NovelToon NovelToon
Penakluk Cinta Sang Kapten

Penakluk Cinta Sang Kapten

Status: tamat
Genre:Duda / Menikahi tentara / Tamat
Popularitas:75.1k
Nilai: 5
Nama Author: Hasna_Ramarta

Bismillah karya baru FB Tupar Nasir
WA 089520229628

Sekuel dari Ya, Aku Akan Pergi Mas Kapten

Kapten Excel belum move on dari mantan istrinya. Dia ingin mencari sosok seperti Elyana. Namun, pertemuan dengan seorang perempuan muda yang menyebabkan anaknya celaka mengubah segalanya. Akankah Kapten Excel Damara akan jatuh cinta kembali pada seorang perempuan?

Jangan lupa ikuti kisahnya, ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasna_Ramarta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 Zinni Terselamatkan

     Suara riuh di luar ruangan yang kini Zinni tempati, semakin terdengar rusuh. Suara tegas dan penuh komando itu kembali terdengar menggema memerintahkan juragan Awan untuk melepaskan dirinya.

     "Di mana gadis itu, lepaskan dia!" teriak suara di luar sana. Zinni mampu mengenali suara itu yang tidak lain adalah suara Excel.

     Hati Zinni berbunga, dia lega, karena Excel sudah datang tepat waktu. Meskipun tadi hampir saja dirinya dinikah paksa oleh juragan Awan.

     Letusan terdengar mengenai sebuah benda yang diduga adalah guci yang kemudian menimbulkan bunyi barang pecah belah. Sepertinya di luar masih terjadi ketegangan antara kubu Excel dan pihak juragan Awan.

     "Lepas gadis itu, kalau tidak, semua bukti kejahatan bos kalian akan di blow up ke permukaan. Dan dia akan diseret pada pihak yang berwajib," ancam Excel seraya menodongkan pistolnya.

     Juragan Awan yang bersembunyi di gudang, buru-buru menuju jendela, lalu keluar lewat jendela itu, kemudian melarikan diri. Sementara anak buahnya masih bingung, karena belum mendapat perintah dari juragannya.

     "Dasar, kalian hanya dijadikan sapi perah oleh juraganmu. Tunjukkan di mana ruangan juraganmu! Biar kami saja yang bertindak langsung," ujar Excel seraya merangsek menuju sebuah pintu. Pintu itu dibukanya. Namun, ternyata terkunci. Excel berusaha mendobraknya, masih tidak bisa. Lalu, salah satu adik leting Excel menembak dengan timah panas, tepat di kancing pintu.

     Akhirnya, pintu bisa dibuka. Excel masuk, dia mencari sosok Zinni. "Zinni, kamu di sini?" teriak Excel. Akan tetapi, Excel tidak menemukan Zinni. Hanya jendela yang terbuka lebar didapatinya, seperti baru saja dipakai oleh seseorang melarikan diri.

     "Kejar pria tua itu, dia melarikan diri ke belakang villa. Ringkus dia dan hadapkan ke pihak berwajib," seru Excel yang tidak perlu menunggu dikomando, beberapa adik leting segera bergerak dan mengejar orang yang melarikan diri, yang diduga juragan Awan.

     Excel keluar dari ruangan yang barusan dia rusak pintunya. Dia masih belum tenang karena Zinni belum ditemukan.

     "Di mana gadis itu kalian sekap? Kalau kalian tidak mau memberi tahu, maka nyawa kalian taruhannya," ancam Excel seraya mengacungkan pistolnya. Semua orang-orang juragan Awan ketakutan.

     "Juragan kami menyekapnya di ruang utama. Itu ruangannya." Orang-orang juragan Awan yang ketakutan karena ancaman Excel, menunjukkan di mana Zinni disekap.

     Excel segera menuju pintu itu, pintu itu ternyata terkunci dari dalam. "Zinni, ini saya. Kamu buka kuncinya, saya akan masuk," teriak Excel kencang. Zinni yang berada di dalam, berpekik senang lalu memburu pintu. Seketika rasa tegang yang tadi melandanya, hilang seketika.

     Zinni segera membuka kunci pintu. Pintu itu terbuka lebar, di depannya sudah ada Excel berdiri dengan memegang pistol di tangan kanannya. Zinni melihat Excel sangat gagah dan garang.

