NovelToon NovelToon
Trapped In Revenge

Trapped In Revenge

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Mafia / Roman-Angst Mafia
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: GraceAnastasia

Rocella gadis berusia 24 tahun, yang dijual oleh ayahnya sendiri pada seorang mafia berpengaruh di dataran Amerika dan Eropa. Kehadiran orang ketiga dalam keharmonisan keluarga menghancurkan semuanya, hidupnya hancur seketika kala ayahnya berselingkuh. Ibunya meninggal dunia karena syok dan kakak laki-laki yang tiba-tiba menghilang dihari kematian ibunya, dan demi membalaskan rasa sakit itu Roce mulai bersekutu dengan mafia yang telah membelinya. Bertekad untuk membalaskan semua dendamnya kepada ayah dan wanita selingkuhannya.

"Aku punya segalanya maka manfaatkan aku yang hanya bisa kamu miliki." ~Killian Leonardo Dextor (Killian Victorious Leonardo De Dextor)

⋆ ˚。⋆୨୧˚ ˚୨୧⋆。˚ ⋆

Latar cerita Eropa dan Amerika kalau emang nggak suka budaya mereka skip aja ya guys ya, love you all♡

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GraceAnastasia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tolong Pablo

Tiga Bulan Kemudian

Tak banyak hal yang berubah kecuali sifat Killian yang semakin posesif setiap harinya, bahkan semua yang Roce lakukan harus terpantau oleh Killian. Roce belum memulai aksi balas dendamnya, dia kini hanya sedang menikmati hidupnya menjadi kesayangan pria terkaya yang mampu memberikan semua padanya. Entah apa yang telah di berikan oleh Roce yang pasti kini Killian sudah benar-benar menjadi budak cinta yang akan melakukan apa saja yang Roce inginkan.

Hari ini adalah hari kebebasan bagi Roce, dimana dia akhirnya bisa terbebas dari Killian yang terus mengikutinya sepanjang hari. Semalam Killian mengatakan harus pergi ke Dubai untuk urusan penting, biasanya Killian selalu membawa Roce kemanapun dia pergi tapi kali ini bilang dia tidak bisa membawa Roce. Roce tentu tak mengsia-sia kan hal itu, seperti halnya sekarang Roce sudah bersiap untuk menghabiskan uang Killian dengan belanja. Meski semua kebutuhan sudah tercukupi di mansion ini tapi belanja membawa manfaat tersendiri bagi perempuan, contohnya meningkatkan mood.

Melihat nonanya sudah datang Pablo segera membukakan pintu mobil untuknya, mempersilahkan Roce masuk.

"Terima kasih Pablo," Ujar Roce.

Meskipun Killian pergi, pria itu tidak bisa meninggalkan Roce tanpa pengawasan. Bahkan Killian memasrahkan Roce pada Pablo dan tetap di kawal oleh puluhan bodyguard yang selalu berjaga.

"Sama-sama nona,"

Mobil mereka melaju cepat menuju pusat perbelanjaan terbesar di kota, saat memasuki mall banyak pasang mata yang melihat ke arahnya. Beberapa bahkan memuji kecantikan yang dimiliki Roce, apalagi Roce terlihat begitu anggun di kawal 5 orang pria dibelakangnya.

"Menurutmu bagus yang mana?" Tanya Roce menunjukkan dua dress pilihannya pada Pablo yang fokus di belakangnya.

Pablo tampak berpikir dress yang dipilih Roce sebenarnya hanya berbeda warna dia sendiri tidak tahu harus memilih yang mana karena menurutnya itu sama.

"Yang ini nona," Tunjuknya pada dress bunga berwarna biru.

"Aku sudah punya banyak, aku ambil ini saja." Ujar Roce mengambil dress serupa berwarna hijau, mendengar penuturan Roce Pablo hanya di buat tercengang.

Untuk apa bertanya, batinnya tertekan.

"Oh ya bentar lagi winter aku mau pakaian hangat, aku juga harus belikan untuk Killian." Gumam Roce, dia berjalan menelusuri toko mencari baju yang dia cari.

"Bagaimana menurutmu?" Tanya Roce menunjukan salah satu model baju musim dingin.

Pablo mengangguk menurutnya itu bagus, "Bagus nona."

"Seleramu sungguh jelek," Pablo langsung mendatarkan ekspresi mendengar penuturan Roce.

