NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Harem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Status adik angkat tak pernah membuatku aman dari mereka."

​Bertransmigrasi ke tubuh figuran yang diangkat anak oleh keluarga Sterling, Ceira berniat kabur dari alur novel. Namun, jiwa barunya yang tangguh justru memicu obsesi gelap Kaiser dan King Sterling.

Satu tubuh adik angkat, dua raga kembar, dan empat jiwa penguasa yang terobsesi mengunci hidupnya. Lari bukanlah opsi saat jerat liar mereka sudah mengunci mati.

"Mampukah dia lolos dari jerat liar mereka?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Belenggu Candu dan Paksaan Sang Predator

​Tamparan keras yang baru saja dilepaskan oleh alter ego berani itu menggantung hampa di udara. Hantaman tersebut menyisakan getaran panas yang menjalar di telapak tangan lentik Scarlett, sekaligus mencetak rona kemerahan tipis di rahang tegas sang pemimpin sindikat. Suasana kamar utama seketika berubah mencekam. Derasnya hujan badai yang menghantam kaca jendela besar seolah teredam oleh ketegangan absolut yang kini menguasai setiap sudut ruangan.

​Namun, alih-alih meledak dalam amarah brutal atau membalas pukulan itu dengan kekerasan fisik, Kaiser justru bereaksi di luar nalar. Pria berdarah dingin tersebut perlahan membalikkan wajahnya kembali ke depan. Manik mata kelamnya menatap lurus menembus netra merah pekat milik Scarlett, memancarkan binar kepuasan yang jauh lebih mematikan daripada ancaman maut dari ujung laras pistol.

​"Pukulan yang luar biasa berani, Kucing Liar," bisik Kaiser teramat rendah. Suara bariton itu terdengar serak, mengalun begitu dekat hingga menghadirkan teror psikologis yang perlahan mulai merayapi tulang belakang Scarlett.

​Sebelum sang alter ego sempat menarik tangannya atau merencanakan serangan balasan, Kaiser bergerak dengan kecepatan yang tak mampu ditangkap mata telanjang. Tangan besar nan kokoh itu mencengkeram kedua pergelangan tangan Scarlett tanpa ampun, lalu menyematkannya kembali dengan tenaga penuh di atas ranjang empuk berlapis seprai sutra. Tubuh atletis pria itu merangsek maju, menindih semakin rapat, dan mengunci setiap sentimeter ruang gerak mangsanya.

​Percikan kepanikan yang sesungguhnya kini mulai berkobar di dada Scarlett, meruntuhkan topeng keangkuhan yang sejak tadi ia kenakan.

​“Sialan... bajingan ini benar-benar psikopat murni!” maki Scarlett histeris di dalam ruang kesadaran yang mendadak terasa kian menyempit dan pengap. “Dia sengaja memancingku keluar dari sarang! Ceira, cepat bangun! Ambil alih kemudi tubuh ini sekarang juga! Aku tidak sanggup menghadapi aura pria gila ini sendirian, dia seperti ingin menelan kita hidup-hidup!”

​Akan tetapi, seruan panik itu hanya bergema hampa memantul di dinding pikiran. Di sudut terdalam alam bawah sadar mereka, tidak ada respons apa pun. Ceira benar-benar telah menidurkan dirinya. Gadis malang yang mentalnya sudah mencapai batas itu memilih bersembunyi terlalu jauh di balik benteng trauma, menggulung diri dalam kegelapan pekat demi menghindari kenyataan yang mengerikan. Ceira menolak keras untuk bangun, menyerahkan seluruh beban dan rasa sakit pada alter egonya.

​“Sial! Ceira, jangan jadi pengecut sekarang, bangun!” rutuk Scarlett semakin putus asa. Menggunakan seluruh sisa fokusnya, ia berusaha menarik kesadarannya mundur secara paksa, memejamkan mata sejenak untuk meredupkan pendar merah di netranya agar tubuh ini bisa kembali pingsan atau membiarkan Ceira yang mengambil alih.

​Namun, di dunia nyata, sang predator memiliki insting yang jauh lebih tajam dari dugaannya.

​Melihat kilat merah di manik mata gadis di bawah kungkungannya mulai bergetar dan hendak memudar, Kaiser seketika menyadari trik putus asa yang sedang dicoba oleh mangsanya. Dengan satu gerakan kilat yang tak terbaca, tangan besar pria itu melesat mencengkeram rahang bawah Scarlett. Cengkeraman tersebut sama sekali tidak menyakiti, namun terlampau kokoh hingga mengunci mutlak pergerakan kepalanya, memaksa manik mata merah itu kembali terbuka dan menatap lurus ke dalam netra kelam sang penguasa.

