NovelToon NovelToon
Pembalasan Tuan Muda Yang Dianggap Sampah

Pembalasan Tuan Muda Yang Dianggap Sampah

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Romansa / Spiritual / Keluarga & Kasih Sayang / Thriller / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Tamat
Popularitas:506.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rositi

Niat hati menolong seorang wanita yang nyaris diperkosa, Rain justru diperlakukan layaknya sampah. Sebab setelah difitnah oleh para pelaku, Echa selaku wanita yang nyaris diperkosa juga membenarkan, bahwa justru Rain pelakunya.

Karena kenyataan tersebut juga, warga yang telanjur datang ke lokasi, langsung mengeroyok Rain. Rain yang nyaris meregang nyawa sengaja dibuang ke sungai berarus deras. Mereka yakin, dengan begitu Rain akan benar-benar mati. Hingga mereka tak perlu bertanggung jawab, apalagi berurusan dengan polisi.

Padahal, harusnya satu minggu lagi Rain menikah dengan Hasna. Malahan saat Rain mengalami kejadian tragis saja, keduanya baru saja meninjau lokasi resepsi pernikahan. Hanya saja, menghilangnya Rain tak membuat Hasna curiga. Terlebih selain tipikal periang, Rain yang berasal dari keluarga kaya raya juga terbiasa jail. Meski di hari pernikahan mereka, Hasna berakhir pingsan karena Rain tetap tak kunjung datang. Namun di tempat berbeda, Rain yang terluka parah akhirnya sadar. Rain dirawat di rumah seorang dukun dan ternyata merupakan orang tua angkat Echa. Masalahnya, Echa yang hamil di luar pernikahan mengaku dihamili Rain.

Satu-satunya yang ingin Rain lakukan hanyalah balas dendam. Rain sungguh langsung memulainya, dan menjadikan Echa sebagai target pertama sekaligus utama. Meski karena keputusan itu juga, sederet fakta mencengangkan membuat hidup Rain layaknya menaiki roller coaster.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rositi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32 : Guna-Guna yang Luntur

Kenyataan pak Dartam yang tak kunjung bangun, membuat ibu Jumairah membangunkan orang-orang di rumahnya. Alasan yang membuat Hasna, pak Syam, termasuk umi Ojin mengetahui, jumlah istri pak Dartam.

Di rumah semi permanen yang sudah renta tersebut, ada lima orang istri pak Dartam. Semuanya masih berusia muda, kecuali ibu Jumairah. Echa juga jadi salah satunya. Yang mana boleh dibilang, Echa merupakan istri termuda.

“Punya lima istri, tinggal di rumah sama, sudah sereyot ini,” ucap Hasna berbisik-bisik.

“Kan Mbak saja merasakan juga, kan? Pas awal ketemu, di mata Mbak, pak Dartam ganteng banget!” komentar pak Syam berbisik-bisik juga.

Umi Ojin yang menyimak, serius berkata, “Habis ini kayaknya enggak. Mendadak jadi paduan suara kayaknya. Pada senam jantung pokoknya!”

Ketiganya memilih kembali duduk di ruang keluarga layaknya tamu yang belum ditangani. Ransel mereka juga sudah mereka bawa.

“Benar, Dad. Kira-kira, mereka khususnya Echa, langsung pindah alam atau stroke, ya? Setelah mereka tahu wajah sekaligus tampang terbaru pak Dartam?” bisik Hasna.

Umi Ojin yang menyimak serius pertanyaan menantunya berkata, “Truk aja, tapi truknya yang kejang-kejang terus kayak ayan!”

“Stroke, bukan truk. Beda jauh!” ucap pak Syam sengaja membenarkan.

“Ah, San-San Syam, plopesol saja enggak protes. Kamu yang bos masia, protes. Enggak ada hubungannya!” omel umi Ojin dengan suara pak Ojan.

Hasna tidak bisa untuk tidak cekikikan. “Masyaallah Sayang ... alhamdullilah. Moga hari ini, juga laporan ke kamu dicabut, ya!” batin Hasna.

Tanpa terasa, kini memang sudah nyaris subuh.

“Hah ...!”

“Allahuaaaaaaakkkkkbaaaarrr!”

“Arrrrggghhhhhh!!”

Beberapa teriakan dari kamar pasren barusan, langsung membuat umi Ojin cekikikan. Umi Ojin tampak sangat bahagia. Saking bahagianya, umi Ojin refleks memu.kuli asal tubuh sang Besan menggunakan kedua tangan. Pak Syam benar-benar menjadi kor.ban umi Ojin. Namun, pak Syam sama sekali tidak membalas dan hanya sesekali menghela napas.

