Apakah kamu percaya cerita Cinderella?
Amina Arafat hanyalah seorang gadis yatim piatu, imigran dari Palestina dan tinggal bersama paman bibinya serta sepupunya di Brussels Belgia. Amina memiliki wajah cantik yang khas, membuat Akira Léopold, putra mahkota kerajaan Belgia, jatuh cinta pada pandangan pertama.
Amina yang merasa tidak pantas bersanding dengan seorang pangeran dan putra mahkota, mencoba menjauh dari Akira tapi dia salah. Akira adalah keturunan Léopold yang tidak akan menyerah begitu saja demi mendapatkan wanita yang sudah mencuri hatinya sejak bangku sekolah.
Generasi 8 klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keluarga Mancini
Daisy menghampiri Amina yang sedang bermain dengan anjing Belgian Malinois peliharaannya. Daisy terkejut karena Willow, yang biasanya galak, bisa dekat dengan Amina.
"Kamu orang baik, mbak," ucap Daisy. "Willow tidak suka dengan orang asing dan sampai dia mau pamer perut ke kamu, berarti dia sangat mempercayai kamu."
Amina menatap Daisy. "Apakah dia sedang hamil?"
"Kok tahu?" Daisy ikut duduk di bawah bersama Amina.
"Lihat ... Ini perutnya dan aku merasakan adanya sesuatu di dalam. Anjing milik pamanku begini saat hamil. Setelah punya tiga anak, Paman memutuskan untuk steril karena sudah cukup." Amina mengelus perut Willow. "Sehat-sehat ya anak cantik."
"Serius mbak, Willow tidak pernah seperti ini selain keluarga aku saja. Tadi sama mas Akira saja buang muka." Daisy tersenyum. "Mas Akira tidak salah pilih. Mbak Mina memang orang baik. Aku percaya penilaian Willow soalnya."
Wajah Amina memerah. "Jangan terlalu memuji aku seperti itu, Daisy. Aku biasa saja."
"Gadis biasa yang membuat Mas Akira bucin berat? Itu sesuatu! Tidak mudah lho membuat Mas Akira seperti itu! Aku serius Mbak. Janganlah membuat Mas Akira patah hati. Dia serius padamu. Well, most of all men in my family. Keluarga klan Pratomo itu feeling-nya jarang salah. Jika gadis itu pantas baginya, maka dia akan setia selamanya," ucap Daisy serius.
Amina hanya terdiam.
Spoiler
Willow adalah emaknya Winston, pebinor antara Daisy dan Dokter Lucky nanti ( Baca Lucky Daisy ).
***
"Kenapa Willow bisa nempel sama kamu terus, Mina?" tanya Leia saat mereka makan siang bersama. Willow tidak mau jauh-jauh dari Amina.
"Itu juga yang membuat aku bertanya-tanya, kenapa Willow seperti itu. Padahal anjing lain tidak seperti itu lho," jawab Daisy.
Akira menatap Amina. "Willow saja tahu kamu orang baik, Mina. Biasanya binatang itu jauh lebih sensitif orang baik atau tidak."
Amina menunduk. "Aku jadi malu."
Akira mengelus rambut coklat Amina lembut.
"Kamu ke Sisilia nggak Kira?" tanya Dante.
"Nggak Opa. Aku harus balik ke Zürich sama Amina buat siap-siap pulang ke Brussels. Amina kan juga harus kembali mengajar di sekolahnya," jawab Akira.
"Mbak Mina masih mau ngajar sekolah?" tanya Daisy tidak percaya.
"Iya ... Aku sudah rindu mengajar. Aku memang kekasih Akira tapi aku tetap suka menjadi guru ...." Amina menatap semua anggota keluarga Mancini dengan wajah malu-malu.
"Eh, kamu harus bangga Mina. Kamu sekolah tinggi dan tetap kembali serta mengamalkan ilmu kamu. Itu pekerjaan yang mulia." Leia menatap Amina lembut.
"Iya Oma ..."
Setelahnya mereka mengobrol banyak hal dan Amina merasa bayangan soal keluarga Mafioso yang gelap dan kejam, buyar semua. Keluarga Akira dari Milan dan Turin, semuanya orang baik-baik dan family oriented. Kedekatan mereka sangatlah kental.
"Kalian menginap sini kan?" tanya Dante.
"Iya Opa. Kami menginap disini semalam lalu besok di rumah Opa Tomat lalu ke Opa Alexis. Setelahnya kami kembali ke Zürich."
"Kamu di Milan kemarin sudah morortin Morr belum Mina?" goda Leia.
"Sudah dong Oma. Dapat diskon lima puluh persen!" kekeh Akira.
"Akira yang borong buat aku, karena aku terlalu malu minta diskon," jawab Amina malu-malu.
