NovelToon NovelToon
Manis Yang Tidak Pernah Kumiliki

Manis Yang Tidak Pernah Kumiliki

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Penyesalan Suami
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: teteh lia

Setelah diminta mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO sebuah perusahaan besar, Viola Shania memilih memulai hidup baru dengan membuka toko kue sederhana bernama Sweet Cake.
Di balik senyum manis dan kue-kue manis yang dibuatnya, tersimpan luka yang tak pernah benar-benar sembuh.
Sebuah kejadian tak terduga mengubah jalan hidupnya, memaksanya menikah dengan Han Seokjin, seorang CEO dingin, angkuh, berusia 35 tahun. Han Seokjin menutup rapat pintu hatinya setelah cinta tak berbalas terhadap sepupunya sendiri.
Di tengah pernikahan yang penuh tantangan, Viola bertekad mencairkan hati suaminya.
Mampukah ia meraih cinta Seokjin, atau justru menyerah pada takdir yang tak pernah berpihak padanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teteh lia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Sore itu, Sweet Cake tutup lebih awal. Semua cake, roti, dan dessert telah habis terjual. Pesanan pelanggan pun sudah diantar ke tempat masing-masing.

Setelah memastikan ketiga karyawannya pulang dan pintu toko terkunci, Viola yang masih berada di dalam toko sedang merapikan catatan pesanan, dikejutkan dengan ketukan pintu depan.

Viola mengangkat wajah. Bu Mirah berdiri di balik kaca pintu.

"Bu Mirah?" Viola segera bangkit dan membukakan pintu. "Silakan masuk, Bu."

Wanita paruh baya itu tersenyum kecil sebelum duduk di salah satu meja dekat etalase. Sementara itu, Viola masuk sebentar ke dapur dan kembali dengan membawa segelas teh hangat serta sepotong tiramisu yang masih tersisa di lemari pendingin.

"Silakan di minum, Bu."

"Terima kasih, Neng."

Viola ikut duduk di hadapannya. Untuk beberapa saat, keduanya hanya diam.

Bu Mirah menatap sekeliling toko, hingga akhirnya berhenti pada etalase kosong. "Ramai sekali sekarang, ya."

"Alhamdulillah. Belakangan pesanan memang cukup banyak," jawab Viola.

"Itu bagus. Ibu ikut senang mendengarnya." Bu Mirah mengusap ujung cangkirnya. "Tapi, Ibu juga jadi merasa tidak enak."

Viola menanggapi dengan senyuman tipis. Ia tahu pembicaraan ini pasti akan mengarah pada masalah proyek pembebasan lahan dan bangunan.

"Ibu minta maaf karena dulu tidak mengatakan semuanya padamu." Suara Bu Mirah terdengar lebih pelan. "Tempat ini memang masuk dalam rencana pembebasan lahan. Namun, saat kamu datang untuk menyewa tempat ini ... Ibu merasa senang, apalagi bangunan ini dimanfaatkan dengan baik, karena itu ibu tidak berniat menjual tempat ini."

Viola tidak langsung menyela. Ia memilih untuk mendengarkan lebih jauh.

"Neng Viola ...," wanita itu menarik napasnya sebelum melanjutkan. "Ibu ingin kamu tahu satu hal. Kalau kamu tetap ingin tinggal, Ibu tidak akan menjual bangunan ini kepada pihak proyek. Kamu bisa tetap memperpanjang kontrak sampai waktu yang kamu inginkan."

Viola terdiam cukup lama, ia memandang sekeliling. Tempat sederhana ini telah menjadi bagian penting dari hidupnya. Di sinilah ia memulai kembali setelah meninggalkan kehidupan lamanya. Di sinilah ia belajar percaya bahwa dirinya mampu membangun sesuatu dengan kedua tangannya sendiri. Namun begitu, keputusan yang dibuatnya tetaplah sama.

"Terima kasih karena sudah begitu baik pada saya, Bu," ucap Viola pelan. Ia begitu terharu karena masih ada seseorang yang bersedia mempertahankan tempat ini bukan karena uang melainkan karena ketulusan.

