Steven Grayson Addison seorang pengusaha besar dan juga Mafia yang berdarah dingin di kalangan dunia hitamnya .
Steven tidak mempunyai niat sedikitpun dalam hidupnya untuk menikah dan tidak pernah tertarik kepada wanita manapun kecuali saudara angkatnya yang kini sudah menikah dengan temannya sendiri .
hingga ia bertemu dengan sosok wanita cantik di sebuah club malam , dan wanita itu terlihat sedang berada dalam masalah dan membutuhkan bantuannya dan di situlah Steven menawarkan pernikahan kontrak dengan wanita itu dengan sebuah tujuan .
kira-kira apa ya tujuan Steven menawarkan pernikahan kontrak dengan wanita asing yang ia temui itu ?
dan apa kah wanita itu juga mempunyai tujuan yang lainnya sehingga dengan mudahnya ia menyetujui pernikahan kontrak itu. ?
yang di buat penasaran ikuti ceritanya ya guysss 🤗 🥰 jangan lupa Like , komen , Vote dan berikan dukungannya yang banyak 🙏😊 🤗 🥰.
Happy Reading
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kediaman Keluarga Luuk
.
.
Sesampainya di pinggir kolam renang , disana sudah ada pasangan paruh baya menunggu mereka dengan duduk di kursi khusus yang Memang sudah di siapkan di pinggir kolam itu .
pria paruh baya yang berpakaian serba hitam itu menunduk hormat setelah nya ia melangkah pergi .
Steven menatap kedua orang tua angkat nya itu dengan tersenyum tipis , seorang wanita paruh nya dengan parasnya yang masih terlihat sangat cantik itu segera berdiri dan menghampiri putranya .
Wanita paruh baya itu segera memeluk Steven " mommy merindukan ku nak " bisik nya dengan suara merdunya dan siapapun yang mendengar suara merdu itu pasti akan terlena
Pricilla sedikit bergeser memberikan ruang kepada ibu dan anak yang saling melepas rindu itu , hingga sekarang pria paruh baya berdiri di hadapannya seraya menatap nya dengan tatapan datar .
Pricilla tersenyum kepada pria paruh baya itu " apa keluarga tuan dingin ini setail wajah nya datar semua ya " ucap Pricilla dalam hati
Steven yang di peluk seperti itu oleh ibu angkat nya hanya diam ia membalas pelukan wanita paruh baya itu , setelah pelukan mereka terlepas wanita paruh baya itu tersenyum lembut kepada sosok wanita cantik yang berdiri di samping putra nya .
" cantik nya , apa ini menantu Mommy ? " ucap wanita paruh baya itu panggil saja namanya Nyonya Vania
Steven hanya menganggukkan kepalanya dan masih tersenyum tipis , nyonya Vania menghampiri Pricilla yang tersenyum kepadanya " aduhhh cantik nya , lihat Dad putra sulung kita akhirnya tidak jomblo lagi " ucap nyonya Vania dengan sangat bahagia
Pria paruh baya itu hanya menganggukkan kepalanya saja " aku ingin berbicara kepada mu " ucap nya kepada Steven dengan suara yang terdengar sangat datar dan tegas
Steven hanya mengangguk dan setelah nya ia mengikuti Daddy nya itu pergi dari sana .
" Biarkan mereka mengobrol dulu sayang , ayo kita duduk " ucap Nyonya Vania
wanita paruh baya itu menarik salah satu kursi untuk menantu baru nya " terima kasih Bibi " ucap Pricilla
Nyonya Vania tersenyum setelah nya ia kembali duduk di kursi nya " jangan panggil bibi dong panggil Mommy " ucap Nyonya Vania
" oh ya siapa namamu. ? " tanya Nyonya Vania seraya memanggil pelayan yang sedang membawa nampan yang berisikan jus jeruk
" nama saya Pricilla Mo..mmy " ucap Pricilla
" nama yang sangat cantik , seperti orang nya " ucap Nyonya Vania seraya mengambil kan segelas jus jeruk untuk menantunya itu .
" terima kasih Mommy " ucap Pricilla
nyonya Vania tersenyum " apa kau sudah sarapan sayang , acaranya masih dua jam lagi ? " tanya Nyonya Vania
Pricilla menggelengkan kepalanya karena memang ia belum sarapan dan Steven segera membawanya untuk datang ke Mansion keluarga Luuk ini .
" dasar anak itu pasti dia tidak memberimu makan ya sayang .... Nanti akan mommy marahi , harusnya dia selalu memperhatikan sarapan pagi istri nya itu sangat penting " ucap nyonya Vania seraya mengomel
Pricilla tersenyum saja karena memang Steven sangat pantas untuk di omel in Karana pria itu tidak memberinya makan dari semalam .
Aaahhh mengingat soal semalam Pricilla jadi malu sendiri , Steven yang begitu gagah dan kuat membuatnya tidak berdaya .