​"Mau lari ke mana, hm?" bisik Kaiser dingin, napas panasnya menerpa langsung ke permukaan kulit wajah Scarlett yang mulai memucat. "Jangan coba-coba membangunkan gadis penakut itu untuk bersembunyi. Aku tidak mengizinkannya."

​Scarlett terkesiap hebat. Udara di sekitarnya seakan tersedot habis. Pria ini... Kaiser benar-benar menyadari sistem pergantian kepribadian mereka secara akurat, dan ia dengan sengaja menolak kehadiran Ceira!

​"Lepaskan aku, keparat gila!" geram Scarlett dengan sisa-sisa keberaniannya. Tubuhnya melengkung, meronta sehebat mungkin mencoba melepaskan diri. Kaki rampingnya menendang buta, sementara tangannya berusaha mencakar. Namun, semua perlawanan itu seolah hanya seperti kepakan sayap kupu-kupu yang terperangkap dalam jaring laba-laba raksasa. Tenaga seorang mafia kelas atas yang terlatih secara militer sangat mustahil untuk dipatahkan oleh tubuh fisik seorang gadis biasa.

​"Malam ini, aku hanya menginginkanmu, Scarlett," lanjut Kaiser tanpa sedikit pun memedulikan rontaan liar tersebut. Jemari tangannya yang bebas mulai membelai sisi wajah sang alter ego, turun menyusuri garis leher dengan lambat, menikmati setiap getaran panik yang merambat di bawah permukaan kulit mangsanya. "Kau yang memulai permainan pemberontakan ini dengan sangat indah, maka kau pula yang harus menyelesaikannya bersamaku hingga fajar menyingsing."

​"Kau sakit jiwa, Kaiser!" desis Scarlett tajam, meski suaranya mulai bergetar akibat dominasi fisik yang teramat menekan dadanya.

​"Ya, aku memang gila. Dan jiwa liarmu adalah satu-satunya obat penenang sekaligus racun yang paling kuinginkan di dunia ini," balas Kaiser telak, sudut bibirnya menyunggingkan senyuman miring yang membekukan darah.

​Tanpa memberikan kesempatan bagi Scarlett untuk melontarkan makian berikutnya, Kaiser langsung membungkam bibir ranum itu dengan ciuman yang menuntut, buas, dan meremukkan seluruh kewarasan. Tidak ada kelembutan di sana; yang ada hanyalah bentuk dominasi absolut untuk menaklukkan jiwa pemberontak yang terus melawan. Lidah pria itu menerobos masuk secara paksa, melumat rongga mulut tanpa ampun, menyita setiap pasokan oksigen hingga napas Scarlett tersengal-sengal putus asa.

​Hukuman malam itu dimulai dengan cara yang jauh lebih intens dari yang pernah dibayangkan oleh sang alter ego. Kaiser tidak hanya menghancurkan pertahanan fisiknya, tetapi juga mengacaukan kondisi psikologisnya. Setiap sentuhan, gigitan kecil di ceruk leher, hingga sapuan panas di titik-titik sensitif dilakukan dengan ritme yang sengaja dibuat menyiksa sekaligus memabukkan.

​Scarlett membenci ini. Ia membenci pria yang mendominasinya, ia membenci rasa tak berdaya yang mengurungnya. Namun, yang paling membuatnya frustrasi hingga nyaris gila adalah pengkhianatan tubuhnya sendiri. Siksaan candu yang diberikan Kaiser memaksa fisiknya merespons dengan lenguhan tertahan dan gelombang kenikmatan biologis yang tak mampu ia cegah.

​"Ah... h-hentikan..." racau Scarlett di sela ciuman yang terlepas sesaat. Mata merahnya kini berkaca-kaca oleh kombinasi amarah dan rasa nikmat yang melebur menjadi satu siksaan yang menyiksa batin. Tubuhnya melengkung pasrah, tak lagi mampu memberikan perlawanan berarti.

​Kaiser mengangkat wajahnya sejenak, menatap rupa Scarlett yang kini berantakan. Rambut panjangnya kusut masai tersebar di atas bantal, peluh membanjiri dahi, dan dadanya naik turun dengan cepat mencari udara. Netra kelam pria itu menggelap pekat, dipenuhi oleh kepuasan posesif yang tak terbendung melihat alter ego terkuat itu akhirnya bertekuk lutut dan hancur berantakan di bawah kuasanya.

​"Kau luar biasa, Scarlett. Sangat indah saat berada di batas keputusasaan," bisik Kaiser serak, mengusap peluh di kening gadis itu dengan ibu jarinya. "Dengar baik-baik, Kucing Liar... Kau, Ceira, dan raga ini adalah milikku seutuhnya. Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang bisa menyentuh apa yang telah menjadi milik seorang Sterling."

