Baca cerita fantasi liar dulu ya say....
Ini lanjutan dari cerita victor ,smoga suka dan harap dimengerti.
Dikisah ini,aku ingin menyampaikan cerita mengenai Wanita misterius. Wanita yang awal nya cantik dan menarik perhatian semua orang, juga menjadi wanita populer di sekolah nya .
Tapi dia memilih merubah penampilan nya karena suatu kejadian ,kemudian dia akan bertemu dengan jodoh nya dengan penampilan yang jelek . Akan kah pria itu akan menerima nya, wanita yang misterius dimata nya
Silahkan baca ceritanya sampai habis, smoga pada suka ya....
Terima kasih 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keputusan
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Melati melepaskan pelukan nya ,dia menatap wajah Bastian yang hanya diam saja . Ada rasa bersalah menolak pria tampan dan kaya seperti bastian, hanya saja dia butuh kepastian karena dia yakin kalau Bastian hanya cinta sesaat saja.
Walaupun jujur, melati sudah menyukai Bastian sedari awal bertemu tadi hanya saja dia sadar diri nya siapa . Baginya dia hanya ingin menyadarkan bastian, kalau apa yang di rasakan bastian saat ini hanya obsesi sesaat saja .
"Kak.....kak Bas " panggil melati sambil memegangi wajah nya bastian dengan kedua tangan nya, dia merasa kalau Bastian sedikit berbeda .
"Lama banget dua tahun sayang ,aku mau sekarang " ucap Bastian Lagi, kali ini dia meletakan wajah nya didada melati membuat Melati terkejut.
"Iiisss....dasar gan jen,tu kan . Kakak cuma suka sama aku karena tubuh ku ya ? Karena kalau kakak bilang suka wajah ku,kakak bohong . Aku tu jelek,semua orang bilang gitu " ucap Melati dan Bastian langsung menjauhkan wajah nya.
Bastian menatap mata melati,wajah melati yang merah merona membuat nya ngak tahan ingin mengecup kedua pipi itu tapi dia tahan . Dia bukan seperti kakak angkat nya yang selalu memiliki fantasi liar dalam dirinya, dia hanya ingin dekat dan merasa nyaman saat bersama dengan Melati.
"Sayang....ayo ,aku tunjukin sesuatu " ucap Bastian, dia menarik tangan melati yang masih menempel di pipi nya. Dia membawa melati menuju kamar nya membuat Melati terkejut saat melihat pintu itu di buka,sebuah tempat tidur berukuran king size .
"Kamu mau nunjukan apa ? Jangan macem macem ya ,kita belum nikah. Aku ngak mau melakukan nya kalau belum nikah " bentak Melati membuat Bastian terkejut dan tersenyum dalam hati ,dia senang mendengar pernyataan yang keluar dari mulut melati.
Teeek
"Aaawww...." teriak melati saat Bastian menyentil kening nya dengan cukup kuat hingga merah.
"Otak kamu ya ,bilangin aku gan jen,padahal kamu yang berpikiran seperti itu . Aku juga ngak mau menodai wanita yang aku sayangi, aku ingin menjaga mu . Memberikan perlindungan yang sebenar benar nya untuk mu " ucap Bastian dan Melati langsung terdiam sambil mengelus kening nya yang sakit .
"Sini ...lihat dan perhatian wajah mu di cermin ,aku sengaja mencari cermin yang besar agar kau tau kalau dirimu itu cantik " ucap Bastian dan mendorong tubuh Melati tepat ke depan cermin yang setinggi dirinya, Melati tampak kecil disana.
Bastian membuka kaca mata yang dipakai oleh Melati, mendorong wajah itu agar Lebih dekat dengan cermin di depan nya. Melati hanya mengikuti nya dan memperhatikan apa yang di katakan oleh Bastian,mata nya ,hidung nya yang mancung terlihat jelas kalau dirinya memang lumayan cantik walaupun tanpa make up
"Gimana ? calon istri ku cantik kan ?" tanya Bastian dan wajah melati langsung memerah ,dia memang sangat jarang memperhatikan wajah nya selama ini .
Melati selalu sibuk bekerja dan belajar, tidak ada kesempatan untuk merawat tubuh juga wajah nya. Untung nya dia masih ingat untuk mandi sehari dua kali,jika tidak maka mungkin di tubuh nya akan banyak jamur nya .