" tunggu sebentar ya sayang mommy akan meminta pelayan untuk membawakan sarapan untuk mu , kau mau makan apa. ? " tanya Nyonya Vania penuh dengan perhatian
" apa aja mom , semuanya aku makan " jawab Pricilla
" hhhmmm ... Baik lah tunggu ya sayang " ucap Nyonya Vania setelah nya wanita paruh baya itu melangkah pergi dengan sedikit buruh-buruh .
Pricilla menghela napas dengan cukup kasar ia meminum jus jeruk itu dengan pelan , serta menatap ke sekeliling tamu-tamu yang datang .
" sebenernya sekaya apa keluarga ini , gak di Inggris gak di Belanda kediaman mereka terlihat seperti istana yang sangat megah , bahkan mansion Oma kalah besar " gumam Pricilla ia sangat penasaran dengan keluarga Steven yang sangat kaya ini bukan hanya itu kemanapun mereka pergi mereka selalu di kawal oleh anak buah khusus .
Pricilla teringat dengan seorang pria paruh baya yang memanggil nama Steven dengan sebutan tuan Gray , seketika ia membulatkan matanya dengan sempurna " tuan Gray itu pria dingin itu , jadi kedua anak buah yang kemarin selalu mengikuti ku itu bukan penculik " Pricilla kembali bergumam dan menyesali kebodohannya sendiri .
Hingga nyonya Vania kembali datang bersama dengan emat orang pelayan " letakkan di hadapan menantu ku " ucap nyonya Vania
Pricilla di buat kaget dengan berbagai macam makanan yang di bawa oleh ke empat pelayan itu " mom ... ini terlalu banyak " ucap Pricilla kepada mertuanya
Nyonya Vania tersenyum , ke empat pelayan itu menunduk hormat setelah nya mereka pergi setelah meletakkan semua makanan yang di bawa nya di atas meja .
" mommy gak tau makanan kesukaan mu jadi nya mommy minta kepada pelayan untuk membawakan empat menu makanan ini " jelas nyonya Vania
" pilih lah sayang yang mana yang kau suka " ucap nyonya Vania
Pricilla merai sepiring steak daging yang sudah lengkap dengan sayur sehat dan juga kentang goreng .
" mommy gak makan. ? " tanya Pricilla
" gak sayang , mommy sudah makan tadi makan yang banyak ya " jawab Vania seraya merai buah apel merah yang ada di hadapannya lalu mengigit nya .
Pricilla mulai makan karena memang ia sangat lapar , Nyonya Vania hanya tersenyum melihat nya
" terima kasih Stev kau sudah membuktikan janjimu nak , semoga kau dan istrimu ini terus bersama hingga maut yang memisahkan kalian berdua , mommy sangat bahagia melihat nya " ucap Nyonya Vania dalam hati seraya memperhatikan Pricilla yang terlihat sangat lahap sekali memakan steak nya .
Tak lama tuan Jonathan kembali datang dan duduk di samping istrinya itu dan masih dengan wajah datar nya , Pricilla menghentikan kegiatan makan nya saat melihat pria paruh baya yang berwajah datar itu duduk dengan manja di samping nyonya Vania .
" jangan memasang wajah datar mu seperti ini , lihat menantu kita takut melihat nya " tegur Nyonya Vania karena ia menyadari ketakutan yang ada di wajah Pricilla
tuan Jonathan merubah eksepsi wajah nya menjadi tidak datar lagi tetapi bagi Pricilla itu tetap saja sama .
" dimana Steven " tanya nyonya Vania
" dia sedang bersama Albert dan Jason " jawab tuan Jonathan
Nyonya Vania hanya menganggukkan kepalanya saja , Pricilla sudah selesai dengan makan nya , dan Nyonya Vania kembali menawarkan cake coklat untuk menantu nya itu .
" cobalah ini sayang , cake ini rasanya sangat enak dan ini di buat langsung oleh koki terkenal yang ada di Belanda ini " ucap Vania memberikan sepotong cake coklat dengan toping Strawberry kepada menantu nya itu
" aku sudah kenyang mom ... Sepertinya perutku tidak akan muat lagi jika kembali di isi dengan cake ini " ucap Pricilla jujur .
" biar aku aja mom .... Aku sangat ingin cake itu , bayiku dari tadi menendang perutku gara-gara ingin mencicipi cake ini " seorang wanita hamil tiba-tiba datang dan mengambil sepotong cake coklat itu yang ada di atas piring .
Wanita hamil itu segera duduk di samping Pricilla dan memakan cake itu dengan sangat lahap .
Degh
Pricilla diam saat melihat sosok wanita cantik yang sedang hamil yang duduk di samping nya itu .
.
.
.
Kencang in Like , komen , Vote dan Dukungan nya ya guyss 🤗 supaya Author lebih semangat lagi up nya 🤗🥰 .
.
.
.