabella bekerja berhasil menemukan keberadaannya. Mereka menawarkan sebuah misi besar kepadanya tapi Isabella menolak dengan tegas. Baginya, tidak ada alasan untuk kembali menjadi pembunuh bayaran. Putrinya adalah satu-satunya alasan dia ingin tetap hidup.
Tetapi pemimpin organisasi tersebut tidak menerima penolakannya.
Putri Isabella diculik dan dijadikan jaminan.
Tidak memiliki pilihan lain, Isabella akhirnya kembali menjalankan misi tersebut demi menyelamatkan anak yang telah menjadi seluruh dunianya.
Namun setelah misi selesai, sang pemimpin justru menginginkan lebih. Dia ingin Isabella kembali bekerja di bawah organisasi itu selamanya. Tapi Isabella menolak dengan tegas, karena jika dia kembali pada pekerjaan lamanya. Maka keselematan putrinya akan terancam. Mengetahui hal itu, bos organisasi itu sangat marah. Dia lalu mengambil sebuah keputusan yang sangat kejam.
Putri Isabella dibunuh tepat di hadapannya.
Dalam sekejap, dunia Isabella kembali runtuh.
Tangis berubah menjadi amarah. Kesedihan berubah menjadi kebencian. Dan perempuan yang selama bertahun-tahun berusaha meninggalkan dunia pembunuhan itu kembali menjadi sosok mengerikan yang dahulu ditakuti semua orang.
Isabella memburu satu per satu orang yang terlibat dalam kematian putrinya hingga akhirnya dia berhasil membunuh sang pemimpin organisasi.
Setelah semua dendamnya terbalaskan, Isabella kehilangan satu-satunya alasan untuk tetap hidup.
Dia memilih mengakhiri hidupnya.
Namun kematian ternyata bukan akhir baginya.
Ketika membuka mata kembali, Isabella mendapati dirinya berada di dalam tubuh seorang wanita yang sama sekali tidak dikenalnya.
Ratu Alicia Eclair Linfort.
Seorang ratu yang telah dibuang dari istana dan diasingkan ke sebuah hutan terpencil bersama tiga anak kembarnya.
Ratu Alicia dituduh telah berselingkuh dan melahirkan anak-anak dari pria lain.
Padahal semuanya hanyalah fitnah yang dirancang oleh salah satu selir Raja Edward.
Yang lebih menyakitkan, pria yang paling Isabella cintai, suaminya sendiri tidak pernah mempercayainya.
Dahulu, Raja Edward tetap mempertahankan Ratu Alicia di istana hanya karena neneknya sangat menyayangi sang ratu. Alicia menjadi ratu pun bukan karena cinta Edward, melainkan karena perjodohan yang diatur oleh neneknya.
Selama nenek Raja Edward masih hidup, tidak ada seorang pun yang berani menyentuh Isabella.
Namun setelah sang nenek meninggal, semuanya berubah.
Alicia mulai dihina, di rundung, dijauhi, bahkan akhirnya diasingkan bersama ketiga anaknya.
Lebih menyakitkan lagi, Isabella memang tidak memiliki sihir sedikit pun sesuatu yang dianggap sebagai kelemahan besar di kerajaan tersebut. Saat pengasingan itu, tidak ada satupun anggota keluarganya yang datang melihat Alicia atau bahkan membela Alicia. Hal itu di karekan kekecewaan mereka pada Isabella, saat Isabella memutuskan untuk menikahi sang Raja. Ayah dan Ibu Isabella tidak setuju, karena mereka tau sang Raja tidak pernah mencintai putri mereka. Sebagai orang tua, mereka ingin yang terbaik untuk putri mereka. Tapi cinta benar-benar membutakan mata Alicia hingga dia melawan keluarganya demi menikahi sang Raja.
Hanya saudara kembarnya, Duchess Arabella, yang selalu berada di sisinya saat itu.
Arabella adalah satu-satunya orang yang mengetahui betapa tulusnya Alicia mencintai Edward dan betapa besar luka yang disembunyikan saudara kembarnya itu.
Di tempat pengasingan, Alicia perlahan tenggelam dalam depresi. Dia tidak pernah membenci ketiga anaknya. Sebaliknya, dia membenci dirinya sendiri karena merasa tidak mampu melawan semua fitnah yang menghancurkan hidupnya.
Hari demi hari, Alicia hanya mengurung diri di kamar. Dia makan tidak teratur dan hampir tidak pernah berbicara dengan ketiga anaknya.
Sampai akhirnya...
Isabella terbangun di dalam tubuh Alicia sang ratu terbuang.
Perempuan yang baru saja kehilangan putrinya itu kini menemukan dirinya memiliki tiga anak kecil yang masih hidup dan sangat membutuhkan seorang ibu.
Isabella tidak tahu mengapa takdir memberinya kesempatan kedua.
Tetapi dia tahu satu hal.
Dia tidak akan membiarkan ketiga anak ini mengalami nasib yang sama seperti putrinya.
Jika seluruh kerajaan menganggap Isabella lemah karena tidak memiliki sihir, maka mereka telah melakukan kesalahan besar.
Mereka tidak tahu bahwa di balik tubuh seorang ratu yang selama ini mereka hina...
terdapat jiwa seorang pembunuh bayaran yang pernah membuat dunia bawah tanah gemetar.
Isabella mulai mengubah kehidupan Alicia sedikit demi sedikit. Dia mulai memperhatikan ketiga anaknya, mencari tahu siapa yang sebenarnya menjadi ayah mereka, membongkar alasan mengapa Isabella difitnah, dan menemukan rahasia besar di balik pengasingannya.
Namun semakin banyak kebenaran yang ditemukan, semakin jelas bahwa tuduhan perselingkuhan itu bukan sekadar ulah seorang selir yang iri.
Ada seseorang yang sejak awal ingin menyingkirkan Isabella dan ketiga anaknya dari istana.
Dan orang tersebut ternyata adalah suami dari Alicia sendiri.
Kini Isabella harus menghadapi istana yang penuh intrik, selir yang licik, bangsawan yang meremehkannya, serta seorang raja yang pernah menghancurkan hati Isabella.
Namun kali ini, Isabella tidak datang untuk meminta belas kasihan.
Dia datang untuk melindungi anak-anaknya.
Jika kerajaan ingin menjadikan mereka musuh, Isabella akan menunjukkan kepada seluruh kerajaan seperti apa akibatnya ketika seorang ibu kehilangan kesabarannya.
Dan jika Raja Edward suatu hari mengetahui bahwa wanita yang selama ini dia buang bukan lagi Alicia yang lemah...
melainkan seorang wanita yang telah kembali dari kematian dengan jiwa seorang pembunuh paling berbahaya...
maka penyesalan mungkin akan menjadi sesuatu yang terlambat untuk diperbaiki.
Bersambung