"Kamu lebih cantik lepas kaca mata,cantik nya kelihatan jelas . Tapi aku suka nya kamu pake kaca mata ,aku ngak mau kalau ada pria yang mengetahui kecantikan mu. Aku takut nanti kamu malah terpikat oleh nya " ucap Bastian dengan wajah cemberut .
"Aku cemburu Mel,tapi kenapa nunggu sampai dua tahun mel. Kita bisa menikah sekarang saja ,tanpa tau orang lain . Kita akan merahasiakan nya lebih dulu,nanti kalau kamu sudah siap. Baru kita adakan pesta yang cukup mewah sesuai dengan apa yang kamu ingin kan " ucap Bastian, dia masih mencoba merayu melati agar mau menikah dengan nya
"Aku ngak mau, kalau memang kita jodoh. Pasti kedepan nya akan tetap berjodoh,aku yakin kalau cinta ngak akan bisa berpaling dari siapa pun jika sudah terikat dengan diri kita sendiri" ucap Melati dan Bastian tidak bisa lagi mengatakan apa pun hingga akhirat Bastian memeluk tubuh Melati .
"Kalau begitu,kita pacaran saja . Aku ingin kau menerima ku sebagai kekasih, aku ngak mau kamu memiliki hubungan dengan pria lain " ucap Bastian dan dengan cepat Melati mengangguk, hal itu membuat bastian merasa senang dan bahagia.
Melati mengangguk dan tersenyum,menurut nya lebih baik seperti ini saja . Semoga selama dua tahun nanti ngak akan ada yang tau kalau mereka berpacaran, lagi pun melati berpikir kalau Bastian pasti akan sadar sendiri kalau dirinya memang ngak pantas menjadi calon istri Bastian .
Bastian terus ngelendotin bahu melati,seperti ngak punya tulang saja membuat Melati mendengus cukup kasar tapi bukan nya menjauh. Bastian malahan menarik tubuh Melati dan menyuruh nya bersandar di dada bidang miliknya,membuat tubuh Melati tegang.
Saat ini mereka berada di ruang tamu apart nya Bastian, kedua nya bercerita mengenai kehidupan sehari hari dan mengenai diri masing masing sesuai keinginan melati karena mungkin melati akan mengetahui semuanya dari mulut Bastian .
Sedangkan Monica sedang asyik berkeliling bersama dengan kedua lelaki hebat nya,membeli beberapa pakaian dan perlengkapan untuk kuliah nya . Monica juga membelikan Melati beberapa, dia ingin berbagi dan berniat dengan tulus menjadi sahabat nya Melati.
"Sayang.....kalau ada apa pun ,secepatnya kamu kabari kami nanti. Ayah ngak mau nanti nya kamu sakit ,atau kalau kamu ngak betah. Bilang ada ,biar nanti ayah jemput kamu disini "ucap deddy dengan perhatian
Selama ini Monica memang jarang sekali berpisah dengan mereka, selalu berada dilingkungan yang bisa mereka pantau. Apalagi setelah kejadian itu,mereka lebih memilih menghabiskan waktu bersama saat akhir pekan
"Ayah tenang aja ,aku akan baik baik saja disini. Ayah juga harus jaga kesehatan dan berkendara dengan aman ,kalau bisa ayah di supiri saja agar tidak kelelahan dijalan nya . Nanti biar aku bilang sama nenek,agar bisa memberikan supir untuk ayah " ucap Monica dengan tegas
Monica juga cukup khawatir dengan keadaan ayah nya, bekerja tanpa henti dan sering kali ketiduran di jalan. Di pinggir jalan, karena ngantuk makanya sering membuat dirinya atau pun sang kakek khawatir.
Sudah berkali-kali monica dan kakek nya memberitahukan hal itu,tapi deddy masih terus bekerja hingga larut malam. Semua nya demi Monica kata nya, padahal monica tidak begitu mengharapkan hal itu karena menurut nya jajan dari nenek dan kakek nya sudah sangat cukup.
Deddy hanya tertawa saja, dia juga tidak tau kalau dirinya benar benar selalu ingin menyibukan diri dengan kegiatan karena memang dia ingin.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