"Tapi saya berencana untuk tidak memperpanjang kontrak ini," lanjutnya.

"Neng yakin?" Bu Mirah menatapnya penuh tanya. Wanita itu cukup terkejut karena Viola menjawabnya tanpa perlu berpikir lama.

Viola mengangguk pelan. "Saya tidak ingin Ibu terus berada di posisi sulit hanya karena saya," ucapnya pelan. "Dan saya juga tidak ingin proyek sebesar itu terus terhambat hanya karena keegoisan saya."

"Padahal Ibu berharap kamu tetap tinggal." Bu Mirah menanggapi cepat jawaban Viola. Wanita paruh baya itu lalu meraih tangan Viola dan menggenggamnya. "Meski begitu, Ibu juga tidak bisa memaksamu ... Ibu hanya bisa mendoakan tempat barumu nanti lebih baik dari tempat ini."

Viola menggenggam balik tangan itu. "Terima kasih, Bu."

Sore itu mereka berpisah dengan hati yang sama-sama berat.

Viola berdiri sendirian di tengah Sweet Cake setelah Bu Mirah pergi. Ia memandang sekeliling. Tempat itu mungkin hanya sebuah bangunan tua bagi orang lain, tetapi baginya, tempat itu adalah awal dari hidupnya yang baru.

Dan kini, ia harus kembali memulai dari awal. Belum sempat ia benar-benar mencicipi manisnya kehidupan barunya di tempat itu, ia harus kembali merasakan pahit.

Meski begitu, tanpa ia sadari, keputusan untuk meninggalkan tempat itu justru akan menjadi langkah pertama menuju kehidupan yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan.

Menghembuskan napas panjang, Viola menutup toko dan menguncinya. Langkahnya perlahan menaiki tangga menuju lantai atas.

Di lantai atas, setelah lebih dulu membersihkan tubuh dan berganti pakaian, Viola lalu duduk di depan laptop. Keputusannya untuk tidak memperpanjang kontrak membuatnya harus mulai mencari tempat baru untuk melanjutkan tokonya.

Viola membuka mesin pencarian dan mengetik beberapa kata kunci mengenai bangunan yang disewakan di pusat kota. Satu demi satu hasil pencarian muncul. Ada bangunan dengan lokasi strategis di pinggir jalan besar, ada ruko dengan area parkir luas, ada pula tempat yang sudah dilengkapi dapur dan ruang lain yang cukup nyaman dan luas.

Viola membuka satu per satu. Beberapa bahkan membuatnya sempat membayangkan Sweet Cake berada di sana. Namun, bayangan itu segera pupus ketika matanya menemukan angka harga sewa.

"Lumayan besar," gumamnya. Ia mencoba membuka pilihan lain namun hasilnya tidak jauh berbeda. Semakin strategis lokasinya, semakin tinggi pula harga yang harus dibayar. Belum lagi biaya renovasi, rak etalase, peralatan dapur, meja dan kursi tambahan, listrik dan air. Semuanya harus dihitung.

Tidak hanya itu, memindahkan seluruh peralatan Sweet cake bukan perkara mudah. Mixer besar, oven, lemari pendingin, etalase, hingga perlengkapan kecil lainnya harus diangkut dengan hati-hati dan ongkos pengirimannya tentu tidak sedikit.

Viola menyandarkan tubuhnya pada kursi. Tangannya masih memegang mouse, tetapi pandangannya sudah tidak lagi fokus pada layar. Tabungan yang ia miliki menipis saat membuka Sweet Cake, beruntung penghasilan toko terus meningkat, membuatnya bisa sedikit bernapas lega.

Namun, memulai kembali sebuah usaha tentu saja membutuhkan dana yang jauh lebih besar lagi. Belum lagi toko yang harus tutup beberapa hari selama proses pindahan, tentu ia akan kehilangan pemasukan karenanya. Dan setelah semuanya selesai, ia masih harus memulai dari awal dalam mencari pelanggan.

Viola memijat pelipisnya pelan. "Harus dihitung semuanya." Ia kembali duduk tegak kemudian membuka buku catatan di samping laptop.

