NovelToon NovelToon
Sang Dewi Mengembala Cinta Delapan Dewa

Sang Dewi Mengembala Cinta Delapan Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Penyelamat / Mengubah Takdir
Popularitas:881
Nilai: 5
Nama Author: Usu dedek

Igrisia Devalona Bharata terlahir dari darah campuran dewa dan peri, hingga memiliki kekuatan dasyat dan di akui sebagai dewi alam. Namun kekuatan itu membuat para dewa merasa takut, hingga membuatnya jatuh ke dunia manusia dan kehilangan segalanya. Tekad dendam yang membara membuatnya bangkit mencari pecahan kristal jiwa, yang kini dimiliki oleh para pangeran di tiap kerajaan. Perjuangan panjang membuatnya berhasil mencapai tujuan. Namun perasaan yang terjalin dan kontak fisik yang terus terjadi membuatnya bimbang, haruskah dia membalas dendam atau tinggal di bumi dan hidup bahagia bersama pangeran yang dicintainya. Persaingan cinta pun tak terelakkan membuat igris harus mengambil keputusan di saat yang paling krusial.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Usu dedek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Peraturan yang berubah drastis.

Inggris lalu melanjutkan perkataannya.

"Yang ketiga, tidak ada batasan kekuatan antara wanita dan pria, semua harus dilakukan setara. Setiap wanita yang memiliki kekuatan spiritual tidak peduli dia berasal dari kalangan bangsawan ataupun rakyat biasa, mereka harus diberi kebebasan untuk memilih hidupnya sendiri. Baik dari memilih pasangan hingga memilih jalan hidupnya. Apakah dia akan memilih menjadi kultivator? Atau menjadi faksi bela diri, atau menjadi dayang di istana atau hanya menjadi seorang istri."

Aula istana menjadi hening sesaat. Tidak ada satupun suara yang terdengar. Igris memandang setiap mata orang-orang yang ada di sana, hanya terlihat tatapan haru para wanita dari kerajaan Ornebic yang hadir. Mata mereka berkaca-kaca, para wanita itu sedikit terharu karena bagaimanapun setelah mendengar peraturan baru tersebut keinginan lama dan mimpi para wanita itu kembali mengiang di kepala mereka.

Cerita Zain tentang masa lalu ibunya, telah membuat dewi itu bertekad ingin mengubah peraturan tentang kehidupan wanita biasa di daratan Lumina.

"Tuan putri, apa itu artinya wanita dari keturunan biasa juga berhak ikut pemilihan tuan kota?" Tanya Danji seolah memancing jawaban Igris.

Igris berdiri dan mengibaskan ujung roknya, dia menatap wajah para dewan istana dengan sungguh-sungguh. Auranya memancar bagai peri yang baru saja turun dari kayangan. Wibawa yang ia tampakkan adalah jiwa dari sosok kepemimpinan yang paling tinggi dari sebuah negara.

 "Tentu saja, penasehat kerajaan. Parlemen kota tidak boleh mengatur kehidupan seorang warganya kalau bertentangan dengan keinginan dari orang tersebut. Seorang wanita juga berhak menikmati fasilitas seperti pendidikan dan militer. Wanita akan diperbolehkan memasuki parlemen ketatanegaraan ataupun urusan politik. Tuan kota tidak ada yang boleh menantang keputusan ini, karena aku tidak ingin wanita selalu dipandang sebelah mata. Selama ini hanya wanita kuat yang memiliki kultivasi tingkat tinggi yang boleh memilih jodohnya, sedangkan wanita kelas rendah atau orang biasa hanya bisa berharap di jodohkan dengan para bangsawan dan dijadikan dayang ataupun selir. Aku sangat menentang hal itu!!"

Peringatan tajam dari sang Dewi alam itu jelas sangat mematikan, tekanan dari gelombang suaranya membuat para dewan istana bergetar dan menjatuhkan keringat sebesar biji jagung. Mereka benar-benar tertampar oleh kata-kata dari Dewi alam tersebut.

Kebangkitan Sang Dewi alam yang baru mengumpulkan satu kristal tanah miliknya itu sudah mampu mengguncang kerajaan. Mengubah peraturan istana menjadi sesuatu yang belum pernah ada. Inilah yang dijanjikan oleh Igris kepada seluruh daratan Lumina. Dia akan menjadikan Neuzella sebagai satu-satunya negara dan akan mengubah semua peraturan yang ada.

Rakyat Ornebic terutama para wanita biasa tentu saja bersorak gembira atas keputusan tersebut. Mereka benar-benar merasa terharu karena identitas mereka sebagai seorang wanita dari kalangan rakyat biasa, tidak akan lagi dianggap remeh. Tidak akan ada lagi pemaksaan atas hidup mereka, karena mulai sekarang peraturan benar-benar telah diubah.

"Mulai sekarang, seorang wanita harus dihormati! Jika memang wanita itu memiliki kekuatan spiritual yang tinggi, maka biarkan saja dia ingin memiliki berapa orang suami. Yang penting mereka harus bisa berbagi, tidak akan ada batasan antara laki-laki dan wanita, semuanya harus setara."

