NovelToon NovelToon
MIDNIGHT DEAL: ANTARA HATI DAN KONSPIRASI

MIDNIGHT DEAL: ANTARA HATI DAN KONSPIRASI

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Wanita perkasa / Crazy Rich/Konglomerat / Kehidupan di Kantor / Romansa / Rebirth For Love
Popularitas:696
Nilai: 5
Nama Author: nhatvyo24

Ryuga Soobin Dewangga adalah CEO dingin yang terjebak dalam trauma masa lalu dan konspirasi bisnis yang mengancam nyawanya. Hidupnya yang kaku berubah total saat ia bertemu Kiara Adiningrat, asisten pribadi tangguh yang lebih ahli memegang senjata dan memperbaiki jam antik dari pada menyeduh kopi.

​Di tengah ancaman pembunuhan dan pengkhianatan orang terdekat, keduanya terpaksa menjalin kesepakatan tengah malam yang berbahaya. Antara tuntutan profesional, hobi yang saling bersinggungan, dan ego yang setinggi langit, mereka harus menghadapi musuh yang mengintai di balik bayang-bayang.

​Mampukah cinta tumbuh di antara peluru dan rahasia, ataukah kesepakatan ini justru menjadi awal kehancuran mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nhatvyo24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30: Rahasia di Pegunungan Alpen

​Pesawat jet pribadi Dewangga membelah awan di atas langit Eropa, membawa mereka menuju lembah Lauterbrunnen yang dikelilingi tebing-tebing raksasa dan air terjun yang membeku. Di dalam kabin, udara terasa hangat namun penuh antisipasi. Ryuga telah menanggalkan setelan jasnya, kini ia mengenakan turtleneck hitam yang membuatnya tampak lebih santai namun tetap berwibawa.

​Di hadapannya, Kiara sedang duduk di meja kerja pesawat, dikelilingi oleh lensa pembesar dan komponen jam tangan safir milik Ibu Ryuga.

​"Ada sesuatu yang aneh, Ryuga," Kiara bergumam tanpa mengalihkan pandangan dari mikroskop portable nya. Hobinya dalam merakit mekanik rumit membuatnya menyadari satu hal. "Jam ini tidak hanya menyimpan microfilm. Di dalam balance wheel-nya, ada sensor frekuensi yang hanya akan aktif jika terkena suhu di bawah nol derajat."

​Ryuga mendekat, meletakkan secangkir kopi hangat di samping Kiara. "Itu sebabnya lokasinya di pegunungan Alpen. Orang tua kita tidak ingin rahasia ini dibuka di tempat yang hangat atau di laboratorium yang bisa dikontrol."

​Ryuga menyentuh pundak Kiara, merasakan ketegangan di sana. "Istirahatlah sebentar. Kita akan mendarat dalam satu jam."

​Di bagian belakang pesawat, Dino sedang sibuk dengan jaket musim dinginnya yang sangat tebal. "Bos! Aku baru saja mendapatkan citra satelit dari koordinat villa itu," seru Dino sambil menunjukkan layar tabletnya.

​"Ada dua mobil SUV hitam yang terparkir di dekat jalan masuk tersembunyi. Sepertinya Seline sudah sampai lebih dulu dengan bantuan jaringan gelap Konsorsium yang masih tersisa di Eropa. Mereka tidak membuang waktu."

​Ryuga menatap layar itu, matanya berkilat dingin. "Biarkan saja. Mereka tidak punya 'kuncinya'. Mereka hanya akan berdiri di depan pintu besi yang tidak akan pernah terbuka tanpa Kiara."

​Satu jam kemudian, mereka telah berada di dalam mobil jip yang mendaki jalanan bersalju menuju vila tua di balik air terjun Staub bach. Suhu di luar mencapai -10°C, membuat kaca mobil berembun.

​Saat mereka turun, angin Alpen yang menusuk tulang menerjang mereka.

Kiara tersentak kaget, namun tiba-tiba ia merasakan kehangatan yang kokoh melingkupinya. Ryuga menarik Kiara masuk ke dalam dekapan jaket bulunya yang besar, membungkus tubuh mungil wanita itu.

​"Aku sudah bilang, kau harus memakai syal yang lebih tebal," bisik Ryuga, suaranya teredam oleh deru angin. Ia merapikan penutup telinga Kiara, jemarinya yang hangat bersentuhan dengan pipi Kiara yang memerah karena dingin.

