NovelToon NovelToon
Selamanya Milik Sang Adiguna

Selamanya Milik Sang Adiguna

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Keluarga / CEO / Romantis / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Elis Hasibuan

"Menikah denganku."
Risya Wicaksono, berusia 27 tahun.
Atau lebih di kenal dengan panggilan Icha, melotot terkejut, saat kalimat itu terlontar dari mulut lelaki yang sangat tidak ia sangka.
Arnold Adiguna.
Lelaki berusia 33 tahun. Yang juga masih merupakan salah satu kakak sepupunya.
Lelaki itu mengajaknya menikah. Semudah lelaki itu mengajak para sepupunya makan malam.
Icha tidak menyangka, jika lelaki itu akan nekat mendatanginya. Meminta menikah dengannya. Hanya karena permintaan omanya yang sudah berusia senja.
Dan yang lebih gilanya. Ia tidak diberikan kesempatan untuk menolak.
Bagaimanakah Icha menjalani pernikahan mereka yang sama sekali tidak terduga itu?
Mampukah ia bertahan hidup sebagai istri sang Adiguna? Lelaki yang dikenal sebagai CEO sekaligus Billionaire dingin nan kejam itu.
Mampukah mereka mengarungi pernikahan tanpa saling cinta?...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Hasibuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berteman dengan Rangga

"Aku ada satu solusi Siti." Icha menatap wanita yang ternyata memiliki usia yang sama dengannya.

Icha sudah mendengar dari Siti, bahwa wanita itu menikah dengan usia yang masih sangat muda. Icha bahkan sampai menganga mendengar usia Siti saat menikah.

Siti menikah di usia 18 tahun. Begitu tamat SMA. Ia menikah dengan kekasihnya. Mereka berasal dari salah satu kampung yang cukup jauh dari ibukota.

Di usia 18 tahun, Icha bahkan baru menempuh pendidikannya di London. Di salah satu universitas bergengsi. Ia mengambil jurusan kedokteran di sana. Dan Siti sudah menikah di usia itu?

Icha ingin menanyakan soal impian Siti untuk masa depannya. Tapi, seperti nya itu bukan sesuatu yang bisa ia ikut campuri.

"Solusi apa Dokter?" Siti bertanya. Ia masih lemas usai mendengar semua penjelasan Icha soal kondisi sang anak.

"Kamu tidak mungkin kembali bekerja di sana. Mengingat tempat itu tidak mengijinkan membawa anak. Dan juga anakmu tidak bisa di tinggal di kontrakan sendirian, karena takutnya ia tidak ada yang mengawasi." Icha tersenyum kecil. Berharap solusinya di terima oleh Siti.

"Bagaimana jika kamu bekerja untukku?" Icha menawarkan.

"Bekerja sebagai apa dokter? Saya tidak punya keahlian apapun selain memasak dan berkebun." Siti dengan ragu berkomentar.

"Bukan maksud saya merendahkan. Tapi kamu bisa bekerja sebagai pelayan di kediaman saya. Dengan begitu kamu bisa membawa anakmu tinggal bersama kami." Icha menjelaskan maksudnya.

'Tes!'

'Tes!'

Siti menangis mendengar perkataan Icha. Seumur hidup, baru kali ini ada orang yang menawarkan bantuan padanya tanpa berniat buruk.

 Ia sudah lelah di kampung karena banyak orang yang berniat jahat padanya, yang sebagai janda dengan seorang anak kecil.

Siti memutuskan merantau ke kota ini, untuk mengadu nasib. Hidup berdua dengan sang anak, setelah suaminya meninggal dunia.

Ia dan sang anak sempat hidup terlunta - lunta di kota ini. Sebelum ia bekerja sebagia pelayan, di sebuah rumah makan padang yang sederhana.

Dan saat sang anak sakit, Siti merasa hidupnya sangat gelap. Hanya sang anak yang ia miliki di dunia ini. Ia tidak dapat membayangkan bagaimana hidupnya jika tidak ada sang anak.

Dan lihatlah, seolah ia mendapatkan kebaikan tak terhingga. Seorang malaikat berwujud wanita cantik, seorang dokter memberikan bantuan padanya.

Biaya anaknya di tanggung oleh dokter ini. Ia tahu dari bagian administrasi yang mendatanginya, guna meminta tanda tangan sebagai wali pasien.