Pangeran muda harimau putih itu terharu, matanya berkaca-kaca, bibirnya gemetar kecil mendengar perkataan dari sang dewi alam tersebut. Ia teringat bahwa dia pernah menceritakan tentang nasib ibunya, mungkin karena itulah Igris terpengaruh dan ingin mengubah tatanan kota sehingga tidak boleh ada batasan dalam memilih jodoh bagi seorang wanita.

 Zean merasa sangat berterima kasih, karena igris telah menetapkan suatu aturan yang benar-benar mendukung para wanita. Tidak hanya para bangsawan, bahkan rakyat biasa pun bebas menikmati hidup mereka, tidak dikekang oleh perjodohan bisa menikmati pendidikan dan tentu saja bisa bergabung ke dunia militer yang didominasi hanya oleh laki-laki.

 Selama ini, di daratan lumina hanya wanita yang berkultivasi tingkat tinggi yang bisa bergabung di kemiliteran. Dan hanya wanita yang berstatus bangsawan dan memiliki energi spiritual tingkat tiga yang bisa memilih jodoh mereka, sedangkan rakyat biasa harus menerima takdir seperti dijodohkan, dijadikan pelayan atau dijadikan selir.

Sedangkan wanita yang kuat apalagi berasal dari keturunan bangsawan, bebas memilih hidup mereka. Itu tentu saja tidak adil, hanya karena faktor keturunan dan darah bangsawan hidup seseorang tidak berhak untuk memilih jalannya, dengan itu igris mengumumkan,

"Mulai saat ini tidak akan ada lagi yang membedakan antara darah bangsawan dan darah orang biasa. Setiap wanita yang mampu berkultivasi, baik itu tingkat pertama sampai tingkat terendah tingkat kelima maka dia berhak menentukan pilihan hidupnya. Mereka boleh memiliki pasangan sebanyak apapun yang dia mau asalkan dia bisa membagi waktu dan bersikap adil."

Raja hermes benar-benar merasa bangga kepada putrinya, dia tidak menyangka, seorang putri yang mencalonkan diri sebagai putri mahkota itu ternyata punya wawasan seluas ini untuk memberikan kesetaraan.

 Dengan itu raja Hermas pun mengumumkan, "Keputusan yang dibuat igris tidak hanya berlaku di kota Ornebic, tapi juga berlaku di kerajaan Neuzella." Ucap tegas sang raja membuat igris tersenyum lebar. Ayah angkatnya itu benar-benar memberikan dukungan penuh.

Tepuk tangan dari para wanita pun berseteru di dalam ruangan, tak sedikit para wanita terharu dan menangis mendengar hal itu, karena baru kali ini para wanita dianggap setara terutama bangsa harimau putih yang hanya dianggap sebagai tempat reproduksi para jantan untuk mendapatkan keturunan.

Setelah memberikan peringatan dan peraturan baru, Igris kembali memberikan pernyataan.

"Dalam hal memilih pasangan tidak ada batasan, jika dia seorang bangsawan yang memiliki kultivasi tinggi dia berhak memilih ingin bersama siapapun. Hal itu akan berlaku juga kepada rakyat biasa, mereka akan diizinkan memiliki pasangan seperti yang dia mau, sekalipun pasangan yang diinginkannya adalah bangsawan, asalkan tingkat kultivasi mereka cocok maka tidak akan ada penghalang di dalam hubungan tersebut. Tidak akan ada permainan politik di dalam hal perasaan, semua itu harus murni karena keinginan dari orang tersebut. Dan yang terakhir, aku ingin keadilan untuk ibu Pangeran ditegakkan! Para selirmu telah membuat Ibu Zean menderita di penjara dan bunuh diri, mereka berhak mendapatkan hukuman yang pantas. Karena dalam hal itu Zain dan ibunya tidak bersalah!"

"Ampun tuan putri! Jangan meminta hal yang tak bisa ku kabulkan."

sontak Raja Ornebic berlulut kembali. Dia sangat ketakutan, wajahnya pucat. Sepertinya raja benar-benar takut kalau cerita masa lalu tentang ibunya pangeran Zean terungkap di hadapan orang-orang.

 Sebisa mungkin ia berkilah agar masa lalu itu terkubur. Entah apa yang disembunyikannya di balik konspirasi kematian ibu pangeran. Melihat sang ayah yang begitu bersedih dan sangat ketakutan Zean pun berinisiatif turut berlutut di samping sang ayah, dia memohon kepada dewi di hadapannya.

"Aku mohon Tuan putri, demi ikatan kontrak darah kita. Jangan ungkit kembali masalah itu. Biarkanlah masa lalu yang sesak itu terkubur oleh waktu. Sekarang kerajaan Ornebic telah menyambut masa depan yang baru, aku hanya berharap kedepannya tidak akan ada lagi kejadian seperti yang dialami ibuku. Dengan peraturan baru yang telah kau tetapkan, maka kehidupan benar-benar akan berubah. wanita dan rakyat biasa akan memiliki kebebasan yang sama. Aku mohon tuan putri! cabut perkataan anda yang meminta hukuman itu. Aku mohon tuan putri!!"

1
azza Binury
keren banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!