​"Saya tidak biasa dengan salju, Pak Bos. Di bengkel saya hanya ada panas dari solder," sahut Kiara sambil mendongak. Di tengah kepingan salju yang jatuh di bulu matanya, ia melihat Ryuga menatapnya dengan binar yang begitu lembut.

​Ryuga tidak tahan lagi. Di depan vila tua yang sunyi itu, ia menundukkan kepalanya dan mencium dahi Kiara lama, seolah ingin menyalurkan seluruh keberaniannya. "Tetaplah dekat denganku. Apapun yang ada di dalam sana, kita hadapi berdua."

​Vila itu tampak seperti bangunan hantu, tertutup es dan lumut. Namun, saat Kiara mendekatkan jam tangan safir itu ke gagang pintu yang terbuat dari baja murni, jam tersebut mulai berputar mundur dengan sangat cepat.

​KLIK... KRAUKK...

​Pintu besar itu terbuka secara hidrolik, menyingkap sebuah laboratorium botanika mekanik yang sangat megah di bawah tanah. Ribuan bunga edelweiss yang diawetkan dalam tabung kaca berfungsi sebagai filter udara alami untuk sebuah mesin raksasa di tengah ruangan.

​"S-1945 yang sebenarnya," gumam Satria (Ayah Kiara) yang muncul dari bayangan di dalam vila. Ia ternyata sudah sampai lebih dulu untuk memastikan keamanan. "Ini bukan senjata satelit, Ryuga. Ini adalah pemancar frekuensi resonansi yang bisa meregenerasi sel saraf yang rusak. Ibumu ingin menyembuhkan penyakit dunia, bukan menguasainya."

​"Indah sekali," sebuah suara tajam memotong momen itu.

​Seline berdiri di lantai balkon atas, memegang senapan jarak jauh. Wajahnya pucat, matanya merah karena obsesi. "Sayangnya, keindahan ini butuh pengorbanan. Kiara, letakkan jam itu di konsol pusat, atau ayahmu akan menjadi tumbal pertama dari penemuan ini!"

Suasana di dalam laboratorium bawah tanah itu terasa seperti berada di dalam perut jam raksasa. Suara deru air terjun di luar villa teredam oleh dengungan mesin resonansi yang mulai terbangun dari tidurnya. Cahaya biru neon terpantul pada tabung-tabung kaca berisi bunga edelweiss, menciptakan bayangan panjang yang menari di dinding batu.

​Seline berdiri di balkon atas, laras senapannya membidik tepat ke arah dada Satria. "Waktu hampir habis, Kiara! Satu putaran jarum jam lagi, dan aku akan mengakhiri reuni keluarga ini!"

​Ryuga masih mendekap bahu Kiara, namun tangannya memberikan kode rahasia tekanan lembut di lengan Kiara yang artinya: 'Lakukan tugasmu, aku yang akan menangani sisanya.'

​Kiara mendongak, menatap Ryuga sekilas. Dalam tatapan itu, tidak ada lagi ketakutan, melainkan kepercayaan mutlak. Ia melepaskan diri dari dekapan hangat Ryuga dan melangkah menuju konsol pusat yang terbuat dari kristal kuarsa.

​"Pak Bos," bisik Kiara sebelum benar-benar menjauh. "Jika ini adalah detak terakhir, terima kasih telah menjadi irama yang paling indah."

​Ryuga mengepalkan tangannya, menahan diri untuk tidak menarik Kiara kembali. "Ini bukan detak terakhir, Kiara. Ini baru permulaan."

​Kiara berdiri di depan konsol. Suhu di dalam ruangan mulai turun drastis hingga -15°C sesuai protokol keamanan mesin. Jemarinya yang biasanya lincah kini mulai kaku karena dingin, namun instingnya sebagai pembuat jam bekerja lebih tajam.

​Ia meletakkan jam tangan safir itu ke dalam slot resonansi. Sesuai dugaannya, mekanisme jam itu mulai menyedot energi dingin dari ruangan. Kiara harus menyinkronkan roda gigi manual di dalam konsol dengan detak jantungnya yang terbaca melalui sensor jam tersebut.