Mata Roce berbinar melihat sebuah baju yang masuk seleranya, apalagi baju itu sudah satu set couple.

"Wah, aku mau ini." Ujar Roce mengambil kedua baju itu dan menyerahkannya pada Pablo yang membawa belanjaannya.

"Oh iya Pablo, Killian suka warna apa?" Tanya Roce lagi, Pablo tampak berfikir selama belasan tahun mengabdi belum pernah sekalipun dia tahu warna kesukaan tuannya karena Killian selalu menggunakan pakaian hitam ataupun putih.

"Hitam putih?" Jawabnya Ragu, "Membosankan juga yah, aku ambilkan warna pink aja deh." Gumam Roce saat melihat baju santai yang cocok dengan Killian, padahal yang sedang dia cari adalah pakaian winter.

Pablo yang mendengar gumaman Roce membelalakkan matanya, apa katanya 'pink' tak bisa dibayangkan wajah sangar dan tubuh kekar Killian menggunakan baju pink.

"Nona saya rasa tuan Killian tidak cocok menggunakan baju berwarna pink," Ujar Pablo saat Roce mengambil beberapa set baju pink.

"Ish sok tahu, aku akan tanya langsung padanya awas saja kamu bohong!" Ujar Roce penuh ancaman, Roce langsung mengeluarkan handphonenya dan menelpon Killian.

Glek

Pablo menelan ludahnya kasar, awalnya dia hanya menyarankan tapi tidak menyangka bahwa Roce seperti tersinggung dengannya.

Tak butuh waktu lama Killian mengangkat telpon dari Roce.

"Halo El, ada apa sayang?"

"Ian aku mau beliin kamu baju boleh?"

"Boleh, semuanya boleh."

"Aku beliin kamu baju warna pink, kamu suka kan?"

"Pink?"

"Iya warna pink, nanti kita samaan."

"Iya boleh, aku suka semua yang kamu kasih untukku."

"Tapi Pablo bilang kamu nggak suka nggak suka warna pink!"

"Pablo hanya sok tahu, jangan dengarkan dia belilah semua yang kamu mau akan menerimanya dan aku menyukainya."

"Okey Ian makasih sayang, jaga diri baik-baik di sana."

"Aku akan pulang nanti malam,"

"Eh cepat sekali, tidak usah buru-buru."

"Tidak bisa El, aku sangat merindukanmu aku ingin menciummu hingga tak bisa bernafas sekarang."

"Hahaha iya, see you Ian love you."

Roce langsung mematikan sambungan saat Killian mulai bebicara melantur kesana kemari, malulah Roce apalagi Pablo mendengarkan ucapan Killian yang semakin hari semakin tidak jelas.

Roce menatap Pablo dengan senyum puasnya, "Tuhkan Killian suka kamu mah sok tahu!"

Pablo hanya terdiam mendengarnya, ya mau bagaimana pun jika dihadapannya adalah Roce dia kalah apalagi backingan nya Killian. Jadi Pablo mengambil langkah aman dengan menurut pada Roce, lagipula dengan menurut pada Roce memberikan banyak benefit salah satunya menjaganya dari amukan Killian.

"Baik nona saya salah," Ujarnya mengakhiri perdebatan.

"Ya sudah ayok kita bayar ini saja."

Setelah puas seharian berbelanja Roce pulang ke rumah dengan lesu, tenaganya sudah dia habiskan untuk membeli semua yang dia inginkan.

"Taruh saja disana!" Ujar Roce menujukan untuk meletakan semua belanjaannya.

"Pablo tolong panggil maid untuk membawakan jus buah dan makanan kemari!" Perintahnya sambil menjatuhkan diri di sofa ruang tengah dan menyalakan televisi.

"Baik nona."

1
So
Yang semangat yang semangat/Determined/
Ocilcat: okey say, thanks dah mampir. Love sekebon ❤
total 1 replies
An
/Doge/
An
Hidung
Ocilcat
NOTE:

Guys latar cerita ini budaya barat ya, kalau emang kalian merasa ini melenceng dari budaya kita it's okey emang ini faktanya. Jadi kalau emang nggak suka bisa langsung skip ya say, see you guys.
Bian cha
*Kalian?
So
jadi di up nih?
Ocilcat: iya👉🏻👈🏻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!