“Kalian, ... pada kenapa?” tanya pak Dartam.

Suara pak Dartam barusan, sampai terdengar oleh Hasna berikut pak Syam termasuk umi Ojin. Ketiganya kompak diam sambil menyimak obrolan di dalam kamar pasren, dengan saksama.

“Jumairah, Elis, Nia, Wati, Echa, kenapa kalian ketakutan begitu? Sini ke Abah, Sayang. Sini, jangan takut lagi, ya!” yakin pak Dartam benar-benar lembut.

Pak Dartam berangsur duduk. Namun, kelima wanita di sana, termasuk ibu Jumairah, malah makin ketakutan. Kenyataan tersebut membuat pak Dartam menatap heran setiap istrinya.

Kini, di mata semuanya termasuk ibu Jumairah, pak Dartam memang sangat tua. Pipi peot, setiap daging dan kulit kendur khas orang sepuh. Rambut putih keriting tipis, dan bagian ubun-ubunnya botak.

“Benar, ini Abah Dartam?” tanya Echa memberanikan diri.

Keempat istri pak Dartam yang tak kalah penasaran, berangsur mengangguk-angguk. Mereka juga ingin kepastian, masa iya suami mereka yang sebelumnya sangat gagah sebaya dengan Rain, kini jadi aki-aki sangat renta.

“Yaiya ... ini Abah Dartam, suami kalian, Sayang. Sini, ... sini. Biasanya juga peluk Abah bareng-bareng,” yakin pak Dartam masih sangat sabar sekaligus lembut.

“Uuweeeekkk! Amit-amit ...! Jijik banget! Jangan-jangan, alasan selama ini Abah kelihatan ganteng, efek guna-guna?” balas Echa.

Selain muntah-muntah, Echa juga jadi sempoyongan. Echa terlalu jiji.k.

“Si Echa kenapa bicara begitu? Ini sebenarnya ada apa?” pikir pak Dartam. Puncaknya ketika ibu Jumairah justru jatuh pingsan.

Ketika yang lain memlih membantu ibu Jumairah, tidak dengan Echa. Echa memilih kabur. Echa merasa sangat jij.ik pada suaminya dan baginya jauh lebih pantas menjadi buyutnya. Kenyataan tersebut juga yang membuat Echa masih kerap mual sekaligus muntah.

Tak lama kemudian, terdengar langkah mendekat. Langkah lari yang sangat buru-buru. Ternyata, pemilik langkah itu justru Echa. Hasna, pak Syam, dan juga umi Ojin, kompak berdiri. Ketiganya yang awalnya menyimak dengan saksama, menatap penasaran punggung Echa.

“Kita lihat, azab seperti apa yang Allah berikan, kepada orang hobi fitnah seperti kamu, Cha!” batin Hasna benar-benar geregetan kepada Echa. “Jangan pergi, Cha. Karena memiliki suami tua seperti pak Dartam, merupakan karma nyata yang harus kamu bayar kontan!” batin Hasna.

“Braaaakkkk!”

Echa yang awalanya sibuk lari, berakhir nyungseb di depan pintu. Karena kebetulan, di sana memang licin.

“Truk beneran kan. Sambil kejang-kejang terus, biar rasa dugem terus!” ucap pak Ojan sangat gemas.

“Biarkan saja. Kita doakan, semoga penyakitnya baru diangkat kalau dia sudah meminta maaf ke kita. Semoga, dia beneran baru akan sembuh setelah memberikan keterangan di depan sidang pengadi.lan. Bahwa, dirinya bersalah. Dan karena dirinya juga, Rain jadi susah!” tegas pak Syam. Kedua orang yang bersamanya, langsung mengangguk setuju.

Tak lama kemudian, pak Dartam keluar menyusul Echa. Di depan perut, Echa masih meringkuk kejang-kejang. Persis seperti harapan pak Ojan.

“Ya ampun, Cha ... kamu kenapa, Cha?” ucap pak Dartam.

“Ya ampun ya, San. Aku pikir aku sudah tua,” lirih pak Ojan sambil melirik pak Dartam.

“Tumben mengakui bahwa diri kamu sudah tua,” heran pak Syam.

Pak Ojan langsung cekikikan. “Ya maksudnya, San. Ini kan mau dibanding-bandingke. Ternyata ada yang lebih tua dari aku. Sepuh banget tuh wujud pak Dartam, San!”