Dan sekarang malaikat ini menawarkan sebuah pekerjaan, agar ia tidak meninggalkan sang anak. Sungguh, kebaikan seperti apa lagi yang Siti cari.

Wanita ini adalah sang penolongnya. Dan ia tidak akan melupakan itu sepanjang hidupnya.

"Maaf, jika hanya bisa mempekerjakanmu sebagai pelayan. Tapi dengan pendidikanmu yang hanya tamatan SMA, aku rasa hanya ini yang bisa aku bantu, agar kamu memiliki penghasilan. Dan kamu tidak perlu meninggalkan Galaxy." Icha melirik anak Siti yang sedang tertidur.

"Bolehkah seperti itu Dokter?" Siti mengusap air matanya. Menatap Icha penuh harap.

"Iya, tentu saja. Meskipun gajimu tidak terlalu besar. Tapi untuk sekolah Galaxy, aku akan membiayainya hingga ia selesai dengan semua pendidikannya nanti." Icha juga menambahkan.

"Terimakasih Dokter."

Siti bergerak cepat dan memeluk Icha. Menangis haru dan mengucap syukur, karena bertemu dengan Orang sebaik dan setulus Icha.

"Tidak masalah. Aku hanya ingin berbuat baik untuk Galaxy." Icha menjawab perlahan.

Usai berbincang dengan Siti beberapa saat lagi. Icha keluar dari ruangan itu, dan berpapasan dengan Dokter Rangga.

"Ah! Dokter Risya." Rangga tersenyum melihat wanita muda yang ia kagumi itu.

"Bagaimana kondisi Galaxy dokter?" Icha bertanya pada Rangga untuk kondisi Galaxy.

"Ia masih memerlukan perawatan, paling tidak seminggu lagi. Tubuhnya benar - benar sangat lemah." Rangga menyampaikan.

"Oke. Terimakasih Dokter." Icha mengangguk dan tersenyum kecil.

"Tidak masalah. Aku sendiri yang akan memantau perkembangan kondisinya " Rangga juga menyampaikan.

"Aku sangat senang mendengarnya. Biar bagaimanapun Galaxy anak yang membutuhkan pertolongan. Kasihan anak sekecil itu, harus menderita karena penyakit." Icha bergumam dengan perlahan.

"Ingin membicarakan soal pasien ini lebih jauh?" Rangga menawarkan diri.

"Dokter Rangga tidak sibuk?" Icha langsung balas bertanya.

"Aku kosong hingga satu jam ke depan." Rangga menjawab cepat.

Tidak ingin kehilangan kesempatan menghabiskan waktu dengan Dokter, secantik Dokter Risya.

"Baiklah. Kita bisa membicarakan ini dengan minum teh atau kopi di cafetaria rumah sakit." Icha kembali bersuara.

"Aku akan menerimanya dengan senang hati." Rangga menjawab ala - apa gentleman.

Icha terkekeh melihat aksi Rangga. Ia tidak menyangka jika dokter anak terkenal di rumah sakit ini, ternyata orang yang sangat humoris.

Keduanya duduk di cafetaria Rumah sakit Cahyadi. Cafetaria yang diperuntukkan khusus untuk Dokter dan para perawat.

Icha dan Rangga duduk, setelah mereka memesan minuman untuk mengisi jadwal kosong mereka. Sebelum kembali dengan aktivitas mereka, dengan para pasien seperti biasa.

"Aku ingin menjadi ibu asuh untuk Galaxy " Icha mengatakan terus terang niatnya.

Rangga yang sedang mengaduk kopinya berhenti dan menatap Icha lebih lama. Wanita itu tersenyum kecil dan menikmati teh chamomile pesanannya.

"Terdengar aneh. Aku tahu. Tapi aku seolah tenggelam oleh mata Galaxy. Anak itu seolah menarikku dan aku tidak bisa menjauhkan tatapanku darinya." Ia juga menyampaikan.

"Terus bagaimana dengan ibunya?" Rangga akhirnya berkomentar.

"Aku tidak mungkin memisahkan seorang anak dengan ibunya." Icha bergumam.

"Lagian aku juga sangat sibuk dengan pekerjaanku sebagai seorang dokter. Mustahil bagiku bisa merawat Galaxy secara langsung." Icha menjelaskan niatnya. Ia semakin antusias melihat Rangga yang mendengarkan dengan serius.

"Aku menarik Siti untuk bekerja padaku. Dengan begitu ia tidak terpisah dengan anaknya. Dan Galaxy akan berada di bawah asuhanku. Aku akan menyekolahkannya nanti." Tatapannya seketika melamun, membayangkan Galaxy yang sekolah hingga besar.

