NovelToon NovelToon
Jalan Kultivasi

Jalan Kultivasi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Kultivasi
Popularitas:13.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tawaki

Xiao Lin seorang pemuda murid pelayan di sebuah sekte di bagian timur kekaisaran Angin Surgawi. terkenal sebagai sampah dan selalu di bully oleh murid lain.
Hingga suatu hari saat ia melihat teman nya hampir terbunuh. tiba tiba ia kalap mata dan membunuh murid luar tersebut. namun ia tak menyadari hal apa yang sudah terjadi.

nasib apakah yang di tanggung Xiao Lin di sekte setelah pembunuhan terjadi? mampu kah ia keluar dari masalah itu?

saksikan perjalan hidup Xiao Lin untuk menjadi kuat. membantai setiap musuh yang menghalangi jalan kultivasi nya. hanya di sini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tawaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32: Akhir dari Benturan Es dan Petir

BOOM!

Sebuah ledakan dahsyat kembali mengguncang seluruh kubah gua. Cahaya perak es milik Jian Chen dan petir ungu milik Lei Hu berbenturan hebat di udara, menciptakan gelombang kejut yang meruntuhkan lusinan stalaktit tajam dari langit-langit gua.

Kedua sosok tingkat 6 puncak itu melompat mundur secara bersamaan. Napas mereka terengah-engah, dengan jubah yang robek di berbagai tempat. Sisi kiri jubah biru Jian Chen tampak hangus akibat percikan listrik, sementara di paha kanan Lei Hu terdapat luka sayatan es yang membeku, memperlambat gerakannya.

"Hahaha! Jian Chen, kau memang tangguh!" raung Lei Hu dengan mata merah penuh kegilaan, menyeka darah yang mengalir dari sudut bibirnya. "Tapi staminamu sudah habis! Serangan berikutnya akan menjadi kuburanmu!"

Jian Chen tidak membalas. Dia berdiri tegak dengan mata dingin, namun tangan yang menggenggam pedang tipisnya tampak gemetar halus. Dia tahu bahwa di dalam gua yang sempit dan minim energi alam ini, pertarungan berkepanjangan sangat tidak menguntungkan bagi pengguna teknik pedang es miliknya.

Melihat musuhnya terdiam, Lei Hu memanfaatkan momentum tersebut. Dia mengangkat kapak raksasanya tinggi-tinggi dengan kedua tangan. Sisa-sisa Qi petir di tubuhnya diperas habis-habisan, memancar keluar dalam bentuk ular-ular listrik ungu yang mengerikan.

"Guntur Penghancur Jiwa!"

Kapak raksasa itu diayunkan ke bawah dengan seluruh sisa kekuatan murninya, mengirimkan tebasan energi petir raksasa berbentuk sabit yang menyapu seluruh lantai gua menuju arah Jian Chen.

Pada saat yang sama, tiga pengikut Lei Hu yang sedari tadi bersiaga di belakang melihat bahwa Jian Chen sedang terkunci oleh serangan pamungkas tersebut. Salah satu dari mereka—seorang pemuda tingkat 5 awal dengan pedang melengkung—menatap ke arah sudut gelap tempat Xiao Lin berada dengan senyum licik.

"Anak buah Pedang Benua yang lain sedang lengah! Cepat bunuh bocah tingkat 4 itu dan rebut kristalnya!" bisik murid tersebut kepada dua rekannya.

Tanpa membuang waktu, ketiga murid Kuil Guntur itu melesat memutar melewati jalur samping, memanfaatkan celah saat perhatian Jian Chen sepenuhnya teralihkan. Mereka mengayunkan senjata mereka dengan kilatan Qi petir, mengincar kepala Xiao Lin yang baru saja berdiri dari posisi bersilanya.

"Mati kau, sampah!"

Jian Chen yang sedang bersiap menahan serangan sabit petir raksasa Lei Hu menyadari pergerakan licik tersebut dari sudut matanya. Wajahnya seketika berubah panik. "Xiao Lin! Awas!"

Namun, menghadapi terkaman tiga kultivator tingkat 5 yang bergerak secepat kilat ke arahnya, ekspresi wajah Xiao Lin tetap sangat tenang. Tidak ada kepanikan, tidak ada ketakutan.

Di dalam pupil jernihnya, kilatan cahaya hijau redup sisa penyerapan Inti Kristal Angin Murni berputar dengan anggun.

"Bocah, mereka mengantarkan nyawa mereka sendiri," bisik Sang Iblis dengan tawa dingin yang kejam di dalam kepalanya. "Tunjukkan pada mereka hasil dari latihan kerasmu."*

Xiao Lin tersenyum tipis. Tubuhnya tidak bergerak mundur satu inci pun. Dia hanya menggeser kaki kanannya setengah langkah ke samping, mengaktifkan teknik gerakan melipat ruang yang kini telah berevolusi.

Jurus Gerakan Iblis: Langkah Bayang Kosong (Tahap Menengah).

SYUUT!

Tanpa ada suara gesekan tanah, tanpa ada embusan angin ataupun fluktuasi energi Qi yang bisa terdeteksi oleh indra musuh, tubuh Xiao Lin mendadak lenyap secara instan dari tempatnya berdiri.

"Apa?! Dia menghilang?!"

Tiga murid Kuil Guntur tersebut terbelalak kaget di tengah jalan. Tebasan senjata mereka hanya menghantam bayangan kosong yang perlahan memudar, menusuk udara lembap gua dengan sia-sia.

Sebelum mereka sempat menyadari apa yang terjadi, sebuah suara desingan pedang yang sangat halus dan tajam terdengar tepat dari arah belakang mereka.

"Kalian terlalu lambat," ucap Xiao Lin dengan suara polos namun dingin di telinga mereka.

WUSH!

Udara di radius sepuluh meter di belakang ketiga murid tersebut mendadak beriak hebat, seolah-olah ruang di sekeliling mereka telah dilipat dan ditekan paksa oleh kekuatan tak kasatmata.

Jurus Rahasia Iblis: Tebasan Pemutus Jarak!

Xiao Lin melepaskan serangan balik instan setelah berpindah tempat sejauh sepuluh meter menggunakan Langkah Bayang Kosong tahap menengah!

1
Luthfi Aamiin
lanjutkan
bossss
🐉🐉🐉🐉💪💪💪💪
Luthfi Aamiin
wuuussss
wuss
Luthfi Aamiin
💪💪💪💪💪💪💪
🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉
👻👻👻👻👻👻
Luthfi Aamiin
jedag
jedug
🐉🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
lanjutken
🐉🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
🐉👻👰💪🗿🐙
fgjkitrcv
Luthfi Aamiin
6
🐉
🐉🐉
🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
ah
uh
kejam
kejam
Luthfi Aamiin
bantai 🐉🐉🐉
7
🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
7
pitu
bantai
🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
8
🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉
wolu
Luthfi Aamiin
11
🐉👻🐉👻🐉
Luthfi Aamiin
sedoso
10
🐉
Luthfi Aamiin
sewelas
11
hukum Konoha
👻👻🐉🐉
Luthfi Aamiin
songo
9
🐉👻
Luthfi Aamiin
wolu
8
🐉
Aman Wijaya
mantab Thor tambah lagi updatenya semangat semangat semangat
Aman Wijaya
ayo Xiao Lin tunjukkan kemampuanmu 💪💪💪
Aman Wijaya
lanjut terus
Luthfi Aamiin
rolas
12
🐉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!