​Kaiser menundukkan kepalanya, mendekatkan bibirnya tepat di daun telinga Scarlett yang memerah, lalu membisikkan sebuah kalimat yang sukses membuat jantung sang alter ego serasa ditarik paksa dari rongga dadanya.

​"Bahkan pria rendahan seperti Zayn Al-Fayed yang kalian temui di taman belakang kampus itu... dia tidak akan pernah bisa menjadi dewa penyelamat kalian."

​Deg...

​Mata Scarlett membelalak lebar, seolah baru saja disambar petir di siang bolong. Tubuhnya mendadak membeku kaku. Zayn? Bagaimana mungkin... dari mana pria ini mengetahui pertemuan rahasia tersebut?

​"K-kau... tahu?" cicit Scarlett dengan suara parau yang nyaris tak terdengar.

​"Kami memiliki mata di setiap sudut kota ini, dan telinga di setiap embusan angin yang kau lewati," balas Kaiser dingin, senyum sinisnya kembali mengembang mengukuhkan otoritasnya sebagai penguasa dunia bawah tanah. "Tidak ada rahasia di dalam sangkar emas ini. Karena itu, buang jauh-jauh angan-anganmu untuk menggunakan sindikat lain demi melarikan diri."

​Malam itu, di dalam kamar yang terkunci rapat di bawah guyuran hujan lebat, pertahanan terakhir Scarlett runtuh tanpa sisa. Harapan yang sempat menyala untuk menggunakan musuh sebagai aliansi telah dipatahkan dengan kejam oleh sang predator. Kesadarannya perlahan melayang, tenggelam sepenuhnya dalam lautan candu dan dominasi Kaiser, menyadari bahwa ia benar-benar terjebak dalam permainan mematikan yang tak memiliki jalan keluar.

1
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪😍
namice: 😘😘😘, siap kak, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan juga supportnya 😘😘😘💪🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
kok jadi penakut sih padahal kemarin berani loh
namice: karena ceira memiliki sisi rapuh kak, nanti akan ada dimana masa lalu Ceira kenapa memiliki alter ego kak😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku kaj😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya dan juga telah membaca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹💪
total 1 replies
°RhaiKen™
gak sabar pengen adegan bucin nya para tuan ni sama Scarlett dong kak 🤭🤭✌️💞💞
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Syadza
Aaaa lanjut kam thorrr, semangat moga update nya byk ya😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍💪
xuer jinghao: sama'
total 2 replies
Irsyad layla
lagi thor GK cukup 1
namice: 😍😍😘😘😘, sudah aku kirim satu bab lagi kak😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
up banyak banyak lah thor nggak cukup ini
namice: 😄😄, nanti aku tambahkan satu bab kak.... terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
kasihan clara😭😭😭
namice: 😄😄, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
lanjut........
namice: 😍😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
good
namice: 😍😍😘😘😘😘, terimakasih banyak ya kak bintangnya 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 6 replies
Restu
semangat Thor......lanjut
namice: 😘😘😍, terimakasih support dan terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 3 replies
Restu
mampir thor.jangan setengah jalan thor🙏
aku tunggu👍👍👍👍
semangat......
Restu: sama-sama
total 2 replies
°RhaiKen™
/Scare//Scare/ ngeri nya KLO jdi MC cwe..
gak jdi tuker tempat ma kamu ah..atutt 🤣🤣🤣🤣 jiwa halu ku meronta 😩😩
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
°RhaiKen™
Keren abis pokonya...
namice: 😍😘😘🌹 dan ❤️ rose🌹 dan love ❤️ untukmu sekebon juga😘😘😘
total 5 replies
°RhaiKen™
Makin seru ceritanya..🥰🥰
aahhh...gak sabar up lgi..👏👏👏
namice: 😘😘😘... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Adidatur Rizki
kok sama sih ka,
namice: maaf kak salah kirim, sudah aku hapus dan aku ganti🙏🙏, terimakasih banyak ya infonya 🙏🙏🙏
total 1 replies
Syadza
lanjut secepatnya dongs🥰
Semangat
namice: 😍😍, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku.. besok aku update doubel kak..ini novel baru tapi setiap hari nanti aku doubel up.. terimakasih banyak ya kak 😘😘😘😍😍😍
total 1 replies
Feni sang penulis novel
saya izin memberikan komentar ya dan saya izin memberikan bintang 5 kita saling bantu aja ya kak saling mendukung aja karya kita masing-masing
Feni sang penulis novel: terima kasih atas sukanya kak boleh kak di sebarluaskan ke teman-teman dari aplikasi kakak bawa novel saya yang berjudul jalan menuju masa depan tolong promosikan oleh kakak dari novel kakak pun akan dipromosikan oleh saya ke teman-teman saya terima kasih kak assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!