     "Pak Excel," pekiknya seraya memeluk Excel spontan. Pelukan yang begitu erat dan penuh kelegaan. Zinni seketika menangis di dada Excel. Sementara Excel membiarkan gadis itu menangis sampai tangisnya reda.

     "Sudahlah, kamu jangan lama menangis di sini. Sebaiknya kita segera kembali." Excel mengurai pelukan Zinni yang erat. Sontak, Zinni melepaskan tangannya. Ia terlihat sangat malu karena ulahnya yang tidak sadar dan terkendali sudah memeluk Excel saking leganya.

     "Terimakasih banyak Pak, sudah datang tepat waktu dan menyelamatkan saya," ucap Zinni menunduk.

     Sejenak Excel melihat ruangan bekas penyekapan Zinni yang terlihat berbeda dari ruangan yang lain. Ruangan ini terlihat seperti dekorasi orang nikahan. Zinni juga saat ini menggunakan kebaya, rambutnya digerai sangat cantik.

     "Mana hijab kamu, di belakang saya banyak adik-adik leting. Mereka pasti akan melihat ke arahmu dan melihat rambutmu yang terurai. Dan, pakaian yang kamu pakai ini, kebaya ini untuk apa?" ujar Excel, diakhir kalimat, ia merasa penasaran kenapa Zinni memakai kebaya.

     "Tadi, juragan Awan akan menikahi saya secara siri, di ruangan ini. Untungnya Pak Excel segera datang dan menggagalkan niat juragan Awan," terang Zinni.

     "Lalu di mana kerudung kamu?" tanya Excel.

     "Biar saya cari dulu, Pak. Tadi wanita yang mendandani saya, membuka paksa dan menyimpannya entah di mana," ujar Zinni seraya kembali masuk ke ruangan itu dan mencari kerudung segi empatnya.

     Setelah dicari agak lama, kerudung segi empat miliknya, akhirnya ketemu. Zinni segera memakai kerudung itu.

     "Ayo, kita keluar dari ruangan ini," ajak Excel tidak sabar.

     "Sebentar, Pak. Saya mau ambil tas di dalam ruangan itu." Zinni keluar dari ruangan itu, ia segera berlari menuju ruangan tempat di mana pertama kali dia disekap. Excel mengikuti dengan tangan masih memegang pistol.

     Zinni sudah menyampirkan tasnya di bahu. Excel dan semua adik leting segera angkat kaki dari villa Rosta milik juragan Awan. Sebelum mereka kembali, Zinni mengajak Excek ke rumah peninggalan orang tua Zinni terlebih dahulu untuk mengambil sertifikat tanah yang dia sembunyikan di bawah kasur, sebelum dua anak buah juragan Awan menemukannya.

     Excel segera membawa Zinni masuk ke dalam mobil. Sementara juragan Awan yang tertangkap, dia meronta memohon dilepaskan dan berjanji tidak akan melakukan perampasan ataupun kecurangan lagi pada masyarakat di kampungnya.

     "Aku pastikan kamu dan orang-orangmu menyesal dan masuk penjara. Atau minimal akan kubuat kalian diberhentikan jadi perangkat desa," ujar Excel penuh ancaman.

     Juragan Awan tidak bisa menghindar lagi, apalagi Excel sudah mengantongi bukti kuat adanya perampasan dan tindakan kejatahan lainnya yang dilakukan juragan Awan dan anak buahnya.

     "Serahkan dia ke kantor Polisi," titah Excel. Beberapa adik leting Excel bergerak cepat menggiring juragan Awan dan beberapa anak buahnya ke kantor Polisi.

     "Kami mohon, jangan serahkan kami ke pihak berwajib. Kami akan melepaskan jabatan kami dari perangkat desa, dan mengembalikan aset warga yang telah kami rampas," mohon juragan Awan menyesal.

     Excel tidak peduli, dia memberi kode supaya adik letingnya bertindak sesuai instruksinya. Setelah memberi instruksi pada beberapa adik leting, Excel segera menghidupkan mobilnya, kemudian mobilnya melaju meninggalkan kampung Sami Mawon.