Di halaman baru, ia mulai menuliskan beberapa angka: sewa tempat, renovasi, transportasi barang, peralatan tambahan, biaya operasional awal. Semakin panjang daftar itu, semakin serius wajah Viola.

Tatapan wanita itu kembali pada layar laptop, jarinya menggeser halaman pencarian. Satu bangunan muncul, ia berhenti. Lokasinya cukup bagus dengan model bangunan sesuai kebutuhan. Namun, lagi-lagi harga sewanya membuat Viola menghela napas.

"Ini masih terlalu besar." Ia menutup halaman itu lalu mencari lagi.

Malam semakin larut, tetapi Viola belum juga menemukan satu pun tempat yang cocok dengan kemampuan dan kebutuhannya. Ia menatap layar yang dipenuhi berbagai pilihan dengan pikiran yang begitu berisik.

Sementara di tempat lain, tanpa Viola ketahui, seseorang justru sedang mencarikan tempat untuknya dengan kriteria yang jauh lebih sesuai daripada yang mampu Viola temukan sendiri.

**** bersambung.

1
-Thiea-
viola gak kalah cantik kok sama Nara. semoga vio bisa membuat seokjin move on ya dari Nara..🫰
Lisa
Wah apa nih yg mau dibicarakan oleh Seokjin pd Nara..
〈⎳ FT. Zira
dalam hati "kenapa Vio gak nyapa.?" 🤣
Teteh Lia: Nyapa dia, kak. dansa bareng malah 🤭
total 1 replies
Lisa
Wah Viola cantik banget dgn gaun yg dr Seokjin..👍
mama Al
kalau di tengah kota emang mahal viola.
coba kalau jauh dari perkotaan, harga nya ga murah ga kemahalan juga.
mama Al
Hmmm bisa jadi di carikan tempat sekaligus di jadikan bini 🤭
ngarep boleh ya Thor
mama Al
tenang viola akang Seok jin lagi nyari tempat yang pas buat kamu
Lisa
Wah Seokjin perhatian banget nih sama Viola..sukses y Viola utk sweet cakenya..pasti deh byk pengusaha yg tertarik utk bekerja sama dgn sweet cake..
Lisa: wah ada pengorbanan juga y Kak
total 2 replies
Lisa
Senengnya sweet cake makin ramai dan byk pelanggan..sukses trs y sweet cake..semangat y Viola..aplg nanti sweet cake hadir dlm acara ultahnya Danubrata grup..pasti makin byk yg mengenal sweet cake..
Lisa
Oke Kak Lia ntar aq mampir di kisahnya Sagara & Nara juga 😊
Lisa: Sama² Kak Lia..aq suka ceritanya menarik Kak..
total 2 replies
Lisa
Puji Tuhan sweet cake rame lg.ada tamu spesial nih kayaknya..siapa y mereka..
mama Al
Apa Nara mengatakan sesuatu pada viola terkait bangunan itu.
mama Al
jangan mau viola, beda tempat beda rezeki
mama Al
ya wajar ngga di kabari soal undangan soalnya pemilik juga ga mau datang. menolak menyerahkan toko.
mama Al
setelah di bab kmarin aku ngira asisten Kim adalah perempuan dan sekarang terjawab sudah 😁
mama Al: bab sebelah maksudnya
total 1 replies
mama Al
hmmm jangan bilang dia mau mendekati viola supaya bisa mengambil alih ruko.
Lisa
👍👍 pasti sweet cake di hari kedua ini lebih rame..semangat y Viola..pelangganmu pasti tetap dtg meskipun tmptnya pindah.
Lisa
Selamat y Viola utk grand opening sweet cake nya..meskipun di hari pertama ini byk pembeli yg dtg atas saran dr Seokjin..moga utk hari² selanjutnya mereka tetap dtg bahkan semakin byk pelanggan lain yg dtg.
-Thiea-
jangan rendah diri viola. kamu pasti bisa menemukan seseorang yang menjadikan kamu orang terpenting dalam hidupnya.
Lisa
Wah tmptnya strategis banget Kak 👍👍 pasti sweet cake makin laris 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!