“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kelebihan energi
Aku baru balik guys, maafin ya. Aku baru selesai yudisium tadi di kampus huhuuu, baru bisa up sekarang. Terimakasih yang udah stay nunggu akuuu, love u guyssssss……
•••
“Ada apa?”
Xiufei melihat suaminya yang nampak cemas, kaisar Tiantian segera menghampirinya dan mengajaknya untuk duduk.
“Di desa dekat dengan hutan, ada wabah yang menyebar. Banyak rakyat yang mati karena wabah tersebut, beberapa pengawal yang aku kerahkan juga belum ada kabar sampai sekarang.” Jelas Kaisar Tiantian.
“Wabah? Seperti apa ciri-ciri nya?” Penasaran Xiufei.
“Mereka seperti hilang kesadaran, mata mereka merah, dan juga……. Mereka makan manusia yang mereka lihat.” Jelasnya, Xiufei terkejut bukan main.
Apakah Zombie? Nampaknya tidak mungkin.
“Boleh aku melihat?” Tanya Xiufei, Kaisar Tiantian menggeleng. Dia memegang tangan Xiufei dan mengecupnya pelan.
“Untuk kali ini, aku tidak mengizinkanmu pergi, Xiufei. Biar aku yang mengurus masalah ini…..” jelas Kaisar Tiantian.
“Tap—“
“Aku sudah meminta bantuan pada raja iblis untuk datang, nampaknya dia tahu mengenai wabah ini.” Ucap kaisar Tiantian, Xiufei mengangguk kecil.
“Baiklah.”
Setelah kepergian kaisar Tiantian, Xiufei menghela napas panjang. Dia memanggil Muhee, saat itu juga wanita dengan tudung warna merah datang.
“Kau mendengarnya bukan?” Tanya Xiufei, Muhee mengangguk.
“Ya, yang mulia. Mendengar penjelas dari yang mulia kaisar, itu memang ada campur tangannya bangsa iblis. Itu bukan wabah, tapi kutukan.” Jelas Muhee, Xiufei mengangguk kecil.
“Apa mereka di gerakan oleh bangsa manusia seperti kami?” Heran Xiufei, siapa orang tersebut? bangsa iblis bukan bangsa yang mudah untuk di peralat.
“Nampaknya memang begitu, yang mulia. Apa perlu saya cari tahu?” Tanya Muhee, Xiufei menggeleng.
“Tidak perlu, Tiantian sudah meminta tolong pada Arthur untuk datang.” Balas Xiufei santai.
“Baik yang mulia.” Angguk Muhee.
•••
“Salam yang mulia kaisar.” Sapa Arthur, dia tersenyum tipis. Kaisar Tiantian mengangguk dan menyuruhnya untuk duduk, mereka berdua berada di dalam ruangan yang tertutup.
“Raja Arthur, apa pendapatmu mengenai kejadian di desa ujung? Aku rasa, itu ada campur tangannya dari bangsa iblis.” Ucap kaisar Tiantian santai, dia menyesap tehnya dengan sorot mata yang datar yang mengarah pada Arthur, tapi laki-laki itu nampak tenang.
“Seperti bangsamu sendiri, jika mereka berontak maka mereka berhak pergi. Kemungkinan, mereka bersekutu dengan orang yang mampu memberinya asupan makanan….” Jelas Arthur, Kaisar Tiantian mengangguk kecil.
“Nampaknya memang ada orang yang ingin menghancurkan istanaku, aku harus mencari tahu akar masalahnya.” Gumam Kaisar Tiantian.
“Tidak perlu kau cari tahu, ini ulah pangeran mahkota dari kekaisaran Feng. Mereka memang memelihara iblis terkutuk.” Jelas Arthur, kaisar Tiantian terkejut bukan main.
“Mereka?” Kagetnya, Arthur mengangguk.
“Iblis itu bernama Kangkang, dia iblis yang penuh dengan kutukan. Di dunia iblis, dia sudah di benci oleh mereka semua. Entah bagaimana, dia bisa ada di sana.” Ucap Arthur.
“Iblis Kangkang? Apa dia bisa di lawan? Maksudku, bagaimana cara melawannya….” Penasaran Kaisar Tiantian.
“Antar aku kesana, aku akan mencabut sihir dan memusnahkannya….” Ucap Arthur, Tiantian mengangguk. Arthur memang pemimpin iblis yang kuat, dia bahkan bisa dengan mudah mengambil kekuatan iblis yang masih berada di bawahnya.
“Ayo.”
Mereka berdua pergi meninggalkan istana menggunakan teleportasi, cahaya sinar memenuhi tubuh mereka berdua. Kaisar Tiantian dan Arthur sudah berteman, meskipun terkadang sering bertengkar tapi mereka nampak berhubungan baik dan selalu saling membantu.