“Alhamdullilah, pengaruh guna-guna sudah lenyap. Ayo kita pulang, dan bersiap nunggu kabar baik!” ucap Hasna.

Karena keadaan tak mendukung, Hasna, pak Syam, dan pak Ojan, memutuskan untuk pulang.Tak lama setelah kepergian ketiganya, beberapa tetangga berdatangan. Sebab para istri pak Dartam yang tak pingsan maupun kejang, kompak menangisi nasib mereka.

“Kirain pak Dartam meninggal. Tangisnya mirip tangis kematian!”

Keadaan terbaru pak Dartam, tak luput dari perbincangan tetangga. Semuanya menyadari perubahan mencolok dari pak Dartam. Bukan hanya tua, tapi memang sangat renta.

“Mirip pas lima tahun lalu. Pas sempat sakit parah itu!”

1
Sri Wulandari
welcome baby Athan sehat² sllu 🤗
Sri Wulandari
ternyata ucapan Rain jd kenyataan yg hamil Hasna tp yg ngidam daddy Ojan kakek nya😂😂😂
Sri Wulandari
Besanan sm Kim Oh Jan ternyata bs bikin qm sering ngakak ya pak Syam secara sebagai ketua mafia qm sllu bersikap dingin & kaku😄🤗
Sri Wulandari
wah senjata pamungkasnya kim Oh Ojan keluar 🤣🤣🤣🤣😂🤣
Sri Wulandari
bercanda boleh Rain asal qm bs membatasi diri...coba lihat daddy mu apa selama ini dia pernah cipika cipiki dg lawan jenis stlh menikah dg mommy mu... g khan daddy mu beneran bs menjaga perasaan mommy mu pdhl orang lain yg kenal daddy mu sllu menganggap nya krng waras tp nyata mereka yg waras g bs bersikap baik k pasangannya berbeda sekali dg daddy yg sllu berusaha membahagiakan & meratukan mommy mu
Sri Wulandari
mmg klu sdh menikah qm wajib jaga perasaan pasangan mu Rain walaupun itu sm klrg kita sendiri yg namanya lawan jenis pasti ttp bikin hati pasangan kita g suka apalagi smpai g ada hubungan klrg walaupun mmng sangat dekat ibarat klrg sendiri jd mulailah utk membatasi diri dg lawan jenis g perduli siapapun itu
Sri Wulandari
Betul thour karna Hasna & Hasan lahir sblm orangtua mereka menikah makanya harus wali hakim 😔
Sri Wulandari
akhirnya menikah jg Rain - Hasna...sdh g usah menunggu mempelai laki-laki karna Rain sdh bersamamu😄

🤗
Sri Wulandari
akhirnya klrg Hasna tau beneran menghilangkannya Rain..
smoga mereka menemukan Rain yg sdh lelahan berlari
Sri Wulandari
mungkin anak yg d kandung Echa anaknya pak Dartam.... ternyata dia dukun cabul hanya karna mau menutupi berukannya Rain yg akan d korban 😔
Sri Wulandari
Bagus Rain trus lah berpura² amnesia jngn lupa jg berdo'a & berdzikir memohon perlindungan & pertolongan dr yg Maha kuasa maka nti smua urusanmu akan d mudahkan apalagi bertemu dg orang² yg selalu mengandalkan dukun qm wajib sllu waspada & hati² .... smoga pertolongan segera datang
Sri Wulandari
hadehh Rain knp qm nurut sm tukang ojek sih jd tau kebiasaan orang daerah situ klu nolong tanpa bantuan warga pasti jatuhnya fitnah...klu sdh gini gmn kasihan Hasna khan🤦😔
Erina Munir
end deh...tq othooor
Erina Munir
kereeenn
Erina Munir
aduuhh aya2 waee nih critanyaa
Erina Munir
pusyyiing deh aku klo baca cerita2 yg begitu...
Erina Munir
ya Allah klo d kampung ya begitu guna masih berlaku...makanya sering bencana alam...Allah murka karna umat nya d sana banyak yg musrik...😟
Erina Munir
DL luh echa...hati luh masih dendam ...gmn mau sembuh....udh busuk tetep busuukkk luar dalem
Erina Munir
waduuhh ngapain lgi tuuh msknys echa 😟
Erina Munir
iya yaa...lama2 ojan tambah tua...sedih juga klo inget k situ😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!