​"Sinkronisasi manual... dimulai," gumam Kiara. Ia mulai memutar sekrup mikro dengan obeng presisi yang ia ambil dari balik jaketnya. 

Setiap putaran harus selaras dengan nafasnya. Jika terlalu cepat, frekuensi akan meledak; jika terlalu lambat, sistem akan membeku selamanya.

✨✨✨

​Di lantai bawah yang gelap, Dino tidak diam saja. Ia merangkak di antara kabel-kabel raksasa yang tertutup es. "Oke, Dino... saatnya menggunakan hobi astronomi untuk sesuatu yang lebih mematikan," bisiknya.

​Dino mengeluarkan cermin reflektor kecil yang biasa digunakan untuk membersihkan lensa kamera. Ia mengatur posisi cermin tersebut agar menangkap pantulan cahaya laser dari sistem keamanan laboratorium, mengarahkannya tepat ke arah optik senapan Seline.

​"Tunggu... tunggu... SEKARANG!"

​Cahaya laser hijau menyambar mata Seline melalui bidikan senapannya, membuatnya buta sesaat. "ARGH! Mataku!" teriak Seline sambil melepaskan tembakan buta yang menghantam langit-langit kristal.

​"SEKARANG, SATRIA!" teriak Ryuga.

​Ryuga melompat ke arah tangga darurat, sementara Satria berguling menghindari tembakan Seline dan melumpuhkan dua pengawal yang mencoba mendekati Kiara.

​Ryuga mencapai balkon atas dalam hitungan detik. Ia tidak menggunakan senjata api; ia menggunakan teknik bela diri jarak dekat yang selama ini ia sembunyikan. Terjadi duel sengit di atas lantai kaca transparan yang memperlihatkan jurang mesin di bawahnya.

​"Kau tidak akan pernah menang, Ryuga!" Seline menggeram, mencoba menghujamkan pisau lipat ke arah leher Ryuga.

​Ryuga menangkap pergelangan tangan Seline, memutarnya dengan kekuatan penuh. "Kau salah, Seline. Kau bertarung demi kepuasan. Aku bertarung demi wanita yang sedang menyelamatkan dunia di bawah sana."

​🍃🍃

​Di bawah, Kiara telah mencapai tahap akhir. Kristal kuarsa di konsol mulai bersinar terang, mengeluarkan gelombang suara frekuensi rendah yang menenangkan. Luka-luka di tangan Satria dan memar di wajah Ryuga tampak bereaksi terhadap cahaya itu seolah-olah sel-sel mereka sedang dipaksa untuk pulih.

​"Berhasil..." bisik Kiara.

​Namun, lantai kaca di balkon tempat Ryuga dan Seline bertarung mulai retak akibat getaran frekuensi. KRAAAK!

​"Ryuga!" teriak Kiara.

​Satu bagian lantai runtuh. Ryuga berhasil berpegangan pada pinggiran besi, namun Seline tergantung di kakinya, mencoba menarik Ryuga jatuh bersamanya ke dalam mesin resonansi yang sedang memuncak energinya.

1
Inonk_ordinary
recomended untuk orh2 yg udah jenuh dg cerita yg ngambang. alur nya gak jelas dan yokoh yang itu2 aja
Inonk_ordinary
ya ampuuunnn bagus bangeettt,,pengambaran tokoh nya tu jelas bgt,,kaya ada didepan mata aku...wooooww daebaakkkk
nhatvyo24: terima kasih banyak ka ☺️ semoga suka ceritanya 🙏
total 1 replies
🔵✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᴅ'ғᵗⁱᵃʳᵃ🌹🎀👥
hemmm.. bilang aja kamu terpesona Ryu🤭 dan seiring waktu hubungan itu akn berkembang.. hadech mantan datang, hempaskan aj.
ini juga teman kocak si Dino gangguin aja, 🤣🤣
tp seru dan tegang.. penasaran kode apa itu ya?
🔵✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᴅ'ғᵗⁱᵃʳᵃ🌹🎀👥
wah sejauh ini ceritanya menarik, penulisannya juga bagus jadi enak bacanya. lanjutlah ..
nhatvyo24: terima kasih ka 🙏
total 1 replies
Inonk_ordinary
okee,,sebelom baca aku follow yaaa
nhatvyo24: 😄🤭 terimakasih ka🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!