" aku akan menerima ujian takdirku selagi aku mampu ,namun jika takdir tak menginginkan ku maka aku akan menyerah dan pergii " arabella ayunisa
" lakukanlah apapun yang ingin takdir lakukan,tapi ku mohon tolong jangan hapus arabella dalam garis takdirku " ludwighe staindfol
pernikahan yang diawali dengan perjodohan diantara ludwighe dan arabella membawa perubahan pada garis takdir , kehidupan yang awalnya kacau pada akhirnya menemukan sedikit harapannya ,
namun setiap kehidupan selalu memiliki ujian takdirnya sendiri ,dan itulah yang terjadi pada pernikahan Antara ludwighe dan arabella.
akankah arabella mampu membawa cinta untuk pernikahan nya ataukah pada akhirnya Bella akan menyerah pada cinta itu sendiri.
ayo baca cerita selengkapnya,dan ikuti kisah merubah takdir ludwighe dan bella
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yun Wangshu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB : 32
di kediaman mommy Maria saat ini tengah ramai karena semua anak dan menantunya datang berkunjung.
" aduh mommy senang deh kalian semua mau datang berkunjung kan jadinya rame gak sepi kayak biasanya." ucap mommy Maria.
" iya mom kami juga senang kok bisa datang nemuin mommy ,kami juga para menantu kesepian di rumah" balas Sintia sembari menatap datar pada suaminya.
" hehehe,para suami juga kerja sayang makanya jarang di rumah nemanin istri .
kalau kamu para suami gak kerja nanti gak ada dong uang uang istri shopping, iya gak KK " timpal Aldo ia meminta pembelaan pada ludwighe.
" gak ,aku punya waktu di rumah nemanin Bella ,iya kan bel ?" balas ludwighe
Aldo langsung cemberut karena gak di dukung oleh kakaknya itu.
" iya ,mas ludwig kalau makan siang pasti pulang " ucap Bella membenarkan ucapan ludwighe.
" nah kan ,kak ludwighe aja bisa romantis kamu gmn sih mas . Masak lebih mentingin kerjaan dari pada istri " Rajuk Sintia.
semua orang tertawa melihat Aldo yang kelimpungan menghadapi Sintia yang merajuk.
" udah - udah Tia ,kalau si Aldo gak ada waktu untuk kamu ,mommy punya ni calon suami baru untuk kamu orangnya ganteng,tajir , perhatian lagi " timpal mommy Maria .
" MOMMYYYYYY " teriak Aldo dan Daddy Louis.
" berarti selama ini mommy punya banyak cowok di belakang Daddy ya ,tega banget kamu mom , siapa mereka Daddy mau kasih pelajaran sama cowok jelek mommy itu" ucap Daddy Louis dengan tampang nelangsa yang di buat semenderita mungkin.
" aduh Daddy udah deh ,Daddy gak cocok tau kalau pasang muka tersakiti.
Daddy cocoknya pasang muka datar aja " balas mommy Maria dengan tatapan jengah.
" hahahahahahhahaha " aldo tertawa dengan keras sedangkan yang lain hanya terkekeh.
" mommy.." Rajuk Daddy Louis dengan manja.
" apasih Daddy ,ingat umur " ucap mommy Maria
suasana ruang keluarga itu di penuhi dengan gelak tawa keluarga mereka di barengi dengan candaan dari para anak menantu.
" ohh iya mommy dengar vanesha datang ke rumah kalian bell?? " tanya mommy Maria semua orang langsung menatap serius ke arah pasangan tersebut.
sedangkan Justin dia hanya tetap diam sambil mendengarkan.
" emm iya mom kemarin vanesha memang datang ke rumah " balas Bella
" trs dia ngapain kamu ,dia ada ngomong yang aneh-aneh sama kamu sayang" tanya mommy Maria dengan cemas .
" gak ada mom, mommy tenang aja vanesha datang cuma mau minta maaf aja kok, dia udah berubah sekarang mom dan Bella harap vanesha bisa hidup lebih baik lagi ke depannya " timpal Bella menjelaskan.
" huhh syukurlah kalau dia udah berubah tapi kalian harus tetap waspada bisa aja dia cuma sandiwara di depan kalian " timpal mommy Maria.
" iya mom , ludwighe udah suruh orang untuk ngawasin dia " ucap ludwighe
" trs sekarang dia masih tinggal di apartemen milikmu son ??" tanya Daddy Louis.
" gak dad, dia mau tinggal di rumah paman dan tantenya " balas ludwighe.
" baguslah biar dia bisa di bimbing sama paman dan tantenya biar gak salah jalan lagi" ucap Sintia .
" iya kita doakan aja ,semoga semua nya berjalan lancar " ucap Bella .
" yaudah ini juga udah malam kan , kalian istirahat lah mommy dan Daddy pun mau istirahat " ucap mommy Maria.
" ok mom ,Aldo juga mau istirahat ya kan sayang " balas Aldo sembari tersenyum penuh arti ke arah Sintia .
" CK ,bilang aja mau ngadon " timpal Daddy Louis dengan malas .
" hahahhah ,Daddy tahu aja deh " ucap Aldo yang tak tahu malu.
Sintia yang malu langsung mencubit pinggang suaminya itu.
" aduhh aduhhh sayang sakit.." ringis Aldo.
" rasain ,makanya jangan ngomong sembarangan gitu" bisik Sintia.
" kan benar sih sayang ,kita mau itu" ucap Aldo sambil mengusap bekas cubitan Sintia di pinggangnya
" isss diam mas ,malu tau" bisik Sintia lagi ia mendelik kan matanya memberi peringatan pada Aldo.
" yaudah lah semuanya mending langsung istirahat ke kamar masing-masing besok masih harus kerja " ucap Daddy Louis .
" selamat malam dad , selamat malam mom" ucap mereka secara serentak sebelum pergi ke kamarnya masing-masing.
" selamat malam semuanya" timpal mommy Maria dan Daddy Louis