"Kenapa kamu terlihat sangat menyayangi anak itu. Padahal banyak anak yang bisa kamu sekolahkan kalau kamu mau." Rangga tertarik ingin mendengar Alasan Icha.

"Aku dan keluargaku memang memiliki yayasan untuk anak - anak yang kurang mampu. Tapi untuk Galaxy, aku ingin anak itu langsung berada dalam bimbinganku." Icha menjawab.

Untuk sesaat Rangga lupa, siapa Dokter Risya. Karena itu ia menanyakan alasannya untuk menjadi ibu asuh Galaxy.

Namun mendengar alasan Icha, ia kembali ingat, jika wanita di hadapannya bukanlah wanita biasa.

Ia adalah wanita konglomerat dengan harta berlimpah. Sepupu pemilik rumah sakit ini. Juga cucu keluarga Laksmana yang melegenda di negara ini. Juga hubungan keluarganya dengan sang Adiguna. Billionaire yang memiliki perusahan raksasa di Thailand dan negara ini.

Kekuasaan keluarga Risya Wicaksono tidak main - main. Meskipun perusahaan Wicaksono Corp. berstatus di Semarang. Tapi perusahaan itu, salah satu perusahaan besar di negara ini.

Risya Wicaksono tidak memerlukan pekerjaan ini untuk menjadi kaya. Ia tidak perlu itu.

Ia hanya mencari kegiatan yang bisa menyalurkan bakatnya. Juga menghabiskan waktu.

Dan Rangga sangat senang bisa mengenal Risya Wicaksono.

"Dan sebagai temanku sesama dokter, yang juga menangani Galaxy. Aku harap kamu selalu memberitahuku soal kondisinya." Icha tersenyum sebelum kembali menyesap tehnya.

"Pasti. Aku tidak mungkin mengecewakan wanita secantik Dokter Risya " Rangga menjawab dengan sedikit kekehan.

Icha hanya geleng kepala dan balas tersenyum. Tidak berkomentar apapun lagi, meski ia merasa ucapan Rangga terlalu berlebihan.

..........................

1
ren_iren
jgan berani2nya 1 langkah pun maju buat mengejar dr. icha ya mas rangga...
apa yg kamu lakukan ituu .... jahat buat babang Ar...
Elis Hasibuan: Takutnya nanti di tendang babang Ar...🤭🤭
total 1 replies
Marsyia Kermatio
up thor🙏
Sejauh ini ceritanya menarik
Elis Hasibuan: sore ya readers.....
total 1 replies
Lisa Halik
tiada komen
Lisa Halik
mmmm..no komen thor
Elis Hasibuan: okelah okelah😄
total 1 replies
Lisa Halik
double up thor....
Lisa Halik
lagi
Elis Hasibuan: meluncur nanti sore....
total 1 replies
Lisa Halik
typo thor🤭
Lisa Halik
makasih updatenya
Elis Hasibuan: sip👌👌👌
total 1 replies
Lisa Halik
double up thor.....
Lisa Halik: 🤭okay thor pelan2 saja setia menanti
total 2 replies
Lisa Halik
makasih thor.....
Elis Hasibuan: oke👌👌👌
total 1 replies
Lisa Halik
mmmmm no komen thor
Lisa Halik
typo thor....sering2 thor
Elis Hasibuan: 🫢🫢🫢🫢🫢🫢🫢🫢
total 1 replies
Lisa Halik
makasih thor...akhirnya menikah
Elis Hasibuan: tentu saja
total 1 replies
Lisa Halik
sering2 author updatenya
Elis Hasibuan: sip di tunggu aja ya
total 1 replies
Lisa Halik
makasih
Elis Hasibuan: sama2
total 1 replies
Lisa Halik
typo thor,arnold bkn arkan....lagi
Lisa Halik: sama2
total 2 replies
Lisa Halik
icha terima saja,lepas nikah baru bercinta
Lisa Halik: hihih
total 2 replies
Lisa Halik
makasih updatenya thor...sering2 ya
Lisa Halik: okay thor
total 2 replies
Lisa Halik
begitu saja jawapan arnold...
Lisa Halik: hihih tetap di tunggu thor
total 2 replies
Lisa Halik
double up thor....kelamaan
Elis Hasibuan: di tunggu ya readers....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!