Semua tertawa melihat wajah Amina yang tampak tidak enak.
"Wajar kalau Mina malu ... Kan dia tidak enak main minta diskon," kekeh Dante.
***
Amina berjalan bersama Daisy di halaman belakang mansion Mancini dan Akira memberikan kesempatan pada kekasihnya untuk dekat dengan adik sepupunya. Daisy memang anaknya kaku tapi dia punya kebiasaan unik. Jika anjingnya langsung sayang ke orang asing, pasti orang itu orang baik. Biasanya tidak pernah salah.
"Jadi kamu banting setir dari bedah ke ... Forensik?" tanya Amina kaget. "Kamu tidak takut mayat?"
Daisy menggelengkan kepalanya. "Aku lebih takut salah sayat ke pasien hidup."
"Aku sudah ketemu dengan Levent dan dia ingin masuk teknik peternakan buat memajukan ranchnya. Leona katanya ambil kedokteran hewan dan kamu ... dokter forensik. Wow!" Amina tampak takjub dengan sepupu Akira yang bukan tipe anak kaya yang manja.
"Mbak Mina juga hebat ... Jadi guru lho. Suatu profesi yang mulia karena membuat anak-anak cerdas. Profesi yang sering dilupakan oleh orang-orang yang punya kuasa bukan? Mereka lupa bahwa dulu siapa yang memberikan pendidikan formal di sekolah bukan?" ucap Daisy. "Kalau aku, tidak sanggup mbak."
"Kamu mukanya judes sih Daisy," kekeh Amina.
"Iya ih ... Bener lagi. Bayangkan aku masuk dengan wajah judes begini ... Yang ada muridku bakalan nangis Bombay lah!" gelak Daisy.
"Daisy, terima kasih. Mau menerima aku ...."
Daisy menoleh ke arah Amina. "Mbak, keluarga kami selalu menerima orang yang diakui sebagai pasangan, dan biasanya orang itu cocok di keluarga kami. Tidak sulit kok. Cintai, percaya dan tulus. Kesannya kuno tapi yang basic itu yang penting."
"Kamu sudah punya pacar?" tanya Amina.
"Belum. Aku masih memilih fokus kuliah. Rencananya aku mau masuk ke divisi forensik kepolisian Turin. Kayanya seru deh jadi detektif," senyum Daisy.
"Tipe kamu seperti apa?" Amina menatap gadis cantik itu.
"Pintar, baik dan menerima kejudesan aku," gelak Daisy.
"Kok kayaknya yang terakhir sulit ya?" gumam Amina.
***
Ruang Kerja Dante Mancini
"Kamu serius sama Amina?" tanya Dante yang didampingi oleh Leia ke Akira.
"Insyaallah serius. Cuma Amina masih maju mundur," jawab Akira apa adanya.
"Wajar Kira ... Kamu akan diplot menjadi pengganti Arsya. Jadi raja Belgia tapi kamu harus membuat Amina menjadi wanita yang tangguh. Wanita yang bisa menjadi batu karang kamu ... Bukan apa-apa, godaan akan datang. Jika Amina tidak kuat, kamu tidak kuat, kehidupan kalian akan berantakan. Serius ini Kira," ucap Dante.
"Tahu Amina gugup sama kamu tapi kamu harus bisa membuat Amina bisa stand up! Makanya kamu biarkan Mina dengan Daisy ... Tahu sendiri kan Daisy sangat percaya diri dan Oma berharap, Daisy bisa membantu Amina. Paham ya Akira?" timpal Leia.
"Amina punya kepercayaan diri dan kalau tidak punya, bagaimana bisa dia mengajar, mendaftar beasiswa dan pergi ke Zürich tanpa bantuan dari aku. Mina masuk kampus disana karena otaknya sendiri."
"Benar tapi itu di dirinya sendiri tidak jika dia bersamamu! Kamu yang membuatnya insecure. kamu harus terus meyakinkan dengan gayamu bahwa dia pantas untukmu!" ucap Dante.
"Tapi Inferno, Akira sudah melakukannya pelan-pelan. Buktinya, dia membawa Amina kemari. Ke Milan. Agar dia bisa nyaman dengan keluarga bukan?" senyum Leia.
"Iya juga ya?" gumam Dante.
***
Yuhuuuu up malam Yaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu
prince Akira seperti pria-pria keturunan Pratomo lainnya
coba kalo nggak pasti bukan hanya para sesepuh yang masih hidup, tapi Kanjeng Raden Ayu The God Mother dari dunia arwah terlebih Kanjeng Raden Mas Haryo Pratomo akan turun tangan
memang sih orang tuanya berjasa buat kamu tapi si hikmah nggak bisa menempatkan diri