     Excel menoleh ke samping, Zinni terlihat ngantuk dan kedinginan. Dengan paham, Excel meraih jaketnya, lalu memberikan pada Zinni.

     "Pakai jaket ini. Dan, kalau kamu ngantuk, kamu tidur saja," ujar Excel memberikan jaketnya pada Zinni. Zinni ingin menolak, tapi tubuhnya memang dingin. Terpaksa Zinni memakai jaket itu. Dia memang begitu kedinginan, seketika rasa hangat itu mulai menjalar ke seluruh tubuhnya.

     "Terimakasih Pak Excel," ucap Zinni. Tangannya kini memeluk satu sama lain, meskipun dia sudah mengenakan jaket milik Excel.

     "Kamu, sebaiknya tidur saja."

     "Iya, Pak. Sekali lagi terimakasih sudah menyelamatkan saya," balas Zinni menoleh ke arah Excel sekejap. Hati Zinni berdesir seketika, saat matanya bertemu tatap dengan mata Excel.

     "Sama-sama," balas Excel diimbuhi senyuman. "Cantik banget si Zinni. Kalau aku telat datang, bisa-bisa si Zinni sudah jadi pengantin orang lain. Untung saja," gumam Excel dalam hati merasa girang. Entah apa yang dia girangkan.

Apa sih yang Excel girangkan?

1
Arin
/Heart/
Nasir: Makasih banyak Kakak cantik.
total 1 replies
sudarti darti
semoga tiba tepat waktu agar zinni selamat
Nasir: Aamiin...
total 1 replies
maila sastroadmidjojo
setuju lah lagian anaknya nada pun suka dgn zinni TOP BGT lah klo excel dengan zinni drpd dgn erni yg doyan selingkuh
dewi_nie
ya ampuuun si zinni somplaknyaaaa...🤣
Asti Zahra
ini mah kayaknya author nya orang Sunda ya... ada kata mendilak, semidan beberapa kata lainnya yang biasa dipakai orang Sunda... semangat terus untuk berkarya yaa
Nasir: Hehhehe... bnr Kakak. Tahu aja Kakka ini....
total 1 replies
Lendra malayu
lanjuttt
istiqlal👻👻
bagus thor
Aliya Awina
lanjut thor....
arik Erwanty
bon chapnya Thor /Pray/
indy
Terima kasih kakak, tunggu karya selanjutnya
Nasir: Jangan lupa ya Kak dukung lagi. Mau yg Sedih lalu ending bahagia atau mau romantis ada kocaknya Kak....?
total 1 replies
Mira Rista
Alhamdulilah,,sudah tamat,,,thur,,ditunggu Bunus,nya,thur
Nasir: Siap Kak...
total 1 replies
Suci Dava
Alhamdulillah sdh tamat yaa thor, jngn lupa Bon-chap nya yaa thor, selalu ku tunggu karya2mu thor.
Nasir: Makasih Kak. Tungguin kisah lain ya.
total 1 replies
Eva Wahyuni
Akhirnya,, kebahagiaan menghampiri Excel juga.. Selamat ya pak Excel dan Bu Excel 🥰🥰🥰.. semoga langgeng pernikahan nya ..
Eva Wahyuni: siap Thor 🥰..
ditunggu cerita baru nya Thor 🥰🤩💪
total 2 replies
n_utami
ayoyo... tahan dulu lah mas Excel🤣🤣🤣
Sisca Afrianty
apa perasaan aq aja ya kak..kyaknya alurnya cepet ya?
Nasir: Hehehe, iya Kak, sengaja dipercepat. Maafin ya.
total 1 replies
istiqlal👻👻
sandal cross..? sandal apa.
Nasir: Hehhehe... Crocs... Kak...
total 1 replies
Eva Wahyuni
pasti Setuju, mereka malah senang karena Excel sudah move on dari mantan nya.. apalagi cucu mereka sangat menyukai zinni..
semoga saja benar ya Thor ☺️🤩
n_utami
apalah. mahar nya ini euyyy.. sendal cross😭😭🙏
Nasir: Wkwkwkwkk.... kan mimpi katanya...
total 1 replies
Arin
🤣🤣🤣🤣🤣🤣Zinni memang kocak.
Arda Pratama
bagus
Nasir: Mksh ya Kak Syantik.
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!