Kini, mereka berada di wilayah desa yang penuh dengan rakyat dengan kondisi yang mengenaskan, Kaisar Tiantian yang melihat itu mengepalkan tangannya. Untuk Arthur, dia berjalan perlahan-lahan dan sesekali menatap tajam pada orang yang mendekat ke arah mereka.
“Kaisar, kumpulkan orang-orang mu di sini semua. Aku tidak bisa menyuruh mereka karena aku bukan manusia, aku akan membersihkan mereka yang masih bisa di selamatkan.” Jelas Arthur, Tiantian mengangguk.
Dia mengerahkan kekuatannya untuk memanggil mereka semua hingga berkumpul di lapangan besar dan luas, Arthur mengangguk puas karena tak membutuhkan waktu yang lama Tiantian sudah berhasil menarik mereka semua, kekuatannya benar-benar luar biasa.
Kaisar Tiantian mengangguk pada Arthur, Arthur ikut mengangguk. Mereka mengeluarkan kekuatannya untuk menyadarkan mereka semua, Arthur yang membersihkan mereka dari energi iblis, sedangkan Tiantian membuat mereka sadar agar selamat.
Cahaya hitam dan putih memenuhi mereka semua, Tiantian batuk darah, Arthur menoleh dan nampak cemas tapi Tiantian memberinya kode bahwa dia baik-baik saja dan menyuruh Arthur untuk tetap melanjutkannya.
Cahaya hitam mulai redup, tubuh Arthur ambruk. Dia menghisap habis energi mereka, dan itu terlalu penuh. Tiantian melepaskan kekuatannya dan membantu Arthur untuk bangkit, Arthur nampak pucat. Bibirnya nampak menghitam, energinya melemah.
“Kau kelebihan energi, jantung mu bisa pecah, Arthur.” Kaget Tiantian, Arthur batuk dan mengangkat sebelah tangannya dan itu kode bahwa dia baik-baik saja.
“Yang mulia, keadaan mereka sudah membaik.” Ucap Xi’an Mu yang datang, Kaisar Tiantian mengangguk.
“Ayo kita cari Kangkang dulu.” Ucap Arthur.
“Tapi kondisimu sudah seperti ini, Arthur.” Cegah Tiantian.
“Tidak masalah.” Balasnya, dia kembali bangkit dan berjalan menyusuri desa, orang-orang tadi nampak di urus oleh para pengawal. Mereka sudah lepas dari aura iblis, bahkan ada beberapa orang juga yang sudah sadar.
Langkah Arthur terhenti, dia melihat sebuah sumur tua yang tidak di gunakan lagi, banyak sekali akar dan ilalang yang memenuhi sumur tersebut.
Arthur melafalkan mantra dan memanggil iblis Kangkang keluar, setelah beberapa saat asap hitam keluar dan muncullah sosok laki-laki bertubuh kurus kering seperti tulang, dia nampak jelek dengan wajahnya yang panjang dan tirus, dia benar-benar kurus sekali.
“Aku tidak mencarimu karena kau sudah aku lepaskan selagi tidak mengacau di dunia iblis, tapi sekarang kau sudah melewati batas, Kangkang!” Datar Arthur.
“Hahah! Setidaknya aku tidak jadi budak bangsa manusia seperti mu!” Tawanya dengan begitu menggelegar.
“Budak? Dengan kau melakukan ini, kau bahkan jauh lebih rendah dari seorang budak.” Seringai Arthur, dia mengeluarkan kekuatannya untuk menarik kekuatannya iblis Kangkang.
Laki-laki kurus di depannya belum sempat berkata apa-apa kini sudah berteriak kesakitan, tubuh Arthur nampak menghitam dan semakin pucat. Darah segar berwarna hitam mulai keluar dari mulutnya, Tiantian yang melihat itu sedikit khawatir.
“Arthur, sudah…..” Panggil Tiantian.
“Hahahaha! Jantungmu akan segera meledak, Arthur! Hahahaha!!” Tawa iblis Kangkang di sela-sela kesakitannya.
Arthur tetap memaksakan, hingga akhirnya tubuh iblis Kangkang hancur seperti asap dan itu bertepatan dengan tubuh Arthur yang ambruk. Tiantian segera menopangnya, darah segar berwarna hitam mengalir di mulut dan hidungnya.
“Astaga!” Geram Tiantian, Arthur memang sangat keras kepala. Dia menyalurkan energinya pada Arthur, namun di tolak oleh tubuh Arthur. Hal itu membuatnya khawatir.
Dia segera membuka portal yang terhubung langsung kedalam kamar Xiufei, wanita yang sedang duduk bersantai di kejutkan dengan kedatangan mereka berdua.
“Ada apa ini?” Kaget Xiufei, dia masih makan dengan mulut yang penuh dengan kunyahan.
“Xiufei, tolong sembuhkan dia. Jantungnya akan meledak karena kelebihan energi, aku rasa kau bisa menyerapnya.” Jelas Tiantian dengan penuh harap, mata Xiufei melotot.
Jangan lupa tinggalkan jejak yaaa